
Chapter 5
{namanya Viper}
Ini mungkinkah, cih sialan. {wooar} suara sihir
menghantam rumah.Aku langsung keluar membawa Irisyviel. rumah tiba-tiba hancur terkena
serangan sihir.” Eh El-kun ada apa.?” Tanya dia dengan penasaran.” Oh tidak
apa-apa, lebih baik kembali tidur saja ya” jawab ku dengan tersenyum. Akhirnya
dia tertidur juga. “lebih baik kau keluar saja, aku sudah tahu itu kau, Viper.”
Teriak ku “seperti biasa kamu sungguh hebat dapat menemukan keberadaan ku.
Elusyan-sama” jawab makhluk itu. ”tentu saja aku tahu itu kau, yang dapat menggunakan
racun sehebat itu kutahu hanya kau saja. sedang apa kau disini dan apa mau mu
kesini.? mengapa kau melakukan ini terhadap Irisyviel.? Apa kau mau melanggar
kontrak dan melanggar perintah ku.?” Teriak ku padanya
“tunggu dulu Elusyan-sama. Ini bukan seperti
yang kamu fikirkan, aku tidak ada niatan untuk mengkhianatimu, hanya saja tuan
tahu sendiri aku melakukan hal seperti ini untuk kebaikan tuan sendiri. Aku tak
ingin melihat tuan akan menderita lagi seperti 2 tahun lalu. Aku tidak berniat
membunuh nya, aku hanya akan membuat dia tertidur lalu mencoba melupakan tuan
agar tuan tidak perlu terus bersamanya hingga membuat tuan terluka lagi setiap
bersamanya. Aku sungguh meminta maaf sepenuhnya tuan.” Jawab nya dengan
membungkukan tubuh nya meminta maaf. “ apa kamu fikir dengan melakukan semua
itu dapat menghilangkan penderitaan ku bodoh.?” Teriaku dengan marah
kepadanya.” Hah.? Aku sungguh meminta maaf, aku mohon pengampunan tuan aku
mohon, aku hanya berfikir jika aku melenyapkan wanita itu, tuan akan selesai
dari penderitaan.” Jawab orang itu dengan meminta maaf hingga bersujud.
“lalu apa kau sudah lupa apa yang terjadi dengan
ku 150 tahun, 100tahun setelahnya, dan 2
tahun yang lalu.? Apa kamu fikir aku saat ini sudah tidak menderita lagi.?
Lingkaran ini akan terus berlanjut hingga aku mati atau yang membuat kutukan
ini terhadapku mati. Aku sungguh kecewa terhadapmu Viper.” Jawab ku dengan
marah serta kecewa kepadanya “ tunggu dulu Elusyan-sama, aku mohon,aku
mohon,aku mohon pengampunan mu. Tak adakah yang dapat aku lakukan untuk memohon
pengampunanmu Elusyan-sama.?” Tanya dengan bersujud meminta maaf padaku.
“pertama kamu harus menghilangkan seluruh racun
yang ada dalam tubuh Irisyviel dan menyebuhkan seperti semula. Bagaimana.?”
Jawab ku. “ oh tentu saja itu sangat mudah tuan Elusyan-sama.Rise.”
