Rasa Yang Terpendam

Rasa Yang Terpendam
34


__ADS_3

flashback ON


Tepat pukul 7.30 koko sudah terbangun dari tidurnya dan dia segera bergegas mandi dan bersiap siap ya walopun ini hari minggu, namun karna ada sedikit ada keperluan untuk membahas keberangkatannya menemani lani ke negara P dan ingin menyerahkan sedikit kerjaan ke tuan reski, mau tidak mau koko harus ke rumah bos nya,


Dengan hati senang mau kerumah tuan besar yang pasti akan ketemu sama lani, saat sudah sampai di halaman rumah mewah itu, dia tidak melihat mobil sigit entah kenapa senyumnya jadi lebar dan tak disangka bobby mengagetkan lamunannya


"akhirnya tu cowok pergi juga" gumam koko dalam hati sambil tersenyum


"hei kau kenapa senyum senyum sendiri sih, obat kau habis ya? bobby menepuk bahu koko mengagetkan lamunan nya


"Sialan lu, pagi pagi udah bikin jantungan aja, btw mobil tuan sigit kemana, apa dia sudah pulang kerumahnya? umpat koko yang kaget dan dengan seperkian detik wajah datar nampak di mukanya kembali dan menanyakan mobil sigit tidak terparkir di halaman itu yang.

__ADS_1


"Oh, tadi sih aku liat dia keluar bersama lani, jawab bobby dengan santai


"tuan koko kesini mau nyari nona lani atau nyari tuan, tuh tuan besar di dalam di ruang kluarga sama nyonya dan radit. ucap bobby lagi yang sudah melihat wajah koko tidak bersahabat. tanpa banyak bicara dan tidak membalas ucapan bobby, koko langsung masuk ke dalam rumah utama.


Disaat memasuki rumah, sayup sayup mendengar obrolan radit dengan tuan besar yang menanyakan keberadaan lani dan sigit


"lani, sigit sama bobby kemana dad? tanya radit ke dad nya


"ternyata benar klo sigit dan lani pergi berdua, sialan aku kalah telak. " gumam koko dalam hati sebenarnya wajah dia sudah sangat kesal namun sebisa mungkin dia bersikap biasa aja,


"permisi tuan besar, tuan muda dan nyonya, maaf mengganggu waktunya. "ucap koko dengan hati hati karna sudah mengganggu waktu mereka

__ADS_1


sekilas radit melihat ke arah koko dan langsung membuangnya ke arah hpnya. radit tau hati koko sedang emosi namun dia sangat pandai buat menutupinya


"Ada apa kau pagi pagi sudah kesini, bukanya ini hari minggu ya, ucap dad reski yang penuh selidik karna tidak biasanya dia kesini


"iya, perasaan klo minggu kau selalu meminta izin bahkan selalu menolak jika hari minggi disuruh datang kerumahku, bukan suara mommy or daddy nya melainkan suara radit ya walopum radit masih tetap melihat ke hp nya. ya radit sedang melacak keberadaan lani dam sigit kemanakah mereka berdua.


"Maaf sekali lagi tuan besar tuan muda, saya kesini mau menyerahkan berkas kerjaan yang harus sedikit perlu ditanda tangani tuan. ucap koko menunduk


"Baiklah, ucap dad reski dan seketika koko menyerahkan berkas itu sambil melirik ke arah radit, karna dia tau klo radit sedang melacak keberadaan mereka berdua dan yang di lirikpun mengetahui maksud tersebut


"Dad, apa urusan kantor sudah selesai, aku mau ngajak koko pergi boleh dan mau minjem bobby juga, ucap radit dengan pelan namun dengan ketegasan sambil melirik ke arah koko, dan entah kenapa dad reski langsung mengijinkan.

__ADS_1


__ADS_2