Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
Chapter 2(Pantai)


__ADS_3

Chapter 2


{pantai}


Akhirnya aku dan Eleonora pulang bersama. Di


jalan aku selalu bercerita tentang El-kun, Eleonora merasa khawatir kepada ku


lalu mulai mengatakan apa aku benar-benar serius dengan pillihanku yang tadi. “Irisyviel-san.?


Apa kamu dengan keputusan mu tadi.? Dia itu yang membuat mu menderita looh”


tanya Eleonora. Aku mengatakan bahwa aku sangat serius. “tentu saja aku sangat


serius Eleonora-san, sebelumnya aku berterima kasih telah mengkhawatirkanku,


tapi sudah cukup, karena kebahagiaan ku  akan mulai lagi besok”jawab ku dengan senang.


Ketika pulang ibu ku dan ayahku sangat bingung


dengan tingkah ku. Mereka tidak mengerti mengapa anak mereka yang tadi pagi


seperti ikan mati lalu ketika pulang seperti seorang anak yang baru dibelikan


apa yang anak itu inginkan. Mereka pun bertanya apa yang terjadi padaku. Aku


hanya bisa bilang aku tidak apa-apa.aku memang seperti biasa bicara dan


berbincang-bincang dengan El-kun setiap hari saat sekolah, Hmm tapi aku tetap


merasa bosan karena harus menunggu 1 minggu sekali untuk berduaan dengan El-kun


selama seharian penuh. Akh lebih baik aku menyamar saja dan pergi ke tempat dia


ketika pulang sekolah.


Hahaa,setelah pulang sekolah akhirnya aku


berangkat ke tempat kerja dia dengan menyamar. Hmm sepertinya dia tidak


menyadari ku. Aku pun duduk di kursi yang telah di persilahkan oleh pelayan


disana, pelayan membawa pesanan yang aku pesan, aku lihat El-kun sedang


melayani para pelanggan disana. Akhh aku jadi kesal dan jenuh melihat ekspresi


para pelanggan yang menyukai El-kun. Tiba-tiba ada pelanggan yang menggenggam


tangan El-kun dan berbicara sesuatu kepada El-kun.


El-kun pun tersenyum.Akhh aku sudah tidak


tahan. Akhirnya aku berteriak bahwa jangan menyentuh El-kun. “heey (teriak)


jangan pernah sentuh kekasih ku, El-kun hanya milik aku seorang, lepaskan


tangan mu, dasar pencuri” teriak ku“i-iri-irisyviel.?” Kata El-kun dengan


terkejut. Para pelanggan disana pun langsung memperhatikan ku. Aku langsung


malu dan duduk kembali. El-kun meminta maaf kepada pelanggan itu lalu


menghampiri ku serta mengajak ku ke tempat dia istirahat.


“Irisyviel.?” Kata El-kun dengan nada kesal.”


Maaf.” jawab ku dengan menundukan kepalaku. “haah (menghela nafas), kenapa kamu


kesini.? Bukankah kita setiap hari kita selalu bersama di sekolah lalu sudah


kubilang untuk menemuiku disaat aku libur saja. Lalu kenapa kamu kesini disaat


ku kerja. Apa kamu masih belum puas.?” Tanya dia dengan kesal. “habisnya. aku


tidak tahan jika hanya bertemu  dan


menghabiskan waktu seharian dengan mu hanya 1 minggu sekali.” Jawab ku. “hah.?


Kamu bahkan tidak bisa bersabar. Mengapa kamu seperti anak kecil Irisyviel.?


Kamu tahu kan kita masih dapat bertemu di sekolah serta menghabiskan setengah


hari” Jawab El-kun dengan kesal. “maaf. (Menundukan wajah),Tapi aku tetap tidak


bisa.” jawab ku dengan meminta maaf padanya.


“Ya sudah jika begitu kamu lebih baik pulang


saja.“ kata El-kun meminta ku pulang. “ tidak, aku tidak mau pulang, nanti kamu


bermesraan lagi dengan wanita tadi. Dan juga apa maksudnya tadi itu hah.?


Mengapa kamu hanya terdiam serta senyum senang.? apa kamu suka dengan wanita


itu. Ohh benar kamu pasti suka dengan wanita itu. Wanita itu cantik, tubuh nya


juga bagus. Kamu pasti suka kan, dan dengan wajah yang memiliki sikap seperti


seorang dewasa itu kamu pasti akan suka kan hah.? Aku yakin pasti sudah sering


berkencan dengannya, huft dasar tukang selingkuh. “ kataku dengan nada kesal.


