
Ke esokan hari nya Tania kembali bersiap-siap untuk pergi ke tempat entah kemana Vino akan membawa nya. Kemarin kepergian mereka batal karena ulah Vino yang kata nya hanya bermain sebentar, nyatanya hanya bohong belaka. Rambut Tania yang di sanggul menjadi terurai berantakan akibat ulah nya belum lagi Vino yang baru mencapai puncak nya setelah melewati satu jam permainan mereka. Membuat Tania tidak bersemangat lagi untuk pergi karena sudah merasa sangat kelelahan.
Dan saat ini, Tania sudah memberi peringatan keras pada Vino agar tak mendekat lagi pada nya yang sedang berbenah di hadapan cermin.
Beberapa saat kemudian Tania pun telah selesai, Vino menatap istri nya itu dengan takjub karena Tania yang hanya dari keluarga yang sangat sederhana tapi memiliki kecantikan yang sepadan dengan gadis-gadis keketurunan sultan.
"Sebenarnya kita mau kemana sih? Dari kemarin Mas gak bilang loh mau bawa aku kemana." tanya Tania, saat ini mereka sudah berada di dalam mobil dan bersiap untuk berangkat.
Vino tersenyum, ia mengambil sabuk pengaman dan memasangkan di tubuh Tania. "Nanti kamu juga akan tahu sendiri." ucap Vino lalu mendaratkan satu kecupan di kening Tania.
"Untung sudah di mobil, kalau enggak bisa-bisa gak jadi pergi lagi seperti kemarin." gumam Tania namun dapat di dengar jelas oleh Vino.
"Kau pikir aku tidak bisa melakukan nya di dalam mobil, hum? Apa kau ingin mencoba membuat mobil ini bergoyang?"
__ADS_1
Tania bergidik mendengar ucapan Vino yang begitu menggelitik, ada-ada saja ingin membuat mobil bergoyang. Tania menghela nafas nya, ia baru mengetahui sisi lain Vino yang ternyata sangat buas saat bercinta. Dulu saat awal-awal pernikahan mereka, Vino hanya terfokus menanam benih nya saja tanpa ada pemanasan apa pun, dan hanya melakukan nya beberapa kali dalam seminggu dan permainan nya hanya berlangsung beberapa menit saja. Berbeda dengan sekarang, sudah lama berulang kali pula 😂🙈
"Bagaimana, apa kau ingin mencoba nya di mobil?" tanya Vino lagi yang membuat Tania terkesiap dari lamunan nya.
"Tidak mau." jawab Tania spontan.
Vino terkekeh. "Baiklah, kalau begitu sekarang kita berangkat.
Lirik lagu The One mengisahkan tentang seorang laki-laki yang sudah menemukan cinta sejatinya. Dalam lagu ini, pujaan hatinya membuat dunia sang lelaki menjadi sangat indah dan membuat segalanya menjadi terasa benar untuk dijalani, bahkan ketika semuanya salah.
Lagu itu benar-benar mewakili perasaan Vino yang merasa telah menemukan cinta sejatinya setelah tenggelam dalam kekeliruan dalam waktu yang tidak singkat.
Dengan suara yang pelan Vino ikut menyanyikan lagu itu, sambil dalam hati ia berharap semoga kisahnya dengan Tania seperti barisan lirik dalam lagu tersebut.
__ADS_1
Membuat dunia nya menjadi lebih indah, dan menjadi membuat segalanya terasa benar untuk dijalani bahkan ketika semuanya salah.
Bertepatan dengan selesai nya lagu itu, mobil Vino pun telah terparkir di pelataran sebuah perusahan yang Tania tahu ini adalah perusahan milik keluarga Erlangga.
Tania menoleh menatap Vino meminta penjelasan, kenapa laki-laki ini malah membawa nya ke perusahan ini, dimana dulu diri nya menjadi cleaning service.
"Kita sudah sampai," Ucap Vino, ia membantu melepas sabuk pengaman di tubuh Tania.
"Aku tahu kau pasti heran kenapa kan kenapa aku membawa mu kesini?"
Tania menjawab nya dengan anggukan kepala.
"Selain mempertemukan mu dengan teman-teman mu, ada hal penting juga yang akan aku umumkan pada mereka." ujar Vino.
__ADS_1