jawab dia dengan mengeluarkan sihir nyaSeluruh
racun yang berada dalam tubuh Irisyviel sudah hilang dan dia kembali sehat. ”lalu
apa lagi yang harus aku lakukan tuan.?” Tanya dia padaku ”bersumpahlah dengan
darah mu agar tak melakukan hal yang seperti ini serta selalu menolong nya dan
tidak pernah melakukan sesuatu yang berbahaya untuk Irisyviel.” Jawab ku
padanya. ”Eh tapi tuan, aku hanya ingin mengikat sumpah hanya pada engkau saja
tuan” jawab dia “hoh..? jadi kau tidak bisa.?” Tanya ku pada nya. “akh tentu
saja aku akan bersumpah tuan. ‘Wahai darah yang melekat dalam tubuh, darah yang
dapat memberi ku kehidupan. Aku bersumpah atas keberadaan mu dalam tubuhku
untuk memenuhi keingian tuanku,sang pemilik keberadaan ku. Terimalah sumpah
darahku. BloodFallen” orang itu merapalkan sihir sumpahnya.darahnya
pun ia keluarkan dan meminta Irisyviel meminum nya. Akhirnya aku memberi dan
meminumkan nya pada Irisyviel. Kontrak pun sudah di buat. ”tuan, apa benar
wanita itu adalah wanita 2 yang tahun
lalu.?” Tanya nya padaku. “ iya benar, karena salahku dia menderita selama 2
tahun ini. Seharusnya aku tak melakukan itu.” Jawab ku pada orang itu. “oh ya,
bagaimana bisa kamu tahu bahwa dia adalah Irisyviel.?” Tanyaku. “Tidak mungkin
Elusyan-sama. justru engkaulah yang menderita selama ini. Dia tidak tahu
apa-apa tentang tuan.” Balas Viper padaku. “aku mengetahuinya karena berkat
tangan kanan anda tuan.” Kata Viper padaku. ”hmm begitu, tapi kamu salah Viper,
ini semua Justru karena dia tidak tahu lah yang membuat nya menderita.” Jawab
ku.
“maaf kan
kesalahan ku ini tuan Elusyan-sama.” Balas nya lagi. “lalu mengapa kamu
disini.? Bukankah sudah kuperintah kan tak ada yang boleh mengikuti ku dan
harus bersiaga di tempat nya masing-masing yang telah aku beri kan.?” Tanya ku
padanya.” Maaf tuan, aku harus menjemput tuan, karena tuan sudah setengah tahun
tidak pulang. Orang-orang khawatir dengan keadaan tuan dan ingin tuan pulang. aku
mohon maaf atas ketidak sopanan ku. Kumohon untuk pengertian tuan.” Balasnya “bukankah
sudah kubilang aku akan pulang jika urusan ku sudah selesai disini. Tapi
baiklah, tidak ada pilihan lain, aku juga ingin bertemu dengan mereka.
Kembalilah. Aku akan pulang nanti setelah masuk liburan kenaikan kelas.” Jawab
ku pada Viper.
“baik tuan.
Tapi aku di perintahkan untuk jangan kembali sebelum pulang bersama tuan.”
Jawab nya lagi. “hah.? Apa kamu bilang.? Bukankah sudah kubilang aku akan
pulang, sebenarnya siapa yang memberi perintah pada mu.?” Tanyaku padanya.”
Tangan kanan tuan yang memerintahkan ku
.” jawab nya padaku.” Oh jadi dia, berarti sudah tak ada pilihan lain. jika
begitu kamu harus tinggal bersama ku. Hehhmm” balas ku dengan menghempaskan
nafas. “oh Irisyviel, kamu sudah sadar.?” Tanyaku ketika Irisyviel sadar. “hmp
(menanggukan kepala) El-kun ayo kita kembali.” Ajak Irisyviel padaku.
Akhirnya aku kembali ke tempat pelatihan kami
bersama Viper dan Irisyviel. “oh kalian sudah kembali kah.? Hayu cepat kesini.
Cepat keringkan serta hangatkan tubuh kalian.” Ajak pelatih kepada kami. kami
pun duduk bersama dengan mereka, Irisyviel mandi duluan. Aku dan Viper mandi
bersama.” Tuan. Heh,heh,heh. Bolehkah aku membasuh serta membersihkan punggung
tuan?” tanya dia dengan nafas terburu-buru. “ oh ya silahkan. Oh ya setelah ini,
kamu harus makan bersama dan mengikuti perintah ku ingat. “ jawab ku pada dia.”
Oh tentu saja. Perintah anda adalah suatu kewajiban untuk kami untuk
memenuhinya.” Balas dia dengan membasuh punggung ku.
