Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
Chapter 1 {Sihir Tingkat Tinggi}


__ADS_3

Chapter 1{Sihir tingkat


tinggi}


Aku bersama meisya sedang berjalan


mencari markas musuh yang lainnya. Tiba-tiba ada suara ledakan yang sangat


besar terdengar oleh kami, kulihat ada lingaran sihir yang sangat besar berada


diatas langit.  kuperhatikan juga seperti


ada energi sihir yang sangat besar, aku dan Meisya bergegas menuju ke tempat


itu. kami terkejut karena tempat yang kami tuju adalah markas kami sendiri.


Semua nya telah lenyap. Sialan. aku melihat ada 10 anak di tempat kami, 3


diantara nya adalah orang yang menggunakan sihir tingkat tinggi sehingga


membuat lingkaran sihir besar diatas langit. Kami pun menghampiri mereka, aku


lihat Meisya terlihat sangat marah.


“berani nya kalian para sampah


menyerang kelas 10 dengan bekerja sama. Pantas saja yang menjaga markas kelas


12 hanya 2 orang, ternyata kalian saling bekerja sama. Tak akan, tak akan


pernah ku maafkan serta kuampuni.” Kata Meisya dengan suara yang tinggi serta


wajah yang sangat marah.


 “datanglah wahai sihir tingkat tinggi kelas 4,


lightning dragon” dia mengeluarkan sihirnya, oy,oy,oy bukankah sihir


tingkat 4 setara dengan sihir oleh Wizard tingkat pemerintahan, eh tapi tunggu


dulu, sepertinya aku tidak asing denga sihir ini, aku dulu sering menggunakan


sihir ini dengan pedang sihir ku. tapi tak kusangka anak ini dapat menggunakan


sihir  sebesar ini. Cuaca pun berubah


yang tadinya cerah menjadi sangat gelap dan mendung, angin besar serta petir


pun berdatangan serta menyambar kemana-mana. Lalu lingkaran yang sangat besar


pun muncul, datang lah naga bertubuh raksasa dengan terselimuti aliran petir


yang sangat besar. Naga itu muncul dari lingkaran raksasa itu lalu bersiap


menerjang kawanan kelompok orang yang menyerang tempat markas kami.


Semua orang tertegun melihat sihir


yang dikeluarkan oleh meisya serta berdiam diri, bahkan banyak diantara mereka


yang bergetar ketakutan. “oy,oy,oy.. apa sebenarnya ini.? Meskipun dia kelas A


tapi tidak mungkin dapat memiliki kekuatan sihir sebesar ini, ini sungguh tidak


adil siapa sebenarnya dia itu.?” Kata seseorang yang sedang ketakutan. “oh


dewa, sebenarnya apa ini, aku baru pertama kali melihat kekuatan sebesar ini.”


Balas seseorang juga yang berdiam diri. Yang aku lihat hanya 1 orang saja yang


bersikap tenang serta sedang merapalkan mantera.


“hancurkan mereka semua. Lightning


Dragon” teriak dengan penuh amarah dari Meisya yang menghempaskan


serangan nya langsung ke tanah. Oh tidak aku juga bisa terkena dampak nya. “Wall


Defense” aku menggunakan sihir pertahanan ku untuk melindungi ku dan


Meisya dari dampak serangan nya itu. Serangan nya pun sangat dasyat, bahkan


menghacurkan permukaan tanah menjadi lubang seperti terkena sambaran petir


raksasa, tapi lebih besar lagi. membuat retakan tanah yang sangat besar.  Suara hempasannya sangat bising.  Di sertai oleh cahaya yang sangat terang.


Kulihat tempat tadi yang hanya


serangan kecil pun sekarang sudah hancur berantakan. Aku lihat semuanya lenyap,


hhhm sudah kuduga, pasti orang yang tadi bersikap tenang. Ketika ku sedang


memperhatikan keadaan sekitar, tiba-tiba ada yang sedang berlari menghampiriku,


hmm siapa yang sedang berlari itu, lalu ku dengar dia sedang berteriak “El-kun


tunggu aku,” teriak nya dengan melambaikan tangannya, eh El-kun, berarti itu


Irisyviel, bukan kah dia sedang pingsan. Dan juga dia di dalam tempat sihir


perlindunganku, bagaimana bisa dia keluar.


Oh ya aku baru ingat bahwa sihir


yang aku gunakan untuknya itu dapat dihancurkan dari dalam, tapi tak apalah


lagi pula urusan disini sudah selesai.”MEISYA cepat berpindah tempat dengan


Irisyviel” teriak Viper dengan tiba-tiba, aku pun terkejut mendengar nya karena


Viper sedang menjadi lensa mata kiriku.”Translocation” kata meisya menggunakan


sihir nya. “TUSUK” kata seseorang. Tiba-tiba ada sinar cahaya yang menusuk


tepat di jantung Irisyviel. ”El-kun.. hwuekh.” Kata Irisyviel dengan kesakitan.


