Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
Chapter 1 (Rasa Sakit)


__ADS_3

Chapter 1 {Rasa


Sakit}


Aku segera bergegas menuju ke tempat El-kun.


Seperti biasa El-kun hanya memandang wajah ke arah jendela. Aku menghampiri


nya, dia menoleh padaku. Dia mengatakan ingin berbicara padaku karena ada


sesuatu yang serius ingin di katakan padaku. Aku ikut dengannya ke atap,


sebenarnya aku sedikit takut apa yang dia katakan. Setelah di atap dia membuka


pembicaraan. Aku sangat terkejut luar biasa, aku seperti tersambar petir


mendengarnya. Tidak mungkin.


Dia mengatakan bahwa dia telah membunuh teman


pertamaku sambil menggenggam sebuah boneka dan sebilah pisau. Aku tahu itu


milik temanku dulu seorang. Sang penyelamatku. Lalu mengapa ada di dia. kenapa


dia berbohong bahwa telah membunuh nya. aku tidak percaya, aku terus-menerus


mengelaknya dan meminta maaf padanya. Bahkan aku akan bersujud agar dia


memaafkanku karena apa yang telah kuperbuat tadi siang. Aku tak mau jika sampai


kehilangan dia dan memutuskan hubungan ku dengannya. Aku tak mau. Aku


memohon-mohon kepadanya hingga menangis. Aku sudah tidak bisa berfikir apa-apa


lagi selain berharap apa yang ia katakan itu semua bohong. Akan tetapi dia


tetap mengatakan bahwa dia yang telah membunuh nya. aku sudah tak bisa berfikir


apa-apa lagi. Pikiranku kosong. Aku hanya bisa menangis dan berteriak.


Hingga akhirnya aku sudah kuat berdiri dan


membuka mata. Aku pingsan. Sebelum aku pingsan, aku sekilas melihat El-kun


berlari menghampiriku mencoba untuk menangkap ku. setelah menangkapku, kudengar


dia mengatakan pada ku bahwa dia meminta maaf. Aku tak tahu apa maksudnya, yang


kuingat terakhir kali dia mengangkat tubuh ku. Oh El-kun apa yang terjadi


padamu mengapa kau berbohong seperti itu.


Aku tersadar dari pingsan ku, aku lemas. Aku


tidak bisa apa-apa. Wajahku pun pucat. Aku depresi serta frustasi besar. Lalu


kulihat Krusya menghampiri ku dan bertanya apa yang terjadi. Aku tidak menjawab


nya karena aku terlalu lemas untuk berbicara. Akhirnya aku di bawa pulang. Ke


esokan harinya aku pergi ke sekolah seperti biasa. Aku sedih karena tidak dapat


bertemu dengan El-kun. Tapi bukankah jika aku sudah tak mau bertemu dengan


El-kun. Aku sudah tak bisa apa-apa lagi. Hatiku berkecamuk. Seminggu aku gelisah


dan akhirnya aku mulai bisa ke luar rumah untuk mencari udara segar. Aku masih


belum bisa ke sekolah seperti biasanya


Ketika aku berjalan keluar tiba-tiba aku


melihat sosok El-kun menghampiriku dan mengajak ku untuk pergi. Tapi setelah


kusadari  ternyata itu hanya halusinasi


yang keluar dari pikiranku. Aku menangis, aku sedih serta aku bingung. Apa yang


harus aku lakukan. Aku ingin bertemu dengan nya. aku ingin memeluk lengannya,


aku ingin menggenggam tangannya lagi. Aku…. Ingin.. melihat wajahnya lagi.. ku


berjalan menuju tempat makan di kota. Aku mulai memesan makanan.


Ketika aku menunggu pesanan ku datang ada


seseorang yang menyapa ku, ternyata dia adalah Eleonora.  Dia mengatakan padaku apa yang sebenarnya


terjadi padaku. Baginya aku terlihat sangat kacau dan parah keadaanku. Dia


sangat mengkhawatirkan ku. Lalu tiba-tiba dia bertanya padaku apa aku memiliki


masalah dengan El-kun. Mendengar nama nya aku langsung menangis dan bersedih.