Setelah mandi aku dan Viper bergabung dengan
yang lainnya dan makan bersama. Irisyviel menghampiriku dan menyandarkan
tubuhnya padaku, dia terlihat sangat manja. Hmm imut juga. Kami pun makan
__ADS_1
bersama dan Irisyviel menyuapi ku. Aku lihat Viper sangat kesal melihat kami. setelah
makan para murid di persilahkan untuk kembali ke tempat tinggalnya
masing-masing. Sebelum aku pergi, Meisya memanggil Viper karena ada yang ingin
di bicarakan dengan nya. Aku mempersilahkannya dan pulang bersama
Irisyviel.”anoo El-kun. Orang tadi itu siapa.? Dia begitu cantik dan imut
sekali. Apa itu saudara mu kan, karena kamu mengajak nya mandi bersama tadi.”
Tanya nya padaku dengan wajah yang kesal.
“oh dia, hmm apa kamu cemburu padanya.?” Tanya
ku kembali padanya.” Akh tidak, aku hanya saja penasaran saja, tidak lebih.“
jawabnya dengan kesal “jika kamu tidak cemburu berarti aku tidak perlu
mengatakan yang sesungguhnya kan, berarti kamu tidak terlalu peduli dengan
hubungan ku dengan dia.” Jawab ku dengan santai. “aaakkhh jangan begitu El-kun.
Iya aku sangat cemburu, aku sangat marah looh saat ini. padahal aku sudah jujur
dan sampai men-mencium mu. Hehm.” Jawab dia dengan memalingkan wajah nya yang
kesal serta ada nada yang malu.
”Ooh hahaa,
jangan khawatir Irisyviel, dia itu hanya sahabat ku. Dan juga itu laki-laki
bukan wanita. Dia berpenampilan seperti itu agar bisa dekat dengan ku hehe.
Kamu marah ya.? Tenang saja. Oh ya apa kamu menyesal karena kita tadi
berciuman.?” Tanya ku pada nya dengan tertawa.” Eh.? Tidak,tidak,tidak. Tentu
saja tidak. Aku tidak menyesal sama sekali, justru aku sangat bahagia dan
senang. Apalagi kamu sampai merespon ciuman ku tadi. Hehe” jawab nya dengan
tertawa kecil. “hmm apa kamu keberatan jika aku melakukan disini dan sekarang
juga.?” Tanya ku sambil akan mencium nya.” Eh melakukan apa El-kun. eh disini.?
Eh tunggu dulu,, akhh mooh tidak ada pilihan lain” balasnya dengan wajah yang
pasrah. Akhirnya kami berciuman di tempat umum. “ apakah kamu menyukai nya.?”
Tanya ku padanya.” Hehm. Aku sangat suka. Bisa lakukan lagi.?” Tanya dia.”
Tentu saja.” Balasku padanya. Akhirnya kami berciuman lagi hingga akhirnya kami
pulang ke tempat masing-masing.
“Viper, apa benar itu kau.?” Tanya meisya
kepada Viper. “ akh iya, memangnya kenapa.? Dan lagi pula ada apa urusan mu
dengan ku.? Aku ini ingin pulang bersama dengan Elusyan-sama,dan menghabiskan
waktu ku bersama nya berdua tapi yang kulakukan sekarang ini apa. Sialan, apalagi
ada wanita itu, cih.” Jawab viper dengan nada yang sangat kesal.”seperti biasa,
kamu terlalu mencintai orang itu, pantas saja aku merasa ada kesamaan orang itu
dengan tuanku. Ternyata orang itu memang tuan ku. haahh dasar bodoh pelayan
macam apa aku ini hingga tak mengenali tuan nya sendiri.” Balas Meisya kepada
Viper.
”Apa maksudmu tuan hah.? Siapa kau sebenarnya,
jangan sembarangan bicara atau aku akan membunuh mu disini dan sekarang juga. “
balas viper dengan marah serta mengeluarkan aura pembunuh. “hooh, apa kau yakin
membunuh ku Viper sang racunnya tuan Elusyan.” Balas Meisya kepada Viper.”
