Rasa Yang Tersembunyi

Rasa Yang Tersembunyi
Desakan Ayoe


__ADS_3

Sudah tiga hari Aku bangun dari koma. Setiap waktu Aku meminta si Es batu, Mamih, Suster atau Dokter sekali pun untuk memperbolehkan Ku menemui anak Ku atau mereka ya g membawa nya pada Ku tapi ga ada satu pun dari mereka yang menjawab. .bener² membuat Ku penasaran.


"Ka Ayoe udah sehat. .Ayoe udah ga lemah dan makanan apa yang Kaka suruh Ayoe makan juga selalu habis..!"


"Ayoe mau sekarang ketemu sama anak Ayoe Ka. .lagian Kaka itu di sini terus sama Ayoe, apa Kaka apa Kaka ga kangen gitu sama anak Kita..!?"


"Atau jangan² Kaka ga sayang ya sama anak Kita maka nya Kaka ga liat²..!?" Tanya Ku panjang lebar dengan heran karna si Es batu selalu dengan Ku. .ga pernah sekali pun dia keluar buat liat anak Kita berdua.


"Sayang...kenapa Kamu bilang begitu, jelas Kaka sayang. .Kaka itu kan Papah nya..!?" Jawab si Es batu.


"Ya udah ayo Kita liat anak Kita kalau Kaka ga mau biar Ayoe sendiri aja.." Ucap Ku sambil turun dari tempat tidur.


"Tapi Kam.."


"Ayoe udah ga kenapa² Ka. .Ayoe masih bisa jalan sendiri kalau Kaka ga mau liat anak Kita.." Ucap Ku dengan suara yang sedikit kencang dengan memotong ucapan si Es batu.

__ADS_1


"Dari awal Ayoe bangun Kaka bilang Ayoe butuh istirahat, Ayoe harus makan yang banyak biar ASI (Air Susu Ibu) nya banyak. .biar Ayoe bisa menyusui anak Ayoe.."


"Setiap saat Ayoe tanya, Ayoe mohon buat lihat anak Ayoe sebentar aja ga ada satu orang pun yang kabulin.."


"Sebener nya ini ada apa Ka. .ada apa dengan anak Ayoe..!?" Tanya Ku mendesak si Es batu untuk menjawab sambil Aku goyang²kan tubuh nya.


"heH..apa anak Ayoe ada kekurangan maka nya Kaka ga mau temuin, Kaka ga mau Ayoe lihat anak itu juga gitu..?"


"Asal Kaka tau ya. .mau bagaimana pun anak Ayoe, Ayoe tetap sayang Ka karna Ayoe ini Ma²h nya.." Ucap Ku panjang lebar dari yang biasa, teriak² sampe yang pelan tapi sangat terdengar jelas kecewa nya sama si Es batu.


Setelah bicara Aku langsung jalan untuk menuju ruangan bayi tapi belom sampe pintu si Es batu langsung bicara.


"Kamu ga akan bertemu dengan anak Kita di sana sayang..." Ucap si Es batu pelan namun masih terdengar olah Ku.


Mendengar si Es batu bicara Aku terdiam mencerna ucapan nya.

__ADS_1


"Kenapa..?" Tanya Ku pelan tanpa berbalik melihat si Es batu.


"Kenapa..?" Tanya Ku kembali dengan suara sedikit kencang namun masih membelakangi si Es batu.


Dua kali Aku bertanya namun seperti nya si Es batu masih enggan menjawab.


"Kenapa..?" Tanya Ku berteriak sambil berbalik langsung Ku lihat si Es batu.


Saat Ku berbalik dapat Aku lihat kalau si Es batu menangis.


Kenapa si Es batu menangis, sebener nya ada apa. .kenapa bertemu dengan anak Ku saja rasa nya sangat sulit dan Aku merasa ada yang mereka tutupi dari Aku tapi apa. (Pikir Ku)


"Ada apa Ka. .kenapa Kaka dan yang lain nya seperti menghalangi Ayoe melihat anak Kita..!?" Tanya Ku pelan namun masih terdengar.


Mendengar Ku bicara si Es batu masih diam masih dengan air mata yang keluar dengan sendiri nya.

__ADS_1


Bukan maksud tidak mau menjawab namun si Es batu masih bingung harus bagaimana menyampaikan nya.


__ADS_2