Eleonora terkejut dan mencoba menenangkan aku. Setelah aku tenang dia bertanya.


Dia mendengar perbincangan antara aku dan


El-kun. dia bertanya siapa sebenarnya Galius. Akhirnya aku bercerita semua nya


kepada Eleonora, dia terkejut dan marah besar terhadap El-kun serta ingin


sekali memukul El-kun. Aku mendengar perkataan itu entah kenapa merasa sangat


sedih dan menangis kembali. Aku sudah tak bisa menahan rasa ku. Akhirnya aku


mengatakan kepada Eleonora bahwa aku ingin bertemu dengan El-kun bahkan rindu


padanya serta setidaknya aku ingin mendengar apa maksud dia berkata seperti itu


padaku.


Eleonora


merasa ada yang aneh terhadapku. Dia bertanya apa kah aku tidak dendam


terhadapnya atau marah kepadanya. “Irisyviel-san, apa kamu hanya diam saja dan


menerima semua perlakuan apa yang telah dilakukan Elucchi.? Tidak adakah rasa sakit


dan dendam di hatimu.?” Tanya dia padaku. “memang aku sangat marah kepadanya


dan saat ini pula aku ingin memukul nya. tapi hatiku mengatakan untuk bertemu


dengan nya dan memeluk erat tubuhnya. Aku juga tidak mengerti apa yang


membuatku hingga seperti ini. Apa aku terlalu mencintai nya. aku tidak


mengerti.” Jawab ku.


“hmm aku


sungguh tidak mengerti apa yang di hatimu itu dan akal mu, sungguh aneh dan


konyol, akan tetapi jika kamu benar-benar ingin bertemu dengan dan ingin


bertemu dengan Elucchi, mungkin aku akan membantumu.” Kata dia. “oh benarkah.?


Bisakah aku bertemu dengan nya lagi.?” Tanya ku berharap. “tentu saja, serah


kan saja padaku. Heheh” jawab Eleonora. Akhirnya Eleonora mengatakan jika ia


akan membantu ku untuk bertemu dengan El-kun. Aku sangat senang dan sehat


kembali. Aku merasa seperti kekuatan ku kembali lagi.


Akhirnya


Eleonora membawa ku ke sebuah tempat makan. Aku melihat banyak pelayan


laki-laki berpakaian seperti pelayan pribadi.  pengunjung disana hanya wanita saja. Apa


maksudnya ini. Aku tidak tertarik dengan pria lain selain El-kun, mengapa


Eleonora membawa ku kemari. Setelah kami masuk ada seorang pelayan yang


menghampiri kami. “selamat datang tuan putri. Silahkan kemari (mempersilahkan


masuk) aku antarkan ke tempat duduk kalian. “ kata pelayan itu sambil mengantar


kami ke tempat duduk. Kami pun duduk.


“akkhh


tampan sekali kan pria tadi itu. apa kau tertarik .? jika iya akan ku kenalkan


dengannya serta  salah satu pelayan


tertampan disini Irisyviel-san, kau pasti akan suka.” Kata Eleonora dengan


memasang wajah yang senang. “ apa maksud mu Eleonora-san, kamu tahu kan aku


ikut dengan mu kesini untuk apa. Lagi pula aku ini tak akan memalingkan hatiku


ke pria lain.” Jawab ku pada Eleonora. “ ya aku tahu. Moohh kau itu terlalu


serius. Aku tidak menyangka kamu masih setia kepada orang yang telah membuat mu


sakit dan menangis “ balas Eleonora kepadaku.


“jika kamu


begini terus aku akan pergi saja” balas ku dengan nada yang kesal. “ tunggu


dulu Irisyviel-san. Kamu akan terkejut nanti jadi tolong tunggu sebentar ya.

__ADS_1


Aku panggilkan pelayan dulu ya. “balas nya dia dengan melambaikan tangan ke


pada seseorang pelayan. Pelayan itu pun menghampiri kami. “ ada yang bisa kami


bantu tuan putri.?” Kata dia sambil berbungkuk seperti seorang pelayan pribadi.


