
Chapter 1{Sihir tingkat
tinggi}
Aku bersama meisya sedang berjalan
mencari markas musuh yang lainnya. Tiba-tiba ada suara ledakan yang sangat
besar terdengar oleh kami, kulihat ada lingaran sihir yang sangat besar berada
diatas langit. kuperhatikan juga seperti
ada energi sihir yang sangat besar, aku dan Meisya bergegas menuju ke tempat
itu. kami terkejut karena tempat yang kami tuju adalah markas kami sendiri.
Semua nya telah lenyap. Sialan. aku melihat ada 10 anak di tempat kami, 3
diantara nya adalah orang yang menggunakan sihir tingkat tinggi sehingga
membuat lingkaran sihir besar diatas langit. Kami pun menghampiri mereka, aku
lihat Meisya terlihat sangat marah.
“berani nya kalian para sampah
menyerang kelas 10 dengan bekerja sama. Pantas saja yang menjaga markas kelas
12 hanya 2 orang, ternyata kalian saling bekerja sama. Tak akan, tak akan
pernah ku maafkan serta kuampuni.” Kata Meisya dengan suara yang tinggi serta
wajah yang sangat marah.
“datanglah wahai sihir tingkat tinggi kelas 4,
lightning dragon” dia mengeluarkan sihirnya, oy,oy,oy bukankah sihir
tingkat 4 setara dengan sihir oleh Wizard tingkat pemerintahan, eh tapi tunggu
dulu, sepertinya aku tidak asing denga sihir ini, aku dulu sering menggunakan
sihir ini dengan pedang sihir ku. tapi tak kusangka anak ini dapat menggunakan
sihir sebesar ini. Cuaca pun berubah
yang tadinya cerah menjadi sangat gelap dan mendung, angin besar serta petir
pun berdatangan serta menyambar kemana-mana. Lalu lingkaran yang sangat besar
pun muncul, datang lah naga bertubuh raksasa dengan terselimuti aliran petir
yang sangat besar. Naga itu muncul dari lingkaran raksasa itu lalu bersiap
menerjang kawanan kelompok orang yang menyerang tempat markas kami.
Semua orang tertegun melihat sihir
yang dikeluarkan oleh meisya serta berdiam diri, bahkan banyak diantara mereka
yang bergetar ketakutan. “oy,oy,oy.. apa sebenarnya ini.? Meskipun dia kelas A
tapi tidak mungkin dapat memiliki kekuatan sihir sebesar ini, ini sungguh tidak
adil siapa sebenarnya dia itu.?” Kata seseorang yang sedang ketakutan. “oh
dewa, sebenarnya apa ini, aku baru pertama kali melihat kekuatan sebesar ini.”
Balas seseorang juga yang berdiam diri. Yang aku lihat hanya 1 orang saja yang
bersikap tenang serta sedang merapalkan mantera.
“hancurkan mereka semua. Lightning
Dragon” teriak dengan penuh amarah dari Meisya yang menghempaskan
serangan nya langsung ke tanah. Oh tidak aku juga bisa terkena dampak nya. “Wall
Defense” aku menggunakan sihir pertahanan ku untuk melindungi ku dan
Meisya dari dampak serangan nya itu. Serangan nya pun sangat dasyat, bahkan
menghacurkan permukaan tanah menjadi lubang seperti terkena sambaran petir
raksasa, tapi lebih besar lagi. membuat retakan tanah yang sangat besar. Suara hempasannya sangat bising. Di sertai oleh cahaya yang sangat terang.
Kulihat tempat tadi yang hanya
serangan kecil pun sekarang sudah hancur berantakan. Aku lihat semuanya lenyap,
hhhm sudah kuduga, pasti orang yang tadi bersikap tenang. Ketika ku sedang
memperhatikan keadaan sekitar, tiba-tiba ada yang sedang berlari menghampiriku,
hmm siapa yang sedang berlari itu, lalu ku dengar dia sedang berteriak “El-kun
tunggu aku,” teriak nya dengan melambaikan tangannya, eh El-kun, berarti itu
Irisyviel, bukan kah dia sedang pingsan. Dan juga dia di dalam tempat sihir
perlindunganku, bagaimana bisa dia keluar.
Oh ya aku baru ingat bahwa sihir
yang aku gunakan untuknya itu dapat dihancurkan dari dalam, tapi tak apalah
lagi pula urusan disini sudah selesai.”MEISYA cepat berpindah tempat dengan
Irisyviel” teriak Viper dengan tiba-tiba, aku pun terkejut mendengar nya karena
Viper sedang menjadi lensa mata kiriku.”Translocation” kata meisya menggunakan
sihir nya. “TUSUK” kata seseorang. Tiba-tiba ada sinar cahaya yang menusuk
tepat di jantung Irisyviel. ”El-kun.. hwuekh.” Kata Irisyviel dengan kesakitan.