Bagaimana kau tahu nama serta julukan ku.? siapa kau sebenarnya.?” Balas viper
dengan penasaran. “ seperti biasa dalam otak mu itu hanya ada tuan Elusyan
saja. Apa kau tidak mengenali kawan mu sendiri. Sebuah pedang yang selalu
menemani tuan nya kemanapun berada.” Tanya meisya
dulu, pedang yang selalu menemani tuan Elusyan.? Hmmm, mungkinkah itu kau.?”
Jawab Viper. “ iya kau benar, aku adalah pedang nya tuan Elusyan-sama. Mysteltyn.” Jawab meisya kepada Viper,
“tidak mungkin, bagaimana mungkin. Oh mungkinkah dampak kejadian 2 tahun yang
lalu.? Lalu bagaimana kamu bisa berubah menjadi seorang wanita.? Apa mungkin
kamu juga mencoba mendekati Elusyan-sama.? Oh ya tapi sudah seharusnya. Kamu
harus segera ke tempat Elusyan-sama.” Balas viper yang terkejut.
“oh itu setelah kejadian 2 tahun yang lalu kita
memang terpencar ke beberapa tempat, sepertinya yang baru bertemu adalah kamu
dan aku saja ya. sepertinya aku harus menyiapkan hatiku untuk kembali ke tempat
dia, karena aku harus membalas kebaikan keluarga yang telah menerima serta
mengasuhku. Aku sekarang ini sudah menjadi keluarga bangsawan dari keluarga
Tyana. jadi aku harus memberi tahu pada mereka dahulu.” Jawab nya meisya.
“oohh jadi kau lebih memilh bersama dengan
keluarga bangsawan dibanding dengan tuan Elusyan-sama. Jadi kamu sudah
melupakan seluruh kerja keras serta penderitaan dari tuan Elusyan-sama. Jangan
membuatku muak hingga ingin tertawa Meisya-san.” Balas viper kepada meisya.”
Tentu saja tidak Viper. Aku hanya saja merasa harus membalas kebaikan mereka,
hanya itu saja, kuharap kamu dapat mengerti itu. Lagi pula saat ini tuan
Elusyan-sama sedang tidak membutuhkan kekuatan ku dan aku merasa dia seperti
telah melupakan kita.” Jawab meisya.
“ jangan
bercanda kau alat sialan. “ Viper tiba-tiba memukul Meisya. “ apa yang kau
lakukan hah.? Mencari ribut denganku hah.?” Balas meisya yang memegang wajahnya
“Tarik kembali kata-katamu tadi itu, apa kamu tidak tahu rasa cemas, kesedihan
serta kepedihan kehilangan alat-alatnya yang tidak berguna seperti kita.? Dan
kau. apa kau tahu, dia hingga meninggalkan orang-orang berharga nya untuk
mencari alat-alatnya yang tidak berguna seperti dirimu bodoh. Dan setelah dia
menemukan alatnya yang menurut nya berharga, kau tinggal mengatakan,’maaf aku
tidak bisa, aku harus membalas orang yang telah mengasuhku yang selama 2 tahun
ini dan aku rasa tuan sudah tak membutuhkan ku lagi bahkan mungkin saja tuan
akan melupakan ku’.
membayangkan nya saja aku sudah tak dapat
menahan rasa amarahku kepada alat tak berguna itu. Aku sangat ingin
menghancurkannya. Tuan Elusyan-sama sudah tak perlu membutuhkan alat seperti
lagi kan. Hahah. Aku sudah tak dapat menahan rasa pedih ku ini. Tuan Elusyan.
Apa hanya yang mengerti rasa pedih dan penderitaan mu adalah tangan kanan mu
serta aku saja.? Kumohon tuan Elusyan-sama, aku sudah tak ingin melihat mu
menderita lagi. Selama 150 tahun ini yang engkau dapatkan hanya penderitaan.
lalu kenapa engkau masih menganggap alat-alat tak berguna mu ini sebagai
seorang yang berharga bagimu. Aku sungguh tak mengerti.” Kata-kata yang
dikeluarkan oleh Viper dengan ekspresi yang berbeda-beda, dari marah,sedih,
serta depresi.