Eh. Apa yang terjadi Irisyviel, kenapa dengan nya. Dia tertusuk, oleh siapa.


Aku sangat terkejut bahkan sulit untuk berfikir dan berkata-kata.


“Meisya, apa yang kau lakukan.?


Bukankah sudah kubilang untuk berpindah dengan Irisyviel?” teriak Viper kepada


meisya.”aku sudah menggunakan nya, tapi sihir ku gagal, ini tidak mungkin,


bagaimana mungkin.” Balas Viper. Aku lihat yang menusuk Irisyviel adalah orang


yang tadi bersikap tenang saat menghadapi serangan meisya. “akhh dasar bodoh,


siapa wanita ini? sangat lemah, begitu mudah untuk dibunuh. Oh ya serangan


sihir apa pun tak akan berpengaruh jika sudah masuk dalam jangkauan zirah


perang ku.” kata seseorang yang menyerang Irisyviel.


“neh Viper. Aku akan melepaskan


lensa ini dan aku pasangkan kedalam matanya Irisyviel, kau harus menyembuhkan


dia walaupun apapun yang terjadi. Ingat itu. Ini perintah dariku” kataku dengan


menundukan kepala ku. “ baiklah.” Jawab Viper, “sudah kuduga dia akan bersikap


seperti ini, padahal ini hanya lah pertandingan biasa, Irisyviel pun tidak mati


sungguhan, hanya akan menghilang saja, tapi bagaimana lagi, jika sudah terjadi


sesuatu dengannya Elusyan-kun pasti akan melakukan semua ini.” Dalam fikir

__ADS_1


Viper. aku menghampiri Irisyviel dan memberi lensa mataku serta memasangkan ke


matanya “El-kun.” kata dia dengan merintih “tak perlu bicara, sebaiknya kau


berdiam diri saja. Akan kuselesaikan dengan cepat.” Jawab ku “hahaha kuhabisi


dengan cepat.? Hahaha memangnya siapa kau? Oh ya kau jika tidak salah dari


kelas 10 F ya.? Hahaha jangan berlagak jika kau dapat mengalahkan ku dengan


kekuatan mu yang menjadi bahan perbincangan.” Jawab orang itu.


“nama


mu siapa.?” Tanya ku pada nya. “oh perkenalkan, nama ku adalah Zaldous Kairash. Sang putra dari Viritra Kairash dan cucu dari Sang Ksatria Perang Zaldra Kairash. Aku


dari keluarga bangsawan. aku ketua kelas 12 A” Jawab dia dengan sombong. Ooh


ternyata dia dari cucu Number 10 Zaldra


Sang ksatria perang. padahal menurutku dia hanya seorang kakek yang bisa


meggunakan pedangnya dengan baik. Hhmm pantas saja Zirah yang dia pakai aku


mengenalinya. Dasar kakek sialan, tak kukira dia memiliki cucu yang sangat


kurang ajar, baiklah. Karena sudah berani menantang ku aku akan membuat nya


sedikit menderita.


 Akhirnya Elusyan sangat marah dan berjalan


menghampiri Zaldous. “ohh jadi kau serius untuk melawan ku ya. Dasar bodoh. Aku


adalah orang yang salah menjadi lawan mu. Zirah yang kukenakan adalah zirah


anti sihir apapun dan dapat menetralkan segala jenis sihir, dan pedang yang


kugunakan ini adalah pedang yang dapat menghancurkan bahkan menembus semua


pertahanan sihir. Hahaha, aku adalah makhluk serta siswa terkuat di akademi ini


yang pernah ada dalam sejarah. Dan kau hanya lah manusia kecil yang rendah


serta dari kelas F rendahan ingin mengalahkan ku, hahaha, bahkan sihir tingkat


tinggi ketua kelas mu itu tak dapat berdampak padaku. Hahah.” Teriak Zaldous


merendahkan Elusyan.


“hekh,


kau kira Zirah itu dapat menetralkan segala jenis sihir yang ada.? Jangan


bercanda, tak ada yang namanya alat seperti itu. Perlu kuberi tahu bahwa sihir


yang dapat dinetralkan itu hanya lah sihir tingkat tinggi kelas dibawah 5 saja.


“ balas Elusyan. “ahahaha.. dasar bodoh, memangnya manusia rendahan sepertimu


dapat menggunakan sihir tingkat tinggi diatas kelas 5.? Hanya kakek ku saja


yang dapat melampaui tingkat 7 dan orang-orang yang di pemerintahan dunia saja


yang dapat melakukannya. Jangan asal berbicara kau manusia rendahan” teriak


Zaldous.