Eh. Apa yang terjadi Irisyviel, kenapa dengan nya. Dia tertusuk, oleh siapa.
Aku sangat terkejut bahkan sulit untuk berfikir dan berkata-kata.
“Meisya, apa yang kau lakukan.?
Bukankah sudah kubilang untuk berpindah dengan Irisyviel?” teriak Viper kepada
meisya.”aku sudah menggunakan nya, tapi sihir ku gagal, ini tidak mungkin,
bagaimana mungkin.” Balas Viper. Aku lihat yang menusuk Irisyviel adalah orang
yang tadi bersikap tenang saat menghadapi serangan meisya. “akhh dasar bodoh,
siapa wanita ini? sangat lemah, begitu mudah untuk dibunuh. Oh ya serangan
sihir apa pun tak akan berpengaruh jika sudah masuk dalam jangkauan zirah
perang ku.” kata seseorang yang menyerang Irisyviel.
“neh Viper. Aku akan melepaskan
lensa ini dan aku pasangkan kedalam matanya Irisyviel, kau harus menyembuhkan
dia walaupun apapun yang terjadi. Ingat itu. Ini perintah dariku” kataku dengan
menundukan kepala ku. “ baiklah.” Jawab Viper, “sudah kuduga dia akan bersikap
seperti ini, padahal ini hanya lah pertandingan biasa, Irisyviel pun tidak mati
sungguhan, hanya akan menghilang saja, tapi bagaimana lagi, jika sudah terjadi
sesuatu dengannya Elusyan-kun pasti akan melakukan semua ini.” Dalam fikir
__ADS_1
Viper. aku menghampiri Irisyviel dan memberi lensa mataku serta memasangkan ke
matanya “El-kun.” kata dia dengan merintih “tak perlu bicara, sebaiknya kau
berdiam diri saja. Akan kuselesaikan dengan cepat.” Jawab ku “hahaha kuhabisi
dengan cepat.? Hahaha memangnya siapa kau? Oh ya kau jika tidak salah dari
kelas 10 F ya.? Hahaha jangan berlagak jika kau dapat mengalahkan ku dengan
kekuatan mu yang menjadi bahan perbincangan.” Jawab orang itu.
“nama
mu siapa.?” Tanya ku pada nya. “oh perkenalkan, nama ku adalah Zaldous Kairash. Sang putra dari Viritra Kairash dan cucu dari Sang Ksatria Perang Zaldra Kairash. Aku
dari keluarga bangsawan. aku ketua kelas 12 A” Jawab dia dengan sombong. Ooh
ternyata dia dari cucu Number 10 Zaldra
Sang ksatria perang. padahal menurutku dia hanya seorang kakek yang bisa
meggunakan pedangnya dengan baik. Hhmm pantas saja Zirah yang dia pakai aku
mengenalinya. Dasar kakek sialan, tak kukira dia memiliki cucu yang sangat
kurang ajar, baiklah. Karena sudah berani menantang ku aku akan membuat nya
sedikit menderita.
Akhirnya Elusyan sangat marah dan berjalan
menghampiri Zaldous. “ohh jadi kau serius untuk melawan ku ya. Dasar bodoh. Aku
adalah orang yang salah menjadi lawan mu. Zirah yang kukenakan adalah zirah
anti sihir apapun dan dapat menetralkan segala jenis sihir, dan pedang yang
kugunakan ini adalah pedang yang dapat menghancurkan bahkan menembus semua
pertahanan sihir. Hahaha, aku adalah makhluk serta siswa terkuat di akademi ini
yang pernah ada dalam sejarah. Dan kau hanya lah manusia kecil yang rendah
serta dari kelas F rendahan ingin mengalahkan ku, hahaha, bahkan sihir tingkat
tinggi ketua kelas mu itu tak dapat berdampak padaku. Hahah.” Teriak Zaldous
merendahkan Elusyan.
“hekh,
kau kira Zirah itu dapat menetralkan segala jenis sihir yang ada.? Jangan
bercanda, tak ada yang namanya alat seperti itu. Perlu kuberi tahu bahwa sihir
yang dapat dinetralkan itu hanya lah sihir tingkat tinggi kelas dibawah 5 saja.
“ balas Elusyan. “ahahaha.. dasar bodoh, memangnya manusia rendahan sepertimu
dapat menggunakan sihir tingkat tinggi diatas kelas 5.? Hanya kakek ku saja
yang dapat melampaui tingkat 7 dan orang-orang yang di pemerintahan dunia saja
yang dapat melakukannya. Jangan asal berbicara kau manusia rendahan” teriak
Zaldous.
