
"Ka...kenapa Ayoe harus tutup kata begini sih, Ayoe kan ga suka gelap Ka.." Ucap Ku sebal karna si Ea batu menutup mata Ku di tengah jalan tadi.
"Sebentar aja ko sayang. .sabar yahh, lagian kan ini masih sore dan ada Kaka juga sama Kamu.." Jawab nya di Es batu.
Kita berdua kini ada di perjalanan yang entah akan kemana si Es batu membawa Ku. Tapi di jalan tadi kami sempat berhenti dan si Es batu meminta Ku menutup mata Ku dengan kain berwarna gelap dengan alasan agar kejutan nya lebih berkesan.
_______________
"Ayo sayang turun nya hati2 pegang tangan Kaka.." Jelas nya pada Ku yang seperti nya Kita berdua sudah sampai di tempat yang di tuju.
"Ka. .ini kejutan nya ga yang enah2 kan.." Ucap Ku yang masih ga suka dengan rencana nya yang menutup mata.
"Kamu bisa nilai nanti sayang..." Jawab nya sangat santai.
"Sekarang Kaka buka tutup mata nya tapi Kamu jangan buka dulu mata nya ya sampe hitungan Kaka yang ke 3.." Pinta nya pada Ku.
"Iya.." Balas Ku singkat.
"Nah...satu....dua....tiga...." Hitungan nya si Es batu.
__ADS_1
"Rumah....ini rumah siapa Ka..!?" Tanya Ku saat membuka mata dan pertama yang Ku lihat adalah sebuah rumah tingkat namun sederhana tapi sangat asri karna memiliki halaman yang luas dengan banyak pepohonan dan bunga di sekitar nya.
"Gimana menurut Kamu sama rumah nya..!?" Tanya balik si Es batu tanpa menjawab pertanyaan Ku.
"Rumah nya bagus banget Ka. .asri dan banyak bunga nya juga.." Jelas Ku senang melihat rumah tersebut.
"Apa Kamu suka..?" Tanya kembali si Es batu pada Ku.
"Ya suka dong Ka. .siapa yang ga suka sama rumah ini.." Jawab Ku sambil melihat rumah tersebut.
"Alhamdulillah kalau Kamu suka, Kaka senang dengar nya.."
"Lihat ke dalam. .memang ini rumah siapa Ka..!?" Tanya Ku kembali karna belom dapat jawaban dari si Es batu tentang siapa pemilik rumah ini.
"Ini rumah Kamu sayang. .rumah sebagai hadiah karna Kamu sudah mengandung anak Kaka.." Jelas nya pada Ku sambil tersenyum.
"haH...ja..jadi ini rumah Kaka buat Ayoe..?" Tanya Ku gugup sambil memastikan kembali atas apa yang Aku dengar tadi.
"Iya sayang ini rumah Kaka sengaja beli buat Kamu..." Jawab nya lagi sambil tersenyum.
__ADS_1
Hup...
Langsug Ku peluk si Es batu.
"Higkkkk....higkkkkkkkk..." Langsung Ku menangis dalam pelukan nya.
"Lohh sayang kenapa Kamu nangis. .apa Kamu ga suka sama rumah nya..!?" Tanya si Es batu bingung karna Aku yang tiba2 menangis.
"Higkkkk..A..Ayoe suka Ka..higkkkkk...Ayoe cuma nangis bahagia.." Jelas Ku sambil menangis pada si Es batu dan itu membuat si Es batu tersenyum mendengar jawaban Ku.
"Udah ya sekarang berhenti nangis nya biar Kita bisa liat ke dalam rumah nya..." Ajak nya pada Ku dan Aku pun menurut.
Kita berdua pun mulai masuk ke dalam rumah tersebut namun sebelom masuk si Es batu malah menggoda Ku.
"Lihat bunga2 itu mulai layu kan semenjak tau Kamu datang tadi.." Mulai menggoda Ku.
"Kenapa..?" Tanya Ku bingung.
"Karna sekarang kecantikan mereka tersaingi sama Kamu sayanggg..." Jawab nya menggombal dan Aku hanya membalas nya dengan senyum bahagia.
__ADS_1