
"sayang, qm sama anak anak dulu ya, ada yang mau aku omongin penting sama kak roy, nanti aku jelasin. ucap koko memberi pengertian ke istrinya
setelah koko menjelaskan, lani segera pergi ke arah anak anak yang sedang asik memetik buah.
dan melihat kondisi sudah kondusif,koko mulai meminta penjelasan kak roy terkait kakak iparnya dan mister T.
kurang lebih lima belas menit, pembicaraan antara koko dan kak roy akhirnya selesai juga. Koko segera menelfon orang kepercayaan dia untuk segera menindak lanjuti dengan cara yang rapi. karna mister T ini sangat licik
kurang lebih 30 menit lamanya koko segera menyusul kembali ke tempat istri dan anak anaknya berada. saat sampai di tempat mereka berada mereka sedang asik menikmati buah hasil petik dan sekalian makan siang di tempat resto yang masih satu area dengan tempat wisata itu.
"sudah selesai telfonnya?" ucap lani memberikam jus buah ke suaminya yang sedang duduk disamping dia sambil memantau anak anak di meja sebrang tak jauh dari sana.
"kenapa anak anak makannya jauh dari meja kita sayang? ucap koko memperhatikan kedua anak kembarnya yang tidak duduk satu meja dengan dirinya dan istri.
__ADS_1
"anak anak minta makan siang disana katanya disana adem bisa sambil liat buah mangga ,kalo pengem bisa tinggal metik gitu katanya." ucap lani menjelaskan ke koko saat melihat anaknya makan dibawah pohon mangga yamg sedang berbuah lebat.
"oya, tadi kak roy telp ada apa sayang? apa ada masalah lagi? ucap lani menanyakan perihal tadi
"ada sedikit problem, kak radit dijebak rekan bisnisnya, nanti klo sudah di dalam rumah kita bahas ya gak enak ini tempat umum. ucap koko sambil mengacak rambut istrinya dengan penuh sayang
"haiss kenapa sih selalu aja mengacak rambut aku. kebiasaan dari dulu gak ilang ilang.ucap lani sebel dan memanyunkan bibirnya
"hahahahaa.. gemes amat sih istriku ini, sudah punya buntut dua masih gemes gini, jadi pengen nambah lagi.boleh ya ucap koko sambil menaik turunkan alisnya menggoda sang istri
"hahahaha.. berarti minta jatah terus aja ah siapa tau jadi. ya gak yank. ucap koko tambah menggoda istri yang wajahnya semakin ditekuk.
entah kenapa setelah mendengar ucapa suaminya tiba tiba dia ke ingat kalo mereka tidak memakai peng@*m@n.
__ADS_1
"kenapa liatin aku kayak gitu sih? ucap koko melihat ke arah lani yang menatap penuh horor.
"aku mau tanya. sebulanan ini kamu gak pake peng@*m@n ya? trus kamu kluar in di da*l@m? ucap lani dengan serius memandangi suaminya dam seketika suaminya langsung kaget dan menoleh ke istrinya
"kan lebih enak gak pake dan lebih enak di dalam yank.ucap koko dengan raut yang biasa saja tapi dalam hatinya syok karna selama sebulan ini dia hampir tiap hari melakukan itu.
"sayang, kamu gak KB apapun kan? ucap koko tiba tiba setelah beberapa menit mereka diam dengan pikiran masing masing
"enggak, kenapa emangnya? ucap lani biasa belum sadar arah pembicaraan suami.
"gak papa yank cuma nanya aja. yaudah makan aja yang kamu suka. ucap koko mengalihkan pembicaraan.
"feeling gue ni istri bunting deh,,tapi pola makannya masih sama aja, cuma hormon ngambek sama manja dan minta begonoh aja yang beda dari pada umumnya. ah masa iya sih istri gue bunting. kira kira kembar lagi gak ya? ucap koko dalam hati sambil melihat ke arah istri diliatlah dari bentuk tubuhnya dan cara makannya.
__ADS_1
"kenapa liatin aku kayak gitu? awas loh nanti ada yang bangun. ucap lani pelan namun masih terdengar oleh koko dan tangannya nakal sambil mencolek benda pusaka sang suami dan mengedipkan satu matanya ke suami. seketika suami syok dan menelan salivanya dengan sulit melihat istrinya sedang menggoda imannya