“ah
kau benar, terus lah sombong seperti itu dan terus lah merendahkan lawan mu,
karena jika dapat aku hancurkan semua kesombongan mu itu. aku akan merasa
kepuasan.” Balas Elusyan. “Mode
Kombinasi. Illusion dan Electro Flash.” Kata Elusyan dengan
kata Elusyan. {Wheesh} Elusyan pun tiba-tiba menghilang.
disertai
dengan aliran listrik yang mengikuti nya. Zaldous terkejut dan menggunakan mode
bertahan. “apa kau bisa melihatku” tanya Elusyan yang berada di samping nya.
Lalu Elusyan menendang Zaldous dengan keras yang membuat Zaldous terhempas.
Ketika Zaldous terhempas Elusyan mengejarnya lalu menghajarnya. Zaldous pun
terpental ke atas lalu di kejar oleh Elusyan dengan lompatan dan tepat berada di atas nya Zaldous, di tendang kembali
Zaldous dengan sangat keras ke bawah sangat keras. Setelah terhempas dan akan
sampai di permukaan tanah, Elusyan menempelkan lengan nya di punggung Zaldous
yang di lindungi oleh Zirah nya “ShockWave”
kata Elusyan menggunakan sihirnya. “whuaakkhh” teriak Zaldous.
Zaldous
terkapar tak dapat bergerak. Dia mencoba untuk bangkit dengan merasakan luka
nya.”tidak mungkin apa yang sebenarnya terjadi. Semua serangan nya berdampak
padaku, bagaimana mungkin. Tidak mungkin kan dia setingkat dengan kakek ku. akh
aku sungguh tidak percaya, jika sudah begini aku sudah tidak punya pilihan lain
selain menggunakan seluruh kekuatan ku.” kata Zaldous dengan merintih
kesakitan.
“oy,oy,oy
(merendahkan) ada apa ini sang cucu kakek perang ketua kelas A tingkat 12 yang
dari keluarga bangsawan.? Dimana kesombongan mu itu.? Apa sudah selesai, akkh
jangan begitulah, ayo lebih hibur aku” jawab Elusyan. “sialan kau, (marah) baiklah
jika kau ingin segera mati akan aku kabulkan.” Kata Zaldous dengan sombong
“aktifkan mode bertarung. Leopard” kata Zaldous dengan berubah. “oh ternyata kau dari ras Warbeast ya.? Hahah sungguh
jelek sekali bentukmu itu, menjijikan. Nah ayo cepat kemari. Akan kujinakan
lalu ku hancurkan kau berkeping-keping” kata Elusyan yang memprovokasi Zaldous
“tak akan kumaafkan kau manusia rendahan. Killing Instinct “ teriak Zaldous dengan
kemarahan
“kau
berteriak ke siapa hewan bodoh.” Kata Elusyan dengan berada di belakang Zaldous
“akhh dia ada di belakangku, lalu yang di depanku siapa.” Zaldous pun melihat
yang berada di depan nya, dan ternyata tidak ada siapa-siapa “hmm lebih baik
kuhancurkan dulu lenganmu ya.” Kata Elusyan dengan mematahkan tulang lengan
Zaldous. “akhhh..” teriak Zaldous kesakitan Zaldous pun mencoba menyerang yang
di belakang nya itu dan ternyata tidak ada siapa-siapa lagi. “ShockWave” kata
Elusyan dengan menempelkan telapak tangan nya di samping tubuh Zaldous.
__ADS_1
“whuaakkh” teriak Zaldous kesakitan.
Akhirnya
Zaldous kembali terkapar dan mencoba bangkit kembali dengan terengah-engah.
Elusyan menghampiri Zaldous. “hmm matamu bukankah lebih baik jika hanya satu. Finger Fire” kata Elusyan yang
menusukan jarinya ke dalam matanya Zaldous dengan jari yang terselimuti api.
“whuaakkhh” Elusyan terus menusukan jari nya dan mengacak-acakan di dalam
matanya Zaldous.
“akkhh
terus teriak seperti itu, terus lagi,, akkhh cepat katakan hal yang sombong
lagi, hahaha ayolah” kata Elusyan dengan senang “akkhh hentikan aku mohon,
baiklah aku menyerah” kata Zaldous meminta Elusyan untuk menghentikan tindakan
nya itu. “hem membosankan. Akh aku punya ide, bagaimana jika tubuh aslimu yang
merasakan nya.” Jawab Elusyan dengan senyuman keji.
Sementara itu di ruang pengawas pertandingan
“Cepat
hentikan pertandingan ujian ini.” Kata kepala sekolah akademi sihir kepada
panitia yang sedang mengawasi ujian “kepala sekolah, jika kita hentikan
sekarang ini, kita tidak akan tahu yang akan lanjut ke pertandingan nanti untuk
mewakili kerjaan kita di festival Holy War.” Jawab dari salah satu pengawas.