“ah


kau benar, terus lah sombong seperti itu dan terus lah merendahkan lawan mu,


karena jika dapat aku hancurkan semua kesombongan mu itu. aku akan merasa


kepuasan.” Balas Elusyan. “Mode


Kombinasi. Illusion dan Electro Flash.” Kata Elusyan dengan


kata Elusyan. {Wheesh} Elusyan pun tiba-tiba menghilang.


disertai


dengan aliran listrik yang mengikuti nya. Zaldous terkejut dan menggunakan mode


bertahan. “apa kau bisa melihatku” tanya Elusyan yang berada di samping nya.


Lalu Elusyan menendang Zaldous dengan keras yang membuat Zaldous terhempas.


Ketika Zaldous terhempas Elusyan mengejarnya lalu menghajarnya. Zaldous pun


terpental ke atas lalu di kejar oleh Elusyan  dengan lompatan dan tepat berada di atas nya Zaldous, di tendang kembali


Zaldous dengan sangat keras ke bawah sangat keras. Setelah terhempas dan akan


sampai di permukaan tanah, Elusyan menempelkan lengan nya di punggung Zaldous


yang di lindungi oleh Zirah nya “ShockWave”


kata Elusyan menggunakan sihirnya. “whuaakkhh” teriak Zaldous.


Zaldous


terkapar tak dapat bergerak. Dia mencoba untuk bangkit dengan merasakan luka


nya.”tidak mungkin apa yang sebenarnya terjadi. Semua serangan nya berdampak


padaku, bagaimana mungkin. Tidak mungkin kan dia setingkat dengan kakek ku. akh


aku sungguh tidak percaya, jika sudah begini aku sudah tidak punya pilihan lain


selain menggunakan seluruh kekuatan ku.” kata Zaldous dengan merintih


kesakitan.


“oy,oy,oy


(merendahkan) ada apa ini sang cucu kakek perang ketua kelas A tingkat 12 yang


dari keluarga bangsawan.? Dimana kesombongan mu itu.? Apa sudah selesai, akkh


jangan begitulah, ayo lebih hibur aku” jawab Elusyan. “sialan kau, (marah) baiklah


jika kau ingin segera mati akan aku kabulkan.” Kata Zaldous dengan sombong


“aktifkan mode bertarung. Leopard” kata Zaldous dengan berubah. “oh ternyata kau dari ras Warbeast ya.? Hahah sungguh


jelek sekali bentukmu itu, menjijikan. Nah ayo cepat kemari. Akan kujinakan


lalu ku hancurkan kau berkeping-keping” kata Elusyan yang memprovokasi Zaldous


“tak akan kumaafkan kau manusia rendahan. Killing Instinct “ teriak Zaldous dengan


kemarahan


“kau


berteriak ke siapa hewan bodoh.” Kata Elusyan dengan berada di belakang Zaldous


“akhh dia ada di belakangku, lalu yang di depanku siapa.” Zaldous pun melihat


yang berada di depan nya, dan ternyata tidak ada siapa-siapa “hmm lebih baik


kuhancurkan dulu lenganmu ya.” Kata Elusyan dengan mematahkan tulang lengan


Zaldous. “akhhh..” teriak Zaldous kesakitan Zaldous pun mencoba menyerang yang


di belakang nya itu dan ternyata tidak ada siapa-siapa lagi. “ShockWave” kata


Elusyan dengan menempelkan telapak tangan nya di samping tubuh Zaldous.

__ADS_1


“whuaakkh” teriak Zaldous kesakitan.


Akhirnya


Zaldous kembali terkapar dan mencoba bangkit kembali dengan terengah-engah.


Elusyan menghampiri Zaldous. “hmm matamu bukankah lebih baik jika hanya satu. Finger Fire” kata Elusyan yang


menusukan jarinya ke dalam matanya Zaldous dengan jari yang terselimuti api.


“whuaakkhh” Elusyan terus menusukan jari nya dan mengacak-acakan di dalam


matanya Zaldous.


“akkhh


terus teriak seperti itu, terus lagi,, akkhh cepat katakan hal yang sombong


lagi, hahaha ayolah” kata Elusyan dengan senang “akkhh hentikan aku mohon,


baiklah aku menyerah” kata Zaldous meminta Elusyan untuk menghentikan tindakan


nya itu. “hem membosankan. Akh aku punya ide, bagaimana jika tubuh aslimu yang


merasakan nya.” Jawab Elusyan dengan senyuman keji.


 Sementara itu di ruang pengawas pertandingan


“Cepat


hentikan pertandingan ujian ini.” Kata kepala sekolah akademi sihir kepada


panitia yang sedang mengawasi ujian “kepala sekolah, jika kita hentikan


sekarang ini, kita tidak akan tahu yang akan lanjut ke pertandingan nanti untuk


mewakili kerjaan kita di festival Holy War.” Jawab dari salah satu pengawas.


