
"Aghh...owhh..Ka..." Des** Ku mulai terdengar saat si Es batu mulai bermain di Taman bermain milik ku dengan jari nya.
"Aghhhh..owhhh..aghhhh..." Desa*** demi desa*** Ku menggila saat si Es batu dengan pandai nya mengobrak ngabrik Taman bermain milik Ku.
Mendengar desa*** Ku membuat si Es batu menjadi lebih bergai***.
"Owhhhh....aghhhh...Ka, ini benar2 gila rasa nya.." Des** Ku sekaligus mengungkapkan apa yang Aku rasakan saat si Es batu kini memainkan Taman bermain dengan lidah nya.
Jujur saja kalau si Es batu memang tau apa yang suka dan ia juga selalu membuat Ku menggila dan melayang secara bersamaan.
"Aghhh....owhhh...lebih dalam Ka..aghhh Ayoe mau pipis..." Ungkap Ku dengan suara terbata karna rasa nikmat yang si Es batu berikan.
"Aghhhhh....." Akhir nya Aku merasakan pipis yang sangat enak buat Ku dan saat itu juga si Ea batu menyedot habis apa yang keluar pada Taman bermain milik Ku.
__ADS_1
Melihat Ku yang sudah mendapatkan pelepasan pertama si Es batu hanya tersenyum dengan bangga karna sudah membuat Aku tak berdaya hanya dengan lidah nya saja. Tapi kini si Es batu akan membuat Ku tak berdaya tentu dengan Adik kecil nya.
"Apa ini semua membuat Mu gila sayang..?"
"Kamu tau kalau ini hanya pembukaan nya saja sayanggg karna permainan utama nya akan segera Kita lakukan.." Ucap nya dengan mata yang sudah penuh dengan gairah sambil membuka seluruh pakaian yang menempel pada tubuh nya.
Mendengar ucapan nya tentu Aku hanya bisa tersenyum karna Aku tau maksud dari apa yang di Es ucap dengan nafas yang masih naik turun.
"Sekarang biarkan Adik kecil Kaka yang bermain di Taman bermain nya sayang..." Bisik nya di telinga Ku sambil memberikan gigitan kecil.
"Hummmm..."Kini si Es batu mulai mencium bibir Ku dan sudah pasti Aku membalas nya.
Kecapan demi kecapan dari ciuman yang Kita berdua lakukan dari awal nya penuh dengan kelembutan kini mulai berubah menjadi nafs*.
__ADS_1
"Aghhhh....." Des** Kita berdua saat Adik kecil milik nya menerobos masuk pada Taman bermain milik Ku.
"Owhhhh...aghhhh...aghhhh..." Desa*** demi desa*** kini terdengar bersautan dalam kamar. Udara dingin yang awal di rasa kini berubah menjadi hawa panas dari apa yang Kita berdua lakukan.
Hentakan demi hentakan yang di lakukan si Es batu membuat Ku mendapatkan pipis enak kembali namun itu belom berakhir karna Kita berdua mencoba dengan gaya yang berbeda yang kini Aku lahh yang di atas tubuh nya.
Dengan seolah Aku menaiki kuda si Es batu sesekali memainkan dua gundukan pada dada Ku dengan tangan atau bahkan dengan lidah nya.
Ini benar2 gila. .si Es batu benar2 gila, awal Kita menikah masih sangat tabu tapi sekarang kenapa malah seperti orang yang sudah ahli melakukan nya bahkan menyuruh Ku untuk mencoba dengan gaya yang berbeda.
Gaya seperti apa pun itu semua nya buat Ku sangat nikmat. .membuat Ku gila namun membuat Ku juga ketagihkan. Apa lagi semenjak Aku mengandung, hormon se* Ku seperti menginginkan lagi, lagi dan lagi.
Walau begitu baik Aku atau si Es batu, Kita berdua masih bisa kontrol mengingat ada calon anak Kita di dalam perut Ku. Biar Dokter mengatakan kalau anak Kita berdua sangat lah kuat tapi Kita berdua tetap saja harus berjaga2 kan.
__ADS_1