
"lebih baik aku kesana sekarang, si roy suruh nunggu diruanganmu atau nunggu di depan ruangan dan jangan biarkan orang lain masuk kecuali aku atau roy. ucap santi saat kluar dari kampus menunggu taksi lewat namun telp dengan kekasih masih berlanjut.
setelah 10 menit menunggu akhirnya santi mendapatkan taksi dan menuju ke perusahaan kekasihnya.
tiga puluh menit santi tiba di depan perusahaan dan segera masuk, karna setelah santi mendapat taksi radit menyuruh roy telp ke resepsionis agar kekasihnya dikasih akses masuk ke ruangannya melalui lift khusus
setelah sampai di lantai tempat kekasihnya kerja santi langsung menuju keruang dan benar si roy ada di luar tepatnya di depan pintu.
"roy, ada apa sebenarnya?"kenapa dengan radit. ucap santi ke roy
roy mengeluarkn nafas dengan pelan,
"biasa, ada client yang curang. minuman radit dikasih sesuatu.ucap roy dengan tenang
setelah mendengar sedikit penjelasan roy, santi bergegas ke ruangan radit, dan benar penampilan radit sudah acak acakan karna menahan sesuatu.
"ya tuhan radit, kenapa bisa begini sih?" ucap santi kaget melihat penampilan radit,
"roy," teriak santi.
"ada apa? ucap roy menjawab panggilan santi
" kenapa gak panggil dokter sih kasian dia. bantu aku seret dia ke kamar mandi buruan. ucap santi dengan teriak dan segera kekamarmandi agar segera mengguyur dengan air untuk mengurangi efeknya.
"jangan teriak teriak, aku masih bisa menahannya." ucap radit pelan dan masih bisa didengar oleh santi dan roy.
__ADS_1
"roy, urus pernikahan ku dan santi besok malam, segera. ucap radit sungguh sungguh dengan suara berat.
"yakin besok malem nikahnya? gak yakin bisa jalan dengan benar tu cewek lu. ucap roy menatap roy dengan serius sambil menatap santi
"gak usah lirik lirik, jata mata .. ucap radit dengan tegas.
"bawa gue ke hotel sekarang juga"ucap radit saat dia sudah di dalam kamar mandi yang berada di ruangannya.
"baiklah, apa lu bisa menahannya agak lama bos?" ucap roy ke bos sekaligus sahabatnya orang kepercayaannya.
"hmmm,"
"sayang,tolong bantu rangkul aku ya. ucap radit dengan memohon
"baiklah. ayok buruan, ucap santi sambil membantu radit berdiri dan kluar dr ruang pribadinya yang ada didlam ruang kerjanya.
**********
di tempat piknik
koko, lani dan kedua anak kembarnya bersama sus nya sampai ke tempat rekreasi yang sangat ramah untuk anak usia mereka.
mereka mengelilingi kebun bunga, dan kebun buah.
saat mereka asik mengelilingi kebun buah, tiba tiba terdengar suara telp berbunyi di ponsel kok.
__ADS_1
"sayang, ponselmu bunyi angkat dulu aja. ucap lani memberi tahu suaminya
saat mengambil ponsel dari saku celana koko heran si roy asisten pribadi kakak ipar menghubunginya
"sayang, kak roy telp ni. ada apa ya, kog tumben tu anak telpon". ucap koko kepada istrinya dengan heran
"udah angkat aja siapa tau penting. di speaker yang. ucap lani menyuruh suaminya
percakapan telp.
" ya da pa kak? ucap koko serius ke roy
"ada dua hal yang akan aku katakan dengarkan baik baik. ucap roy dlam telp
"ya, ada apa" ucap koko
"tolong kerahkan anak buahmu mencari barang bukti terkait mister T, yang kedua radit minta pernikahannya di ajukan besok malam. ucap roy
"apa, besok malam? yang bener aja kak? ucap lani menyela ucapan mereka
"apa terjadi sesuatu dengan kakak ipar kak roy? ucap koko menanyakan perihal tak wajar
"mister T memyuruh anak buahnya memberi obat dengan dosis lumayan ke radit. ucap roy
" bentar kak,"
__ADS_1
"sayang, qm sama anak anak dulu ya, ada yang mau aku omongin penting sama kak roy, nanti aku jelasin. ucap koko memberi pengertian ke istrinya.