Rasa Yang Tersembunyi

Rasa Yang Tersembunyi
Cincin Ayah dan Ibu


__ADS_3

"Loh Ayoe sama Ka Raka cincin nya sama yahh.." Ucap Lila saat melihat cincin yang Ku dan si Es batu pakai sama.


Yahh karna Kita menikah mendadak jadi ga ada persiapan apa pun jadi Ayah menyuruh Kita memakai cincin Nikah Ayah dan Ibu sebagai cincin Nikah Kita juga.


Awal nya Aku dan si Es batu menolak namun karna Ayah memaksa dan keadaan pun ga memungkinkan untuk beli yang baru jadi akhir nya si Es batu menyetujui nya dan berjanji akan membeli yang baru setelah Kita pulang nanti. mau ga mau Aku pun hanya menyetujui nya.


"haHh..mana, ga mungkin La. .Lila pasti salah liat.." Ucap Ku kaget dan gugup saat Lila menanyakan cincin yang Ku dan si Es batu pakai dan langsung Ku lepas.


Melihat Ku melepas cincin nya membuat si Es batu langsung mengajak Ku berangkat.


"Ayo Kita berangkat sekarang karna Ka Raka ada meting pagi.." Ajak nya si Es batu membuat Ku lega karna mau membantu Ku.


"Iya Ka.." Jawab Ku cepat langsung berdiri mengikuti langkah si Es batu menuju mobil.


"Bener2 ada yang mereka sembunyiin Ka. .udah gitu mereka pakai cincin yang sama, Lila ga salah liat ko.."

__ADS_1


"Lila yakin kalau cincin yang mereka pakai sama persis.." Ucap Lila menjelaskan nya pada Ka Riko.


Ucapan Lila dan melihat sikap Ku dan si Es batu membuat Ka Riko bertambah bingung dan curiga.


____________


"Pakai lagi cincin nya.." Ucap si Es batu sambil focus pada jalan di depan.


Kita berdua sedang di jalan menuju Kampus Ku dulu pasti nya tapi kali ini tanpa supir karna kalau hanya ke Kantor aja si Es batu lebih suka membawa mobil ny sendiri.


"Tapi Ka kalau Ayoe pake lagi nanti Lila liat dan nanyain lagi kenapa bisa Kita pake cincin yang sama.." Ucap Ku menjelaskan kenapa cincin nya di lepas.


"Apa ga terlalu cepet Ka. .semua nya begitu mendadak dan mereka semua pasti mikir yang enga2 tentang Ayoe.." Ku ucap ke khawatiran Ku tentang penilaian Tante Tita dan Om Dirman.


"Memang nya kenapa. .apa Kamu malu punya suamy kaya Ka Raka..!?"

__ADS_1


"Atau jangan2 Kamu masih belom move on sama Bajingan itu..!?" Ucap Ka Raka yang marah karna Aku ga mau orang lain tau dulu dengan status Kita berdua.


"Kenapa Ka Raka bawa2 Ka Ryan sih. .lagian siapa juga yang belom move on orang Ayoe juga udah lupain ko..!!" Jawab Ku marah karna mesti bawa2 orang yang ga penting menurut Ku.


"Ok...mau ga mau suka ga suka Kita harus kasih tau mereka karna bagaimana pun mereka harus tau kalau Kita ini suamy istri dan ka Raka yakin kalau Mamih sama Papih terima ini semua karna karna Ka Raka tau orang tua Ka Raka seperti apa. .apa lagi Mamih yang udah anggap Ayoe kaya anak nya sendiri pasti senang karna Ayoe sekarang jadi Mantu nya.." Ucap nya meyakinkan Ku sambil tersenyum.


"Tunggu sebentar Ka Raka mau beli roti buat Kamu makan karna tadi Kamu belom sarapan.." Ucap si Es batu sambil memebelai rembut Ku lalu keluar dari mobil.


Tanpa sadar ternyata si Es batu memarkirkan mobil nya di depan Minimarket.


"Ini Kamu sarapan dulu.." Ucap nya setelah kembali membeli roti untuk Ku makan.


Sepanjang jalan Aku hanya diam sambil memakan roti yang si Es batu beli tadi dan si es batu pun hanya focus pada jalan di depan.


"Belajar yang benar.." Ucap nya dan Aku langsung mengadahkan tangan Ku tanda bahwa Ku meminta tangan nya untuk Ku mencium sebagai tanda Istri yang pamit pada Suamy nya seperti Ibu yang melakukan hal tersebut pada Ayah.

__ADS_1


Saat Ku selesai mencium tangan nya si Es batu sedikit menarik kepala Ku dan langsung mencium kening dan bibir Ku.


"Nanti Kaka jemput.." Ucap nya dan Aku langsung keluar dari mobil.


__ADS_2