“aku tidak peduli, jika kalian tidak menghentikannya, maka akan ada siswa yang
akan benar-benar mati.” Balas kepala sekolah.
“tapi
itu tidak mungkin kepala sekolah, karena yang sedang bertanding dan mengikuti
ujian ini hanya lah pikiran mereka bukan tubuh maupun jiwa mereka” balas dari
pengawas “sudah kubilang cepat hentikan ujian nya ini” teriak kepala sekolah.
Sementara
di pertandingan yang sedang berlangsung
“sihir
tingkat tinggi Brain Contr-“ ketika akan mengucapkan sihir nya tiba-tiba
pertandingan di hentikan dan seluruh siswa yang tertidur disadarkan serta dikejutkan
untuk membuka matanya. Aku, Irisyiel dengan yang lainya kembali ke tempat awal
saat ujian akan dimulai. Semua nya kebingungan akan apa yang telah terjadi. Di
ujian ini sama halnya dalam ujian bertahan hidup waktu itu. Bagi siapapun yang
mati dan menyerah dalam ujian akan di hilangkan semua ingatan nya dari ujian
yang di alami nya. “El-kun ada apa ini.? Apa yang sebenarnya terjadi.? Mengapa
semua nya telah dikembalikan.? Siapa yang menang.? Aku sama sekali tidak
mengingat apapun” Tanya Irisyviel.
“cih,
ini pasti ulah kepala sekolah sialan itu.” Dalam hati. “sepertinya begitu,
seharusnya anak kurang ajar itu telah mati. Dasar sekolah busuk, jika posisi
terbalik, pertandingan ini tidak akan dilanjutkan dan kamu akan dibiarkan mati
Elusyan-kun.” jawab Viper dengan telepati nya. “ya kamu benar, ini benar-benar
memuakan.” Balasku. “Irisyviel, tenang lah. Aku juga tidak mengerti apa yang
terjadi karena ingatan ku tentang pertandingan tadi sepertinya dihapus” jawab
ku “hmm begitu, syukurlah kamu tidak apa-apa. Yang terpenting kita semua dapat
kembali dengan selamat.” Kata Irisyviel. Aku hendak pulang tapi dihentikan oleh
Irisyviel. “tunggu dulu El-kun (menarik lengan) bukankah kita harus kembali
dulu dengan yang lainnya.?” Tanya Irisyviel. “untuk apa.? Bukankah pertandingan
telah selesai dan kita bukanlah pemenangnya, karena ingatan kita semua telah
dihapus, jadi untuk apa lagi kembali ke tempat orang-orang menyebalkan itu.”
Jawab ku.
“hmm
El-kun (memasang wajah cemberut) kamu kapan akan berubah, tolong setidaknya
hargai teman seperjuanganmu.” Kata Irisyviel dengan sedikit kesal. “oh
begitukah, kamu tahu, aku tidak pernah menganggap mereka teman seperjuangan ku
sama sekali. Jika kamu ingin melakukan apa yang kamu lakukan akan
kupersilahkan, jadi aku akan pamit dulu” kata ku dengan hendak pergi. “tunggu
dulu El-kun, mooohh, baiklah aku akan ikut dengan mu” jawab Irisyviel, lalu
mereka ikut dengan ku.
“Zaldous-san
apa kamu telah sadar.?” Tanya seseorang. “iya, aduuhh (kesakitan)” kata Aldous
memegang kepala nya. “apa kamu tidak apa-apa.?” Tanya orang itu. “iya aku
baik-baik saja, tidak perlu khawatir.” Jawab Zaldous, “sebenarnya apa yang
telah terjadi, mengapa aku tidak mengingat apa-apa.? Apa mungkin kelompok ku
kalah.? Tapi itu tidak mungkin, hey Zirah ku, menurut mu bagaimana.?” Kata
Zaldous menggunakan telepati “kamu tidak perlu tahu, karena jika aku ceritakan
pun, kamu tidak akan percaya.” Jawab Zirah nya menggunakan telepati.
Semua
pun bertanya-tanya siapa yang tidak kehilangan ingatan nya karena penasaran
siapa yang memenangkan pertandingan ini. Karena semua nya kehilangan ingatan
nya, mereka semua semakin kebingungan dan penasaran sebenarnya apa yang telah
terjadi. Kepala sekolah pun tiba dihadapan mereka semua. Dia menjelaskan bahwa
pertandingan telah selesai dan yang menang serta yang mengikuti pertandingan
nanti akan di umumkan 3 hari kedepan, semua nya di minta untuk mulai aktifitas
belajar lagi besok. Semuanya pun bubar dengan rasa yang masih bingung serta
__ADS_1
penasaran.