Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
Epilog {Dibalik Keimutan Viper}


__ADS_3

Epilog {dibalik


keimutan Viper}


Dulu ada anak yang kesepian. dia


hidup dengan hanya menyendiri saja. Tiba-tiba ada seorang anak yang menghampiri


anak yang kesepian ini. Lalu anak ini mengajaknya bermain. Anak yang kesepian


ini pun bahagia karena mendapatkan teman. Kedua anak ini terus bermain.


Kehidupan yang tadi nya penuh dengan kebosanan dan kesendirian, kini ada


seseorang selalu menemaninya bermain. Raa kebahagiaan yang belum dia rasakan


kini akhirnya dia dapatkan juga. Akan tetapi semua itu tidak lah bertahan lama.


Karena hanya berselang beberapa


tahun. Ada sebuah kejadian, yaitu peperangan yang terjadi di wilayah kerajaan


dan kekaisaran. lalu desa tempat anak yang selalu menemani anak kesepian ini


pun terkena serangan dari pihak musuh. Semua orang yang di desa pun terbantai


habis semua. Termasuk teman anak kesepian ini.


Si anak kesepian ini menuju desa


tempat tinggal teman bermain nya. Akan tetapi hal tragis terjadi. Anak yang


menemani dia bermain tergeletak di tanah tak bernyawa. Secara terkejut si anak


kesepian ini menangis keras lalu mengamuk. Semua orang yang hanya berisi


pasukan musuh di habisi dengan sangat kejam. Tidak dibiarkan satu pun selamat


dan hidup. Si anak kesepian menangis tanpa hentinya serta mengamuk terus


menerus dengan mengangkat tubuh teman bermainnya.


Lalu tiba-tiba ada cahaya kegelapan


yang menutupi atas tubuh anak yang sedang mengamuk ini. Cahaya ini membuat


amukan anak kesepian ini mereda hingga akhirnya pingsan. Setelah bangun dari


pingsan, anak ini terkejut karena berada di sebuah kamar besar dan diatas Kasur


yang sangat nyaman. “oh kamu sudah bangun. Maaf ya telah membangunkanmu. Kamu


pasti lapar kan.? Ini aku bawakan makanan hangat untuk mu. Ada roti dan sup


gandum.” Kata orang yang tidak dikenal anak ini.


Anak ini memperhatikan orang yang


sedang membawakan makanan untuknya. Ternyata orang yang sedang membawakan


makanan orang dewasa. Karena ketakutan. anak ini menyerang orang yang telah


menyelamatkan nya dengan menggigit serta menendang orang itu. “aduh. Kamu pasti


takut ya. Maaf jika begitu. Baiklah. Aku simpan ya makanan nya disini” kata


orang itu. Ketika menjauh dari anak itu. Anak itu makan dengan sangat lahap


karena dia sudah sangat kelaparan dan juga makanan yang dia makan sangat lah


nikmat.  Setelah makan dia berbaring


diatas Kasur empuk lalu tidur.


Disaat tidur dia merasa ada


seseorang sedang berada di kamar dia. Dia pun terbangun lalu bersiap menyerang


orang itu. “akh maaf. Apa aku telah membangunkan mu lagi.? Maaf ya” kata orang


itu dengan tersenyum. Anak ini memperhatikan dengan teliti kegiatan yang


dilakukan orang itu, sedikit saja ada gerakan mencurigakan dari orang itu. Maka


si anak akan dengan segera menyerangnya. “oh ya kamu sebaiknya mandi ya. Aku


sudah menyiapkan air untuk mu.” Kata orang itu.


Si anak pun menganggukan kepala nya.


dengan senang si orang itu menghampiri dan hendak mengangkat tubuh si anak ini.


Akan tetapi si anak ini menggigitnya dengan keras sehingga keluarlah darah yang


banyak dari lengan orang itu. Orang itu pergi setelah menunjukan tempat kamar


mandi nya. Si anak ini menuju ke kamar mandi lalu mandi. selesai mandi dia


pergi kamarnya lalu mengenakan pakaian baru.