“aku tidak peduli, jika kalian tidak menghentikannya, maka akan ada siswa yang


akan benar-benar mati.” Balas kepala sekolah.


“tapi


itu tidak mungkin kepala sekolah, karena yang sedang bertanding dan mengikuti


ujian ini hanya lah pikiran mereka bukan tubuh maupun jiwa mereka” balas dari


pengawas “sudah kubilang cepat hentikan ujian nya ini” teriak kepala sekolah.


Sementara


di pertandingan yang sedang berlangsung


“sihir


tingkat tinggi Brain Contr-“ ketika akan mengucapkan sihir nya tiba-tiba


pertandingan di hentikan dan seluruh siswa yang tertidur disadarkan serta dikejutkan


untuk membuka matanya. Aku, Irisyiel dengan yang lainya kembali ke tempat awal


saat ujian akan dimulai. Semua nya kebingungan akan apa yang telah terjadi. Di


ujian ini sama halnya dalam ujian bertahan hidup waktu itu. Bagi siapapun yang


mati dan menyerah dalam ujian akan di hilangkan semua ingatan nya dari ujian


yang di alami nya. “El-kun ada apa ini.? Apa yang sebenarnya terjadi.? Mengapa


semua nya telah dikembalikan.? Siapa yang menang.? Aku sama sekali tidak


mengingat apapun” Tanya Irisyviel.


“cih,


ini pasti ulah kepala sekolah sialan itu.” Dalam hati. “sepertinya begitu,


seharusnya anak kurang ajar itu telah mati. Dasar sekolah busuk, jika posisi


terbalik, pertandingan ini tidak akan dilanjutkan dan kamu akan dibiarkan mati


Elusyan-kun.” jawab Viper dengan telepati nya. “ya kamu benar, ini benar-benar


memuakan.” Balasku. “Irisyviel, tenang lah. Aku juga tidak mengerti apa yang


terjadi karena ingatan ku tentang pertandingan tadi sepertinya dihapus” jawab


ku “hmm begitu, syukurlah kamu tidak apa-apa. Yang terpenting kita semua dapat


kembali dengan selamat.” Kata Irisyviel. Aku hendak pulang tapi dihentikan oleh


Irisyviel. “tunggu dulu El-kun (menarik lengan) bukankah kita harus kembali


dulu dengan yang lainnya.?” Tanya Irisyviel. “untuk apa.? Bukankah pertandingan


telah selesai dan kita bukanlah pemenangnya, karena ingatan kita semua telah


dihapus, jadi untuk apa lagi kembali ke tempat orang-orang menyebalkan itu.”


Jawab ku.


“hmm


El-kun (memasang wajah cemberut) kamu kapan akan berubah, tolong setidaknya


hargai teman seperjuanganmu.” Kata Irisyviel dengan sedikit kesal. “oh


begitukah, kamu tahu, aku tidak pernah menganggap mereka teman seperjuangan ku


sama sekali. Jika kamu ingin melakukan apa yang kamu lakukan akan


kupersilahkan, jadi aku akan pamit dulu” kata ku dengan hendak pergi. “tunggu


dulu El-kun, mooohh, baiklah aku akan ikut dengan mu” jawab Irisyviel, lalu


mereka ikut dengan ku.


“Zaldous-san


apa kamu telah sadar.?” Tanya seseorang. “iya, aduuhh (kesakitan)” kata Aldous


memegang kepala nya. “apa kamu tidak apa-apa.?” Tanya orang itu. “iya aku


baik-baik saja, tidak perlu khawatir.” Jawab Zaldous, “sebenarnya apa yang


telah terjadi, mengapa aku tidak mengingat apa-apa.? Apa mungkin kelompok ku


kalah.? Tapi itu tidak mungkin, hey Zirah ku, menurut mu bagaimana.?” Kata


Zaldous menggunakan telepati “kamu tidak perlu tahu, karena jika aku ceritakan


pun, kamu tidak akan percaya.” Jawab Zirah nya menggunakan telepati.


Semua


pun bertanya-tanya siapa yang tidak kehilangan ingatan nya karena penasaran


siapa yang memenangkan pertandingan ini. Karena semua nya kehilangan ingatan


nya, mereka semua semakin kebingungan dan penasaran sebenarnya apa yang telah


terjadi. Kepala sekolah pun tiba dihadapan mereka semua. Dia menjelaskan bahwa


pertandingan telah selesai dan yang menang serta yang mengikuti pertandingan


nanti akan di umumkan 3 hari kedepan, semua nya di minta untuk mulai aktifitas


belajar lagi besok. Semuanya pun bubar dengan rasa yang masih bingung serta

__ADS_1


penasaran.


__ADS_2