” HAH.? Apa maksudmu Irisyviel.? Kamu tahu kan


aku melakukan itu karena pekerjaan. Apa aku menolak wanita itu dan


mengusirnya.? Kan tidak mungkin, nanti malah aku yang di usir dari tempat ini,


lalu aku tinggal dimana.? Apa kamu mau aku jadi gelandangan.? Dan juga apa


maksudmu aku sering kencan dengannya.? Kamu tahu kan dari dulu kamu terus yang


ada denganku, bagaimana mungkin aku ada waktu dengan wanita lain. Lagi pula apa


maksud mu dengan selingkuh.? Sebenarnya apa mau mu oy.?” Jawab El-kun dengan


memberi penjelasan.


Oh ya aku baru ingat bahwa dari dulu kan pagi


hingga sore El-kun selalu bersama ku, heheh aku jadi aneh sendiri. “hmm


habisnya aku tidak suka kamu dekat dengan wanita lain. Dan aku bosan jika terus


menunggu mu.” Jawab ku. “ haeehhh (menghela nafas). Baiklah jika begitu,


sepertinya aku tidak punya pilihan lain. Ini ambil (memberi sebuah kunci). Kamu


bisa ke tempat ruangan ini setiap kamu menginginkan nya.” kata El-kun dengan


memberi ku kunci ruangan dia. Horee,, akhirnya aku bisa bersama dengan dia


terus, akhh senang nya.


Akhirnya


aku pulang dan setiap hari aku ke tempat dia, tapi dia hanya mengijinkan ku


untuk kesana lewat belakang langsung ke ruangan dia tanpa mengganggu dia ketika


bekerja. Hingga akhirnya aku akan berlibur ke pantai bersama Krusya,


“Irisyviel.? Apa kamu punya waktu akhir pekan ini.?” Tanya Krusya padaku. “oh


itu, aku punya acara dengan El-kun, dari pagi aku harus pagi-pagi ke tempat dia


mulai dari memasak, merapihkan tempat tinggalnya, berbincang-bincang dengan


nya, serta mungkin berkencan dengan nya. Heheh (tersenyum)” jawabku.


“aduhh(menggelengkan kepala) apakah isi kepalamu hanya ada Elusyan-kun saja.”


Kata Krusya padaku. “memang nya ada yang salah dari seorang wanita yang


memikirkan selalu pria yang dicintainya.?” Tanyaku. “tidak salah sih, tapi..


sudahlah, lupakan saja. Neeh maukah kamu ikut dengan ku untuk berlibur ke


pantai bersamaku.?” Tanya dia. “hmm tapi kan aku ada jadwal dengan El-kun”


jawab ku. “tenang saja, kamu bisa mengajaknya, anggap saja seperti kencan mu


dengan nya” kata Krusya. “akh benar, terima kasih Krusya-san, aku akan


mengajaknya” kata ku. dia memintaku untuk mengajak El-kun juga. yoshaa. Aku


pergi ke tempat dia untuk mengajak dia berlibur ke pantai.


Dia bilang


dia tidak bisa karena harus bekerja. “El-kun.” kata ku mencoba mengejutkan nya.


“ada apa Irisyvie.?” Tanya dia. “akhir pekan ini bisakah kita kencan.?” Tanya


ku tersenyum padanya. “kencan.? Itu sungguh tidak mungkin karena aku harus


bekerja seharian, kamu tahu kan itu.” Jawab dia. “hmm benar sih tapi aku ingin


sekali kencan dengan mu” kataku mencoba merengek. “sudah hentikan saja, aku


tetap tidak bisa melakukan itu.” Jawab dia. “hmm dasar El-kun (menggembungkan


pipi)” kata ku. Lalu aku bilang ke dia bahwa aku telah menyewa dia selama 2


hari ke atasan nya. Dia sangat terkejut.”oh ya, aku punya ide, bagaimana jika


aku meminjam mu dengan menyewa mu selama 2 hari ke bos mu.” Kata ku. “hah.?


Kenapa kamu memaksa sekali.?” Jawab dia dengan terkejut. “ayolah, tidak apa-apa


kan, aku ingin sekali kencan, selama aku menyewa mu kan, berarti kamu juga bekerja


sekalian berkencan denganku” kata ku.


