
Saat ini Iita berdua sudah di dalam ruang kerja si Es batu dan saat Aku ingin protes karna membawa nya ke Kantor si Es batu lebih dulu mencium Ku.
Karna Aku hanya diam ia mengigit bibir Ku sampai Ku membukakan mulut Ku dan lidah nya menerobos masuk ke dalam mulut Ku, membelit lidah dan sesekali menyesap nya.
Karna Aku merasa kehabisan nafas Kau pukul2 dada nya aga mau melepaskan ciuman nya.
"Kaka mau bunuh Ayoe yahh.." Ucap Ku marah karna kebahisan oksigen.
"Maaf.."
"Tolong jangan deket2 dengan pria mana pun apa lagi sampai hanya berduaan seperti tadi.."
"Rasa nya Kaka sangat ga suka melihat nya.."Ucap si Es batu sambil menempelkan kening Kita berdua sambil menjelaskan rasa yang ia rasakan saat melihat Ku dengan Ka Alex tadi.
Apa maksud nya si Es batu cemburu melihat Aku sama Ka Ales tadi. (Pikir Ku)
Saat menjauhkan kening nya si Es batu melihat kedua mata Ku secara bergantian dan saat itu juga ia memberanikan diri mencium Ku kembali.
Ciuman kali ini lebih lembut dan entah kenapa juga Aku malah menyambutnya. Hinga ciuman itu saling menyesap dan membelit satu sama lain. Hinga Aku mulai terbuai dengan ciuman tersebut sampai Aku mengalungkan kedua tangan Ku ke atas leher si Es batu.
__ADS_1
Sampai akhir nya ciuman itu harus berhenti karna ada Asisten nya si Es batu yanh masuk ke ruangan.
"Eh..maaf Pak.." Ucap Asisten tersebut yang lengsung keluar kembali dari ruangan si Es batu sambil menundukan kepala karna ga enak sudah mengganggu aktifitas bos nya tersebut.
Mendengar suara orang lain Aku langsung mendorong si Es batu agar menjauh dan menghentikan ciuman tersebut.
Si*l kenapa Gw sampe lupa kalau Kita ada di Kantor tapi ga apa karna sekarang gw tau kalau Ayoe sedikit mulai menerima gw sebagai suamy nya terlihat tadi ia membalas ciuman. Gw yakin ga akan lama lagi Ayoe bisa membalas cinta gw. (Pikir si Es batu sembil sedikit tersenyum)
Aduhhh kenapa Aku malah jadi terbuai begitu sih mana sampe di lihat orang lagi. Mau simpen di mana muka ini kalau ketemu lagi sama orang itu. (Pikir Ku dengan sangat malu)
"Kaka harus lanjut kerja lagi jadi lebih baik Kamu istirahat aja di ruang istirahat Kaka.." Ucap si Es batu yang sama malu nya karna harus ke pergok dengan Asisten nya.
"haH..ru..ruangan.." Jawab Ku gugup.
Si Es batu langsung menarik Ku agar masuk ke dalam ruangan yang ternyata ada di balik rak buku yang ada di ruang kerja nya.
"Kamu istirahat tau mungkin bisa nonton TV biar ga jenuh nanti kalau sudah selesai Kaka akan panggil.." Ucap nya pada Ku saat Kita ada di dalam ruangan tempat biasa ia istirahat jika mungkin lelah.
"I..iya Ka.." Jawab Ku masih gugup.
__ADS_1
Cupp.. (Cium kening)
Si Es batu keluar dari ruangan istirahat setelah mencium kening Ku.
___________
"Kaka juga kenapa coba buat tanda merah sebanyak ini di badan Lila. .Lila kan jadi malu Ka nangi kalau ketemu Ayoe sama Ka Raka.." Ucap Lila sebal karna melihat tanda cinta yang Ka Riko buat pada tubuh nya.
"Udah tenang aja Ayoe ga ngerti ko. .kalai Raka biarin aja dya kan bukan anak kecil dan ga mungkin juga bilang sama orang2.." Jawab Ka Riko dengan santai nya.
"Poko nya Lila ga mau lagi ya Ka.." Ucap Lila masih kesal.
"Ga mau apa. .yakin ga mau, tapi di sini yang pelepasan beberapa kali itu Kamu lohh.." Jawab Ka Riko sambil menggoda Lila.
"Ighhh itu kan karna Ka Riko jug..." Ucap Lila terpotong karna sudah lebih dulu di cium Ka Riko.
"Udah lain kali Ka Riko janji ga akan ninggalin jejak di leher. udah ayo Kamu mau ikut Kaka ke Cafe atau maundi rumah aja.." Ucap Ka Riko sambil mengajak Ku.
"Ikuuuut tapi gimana cara Lila nutupin yang di leher..!?" Ucap Ku malu kalau harus orang lain liat maha karya kekasih nya itu.
__ADS_1
"Kamu pake syal Ayoe aja nanyi sampe di ruangan Kaka Kamu bisa buka.." Ucap Ka Riko memberi ide.
"Ok..." Langsung Lila mengambil syal milik Ayoe.