1


bulan kejadian seperti ini terus terjadi hingga pada akhirnya ketika si orang


dewasa ini memberikan makanan untuk anak kecilnya, anak kecil pun mulai


berbicara kepada orang itu “terima kasih” kata pertama yang didengar oleh orang


dewasa ini. “wah lucunya. Ayo sini” kata orang itu, akan tetapi tetap saja dia


diserang oleh anak ini.


2


bulan kemudian anak ini mau dimandikan oleh orang itu lalu memberi tahu


namanya. Kita sebut saja dengan nama V. lalu si pria ini sebut saja namanya


L.  4 bulan kemudian anak ini baru mau


berbincang-bincang dengan L. hingga 6 bulan kemudian, hubungan mereka sudah


sangat dekat. Bahkan kebahagiaan dari sebuah bermain dengan teman nya dulu


sebanding dengan kebahagiaan yang dirasakan saat bersama si pria itu. Mereka


terus seperti itu hingga datanglah sebuah kejadian yang sangat ironi.


Ketika


itu datang hujan yang sangat lah lebat sekali. Waktu itu anak ini sedang diminta


untuk membeli bahan masakan untuk L. karena hujan anak ini pun berteduh di


sebuah toko. “akhh basah deh. Tapi tak apalah. Hmm aku sudah tidak sabar


bertemu dengan L heheh, apalagi ketika dia mengusap-usap kepalaku. Akh senang


nya. Hehe” kata anak ini. Ketika dia sedang menunggu hujan. Datang lah seorang


anak yang menghampirinya. Anak ini pun sangat lah terkejut.


Karena


yang menghampirinya adalah seseorang yang seharusnya sudah mati setahun yang


lalu. Anak itu adalah teman bermainnya. “sudah lama tak berjumpa V.” kata si


anak yang menghampirinya. “kamu.? (terkejut) bukankah sudah tewas setahun yang


lalu, kenapa kamu masih hidup dan ada disini.?” Kata anak V “jahat sekali kamu.


Ini aku masih hidup. Yang mereka bunuh adalah sihir pengganti ku saja. Apa kamu


tidak merasa senang aku ada disini.?” Tanya temannya itu.


“itu


tidak mungkin. Aku sangat bersyukur dan bahagia sekali kamu masih hidup. Oh ya.


Hujan sudah reda. Ayo ikut denganku ke tempat L.? disana kita bisa bermain


sepuasnya. Ayo.” Ajak anak V kepada temannya. “ maafkan aku, tapi aku tidak


bisa kemana-mana” kata temannya menolak ajakan anak V. “eeeh mengapa.?” Tanya


anak V kepada temannya. “karena ini” jawab temannya dengan menunjukan lingkaran


sihir yang melekat di lehernya.


“sebenarnya


aku telah tertangkap oleh musuh dan jika saja aku pergi lalu kabur tanpa


menyelesaikan tugas yang di beri musuh. Maka akan terpotong leherku. jadi aku


memiliki permintaan kepadamu, apa kamu bisa V.?” Kata temannya itu sambil


meminta pertolongan ke anak V. “eh baiklah, akan aku tolong, aku pasti akan


menolong mu tenang saja.” Jawab anak V ini.


“aku


diberikan misi untuk menghabisi orang ini lalu membawanya ke markas mereka.”


Temannya menunjukan sebuah gambar. Dan ternyata gambar itu adalah si L. V pun


terkejut dengan sangat. Demi menyelamatkan temannya dia harus membunuh


penyelamat hidupnya. Dia akhirnya pulang ke rumah nya dengan rasa bimbang yang


luar biasa. Dia harus memilih teman lama atau penyelamat hidup nya.


Akhirnya


dia tiba di rumah. “aku pulang” kata dia dengan rasa yang sangat gugup. “oh


selamat datang” kata orang itu dengan senyum yang begitu indah. “oh L ini bahan


masakan yang kamu pesan” kata anak itu kepada L dengan memberikan barang


pesanan nya. “oh terima kasih. Ayo duduk. aku siapkan makanan” kata L dengan


tersenyum. “eh baiklah.” Tidak lama kemudian makanan pun sudah siap.