Eleonora pun membisikan sesuatu kepada pelayan itu dan pelayan itu pergi.


Tak lama


kemudian ada seorang pelayan yang menghampiri pelanggan. Aku melihat pelayan


itu. Tuuuuunngggguuu dulu. Iiiitttuuuu EL-kun.. bagaimana bisa. “maaf telah


menunggu tuan putri. Saya bawakan pesanan anda secangkir white coffee dengan


susu kental. Silahkan dinikmati.” Kata El-kun kepada 2 wanita itu dengan senyum


yang sangat ramah.. akkkhh apa maksudnya itu. dan juga kenapa dia tersenyum


seperti itu ke 2 wanita itu. Padahal dia belum pernah senyum seperti itu kepada


ku. Aku kesal. “maaf bisakah kamu menuangkan susu kental itu untuk kami


pelayan-san.” Jawab seorang wanita pelanggan itu dengan wajah yang senang serta


kagum terhadap El-kun.. waaaakkkhh sialan kalian dasar wanita pencuri. Aku


sangat marah sekali.


“oh tentu


saja. Permintaan kalian adalah perintah untuk kami tuan putri. aku tuangkan ya


(menuangkan). Oh ya aku harap kalian tidak perlu meminum minuman yang terlalu


manis karena kalian sudah manis.“ jawab El-kun sambil menuangkan susu ke gelas lalu


memberikan gelas ke wanita itu. Oh siaaalll kenapa kau menggoda kedua wanita


itu. Apa kamu sudah lupa bahwa sudah punya aku. El-kunnnn,, akhh kesaaall..


akhirnya


El-kun meninggal kan kedua wanita dengan memberi senyuman dan salam pelayan.


Aku lihat kedua wanita itu sangaaaaat bahagia serta mata nya berkaca-kaca. Aku


jadi makin marah. “ neee Irisyviel-san. Elusyan-kun sangat keren dan tampan


kan.?” Tanya Eleonora secara tiba-tiba. “ eehh tidak. Apa maksud mu.? aku tidak


melihat El-kun, heheheh dimana ya dia.” Jawab ku sambil menggelengkan kepala


ku.


“ hhmmm “


balas Eleonora sambil memberikan wajah yang menggoda ku. “ akkkhh kamu kenapa


Eleonora-san. Oh ya menu,menu,menu,. Pesan apa ya yang enak.” Balas ku dengan


salah tingkah lalu melihat daftar menu.  Tapi setelah kupikir-pikir aku tak sadar dan terus melihat wajah dan


memperhatikan El-kun. Haaaaahhh El-kun kamu terlihat tampan serta keren sekali.


“ apa kamu


tahu irisyviel-san, di tempat makan ini Elusyan-kun sangat populer, bahkan dia


menjadi pegawai terfavorit serta terbaik dimata para pelanggan selama 5 bulan


berturut-turut, jadi semenjak dia masuk kerja disini, dia sudah menjadi pegawai


terbaik dan terfavorit.” Kata Eleonora padaku disaat ku memperhatikan El-kun.


“hah hebat


sekali. Hah.! Tunggu dulu, bagaimana kamu tahu jika El-kun menjadi pegawai


terbaik. Berarti kamu sudah tahu dari awal bahwa dia ada disini.” Tanya ku pada


nya dengan penasaran. “tidak,tidak, aku mulai kesini dengan temanku dan baru 3


bulan yang lalu. Teman ku pun sangat suka kepada El-kun. Aku jadi pelanggan


tetap disini, heheh” jawab nya dengan menggaruk-garuk kepala.


Tak lama kemudian datang seseorang yang


mengejutkan ku. Oh tidak itu El-kun. Bagaimana ini. Apa yang harus aku lakukan.


Tunggu dulu. Apa mungkin Eleonora memesan makanan dan yang membawa nya harus


El-kun. Oh sialan, Aku langsung menutup wajahku dengan menu yang sedang aku


kepada kami sambil menundukan kepala dan tubuh nya selayak nya seorang pelayan


di sertai dengan senyuman. Akhh aku gugup sekali. Aku senang sekali dipanggil


tuan putri. Yaaa meskipun kata yang paling kutunggu adalah sayang dan istri ku.


hhhmhmm, aku jadi semakin salah tingkah.


