
"kenapa liatin aku kayak gitu? awas loh nanti ada yang bangun". ucap lani pelan namun masih terdengar oleh koko dan tangannya nakal sambil mencolek benda pusaka sang suami dan mengedipkan satu matanya ke suami. seketika suami syok dan menelan salivanya dengan sulit melihat istrinya sedang menggoda imannya
"sayang,, jangan mancing mancing deh.. kan biasaan sukanya mancing mancing gitu.haiisss" ucap koko sang suami dengan wajah masam
tidak lama dari makanan pesanan mereka datang. mereka langsung menyantap dengan nikmat
setelah selesai makan siang mereka memutuskan untuk kembali ke rumah mereka. Anak anak sangat menikmati udara pedesaan yang sangat asri saat di dalam mobil,
"ayah, ace nya di matiin aja, jendelanya di buka yah, dito mau hilup udalanya dali dalam mobil. ucap dito menego ke ayahnya agar mau membuka kaca jendelanya.
"iya ayah, dita juga mau. ucap dita menambahi
__ADS_1
"baiklah buat anak ayah, tapi dengan catatan jika kalian merasakan hal aneh dari luar segera tutup jendelanya. ucap koko dengan tegas ke anak mereka
"baik yah, siap laksanakan.ucap si kembar.
Setelah jendelanya dibuka oleh ayahnya si kembar sangat bahagia tiada tara, koko melihat sekilas wajah mereka dari kaca spion yg ada di dalam mobil
"kenapa yah,kog senyum senyum gitu. ucap lani ke suaminya.
di tengah perjalanan tiba tiba wajah dita langsung menjadi datar dan terdiam tidak seheboh tadi,, dan entah kenapa lani langsung menengok kebelakang dan melirik ke arah suaminya dan kokopun langsung peka terhadap situasi seperti itu.
"ayah, boleh tutup jendelanya sekalang. ucap dito yang langsung peka terhadap situasi saat ini.
__ADS_1
"baiklah, sekarang waktunya kita menjadi pembalap anak anak ayah. kalian siap? ucap koko ke pada anak anaknya dan memberi kode ke sang istri agar lebih mengamati sekitar saat mobil melaju dengan kecepatan penuh, dan lani pun paham.
lani segera menghubungi anak buahnya yang sudah standby agar segera menyusul di perempatan depan sana yang masih sangat jauh. dam menyuruh beberapa anak buahnya menuju lokasi dimana mereka akan lewat alias lani sudah mengirim lokasinya ke anak buah jika sewaktu waktu mereka dihadang atau mengalami hal tak terduga.
Dan benar saja, sikap dita tadi yang mendadak diam dan raut wajahnya tidak bisa di tebak tadi adalah pertanda jika anak tersebut peka akan hal diluar nalar anak usia mereka.
karna sejak usia mereka 3 tahun mereka selalu bersembunyi atau mengendap ngendap masuk di tempat pelatihan sang kakek dan ayahnya.
dan secara sengaja, orang kepercayaan koko dan sang kakek mengajari sikembar insting jika ada bahaya yang akan terjadi di depan sana.Mereka berdua memang sangat peka sekali terutama dito, namun dito lebih cenderung santai dan banyak akal serta ceroboh jika di depan orang, namun akan lebih bringas dito jika sedang mengeksekusi musuhnya
berbeda dengan dita, dita orang yang bawel jika di depan kluarganya, dan akan kliatan cool atau terlihat sombong jika dengan orang luar dan jika merasakan hal bahaya perubahan dita cukup segnifikan bisa menjadi dingin dan dita fobia dengan gelap jika sendirian.
__ADS_1