Akhirnya


dia menyetujuinya. “baiklah. Memangnya kamu mau kita kencan kemana.?” Tanya


dia. “Krusya-san mengajak ku untuk ikut berlibur ke pantai, ini adalah


kesempatan emasku, karena dapat sekalian kencan dengan mu kan” jawab ku dengan


senang. “haah (menghela nafas) baiklah jika begitu.” Jawab dia. akhir pekan


telah tiba, aku bersama El-kun pergi ke tempat pertemuan kami dengan Krusya.


Waah itu bukan kah naga. Kenapa ada disini, kulihat El-kun diam saja. Oh


ternyata diatas ada seseorang yang mengendarainya. “Krusyan-san.? Apa itu


kamu.?” Tanya ku. “iya, kalian sudah sampai.? Maaf ya telah lama menunggu


heheh” jawab Krusya.


“kita akan


ke pantai dengan naga mu.?” Tanya ku “iya tentu saja.” Jawab dia. Kami semua


berangkat menggunakan naga jinak milik keluarga Krusya. Setiba di pantai aku


sangat terkesan dengan pemandangan disana. Banyak sekali pengunjung disana


serta monster-monster jinak yang lucu. Setelah sampai dan mengambil tempat


istirahat, aku dengan Krusya mengganti pakaian. Akhh aku tidak sabar melihat


wajah El-kun setelah melihat pakaian renang ku, heheh.


Setelah

__ADS_1


selesai mengganti pakaian ku, aku berlari kecil menghampirinya dengan semangat.


Whuuaahhhh. Kulihat tubuh dia sangat bagus. Padat dengan otot namun tidak kekar


dan jika disandingkan dengan wajahnya sangatlah luar biasa. “oh kamu sudah


datang Irisyviel” kata El-kun dengan wajah yang biasa dan santai. Hah tunggu


dulu. Seharusnya aku yang membuat dia terpesona. Akan tetapi mengapa aku yang


terpesona olehnya.


“hhmm


El-kun. Menurut mu bagaimana dengan pakaian renang ku.?” Tanya ku kepada nya


dengan berpose dihadapannya. “ hmm bagus. Cocok sekali dengan mu” jawab dia


dengan santai. Yaahh tidak. Mengapa dia tidak mengeluarkan ekspresi wajah yang


terpesona. Apa mungkin aku tidak mempesona. “ yoo kalian sudah kumpul ya, maaf


aku terlambat. “ tiba-tiba Krusya menyapa kami. Kulihat Krusya memiliki tubuh


yang bagus juga. “ waah Irisyviel-san kamu cantik sekali. Pakaian renang dengan


warna merah yang menggoda bagi setiap pria yang melihat nya. badan putih yang


indah dan cantik, serta bentuk yang padat serta besar itu terlihat sangat


menggoda. apa kamu sengaja memakai itu agar dapat menggoda Elusyan-kun.?”


Tanya  Krusya sambil menggoda ku.


Aku hanya


menjawabnya dengan memasang wajah suram serta menunjuk ke arah El-kun. Krusya


merasa aneh apa maksudnya itu, aku pun menjelaskan nya dengan membisikan kepada


dia.”sebenarnya ketika aku sudah tiba dengan semangat mengahmpirinya serta


berpose kepadanya, dia hanya cuek dan mengatakan cocok dengan wajah yang biasa


saja” kata ku berbisik ke Krusya. Krusya sangat terkejut sekali seakan tidak


percaya atas apa yang telah aku katakana padanya. “apa.? Tidak mungkin, apa dia


sudah buta” Kata Krusya. “ oy Elusyan-kun. Apa kau tidak tertarik terhadap


wanita dan tidak punya perasaan terhadap wanita lalu mulai menyukai sesama


jenismu.?” Kata Krusya dengan nada yang kesal serta marah.


“oi apa


maksudmu.? Aku tidak mengerti. Apa karena soal pakaian renang kalian berdua.


Hhmm bagus kok bagus. Sudah puaskan.” Jawab El-kun dengan wajah sedikit kesal.


Aku dan Krusya sangat kecewa. Akhirnya kami bertiga bermain bersama di pantai


itu. Dimulai dari bermain di laut, bermain pasir. Hingga bermain voli pantai


dengan mengajak orang lain.


