Rasa Yang Terpendam

Rasa Yang Terpendam
episod 14


__ADS_3

Dirasa air matanya ingin kluar dengan segera lani menghapus jejaknya dan sekuat tenaga tidak bersuara agar mommy tidak tau klo dy menangis dan mau tidak mau lani harus kembali kekamarnya


"mom, aku permisi kekamar dulu,aku mau tidur dulu " lani melepaskan pelukan mommy dan beranjak pergi dari ruang kluarga dengan wajah menunduk karna lani sudah sekuat tenaga menahan tangisnya dan segera lari kekamarnya


Melihat tingkah anak gadisnya seperti itu mommy sudah bisa menebak jika putrinya itu sebenernya sudah menangis namun dia tidak mau menampakkan tangisan itu didepan mom dan dadnya.


"Maaf sayang, mom gak bisa bantu apa apa, semua keputusan ada ditangan daddymu. "menatap punggung lani yang sudah menghilang didalam lift dengar wajah yang sangat sedih tanpa terasa air mata mommy kluar begitu saja.


******************


Di dalam kamar lani sudah berada di kasurnya dan menangis sesenggukan. untuk bisa mendapatkan beasiswa itu banyak sekali tes yang harus dilalui dan tidak mudah, hanya orang tertentu dengan IQ yang bisa lolos seleksi dan itu pun kita tidak tau akan ditempatkan dimana,karna yang menentukan ya pihak sekolahan yang bekerjasama sengan beberapa sekolah ternama dan favorit di 5 negara yang ditunjuk. karna kelamaan menangis akhirnya Lani ketiduran karna kelelahan.

__ADS_1


*************


Di Negara J ,


Diruang makan papi, mami dan sigit sudah berkumpul di meja makan


"Bagaimana kuliah dan bisnis kamu nak?" sela papi Rudi abiyasa ke anaknya yang sekarang sudah berusia 21th dan belum ada satu anak gadis yang dikenalkan ke mereka


"Kapan kamu menikah git? " usia kamu sudah cukup buat nikah lho" lanjut papi rudi karna tidak ada jawaban dari sigit


"Mau apa kamu kesana sayang? " tanya mami reni yang penasaran, sekilas melihat papi rudi dan kembali menatap anaknya kenapa anaknya tiba tiba pengen kembali ke negara i

__ADS_1


tidak ada jawaban sama sekali dari sigit,mami pun membuang nafasnya dengan pelan dan kembali bicara pada anaknya itu


"Nak, mami tanya sama kamu apa kembalinya kamu ke negara i hanya ingin membawa lani bersamamu?" tanya mami reni begitu pelan karna mami teringat ucapan anaknya itu jika dirasa anaknya sudah mampu untuk berdiri sendiri dia akan kembali ke negara i untuk menjemput lani, seketika sigit tersentak dan sekilas melihat mami dan papinya dan dia kembali melanjutkan makannya.


seketika papi melihat ke arah mami dengan diam meminta jawaban apa betul yang di ucapkannya. dan mamipun mengangguk dan papi pun membuang nafasnya dengan kasar


"tenyata anak papi udah gedhe ya mi, sepertinya bentar lagi akan membawa calon istrinya ke hadapan kita nih mi" sela papi ke mami untuk membuka pembicaraan supaya anaknya merespon. dan benar sekali seketika itu sigit langsung buka suara.


"Apa papi dan mami merestuiku?jika aku mebawa lani kerumah ini? jawab sigit dengan antusias


"papi merestui kamu sama lani, tapi usia lani sekarangkan mungkin masih smp kelas 3 kan selisih usia kamu sama dia 6 th kan. ingat jangan paksa Lani jika dia tidak mencintaimu. jawab papi dengan serius memberi nasehat kepada anaknya itu. seketika senyum di bibir sigit muncul walopun tetap dengan wajah datar, dingin dan tegasnya yang berbanding terbalik dengan sikap sigit yang lalu.

__ADS_1


*************


Hai guys pasti kalian akan bingung ini alurnya bagaimana. ini alurnya sengaja mom acak ya. dan tolong tinggalkan komentar yang membangun buat karya mom. trimakasi


__ADS_2