“sudah cukup.” Jawab meisya dengan memotong
__ADS_1
perkataan Viper. “ apa maksu-,(terhenti) Meisya-san “ balas Viper dengan
terkejut melihat Meisya yang sedang menangis dengan keras. “ sudah cukup. Aku
mohon, sudah cukup. Aku mengerti maksudmu dan aku juga memahami serta merasakan
apa yang di rasakan tuan Elusyan-sama selama ini. Aku hanya saja tak ingin dia
terus berdiri dan melangkah untuk bertarung lalu menderita. Aku hanya ingin dia
merasakan hidup layaknya seorang makhluk damai dan tidak merasakan penderitaan
lagi. Aku hanya ingin dia seperti itu. Huahahahah” teriak Meisya dengan
menangis keras.
Viper
sedang mencoba menenangkan Meisya. ”Tenang lah. Kamu hanya perlu menjadi
pendamping tuan Elusyan-sama seperti biasanya bersama dengan lainnya. Kamu tahu
sendiri bahwa untuk menghancurkan kutukan dia itu hanya dengan menghabisi
makhluk yang memberi kutukannya itu. Mau hingga kapanpun dia akan terus
menderita jika belum menghabisi makhluk yang telah memberinya kutukan. jadi
ikutlah bersamaku untuk menemui tuan Elusyan-sama serta ceritakan semuanya.”
Kata Viper dengan mengajak Meisya.
”tidak, aku
tidak bisa melakukannya untuk saat ini. Aku akan mengatakannya setelah ujian
nanti selesai. Aku ingin menjadi partner dia saat ujian nanti dan ingin menjadi
seseorang bukan alat di hadapan nya nanti. “ jawab Meisya. “hmm ,,
siiiallaann,, seharusnya aku yang menjadi peran mu itu. Whau kenapa aku tak
dari dulu bersekolah disini. Sialan. “ balas Viper dengan kesal. Akhirnya Viper
kembali ke tempat tinggal bersama Elusyan.
Ke esokan
harinya. “heeh. Viper. Sedang apa kau disini.? Bukankah sudah kusiapkan Kasur
untukmu di bawah.?” Tanya ku pada Viper.” Heheh, maaf kan aku tuan, hanya
saja.. aku ingin tidur bersama tuan serta memandangi tuan.” Jawabnya dengan
senyum bahagia.
” Haeehh,,
apa kamu tahu jika kamu itu pria viper, lalu kenapa kamu sebegitunya kepadaku.
Dan sudah kubilang padamu dengan yang lainnya unuk memanggil ku Elusyan saja.
Tak perlu menggunakan –sama maupun tuan, aku ini sudah menganggap kalian ini
orang yang sangat dekat dengan ku.” balasku padanya memberi penjelasan
“itu
sungguh tidak mungkin tuan Elusyan-sama, kami semua hanyalah alat bagimu
tidaklah lebih, tolong jangan berkata seperti itu lagi tuan, oh ya, jika
kelamin ku ini menganggumu maka aku akan berubah menjadi perempuan seutuhnya
bagimu.” Jawab nya padaku dengan menggodaku.” Apa yang kamu katakan itu.? Kamu
itu Monster ular legenda dengan jenis kelamin jantan. Bagaimana mungkin bisa
berubah menjadi betina.? Tidak mungkin kan.? Jadi panggil saja aku dengan
Elusyan biasa.” Jelasku padanya.