Aku dan Krusya mulai lapar. Mungkin El-kun pun


sedang kelaparan. “ whoaah laparnya, nee Irisyviel-san ayo kita beli makanan”


kata Krusya sambil mengajak ku pergi membeli makanan. “ oh kalian ingin membeli


makanan.?, bagaimana biar aku saja yang pergi.?” El-kun menawarkan diri untuk


membeli makanan. Akhh seperti pria sejati. Hhmm aku semakin menyukainya. “ oh


tidak perlu biar aku dan Irisyviel-san saja yang pergi. “ jawab Krusya.


Lalu dia membisikan ide untuk menghukum El-kun.


“bagaimana jika kita pergi membeli makanan lalu kembali lagi kesini. Kita akan


berpura-pura digoda oleh pria lain agar Elusyan-kun cemburu” kata Krusya. Aku


mengangguk. aku dan Krusya pergi membeli makanan.. Aku kembali membawa makanan.


Aku menghampiri El-kun lalu menggoda nya agar ia cemburu. “hmm pria tadi sangat


tidak sopan ya, Krusya-san.” Tanya ku pada Krusya,” kamu benar, seenaknya saja


menggoda kita. Memang nya kita wanita apaan coba.” Balas Krusya. “ kamu benar,


menurut mu mengapa kita sampai digoda.? Padahal pria yang selalu bersamaku saja


tidak merespon apapun.


apa mungkin dia punya rasa denganku.? Oohh


bagaimana ini.” Balasku kepada Krusya dengan melirik El-kun. “tentu saja kita


pasti ada yang menggoda. Aneh saja atau pria yang tidak normal saja hingga


bersikap biasa saja pada kita terutama padamu. Jika orang itu benar-benar suka


padamu bagaimana Irisyviel-san.? Apa kamu akan merespon nya.?” jawab Krusya


dengan melirik El-kun. Aku lihat El-kun bersikap biasa saja, dingin sekali. Aku


sungguh tidak mengerti. Hmm lebih baik aku coba yang lebih berani lagi. “ hhmm


kamu benar Krusya-san. Hmm apa aku mencoba merespon pria itu ya.? Akh bagaimana


menurut mu El-kun. Apa aku biarkan atau meresponnya.?” Tanya ku pada El-kun


dengan menggoda nya.


“hhmm kamu sedang digoda” jawab El-kun. Horee


padanya.” Hmm menurut ku lebih baik kamu meresponnya saja. Bukankah lebih baik


jika ada pria yang bersikap baik kepadamu.” Jawab nya dengan santai.. “ hhhmm..


apa kamu cemburu.” Tanya ku dengan menggoda nya kembali.”hwuaahh aku cemburu.


Puaskan, nah lanjutkan lah berkencan dengan pria tadi itu kalian berdua. Oh


soal makanan aku sudah memesan makanan, jadi tak perlu mengkhawatirkan aku.”


Jawab El-kun dengan santai dan mempersilahkan kami untuk meninggalkannya.


Eh kok malah seperti ini hasilnya, ini bukan


kecemburuan, melainkan kemarahan dari dia. Oh tidak bagaimana ini, dia marah.


Aku harus menjelaskannya bahwa aku dan Krusya tidak serius. “ nee El-kun tadi


itu aku dan Krusya-san hanya bercanda tidak serius, jadi jangan marah ya, aku


mohon.” Mohon ku padanya. “ hhmm aku tidak marah kok, jika benar memang ada


yang menggoda mu dan kamu suka mengapa tidak pergi saja., oh sudah waktunya


untuk bekerja. Sampai jumpa.” Jawab dia dengan berdiri lalu akan meninggalkan


kami. “ oh tunggu dulu El-kun, aku meminta maaf jadi aku mohon jangan marah


tetap disini. Aku mohon.“ aku mencoba menahannya dengan memasang wajah merengek


yang akan menangis.


“tenanglah Irisyviel, aku hanya bercanda tadi.


Kamu tahu kan aku punya uang dari mana untuk membeli makanan disini. Dan juga


untuk pulang, tadi pun aku bercanda. Kamu tahu kan bahwa kamu menyewa ku 2 hari


1 malam, mana mungkin aku akan meninggalkan mu, nanti aku malah habis dimarahi


oleh pimpinanku” jawab dia dengan menyesal serta mencoba menenangkan ku. “ kamu


janji kan.? Kamu serius kan tidak akan meninggalkanku.?” Tanya ku padanya


dengan meminta kepastian.” Ya aku berjanji.” Jawab El-kun dengan berjanji


padaku.