“yooo Elucchi, apa kabar mu.?” Jawab Eleonora


dengan melambaikan tangannya. “ jeeh ternyata Elonora-san. Mengapa kau kemari.”


Jawab El-kun. “hmm begitu sekali sikap mu terhadap pelanggan. Apa kamu tidak


takut jika aku laporkan ke atasanmu.?” Balas Eleonora dengan mengancamnya. “oh


maafkan aku atas sikap ku tadi tuan putri.” Jawab El-kun dengan senyum. “nah


begitu dong.” Jawab Eleonora.” Lalu apa yang akan anda pesan tuan putri.?”


Balas El-kun menawarkan pesanan pada kami.


”Hmm sebelum aku memesan, aku ingin


memperkenalkan temanku ini yang datang bersama ku.“ jawab Eleonora. El-kun


memperhatikan ku. Akhh aku jadi gugup sekali. “ anoo.. apa kabar El-kun.? Hehe”


kata ku dengan memasang wajah senyum. “ iiirr-iris-irisyviel.?, kamu kenapa


bisa ada disini.?” Tanya El-kun dengan gugup. “aku diajak oleh Eleonora-san,


El-kun. Apa kamu marah.?” Jawab ku dengan bertanya padanya. Akkhh aku takut dia


marah padaku. “ oh tidak, tidak, tentu saja tidak. Tidak mungkin aku marah


kepadamu.”  jawab dia. Akkhh baik sekali.


Oh ya baru kusadari dia belum pernah marah


kepadaku. Lalu apa maksudnya dia menceritakan tentang dia membunuh Galius. Aku


tidak mengerti. “lalu apa yang kalian pesan tuan purtri.?” Tanya dia kepada


kami. “ kami memesan kamu Elucchi, kami memesan jam kerja mu.hahah” jawab


Eleonora. “HAH.? Apa maksudmu memesan jam kerja ku.?” Tanya El-kun dengan nada


yang sedikit kesal. “nee apa kau lupa bahwa di tempat makan ini para pelanggan


dapat memesan jam kerja pelayan, yaa meskipun harga nya cukup mahal.” Balas


Eleonora kepada El-kun.


“iya aku tahu, tapi setahuku apa kau memiliki


uang sebanyak itu.?” Balas El-kun. “ tentu saja tidak punya, tapi yang membayar


nya adalah Irisyviel. Benarkan .?” balas Eleonora sambil menarik lenganku.”


Hhmm aku, kenapa harus aku.?” Jawab ku pada nya. “ hey apa kamu akan membuang


kesempatan mu untuk berbincang-bincang dengan Elucchi.?” Jawab Eleonora dengan


membisikan ke telinga ku. Oh begitu maksudnya. "Eh iya tentu aku yang


bayar, ya benar aku yang bayar, tidak masalah kan El-kun.” Jawab ku dengan


semangat bahkan sampai mengeluarkan asap di hidungku.


aku sangat semangat . “ ciih bangsawan sialan.”


kata El-kun dengan suara yang pelan. “ ada apa El-kun.?” Tanya ku pada nya.


“tidak apa-apa kok, baiklah, silahkan ikut dengan ku tuan putri” jawab El-kun


dengan mempersilahkan kami untuk mengikuti nya.. ooh tidak aku sudah tidak kuat


lagi. Akhirnya aku memeluk lengannya seperti yang aku lakukan biasanya jika


bersama nya. akhh senang nya.


Kami pun akhirnya telah sampai di dalam


ruangan, aku duduk bersebelahan dengan Eleonora dan El-kun duduk di depan berhadapan


dengan kami.. hmm padahal aku ingin duduk di sebelahnya, tapi aku tidak di


ijinkan untuk duduk di sebelahnya. “lalu, apa yang kalian inginkan tuan

__ADS_1


putri.?” Tanya El-kun kepada kami. “ Irisyviel ingin mengajak bicara dengan mu


Elucchi.” Jawab Eleonora. “iya El-kun. Ada yang aku ingin Tanya kan pada mu.


