
2 hari setelah Aku mengetahui bahwa kini anak yang selama ini Aku nanti kan sudah lebih dulu berpulang pada sang Pencipta tanpa sedikit pun menyapa Ku.
Aku masih saja mendiamkan si Es batu. Bukan karna marah padanya namun Aku sangat malu dan merasa bersalah karna tidak dapat menjaga anak Kita dengan baik.
Aku bukan hanya istri yang baik namun juga Ibu yang sangat buruk sampai² Tuhan mengambil kembali kebahagian yang seharus nya masih Kita berdua nantikan.
"Biar Kaka bantu.." Ucap si Es batu saat melihat Ku turun dari tempat tidur namun Aku menolaknya dan lebih memilih untuk melakukan nya sendiri.
Saat ini Aku di perbolehkan pulang oleh Dokter. Maka dari itu Sita dan Pak Rijal datang untuk membantu membawakan pakaian si Es batu selama menemani Ku di Rumah Sakit.
Selama di perjalanan suasana hening sampai akhir nya Aku bersuara.
"Ke Pemakaman.." Ucap Ku singkat
Mendengar ucapan Ku jelas si Es batu mengerti dan langsung memberi perintah kepada Pak Rijal untuk membawa Kita ke Pemakaman yang Aku maksud.
"Antar Kita ke Pemakanam dulu Pak.." Perintah si Es batu.
__ADS_1
________________
"Raya putri Raka Dirman" Ucap Ku membaca tulisan pada nisan anak Ku dalam hati.
"Sayangggg. .maaf.." Satu kata Ku ucap saat sampai di gundukan tanah kecil yang Aku sangat yakin kalau itu adalah tempat peristirahatan anak Kita berdua.
Higkkkkk....
Higkkkkk..
"Maaf tak bisa menjaga Mu dengan baik, Maaf karna Aku Ibu yang sangat buruk sampai Kamu di ambil lagi olehnya.."
Higkkkkk...
Higkkkkk..
Higkkkkk..
__ADS_1
Higkkkkk....
"Sayang jangan seperti ini. .Kamu Ibu yang sangat baik namun Tuhan lebih membutuhkan dan menyayangi anak Kita.." Ucap si Es batu masih merasa kesedihan yang sama dengan Ku.
"Tuhan sudah mengambil ke dua orang tua Ayoe dan sekarang Ia juga mengambil anak Ayoe. .apa nama nya kalau bukan Ayoe yang sangat buruk ini sebagai anak dan juga Ibu.." Ucap Ku sambil menangis merasakan sakit mengingat saat Aku di tinggal oleh kedua orang tua Ku dan kini Aku juga di tinggal oleh anak Ku sendiri.
"Karna Tuhan tau kalau Kamu adalah anak dan Ibu yang kuat yang bisa menjalani ini semua dan Tuhan pasti akan menggantinya dengan jauh lebih baik lagi.." Ucap si Es batu terus menenangkan Ku.
"Kita harus percaya kalau ini memang yang berbaik buat Kita karna Tuhan tau apa yang terbaik untuk Kita.." Tambah nya si Es batu.
Hanya ada suara isak tangis Ku yang terdenger sangat memilukan.
"Sudah sayang. .sudah cukup nangis nya karna anak Kita pasti ga suka dan ikut sedih melihat Ma²h nya yang terus menangisi nya, iklaskan kepergian nya.."
"Hari juga sudah panas jadi sebaik nya Kita pulang karna Mamih pasti sudah menunggu dan Kita bisa datang ke sini lagi nanti.." Bujuk si Es batu pada Ku.
Mendengar ajakan si Es batu yang menurut Ku ada bener nya jadi Ku langsung berpamitan dengan anak yang kini hanya batu nisan nya saja yang dapat Aku lihat.
__ADS_1
"Sayanggg. .Ma²h pulang dulu yahh nanti Ma²h pasti aka sering² datang berkunjung dan Ma²h janji ga akan pernah lupakan Kamu awal Kita belom pernah berjumpa sekali pun.." Ucap Ku masih sangat berat untuk meninggalkan nya.
"Papa juga pulang ya sayangg nanti Pa²h dan Ma²h akan datang menemui Kamu lagi di sini.." Pamit si Es batu.