“nee Irisyviel-san. Mengapa kamu hingga


sebegitunya kepada Elusyan-kun.? Apa yang membuatmu hingga seperti itu.? Apa


yang telah dilakukan Elusyan-kun hingga kamu tergila-gila padanya.?” Tanya


Krusya padaku saat El-kun membeli minuman dingin. “hhmm apa ya, aku juga kurang


mengerti. Apa mungkin sikap dia yang terlalu baik terhadap ku meskipun dia baru


mengenalku.. hmm mungkin aku sudah jatuh cinta kepadanya saat dia memberikan


tangannya saat ujian masuk lalu. perasaanku semakin bertambah dan terus


bertambah hingga sekarang ini” jawab ku dengan senyum bahagia.


“aku tidak tahu bahwa pertemuan pertama itu


sangatlah berarti bagimu.tapi jika itu sudah keputusanmu aku hanya mendukungmu


saja.” Balas Krusya. Kami kembali ke tempat penginapan. Setelah sampai kami ke


kamar untuk beristirahat. “tunggu dulu Krusya-san. Mengapa kamu memesan tempat


penginapan dengan 1 kamar tidur.? Apa maksudmu aku harus tidur di ruang tamu.?”


Tiba-tiba El-kun berkata kepada Krusya dengan sedikit kesal. “ maaf,maaf, aku


lupa memesan lebih awal, jadi nya semua penginapan kamar nya banyak telah


habis, dan yang tersisa hanya penginapan yang seperti ini. Maaf Elusyan-kun. “


jawab Krusya dengan meminta maaf.


“haaahh, baiklah jika begitu, aku akan meminta


kasur lipat kepada pemilik penginapan ini.” Balas El-kun. Pada malam nya


kulihat Krusya sedang tidur. Hmm mungkin ini kesempatan ku untuk tidur dengan


El-kun di ruang tamu. Ketika bangun aku di kejutkan oleh Krusya.” Kamu mau


kemana Irisyviel-san.? Jangan-jangan kamu mau ke tempat Elusyan-kun.?” Tanya


dia dengan mengejutkan aku. “ hah.? Oh tidak kok. Aku hanya ingin ke kamar


mandi kok, hehehe. “ jawab ku dengan senyum. “ tak perlu berbohong, jawab saja


dengan jujur Irisyviel. Hmm apa aku harus mengawasi mu.?” Balas krusya padaku.


” Oh tidak perlu.hm iya aku ingin ke tempat


El-kun, hmm aku mau tidur bersama dia” balas ku dengan jujur. “ aku masih aneh


dan bingung kepadamu Irisyviel-san, kamu bilang bahwa yang membuat mu suka


serta tergila-gila kepadanya adalah karena hanya dia baik, peduli dan perhatian


kepadamu. Tapi kenapa hanya itu saja membuat mu seperti ini. Bukankah banyak


pria yang baik juga di luar sana. Lagi pula Elusyan-kun sedang beruntung saja


bertemu denganmu saat pertama kali. Dan juga, jika misalnya kamu bertemu dengan

__ADS_1


pria lain selain Elusyan-kun saat ujian masuk. Pria itu akan baik juga dan perhatian


kepadamu.” Balas krusya memberi penjelasan kepada ku agar aku menjauhi El-kun.


“apa maksudmu dengan kata “hanya” Krusya-san.? Dan juga kamu bilang jika saja


pria lain yang bertemu dengan ku, pria itu juga akan baik kepadaku serta


perhatian dan peduli.


aku tak percaya kamu mengatakan itu, apa kamu


tahu saat pertama kali aku masuk bagaimana rasanya di kucilkan dan di jauhi


serta orang-orang memandang rendah serta merasa bahwa aku ini menggangu yang


membawa beban bagi mereka. Dan apa kamu tahu hanya El-kun yang pertama kali


melihat ku Dia senyum serta mengkhawatirkan ku. dia sangat berbeda dengan yang


lainnya.  Lalu setelah dia membantuku


untuk masuk ke tempat ini, baru banyak yang berkenalan dengan ku lalu aku mendapatkan


beberapa teman. Contohnya sepertimu Krusya-san.


