Rasa Yang Terpendam

Rasa Yang Terpendam
22


__ADS_3

saat berada di ruang makan, lani, mom dan dad sudah kumpul di ruang makan mereka menunggu boby dan radit turun. saat sedang menunggu mereka tiba2 bel rumah mereka berbunyi. dan dengan cepat bi inem segera kedepan membuka pintunya. Dan tanpa di duga seorang pria tampan, dingin, cool, namun jika deket dengan kluarga atau orang yang dia sayang sikapnya berubah sama sekali.


"Maaf tuan nyonya, nona muda mengganggu, itu ada tamu den sigit datang. "ucap bi inem dengan menunduk didepan nyonyanya karna takut mengganggu acara makan malam mereka


"suruh langsung ke ruang makan saja bi, jawab dad menyuruh bi inem memanggil sigit untuk bergabung.


Deg


"kak sigit datang kesini, ada apa tumben. ucap lani dalam hati dengan wajah yang tidak bisa diartikan.


saat lani diam dengan pikirannya gak tau harus bagaimana.


"slamat malam dad, mom, apakabar, aku rindu sama kalian"sapa sigit dengan mencium punggung tangan mom dad purnama.

__ADS_1


"malam juga, kamu beneran sigit anaknya rudi abiyasa dan reni putria kan? ucap mom karna dia sangat kaget dengan perubahannya yang sekarang


"benar dong mom, masak bukan sih, emang kenapa mom, tambah ganteng ya sigit? " jawab sigit dengan senyum dan terkekeh.


tanpa basa basi dad langsung memeluk sigit dan membuat orang yang ada di meja makan dan yang baru menuju meja makan bingung.


"Ada om, tante? " dia siapa tante? " tanya bobby yang kaget melihat laki laki seusianya di peluk om reski dengan erat. karna boby tau kalo om reski tidak mudah untuk memeluk orang.


dan seketika dad reski melepaskan pelukannya dan memperkenalkan sigit ke bobby.


"sudah kenalannya dilanjut nanti kita makan dulu keburu makanannya dingin. sanggah mom menyuruh kita semua untuk segera makan.


setelah mereka selesai makan malam, mereka segera duduk di ruang kluarga.

__ADS_1


"git, gimana kabar orangtuamu? " tanya dad reski ke sigit untuk memecah keheningan.


"mami dan papi alhamdulillah sehat dad, mami dan papi titip salam buat dad dan mom" jawab sigit dengan senyum sekilas sambil melirik ke arah lani. karena posisi duduknya didepan sigit itu ada dad reski dan mom bunga yang kehalang meja, disebelah kanan sigit ada radit yang sedang duduk sambil setelah tiduran di sofa, dan di sebelah kiri sigit ada lani yang duduk sebelahan dengan boby dan boby entah kenapa selalu aja ngajak bicara lani dengan bisik bisik sambil nunjukin hp nya ke lani dan lani pun hanya tersenyum ke boby.


entah kenapa perasaan sigit jadi sebel melihat boby deket sama lani. soalnya dari tadi lani dan boby asik sendiri tanpa mempedulikan sigit. namun seketika dad mengetahui nya.


"Lani, besok kamu temani sigit "ucap dad dengan tegas tanpa ada bantahan untuk memecah keheningan dan keasikan lani dan boby. dan seketika yang punya nama disebut langsung nengok ke dad nya.


"apa dad? temenin kak sigit kemana ya? "menengok ke dad kemudian ke arah sigit untuk menanyakan kejelasan. seperkian detik sigit menengok ke arah dad kemudian dad mengangguk memahami reaksi sigit.


" Ya pasti minta ditemenin elu lah ya, kan dia baru aja dateng kesini. yang pasti bukan suara sigit ataupun boby melainkan suara kak raditya. yang dari tadi diam hanya mendengarkan akhirnya angkat bicara.


"kenapa lu diem heh, lu tu aneh atau gimana sih, emangnya elu gak kangen apa sama kak sigit lu? sigit itu dateng kesini karna elu, lebih tepatnya kangen sama elu" lanjut kak radit dengan enteng karna lani tidak merespon ucapannya.

__ADS_1


**********


hai hai giman critanya nih, mau ada konflik atau cinta segitiga nih. ayokk pada komen dong. trimakasi


__ADS_2