
Melihat Lila yang lemas karna pelepa*** pertama nya Ka Riko melepas calana yang ia pakai. Saat kini ia sudah sama polo nya dengan Lila.
Dengan sengaja ia memainkan kembali dua gundukan dada Lila dengan gemas. Menyesap, memainkan ujung gundukan tersebut dengan yang satu lidah dan yang satu nya tangan. Dengan memposisikan Adik kecil nya di depan Surga dunia Lila sembil di gesekan dan itu membuat gairah Lila kembali.
"Aghh...Ka..a..owhh.." Desa*** Lila kembali terdengar.
Karna Ka Riko sudah ga tahan ia pun segera menganggak Lila dan mendudukan di atas pangkuan nya.
"Aghhh.." Desa*** kedua nya saat Adik kecil Ka Riko masuk ke dalam surga dunia nya Lila.
"Bergerak lahh sayang.." Ucap Ka Riko dengan serak.
Lila langsung bergerak mengikuti insting nya. Menggerakan tubuh nya naik turun serta bergoyang mencari kenikmatan untuk ke dua kali nya yang ia rasakan. Bukan hanya Lila tapi juga Ka Riko. .ia ikut mencari kenikmatan yang merka lakukan.
"Aghhh...sayang..jangan buru2..ini sangat nikmat untuk cepat berakhir.." Ucap Ka Riko di sela2 mereka bercinta.
"Aghhhhh..." Desa** Lila tanpa menjawab ucapan Ka Riko.
Tangan bakhan mulut Ka Riko tak tinggal diam. .sesekali tangan nya meremas dua gundunkan yang ada di depan nya namun sesekali meremas bok*** kekasih nya sedang kan mulut nya bukan hanya mende*** namun juga sesekali menyesap kedua gundukan di depan nya itu yang seperti menantang untuk ia lahap.
__ADS_1
Tangan Lila pun sesekali meremas rambut Ka Riko bahkan sesekali menarik kepala Ka Riko agar ia bisa mencium bibir kekasih nya tersebut.
Mereka semakin lama semakin liar, gerakan mereka pun semakin tak terkendali sampai akhir nya pelepa*** yang mereka berdua dapatkan.
"Aghhhhh..." Suara mereka berdua saat mendapatkan kenikmatan dari kegiatan panas itu.
Cup.. (cium kening)
"Terima kasih sayang.." Ucap Ka Riko sambil mncium kening Lila lalu memposisikan Lila agar berbaring di sofa panjang di ruang kerja nya dan menyelimuti nya dengan baju nya.
Karna Ka Riko tau kalau Lila pasti lahh lelah karna kegiatan panas yang baru saja merka lakukan jadi ia membiarkan kekasih nya beristirhat di sofa tersebut.
_____________
"hahH..jadi Lila mau pergi ke Luar Negri, berapa lama. .gimana sama Kuliah nya. .bukan nya Lila bilang biasa nya pergi atau mereka datang pas libur Semester Kuliah yahh..!?" Ucap Ayoe kaget mendengar Lila akan pergi mengunjungi orng tua nya secara mendadak itu.
"Iya tadi pas di kampus Momy hubungi Lila, mereka minta lusa Lila udah terbang ke sana.." Jelas Lila pada Ayoe.
"Kenapa mendadak banget.."
__ADS_1
"Entah lahh Yoe. .Lila sendiri ga tau..!?" Ucap Lila yang juga sebener nya sedikit aneh karna tiba2 saja Momy nya meminta ia datang berkunjung.
"Mungkin mereka lagi kangen sama Lila tapi karna mereka sibuk jadi mereka minta Lila datang ke sana.." Sela Ka Riko memberi alasan pada Ku dan Lila dengan bijak.
"Tapi malam ini Kamu ga bisa ganggu pengantin baru itu sayang. .kalau pun Kamu mau tidur sama Ayoe besok malam aja sebelom Kamu berangkat biar bisa semaleman ngobrol jadi begitu di pesawat Kamu bisa tidur, lagian apa Kamu ga mau cepet2 punya ponakan dari Ayoe.." Ucap Ka Riko memberi usul pada Lila dan menggoda Ku.
"Uhukk..uhukkk.." Kaget Ku pada ucapan Ka Riko sampe tersedak dan si Es batu langsung memberi Ku minum.
"Kalau makan jangan buru2.." Ucap si Es batu yang pasti tau kenapa Aku bisa sampe tersedak.
"Ka Riko ini ngomong apa sih.." Ucap Ku malu.
"Emang ga bo.."
"Malam ini Ayoe tidur lagi dengan Ka Raka besok malam baru dengan Lila . .kalian bisa bicara sampai pagi.." Potong Ka Raka seblom Lila meneruskan ucapan nya.
"Tapi Ka..."
"Udah lahh Yoe nama nya juga Pengantin baru kan pasti bikin ketagihan lagian menolak atau bantak Suamy itu dosa lohh.." Potong Ka Riko sebelom Aku perotes ucapan si Es batu dan mengingatkan Ku akan posisi Ku sebagai Istri.
__ADS_1
"Iya Yoe ga apa ko besok malam aja biar Lila cepet punya ponakan yang menggemaskan.." Ucap Lila yang malah menyetujui nya dan menggoda Ku.
Mereka semua ini sangat menyebalkan. .mereka ga atau apa tidur dengan si Es batu itu menyiksa. Selain dada yang tiba2 berdebar kencang si Es batu juga selama tidur nya memeluk Ku membuat Ku takut tiba2 aja si Es batu meminta Hak nya pada Ku. Apa yang harus Aku lakukan walau pun itu memang Hak nya tapi Aku kan belom siap. (Pikir Ku)