”Itu
sungguh tidak mungkin tuan, jika tuan ingin, aku dapat saja melakukannya. Dan
tuan, jika engkau memaksa ku untuk memanggil nama tuan seperti itu, aku akan
mencium tuan.” Jawab dia. Eh, dia bilang dapat mengganti jenis kelamin nya, hmm
memang dia itu sangat cantik luar biasa bahkan melebihi wanita biasa nya, serta
tingkat keimutannya itu luar biasa, tapi whuaah apa yang sudah aku fikirkan,
aku ini masih normal sialan. “hmm apa tuan baru saja membayangkan aku menjadi
wanita yang seutuhnya.?” Jawab nya dengan menggoda ku “akh tidak, tidak
kok.aha,aha,haha. Dan juga jangan
memanggil ku tuan, Viper. jika kamu ingin mencium ku silahkan saja jika kamu
berani.” Balasku dengan menutup mata lalu mendekatkan wajahku dengannya.
“oh dengan
senang hati” jawab nya dengan suara yang kecil. Eh apa, apa benar dia akan
menciumku, akh tidak mungkin, mau bagaimanapun dia itu pria, jadi tidak mungkin
dia berani mencium ku, hahah. Tiba-tiba aku merasakan basahnya bibir serta
bahkan lidahnya masuk kedalam mulutku oh
tidak, aku dengan dia benar-benar berciuman, sialan.. “a-apa yang kamu lakukan
Viper.?” Tanya ku padanya dengan teriak, eh dia tertunduk dengan wajah yang
sangat merah. ”kamu kenapa” tanya ku kembali padanya.
“hehmhem.(menggelengkan
kepala) Tidak apa-apa kok, aku hanya saja merasakan kebahagiaan” jawabnya
dengan tersenyum bahagia, hwuaahhhh sialan, imut sekali, ini setingkat dengan
kecantikan serta keimutan Irisyviel. Hwuaah,, aku pun keluar dari kamarku pergi
ke kamar mandi. Cih, apa yang sebenarnya terjadi padaku. Apa aku sudah tidak
normal lagi. Oh ya aku dulu belum pernah seperti ini maupun merasakan sesuatu
yang seperti ini, apa yang sebenarnya terjadi padaku.
Aku kembali
ke tempat dia lagi. Aku melihat dia sedang memasak. “ah Elusyan-kun. makanan
akan segera siap, silahkan tunggu sebentar lagi ya. “ kata dia dengan terseyum
bahagia. Elusyan-kun. apa maksudnya itu, tapi tak apalah yang penting dia tidak
memanggil ku dengan kata tuan “eh, Viper, mengapa kamu yang memasak.? Dan juga
dapat dari mana pakaian memasak untuk perempuan itu.? “Tanya ku padanya
“oh ini,
aku dapatkan dari orang yang membantu ku untuk menuju kesini.” Jawab dia, “oh
begitu, apa kamu sudah bilang bahwa kamu itu seorang pria.?” Tanya ku kembali
kepadanya” oh, aku sudah bilang padanya kok dan aku bilang juga bahwa aku
sedang mencari seorang pria yang aku cintai, lalu dia pun membelikan ku banyak
baju seperti ini, yang imut-imut juga, oh ya bagaimana menurutmu.?” Jawab dia
meminta pendapatku dengan memutar tubuhnya.”hmm menurutku cocok dengan mu.”
Jawab ku dengan tanpa berfikir panjang. Eh, cocok, sialan aku ta berfikir dulu
dalam menjawabnya, apa benar-benar aku sudah tidak normal “ terima kasih
Elusyan-kun” balas dia dengan senyum yang sangaat imut sekali. Hwuaahhh aku sudah
tak tahan lagi, aku harus membuatnya pergi dari sini. Akhirnya aku dengan Viper
makan bersama.hmm masakan ya enak juga.
Setelah
makan aku meminta dia untuk mengganti pakaiannya dengan pakaian yang sama
denganku. Aku meminta padanya agar ikut membantu ku dalam pekerjaan. Dia pun
mau dan menjadi pegawai disana. semua pelanggan langsung menyukai Viper karena
__ADS_1
kecantikan serta keimutannya, justru yang menyangka bahwa Viper seorang wanita
yang menyamar menjadi pria.