
Di rumah sangat ramai dengan para Pelayat tapi buat si Es batu sangat sepi karna ia terus ja memikirkan Aku yang koma di Rumah Sakit.
Ucapan belasungkawa di ucapkan para Pelayat pun hanya Papih yang menjawab karna tatapan si Es batu hanya tertuju pada anak Kita berdua yang terbaring kaku tepat di depan nya.
Si Es batu memikirkan bagaimana nanti cara menyampaikan pada Ku tentang anak nya. Bagaimana nanti reaksi Ku saat tau anak yang Kita berdua nanti² kini sudah tidak ada. Bagaimanq pula kalau Aku tidak bisa menerima.
Pertanyaan² itu yang sedang si Es batu pikirkan. Sebagai seorang Suamy dan Papah ia merasa lalai menjaga istri dan anak nya. Karna kelalaian nya ia kehilangan anak nya namun ia sangat berharap tidak akan kehilangan istri nya.
Semoga saja Tuhan masih berbaik hati pada nya. Memberikan kesempatan pada nya untuk menjadi lebih baik lagi dan ia janji akan menjaga istri nya lebih baik lagi.
"Ka...Ayo sekarang sudah waktu nya.." Ucap Papih menyadarkan si Es batu.
"Iya Pih.." Jawab Ku lemah.
__ADS_1
__________________
"Selamat jalan Nak, nanti Kita berkumpul di sana. .tunggu Pa²h dan Ma²h di sana ya Nak.."
"Maafkan Pa²h yang tidak menjaga kalian dengan baik sampai Kamu harus kembali sebelom mengenal Kami.."
"Tapi Pa²h janji akan jaga Ma²h dengan baik dan bantu Pa²h untuk mengiklaskan kepergian Kamu ya sayang..."
"Pa²h yakin Kamu akan jadi malaikat kacil yang paling cantik di sana karna Kamu memiliki Ma²h yang sangat cantik wajah dan juga hati nya.."
"Kepergian Kamu sudah membuat setengah hati Pa²h hancur sayang, jadi Pa²h tidak sanggup membayangkan kalau Pa²h juga kehilangan Ma²h Kamu.."
"Pa²h sangat sayang dengan kalian. .Pa²h sayang dengan Kamu sayanggg, maafkan Pa²h.." Ucap si Es batu lemah dan sambil menangis di depan makan anak Kita berdua.
__ADS_1
Sedih jalas, sangat kelihangan sudah pasti. . anak yang di tunggu² kini telah pergi meninggalkan Kami semua sebelum mengenal siapa orang tua dan keluarga lain nya. Namun Takdir siapa yang tau dan Kita hanya bisa menerima nya dengan iklas sebab apa pun yang bernyawa akan kembali pada Sang Pencipta.
Bukan tidak boleh bersedih atau meratapi kepergian sesorang yang Kita cintai namun Kita yang masih hidup masih ada tanggung jawab dan tugas yang Tuhan kasih pada Kita. Kita juga harus menjaga orang yang masih ada di sekeliling Kita tanpa melupakan orang² yang lebih dulu meninggalkan Kita dengan cara mengirimkan nya do'a.
"Ayo Ka Kita harus pulang. .Kamu harus iklas atas Takdir Tuhan buat Kita. Sekarang Kamu focus sama Ayoe karna sekarang Ayoe butuh dukungan Kamu.." Ucap Papih mengingatkan Ku.
"Iya Pih.."
"Raka mau langsung ke Rumah Sakit aja Pih, Raka mau selalu ada di samping Ayoe.." Ucap nya siEs batu.
"Iya Papih antar.." Jawab Papih.
"Sayang Pa²h pulang dulu nanti Pa²h akan sering² berkunjung dengan Ma²h setelah Ma²h bangun dari koma nya.." Pamit si Es batu pada Makam anak Kita sambil tersenyum.
__ADS_1
Setelah pamit si Es batu segera pergi ke Rumah Sakit karna si Es batu engan untuk meninggalkan Ku walau sebentar saja.