
di kota c
selama beberapa taun raditya tinggal di desa terpencil di kota c, sekarang raditya menjadi sosok yang tampan, dingin, sangat arogan, namun hatinya pun sangat rapuh. selama radit di kota c, lani beberapa kali mengunjungi kakaknya ditemenin asisten pribadi dadd reski yang bernama koko. selama lani di kota c, lani selalu membawa makanan sekukaan kakaknya dan selalu memantau keadaan kakak kesayangannya itu,
tok tok tok (suara ketukan pintu)
"permisi,apa ada orang dirumah?"kata lani dibalik pintu
selang beberapa lama, pintu dibuka dari dalam menampakan sosok lelaki muda yang baik hati, wajah tampan, suka bercanda,dengan penampilan yang sangat sederhana,ya itulah bobby
ceklek
"maaf anda nyari siapa?" kata bobby dengan bingung, karna sudah 2th ini dia tidak pernah melihat lani namun saat melihat asisten koko, seketika bobby mengenalinya
__ADS_1
"Apa kamu lani, adiknya raditya? lanjut bobby dengan kaget karna penampilan nya begitu berbeda dari sebelumnya.
"kamu kak bobby ya? iya ini aku lani,apa kabar kak? lani pun memastikan apa bener itu boby dan bobby menganggukan kepalany, seketika lani mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dan disambut baik oleh bobby
"Ayo masuk lan, "kata bobby menyuruh masuk lani dan seketika asisten koko pun menerobos masuk juga.
"yee ini lagi gak disuruh masuk maen nerobos aja" gumam bobby saat melihat koko masuk kerumahnya dan refleks koko melotot dengan tajam ke bobby dan bobby hanya cengengesan.
"hehee.. ah biasa aja, penampilanku ya begini aja tuh gak ada bedanya, btw gmn kabar kak radit? dan kenapa rumah tampak sepi sekali,
"oh si radit mah alhamdulillah sehat sehat aja, dia tiap harinya ya nongkrong ke ladang, atau kekebun buah. paling bentar lagi dia juga balik,
saat mereka berdua asik mengobrol si radit tiba tiba nongol, dan seketika keadaan menjadi tegang
__ADS_1
brak (suara radit menggebrak pintu) saat di depan pintu radit melihat koko dan adiknya mengunjunginya namun tak disangka
"ngapain kalian kemari? apa masih blum cukup membuang aku ke tempat ini hah? ucap radit dengan sinis memandangi mereka bertiga, eh lebih tepatnya memandangi koko dan lani dengan sinis.
"Heh ni bocah yak, punya mulut gak dijaga. adikmu kesini itu rindu sama kamu tau gak? dan yang ono noh cuma nemenin karna lani gak tau jalan kemari dodol" jawab bobby yang sebel dengan sikap radit apa lagi jika melihat koko seketila Emosinu bisa meluap.
"Apa rindu? hahahahaha bulshit semuanya aku gak percaya jika mereka rindu denganku" dengan suara keras dan tertawa radit seperti gak percaya jika adiknya kesini karna rindu dengan dia yang sudah sangat kasar ke adiknya.
"dan kamu, puas kan kamu sudah menyingkirkan kakak dari rumah? " ucap radit dengan sinis ke lani.
entah ada energi apa dari lani buat menjawab celetukan kakaknya
"Maksud kakak apa? aku nyingkirin kakak dari rumah? perlu kakak tau ya sedikitpun aku tidak berniat buat menyingkirkan kakak dari rumah, ya walopun sikap kakak ke aku begitu kasar dan beberapa kali kakak menyiksaku hampir mati, aku tidak pernah dendam ke kakak. bahkan aku pernah membujuk daddy dam mom buat menjemput kakak buat pulang. jujur kak, slama ini selah aku ke kamu itu apa hingga kamu bisa se sadis itu ke aku? jika memang penyebabnya aku, aku akan pergi dari rumah utama dan apabila kakak gak suka punya adik seperti aku silahkan gak usah nganggap aku sebagai adikmu lagi anggep aja aku orang lain kak, sudah cukup kamu selalu melimpahkan masalah ke aku. maaf jika memang kehadiranku disisi kakak membuat kakak tak nyaman. "cecar lani mengungkapkan isi hati
__ADS_1