Apa lagi setelah aku masuk ke dalam 10 besar


ranking, bahkan banyak sekali yang menginginkan ku lalu dekat denganku bahkan


ada yang menyatakan perasaannya kepadaku, dan itu semua karena siapa.? Apa kamu


bisa berkata “hanya” karena itu.? Aku kecewa kepadamu Krusya-san yang


menganggap El-kun seperti itu.” Jawab ku dengan marah. “tunggu dulu


Irisyviel-san aku tak bermaksud membuat mu marah, hanya saja aku masih tidak


suka terhadap Elusyan-kun karena dia yang telah membunuh orang berharga mu. Jadi


maaf kan ku.” Balas Krusya dengan meminta maaf padaku. “sudah kujelaskan bukan


mengapa El-kun bisa seperti itu. Mungkin saja dia ingin menyelamatkan galius


dari para penculik itu yang mungkin saja akan menyiksa habis galius.” Jawab ku


dengan tegas.


Akhirnya


Krusya mengerti dan membiarkan aku pergi ke tempat El-kun. Setelah sampai di


tempat El-kun, aku langsung tidur di sebelah dia.  Aku memandang nya dengan senyuman, entah


mengapa aku sangat bahagia saat berada di dekatnya. Aku ingin selalu bersama


nya apapun yang terjadi. Di saat aku memandanginya tiba-tiba aku terkejut oleh


El-kun yang mengigau. Kudengar dia mengucapkan sesuatu yang membuat dia


menyesal. “maaf kan aku semuanya. Aku tak ingin semua ini terjadi, aku akan


berjanji tak akan seperti ini ke depannya, aku akan melanjutkan mimpi kita


semua, aku berjanji. Aku akan melakukan nya meski nyawa ku taruhannya.“


kata-kata dia yang terucap dalam tidurnya.


Entah


kenapa aku sangat sedih karena seperti merasakan apa yang ia rasakan. Aku


bahkan pernah merasakan apa yang dia sedang rasakan. Apa mungkin yang dinamakan


dengan sebuah ikatan. aku memeluknya dengan erat “terima kasih kamu telah


menolong lagi, seperti biasa pelukan mu begitu hangat dan membuat tenang..


Irisyviel. “ kata dia yang terucap dengan suara yang begitu pelan, aku


terkejut, apa mungkin dia menyadari bahwa sedang dipeluk olehku. Lalu kulihat


dia, oh ternyata dia sedang mengigau tapi sekarang dia terseyum.


Hari pun


telah pagi. “ hwuaah Irisyviel, kenapa kamu ada disini. Bukankah kamu seharusnya


tidur dengan Krusya-san.” Tanya El-kun yang terkejut dan berteriak kepadaku.”


Oh kalian sudah bangun, ayo cepat kemari kita sarapan. “ kata Krusya dengan


mengajak kami berdua untuk makan bersamanya.


kami semua


sarapan bersama. “mooh dasar El-kun. Mengapa kamu terkejut bahkan berteriak


padaku, padahal dulu ketika kita ujian kemarin bukankah kita sudah tidur


bersama selama 1 bulan lebih. “ kata ku dengan membuka pembicaraan. “tunggu


dulu Irisyviel, jangan samakan dulu dengan sekarang, dulu kan aku tidak punya


pilihan lagi selain tidur bersama denganmu karena kamu hanya membuat kasur 1


dan kamu ingin tidur bersama kan. Lagi pula dulu itu tidak ada kasur tambahan


serta bawahan nya langsung permukaan tanah yang dingin, jadi aku tidak mungkin


tidur di bawah.”jawab dia mengelak. “ hmm jadi kamu sebenarnya tidak mau tidur


denganku. ?”  Tanya ku padanya dengan


memasang wajah merengek ingin menangis.


”Eh tidak,


bukan maksud ku begitu, hanya saja. Aku tidak terbiasa tidur dengan seorang


wanita, hanya itu saja. Bukan berarti aku marah jika kamu tidur bersama ku.”


Jawab nya dengan gugup. “hmm begitu. Berarti aku wanita pertama yang tidur


bersamamu ya.?” Balas ku dengan menggoda nya. “ akh hmm kemungkinan seperti


itu. Tapi bukan berarti aku senang tidur denganmu. “ balas dia dengan


malu-malu. “ hore,, aku senang sekali. “ balas ku dengan memeluk nya, akhh


lucunya saat dia malu-malu begitu, hehe.