Tapi aku ingin kamu jawab yang jujur, oh ya, kamu tidak perlu memanggil kami


tuan putri. Mengerti.?” Tanya ku padanya.


“Hm baiklah. Lalu apa yang ingin kamu


tanyakan.?”  Tanya El-kun kepadaku.” Aku


ingin kamu menjelaskan maksud tentang cerita yang kamu beritahu padaku tentang


membunuh galius, mengapa kamu hingga berbohong begitu padaku. Tolong jelaskan


dan jangan ada kebohongan.” Jawab ku dengan tegas.  “maafkan aku Irisyviel atas apa yang lakukan


hingga kamu terluka parah seperti itu. Akan tetapi apa yang aku katakan waktu


itu adalah kejujuran. Aku tidak berbohong sama sekali. “ jawab dia dengan


meminta maaf padaku.


“akh tidak mungkin. Tapi mengapa kamu sampai


tega melakukan itu.? Lalu kenapa kau bercerita tentang Galius kepadaku.?” Tanya


ku padanya dengan merengek. ”Bukankah kamu sudah bilang waktu itu bahwa kita


harus saling berbagi agar kita lebih dekat tanpa ada kebohongan . jadi aku


mengatakan yang sesungguhnya agar aku tidak merasa bersalah kepada kamu


Irisyviel. Sekali lagi aku minta maaf hingga membuat mu terluka bahkan membuat


mu sakit selama seminggu lebih. “ balas El-kun padaku. Aku tidak percaya


mengapa dia hingga tega melakukan hal seperti itu. “tunggu dulu. Bagaimana kamu


bisa tahu bahwa aku sakit selama 1 minggu lebih.?” Tanya ku.


” eh, hhmm aku tahu dari kabar sekolah. “ jawab


dia dengan memalingkan wajah nya. “tunggu dulu. Oh ya apa kamu tidak tahu


Irisyviel-san. Ketika kamu pingsan. Yang membawa mu ke tempat UKS adalah


Elucchi. Dan aku baru ingat di sekitar rumah mu aku merasakan seperti ada yang


mengawasi. Apa mungkinkah itu kamu Elucchi?” Tanya Eleonora kepada El-kun


sambil menggoda nya. “ hhmm tidak, tidak mungkin.. haa.haha.hah.” jawab El-kun


dengan mengelak. Hhmm ternyata selama ini El-kun mengkhawatirkanku. Lalu kenapa


dia berbuat seperti itu, tunggu dulu. Bukankah dia bilang dengan jelas bahwa


dia ingin lebih dekat denganku. Lalu kenapa aku tidak dapat menerimanya. Hehm.


Yang perlu kulakukan adalah menerima apa sudah terjadi dan melanjutkan kenangan


bersama dia.


“neee


El-kun. Aku punya permintaan.” Kata ku sambil meminta sesuatu padanya. “Apa


Irisyviel.?” Jawab El-kun. “ bisakah kita seperti dulu lagi.?, aku tidak ingin


kita saling berjauhan, aku ingin memandang wajahmu, melihat senyum mu lagi,


menggenggam lengan mu lagi. Serta berbincang-bincang lagi denganmu.” Kata ku


dengan memohon kepadanya. “ apa kamu bilang Irisyviel-san.? Apa kamu lupa bahwa


dia yang membunuh teman mu yang berharga. Bahkan dia juga tega menghancurkan


tim kelompok orang lain dengan membawa goliath. Dan sekarang kamu bilang ingin


kembali lagi dengan nya lagi, apa kamu sudah gila.?” Kata Eleonora dengan nada


serta ekspresi yang sangat marah.


“Eleonora-san


benar. Kamu kenapa Irisyviel.? Apa kamu baik-baik saja.?” Balas dari El-kun.”


