
"Sayang...Kamu kenapa..!?" Tanya si Es batu saat masuk ke dalam kamar melihat Ku terduduk lemas di lantai dan mulai menangis.
"Higk...a...ada darah higkk.." Jawab Ku terbata sambil menangis dan menunjuk sepre yang terdapar noda darah nya.
Mendengar Ku berbicara si Es batu langsung melihat apa yang Aku tunjuk.
"Oh..sh**"
"Mang Dirman siap kan mobil sekarang Kita ke RS..!" Ucap si Es batu dengan panik langsung lari ke pintu dan berteriak meminta supir bersiap agar cepat mambawa Ku ke RS.
"Tenang Sayang..ini ga kenapa², mungkin hanya luka saja di paha.." Ucap si Es batu sambil menggendong Ku untuk membawa ke mobil dengan mencoba menenangkan Ku.
"Higkkk...Higkkkk..."
"Ayoe takut Ka.." Ucap Ku masih mengingat betul kalau Dokter bilang untuk tidak boleh terlalu cape rapi seperti nya Aku mengulang nya kembali dan semoga aja anak Ku dan si Es batu tidak kenapa².
"Ga sayang...jangan takut, semua baik² saja.." Ucap nya yang masih saja menenangkan Ku padahal Aku sendiri bisa liat kalau si Es batu pun sama dengan Ku sangat takut kenapa² dengan anak Kita berdua.
__ADS_1
"Anak Kita anak yang kuat, anak yang hebat. .dya juga tau kalailu Kita semua menantikan kehadiran nya.." Ucap ny terus saja selama di perjalanan ke Rumah Sakit.
_________________
📲
Kringgggg... (suara handphone)
"Raka. .bagimana dengan mantu dan calon cucu Mamih sekarang.." Lansung tanya Mamih saat si Es batu mengangkat telpon nya.
"Bagaimana cerita nya Ayoe sampai pendarahan, apa Ayoe terpeleset, jatuh atau bagaimana Raka..!?" Cecar Mamih pada si Es batu.
"Raka kurang tau Mih karna pas Raka masuk kamar Ayoe sudah duduk di lantai samping tempat tidur sambil menangis.." Jelas nya kembali.
"Kenapa Ayoe bisa sendiri dalam kamar, kenapa Ayoe Kamu tinggal sendiri, saat itu Kamu kemana, lagi apa. .Kamu benar² ceroboh Raka..?" Ucap Mamih yang seperti nya antara marah dan kecewa dengan si Es batu.
"Kabari kalau Dokter sudah selesai periksa dan jaga Mantu dan calon Cucu Mamih dengan baik. .besok Mamih pulang langsung ke Rumah sakit.." Pinta Mamih pada si Es batu sebelom menjawab ucapan Mamih.
__ADS_1
"Iya Mih.." Jawab si Es batu dengan masih khawatir dengan Aku dan calon anak Kita yang masih di priksa oleh Dokter.
"Ya Tuhan tolong lindungi anak dan istri Ku di dalam sana. .Aku ga mau kelihatan mereka..!" Ucap nya pada diri sendiri.
Ceklek..(suara pintu di buka)
Saat sedang berharap pintu ruang IGD terbuka, seorang Dokter dan suster keluar.
"Dok bagaimana dengan istri dan anak Saya..!?" Tanya si Es batu langsung pada Dokter.
"Maaf kan Kami Pak, kami sudah melakukan yang terbaik namun semua nya kembali kepada sang Maha Kuasa.." Jelas nya pada si Es batu.
"Apa maksud nya. .jangan berlete², jelas dengan jelas.." Balas si Es batu dengan sedikit marah karna entah kurang mengerti dengan penjelasan Dokter atau memang ingin memastikan nya.
"Kami menyampaikan kalau bayi nya tidak dapat di selamatkan dan Kami akan segera melakukan tindakan Kuret karna kalau tidak akan berdampak buruk dengan rahim Istri anda.." Jelas si Dokter.
Deg....
__ADS_1