
Dan terang saja si Es batu ga akan menyia2kan kesempatan yang bagus ini begitu aja. Si Es batu langsung membopong Ku dan membawa ke tempat tidur dan Aku pun hanya diam tanpa berontak sedikit pun. Meski pun detak jantung Ku kali ini berdebar lebih cepat dari biasa nya.
Di rebahkan nya tubuh istri nya dengan pelan dan hati2. Lalu ia pun mengunci tubuh Ku dan itu membuat Ku gugup setengah mati. Tapi sebisa mungkin Kau bersikap tenang karna bagaimanapun si Es batu ini adalah suamy Ku yang berhak atas diri Ku.
Aku sangat sadar kalau Aku belom lah memberikan Hak si Es batu karna Lila menjelaskan semua nya tadi sebelom memutuskan Aku mau melakukan ini semua.
"Kita bisa menunda nya jika Kamu memang belom siap sayang..!?" Memberikan saran pada Ku karna si Es batu melihat ketakutkan pada wajah Ku.
Aku langsung menggelengkan kepala tanda menjawab nya meski detak jantung berpacu dengan sangat cepat.
"Lakukan lahh Ka. .Ayoe akan berikan apa yang menjadi Hak Kaka.." Ucap Ku dengan sangat yakin.
Si Es batu langsung meraba tubuh Ku dari bawah ke atas karna ia dari tadi sudah menahan gairahnya gara2 melihat Ku memakai pakaian yang memperlihatkan seluruh tubuh Ku dengan sempurna dan itu membuat Ku sangat lahh kaget karna ini yang pertama untuk Ku.
__ADS_1
"Kenapa. .bukan kah tadi Kamu yang memberikan lampu hijau, hmmm..!?" Goda si Es batu sengan senyum mesum nya melihat respon terkejutan Ku.
"Mau lanjut atau..."
"Lanjut Ka..."Ucap Ku memotong ucapan si Es batu karna ga mau mengecewakan nya.
Si Es batu langsung senyum senang dan tanpa basa basi si Es batu langsung mencium bibir yang dari tadi ingin sekali di sesap nya itu.
"Aghhh.." Desa*** Ku tanpa sadar dan mulai terdengar yang itu membuat si Es batu menjadi lebih bergairah.
"Agkkkk..." Desa*** Ku terdengar kembali saat si Es batu mulai bermain pada dua buah dada milik Ku dan sedikit meremas nya.
Semakin lama ciuman itu turun sambil meninggalkan banyak jejak pada tubuh Ku menuju Taman bermain milik Ku dan entah sejak kapan keadaan Ku sudah polos tanpa benang sehelai pun yang menempel.
__ADS_1
Dan saat di Taman bermain Ku si Es batu bukan hanya bermain dengan tangan nya saja tapi melainkan dengan lidah nya pula yang itu membuat Ku blingsatan karna merasakan nikmat yang di cipta dan itu pertama kali nya Aku rasakan.
"Aghhh...oh..Ka.." Des** Ku.
Permainan tangan dan lidah si Es batu membuat Ku mengila sampai Aku merasakan akan pipis namun kali ini sedikit berbeda dari pipis biasa nya.
"Aghhh..Ka..ma..mau pipis.." Ucap Ku terputus2 karna apa yang si Es batu lakukan membuat Ku sulit untuk berucap.
"Keluarkan sayang.." Jawab si Es batu dengan lanjut melalukan kegiatan nya itu.
"Aghhh....." Akhir nya Aku pipis juga dan entah kenapa saat itu juga si Es batu langsung menyedot bahkan membersihkan nya dengan mulut nya itu.
Aku ga peduli karna yang Aku rasakan saat ini hanya nya pipis yang sangat nikmat yang pertama Aku rasakan selama ini.
__ADS_1