Hhm. (menggelengkan kepala) Tidak apa-apa kok. Memang kamu yang membunuh


galius, tapi aku tidak tahu alasan kamu melakukan itu. Hingga aku tahu alasan


mu sebenarnya mengapa kamu membunuh galius, Aku akan terus bersama mu. Dan juga


untuk yang masalah kelompok ketua, bagaimana mungkin El-kun mengalahkan monster


itu sendirian. Buktinya dia kabur melarikan diri kan. Nah kebetulan ada


kelompok yang sedang bertarung dengan monster serta mereka adalah kelompok


kelas atas. Maka dari itu El-kun memberikan monster itu agar dapat dikalahkan


oleh kelompok itu. “ jawab ku dengan senyum.


aku tahu


apa yang kulakukan. Aku tahu El-kun tidak jahat. Mungkin El-kun tidak ingin


anak itu sampai tertangkap oleh para pencuri itu dan di siksa oleh penculik itu.


Maka dari itu dia ingin mengakhiri penderitaan galius, aku memang sulit


menerima nya, tapi tidak ada plihan lain.


Aku yakin


El-kun tidak memiliki niat jahat. Dan juga setelah mendengar perbincangan serta


penjelasan dari kakek yang mengatakan bahwa kelas atas di sekolah ini sudah


tidak ditentukan oleh talenta melainkan status dan kekuasaan aku sekarang


mengerti bahwa El-kun tidak salah. “sekarang kamu tahu kan maksud ku kan


Eleonora-san. Bahwa El-kun itu tidak jahat” tanya ku. “ya tapi tetap saja, aku


sulit menerimanya, karena ketika aku melihat mu sungguh membuat ku sangat marah


dan sedih.” Jawab Eleonora. “tenang saja Eleonora-san, mulai sekarang semua


kesedihan dan kemarahan ku telah terhapuskan oleh jawaban El-kun bahwa dia


hanya ingin memiliki hubungan ku tanpa ada nya kebohongan” kataku.


Setelah aku


menjelaskan kepada Eleonora. Eleonora akhirnya mengerti. aku bertanya kepada


El-kun atas penjelasan ku tadi apa benar atau tidak. El-kun hanya berpaling dan


memerah wajah nya. akhh lucunya. Berarti perkiraan ku benar. Hmm El-kun. “oh ya


El-kun, jika aku boleh tahu. Tempat tinggalmu dimana.?” Tanya ku padanya. “ini


tempat tinggalku Irisyviel. Dan ini ruang tamu ku. Ruang sebesalah sana adalah


kamar ku. Aku bekerja disini juga karena dapat tempat tinggal gratis dengan


syarat setiap hari membersihkan tempat ini. Memangnya ada apa.?” Jawab El-kun


dengan bertanya kembali padaku.


“ ah


tidak,tidak,tidak.. aku hanya penasaran saja. Jadi selama ini kamu tinggal


disini, berarti tempat tinggal kita berdua tidak lah terlalu jauh juga ya.?”


Tanya ku pada El-kunn. Wooaahhh, jika aku tahu bahwa tempat tinggal dia disini


seharusnya aku sering kesini. “Oh ya aku lupa, bagaimana jika setiap hari aku


bawakan kamu bekal makan siang. Kamu kan pasti lapar kan. ?” Tanyaku dengan


senang. “ oh tidak perlu Irisyviel, disini sudah ada yang masak dan kami selalu


makan bersama. semua pegawai disini dilarang membawa kenalan nya kemari apalagi


jika kenalan nya itu seorang wanita. “ jawab El-kun. Hmm tidak. “apa kamu tidak


mengerti Irisyviel-san, tempat makan ini mengandalkan kesukaan para pelanggan


nya terhadap pegawai disini. Jika pegawai disini membawa pasangannya atau


bahkan bermesraan dengan pasangan nya, kemungkinan tempat ini akan bangkrut.”


Balas Eleonora.


Hhmm Eleonora benar. Lalu bagaimana bisa aku


menghabiskan waktu ku bersama nya. huufftt..aku merasa lemas. “bukankah kita


masih dapat bersama di sekolah.? tapi jika kamu mau ke tempat ku atau ingin


mengajak ku bermain setiap akhir pekan aku libur.” Kata El-kun, sepertinya dia

__ADS_1


memperhatikan ku dan mengerti yang aku mau. ooh aku senang sekali.


__ADS_2