Rasa Yang Tersembunyi

Rasa Yang Tersembunyi
Sarapan yang lain


__ADS_3

Pagi yang indah untuk sepasang suamy istri yang kini masih tertidur dengan saling mendekap satu sama lain dengan masih tanpa kain sehelai pun yang menempel pada tubuh Kita berdua. Karna semalam Kita saling melepas rindu dan saling menembak, siapa lagi kalau bukan Aku dan si Es batu.


"Krrrrukk..." Suara perut.


Perut si Es batu sudah mulai berdemo meminta untuk di beri jatah makan pagi nya namun sang pemilik masih saja enggan untuk membuka mata nya.


"Krrrrukkk..." Suara perut


Suara itu pun akhir nya terdengar di telinga Ku karna Kita berdua masih saling mendekap.


"Kaka ayo bangun. .itu perut Kaka udah bunyi terus minta jatah nya..!" Ucap Ku membangunkan si Es batu.


"Sebentar lagi sayang Kaka masih ngantuk.." Jawab nya dengan sangat pelan dan mempererat dekapan nya pada Ku.


"Bangun Ka. .emang Kaka ga laper apa perut udah bunyi begitu, Ayoe aja udah laper ini.." Jelas Ku agar si Es batu bangun dan melepaskan dekapan nya pada Ku.

__ADS_1


"Iya tapi Kaka mau sarapan yang lain dulu sayanggg.." Ungkap nya dengan tangan nya udah meraba dan meremas bokong Ku sedang kan dapat Aku rasakan kalau Adik kecil nya sudah siap masuk dalam Taman bermain.


Kalau sudah begini Aku tau maksud si Es batu. Entah karna masih rindu atau memang Aku yang sudah ikut mesum Aku malah ikut menggoda nya dengan memainkan dada nya dengan jari dan sesekali mencium nya.


"Ehhh...sayang apa ini tanda nya Kamu juga mau.." Tanya nya dengan suara yang serak khas bangun tidur.


Tanpa menjawab Aku langsung mencium nya dan tentu saja si Es batu sudah pasti tidak akan menolak nya. Yang ada ia menyambutnya dengan senang.


Ciuman yang awal nya lembut kini berubah menjadi lebih menuntun. Tangan Kita berdua pun saling menggoda di tubuh pasangan Kita satu sama lain.


Kata cinta memang belom juga Aku ucapkan karna akau sendiri pun tidak begitu paham akan arti cinta yang sebenar nya.


Yang Aku tau Aku sangat takut kehilangan si Es batu, selalu nyaman bila berdekatan dengan nya dan sangat kesal bila ada wanita di dekat nya.


Apa pun itu sekarang Aku sangat bahagia, apa lagi sekarang Aku sedang mengandung anak Ku dan si Es batu.

__ADS_1


"Aghkkkkkk..." Des** Kita berdua bersamaan saat melakukan penembakan.


"Apa ada yang sakit sayangg..?" Tanya si Es batu dengan nafas yang engos²an masih dengan mengkhawatirkan Aku dan calon anak nya.


Mengkhawatirkan tapi terus saja mengajak Ku untuk melakukan nya. .benar² lucu bukan, hehHe....


"Ga ko Ka. .cuma Ayoe sekarang sangat lapar.." Jawab Ku lemas dan sedikit merengek.


"Baiklahh sebaiknya akita berdua sama² mandi setelah itu Kita turun ke bawah untuk sarapan yang tertunda..." Ajak nya sambil senyum pada Ku.


"Gendonggg.." Jawab Ku manja sambil aku rentangkan kedua tangan Ku meminta di gendong.


Malihat Ku manja seperti itu tentu si Es batu akan menuruti nya. Sambil tersenyum si Es batu menggendongKu ke dalam kamar mandi.


Kali ini Kita berdua benar² mandi karna perut Kita berdua benar² sudah berdemo meminta untuk segera di isi.

__ADS_1


__ADS_2