“nee kalian


berdua, bisakah jika bermesraan jangan di hadapan ku, sialan.. “ jawab Krusya


menegur ku dan El-kun.  “ hm maaf,maaf,


Krusya-san aku tak bermaksud membuat mu marah, hanya saja aku dengan El-kun


sering seperti ini, jadi aku harap kamu dapat memaklumi nya, “ jawab ku dengan


memeluk El-kun. “hah memaklumi nya.? apa maksud nya itu, apa aku harus terbiasa


saja ketika melihat kalian bermesraan di hadapan ku.,? dan juga apa maksudnya


dengan perkataan mu yang mengatakan melakukan terbiasa seperti itu, ? apa kamu


mau membuat ku iri dengan kegiatan kalian sialan.” Balas Krusya dengan marah.


”Maaf


Krusya-san, lagi pula bukankah kamu yang tidak memiliki seorang pria, padahal


kamu sering menggoda ku serta bercerita segala tentang seorang pria, bahkan mau


mengenalkanku dengan seorang pria. Oh ya, bahkan yang waktu di pantai kamu yang


membuat ide untuk membuat El-kun merasa cemburu padaku.” Balas ku. “eh tunggu


dulu Irisyviel-san, itu aku,, anoo. Akh sudahlah. Aku mau keluar dulu. Silahkan


nikmati waktu kalian berdua,” balas Krusya dengan meninggalkan kami.


Akhirnya Krusya pergi meninggalkan kami. akhh


aku bisa menghabiskan waktu berdua ku dengan El-kun. “neee Irisyviel, kata mu


kamu akan dikenalkan dengan seorang pria oleh Krusya-san.?” Tanya El-kun


padaku, waahh gawat. Kenapa aku bercerita hal itu di hadapan El-kun, bagaimana


ini, apa dia akan marah, oh tidak, tapi sudah tidak ada pilihan lain selain


menjawab nya.


“ eh,, iya El-kun. hehe“ jawab ku dengan


senyuman “ lalu jawab mu apa.? Apa kamu menerimanya dan berkenalan dengan pria


yang akan dikenalkan oleh Krusya-san.?” Tanya nya kembali padaku. “ hmm apa


kamu cemburu.?” Jawab ku dengan menggoda nya. “ oh aku hanya penasaran saja,


tapi bukankah bagus jika kamu berkenalan dengan pria lain, apa lagi jika pria


itu lebih baik lagi dari ku, bahkan jika memenuhi kriteria mu, kamu pasti bisa


bahagia. Benarkan.?” Jawab dia padaku.


“apa itu.? Apa maksudnya itu?


Hem,(menggembungkan pipi) maksudmu aku akan lebih bahagia dengan pria lain


dibandingkan dengan mu.? Apa kamu kira aku wanita yang mudah untuk suka kepada


pria lain.? Apa kamu memandang ku seperti aku? oh ya, kamu juga pasti menginginkan


ku seperti itu kan. Tapi maaf aku tidak bisa, karena apa. Aku terlau suka


padamu dan tidak bisa berpaling darimu, apa kamu tahu saat ini aku sangat marah


serta ingin sekali memukul mu, akan tetapi entah kenapa aku tidak bisa bahkan


aku sangat sedih bila sampai memukul mu. Aku bingung, marah dan sedih mendengar


perkataan mu tadi.” Jawab ku dengan mengeluarkan air mata. “Irisyviel.. maafkan


aku. Seharusnya aku tidak berkata seperti itu, aku mohon sekali lagi maafkan


aku. aku menyesal. ” El-kun tiba-tiba memeluk ku serta meminta maaf bahkan


kulihat dia memasang wajah yang sangat menyesal dan mengeluarkan air mata. Akhh


sebenarnya apa maksud nya ini, bukankah dulu dia belum pernah minta maaf


seperti ini bahkan hingga memeluk ku, aku sungguh tidak mengerti.


kami saling berpelukan dan saling mengerti satu


sama lain. Aku bahagia, pelukan dia begitu hangat, entah mengapa pelukan nya


itu tidak asing bagiku. Aku merasa ada yang aneh tehadapku. Tapi aku biarkan


saja. Aku dan El-kun berangkat keluar untuk mencari makan. Kami makan bersama


lalu berbincang-bincang. Hmm seperti biasa El-kun memasang wajah serta sikap


yang dingin. Aku kira dia akan berubah sikapnya setelah kejadian tadi pagi.

__ADS_1


Tapi tak apalah. Yang terpenting aku dapat terus berdua dengannya itu sudah


lebih dari cukup.


__ADS_2