Lalu


mereka bersiap untuk makan. “neee L. aku ingin bertanya.” Tanya anak itu” oh ya


silahkan. Akan aku jawab.” Jawab L dengan tersenyum. “kamu waktu itu mengapa

__ADS_1


menyelamatkan aku lalu mengasuhku.?” Tanya anak itu. “oh itu, hmm gimana ya,


soalnya aku tidak bisa memberi alasanya. Karena menurut ku menolong orang yang


sedang kesulitan adalah sesuatu yang wajib untuk dilakukan.


Dan


juga kamu itu anak yang sangat lucu. Jadi mana mungkin aku membiarkan kamu


tersiksa kan, heheh. Oh ya memang ada apa.?” Kata L dengan tersenyum


kembali.  “lalu apa kamu tidak takut


terbunuh maupun terkhianati oleh orang-orang yang telah kamu selamatkan.?”


Tanya anak itu kembali.


“hmm


terkhianati ya. Hmm membayangkan saja aku sudah sedih. Akan tetapi. Bukankah


kita lebih baik melakukan sesuatu yang baik terlebih dahulu semampu kita


dibandingkan dengan hanya bisa berfikir buruk saja kedepannya tanpa melalukan


apapun” Jawab L. “oh begitu. Jadi kamu tidak merasa apa-apa dan memaafkan bagi


orang yang sudah mengkhianati mu.? Dan juga apa kamu rela mengorbankan nyawa mu


demi menyelamatkan nyawa orang lain.?” Tanya anak itu.


“hmm


bagaimana ya. Jika ditanya memaafkan atau tidak nya, mungkin aku akan


memikirkan nya ketika hal itu terjadi. Heheh. Dan rela atau tidaknya mungkin.


Aku tidak rela akan tetapi aku akan berusaha untuk tidak mengorbankan nyawaku


untuk menyelamatkan orang lain. Hehe” jawab nya dengan tersenyum serta tertawa


kecil.


“hmm


begitu. Sudah kuduga kamu itu orang nya sangat bodoh.” Kata anak itu dengan


suara yang sangat kecil. Lalu anak itu menghampiri L. “eh kamu tidak makan.?”


Tanya L. “maafkan aku L. sudah kuduga kamu akan berfikir seperti itu, akan


tetapi di dunia ini. Jika kamu berfikir seperti itu terus maka rasa sakit serta


penderitaan yang akan menimpa mu, maka dari itu aku akan menyelamatkanmu dari


rasa sakit serta penderitaan mu itu” kata anak itu dengan menusukan lengan nya


tepat dijantung L serta menghancurkan jantung nya.


“eh.


V. apa yang kamu lakukan.?” Kata L yang terkejut dengan apa yang telah terjadi.


Dirinya pun merasa lesu lalu mulai kehilangan kesadaran dirinya, sebelum


kehilangan seluruh kesadaran nya, dia melihat V menangis dengan terus meminta


maaf.


Dengan membawa jasad tubuh L. V pun


berlari menuju tempat temannya itu. “oh V selamat datang, apa kamu datang


membawanya.” Kata temannya itu. “iya aku bawa. Ini” jawab V dengan memberikan


jasad L ke temannya itu. “oh bagus sekali kamu telah menyelamatkanku, terima


kasih banyak” kata temannya dengan berterima kasih kepada V. “kapan kamu akan


dibebaskan.? Jika bisa secepatnya. Kita bisa menggunakan rumah L untuk tinggal.


Ayo cepatlah. Yang terpenting kita memenuhi tugas mu kan.?”kata V dengan


memaksa temannya untuk ikut bersama nya. “maafkan aku V tapi aku tidak bisa


melakukan nya. “ kata temannya dengan tiba-tiba.


“hah.? Kenapa “ tanya V dengan


penasaran. “karena aku bukan lah temanmu. hwuahahahah. Dasar makhluk bodoh


ahahah” kata teman yang berubah menjadi sosok yang seharusnya jarang muncul di


dunia ini. Makhluk itu adalah Ras Malaikat. “tidak mungkin, lalu dimana


temanku.?” Tanya V dengan rasa yang penuh dengan depresi..”hah.? temanmu.? Apa


kau sudah lupa.? Bukankah kau sendiri yang melihat temanmu mati di depan matamu


sendiri dasar makhluk bodoh.? Hahaah. Baiklah sekarang tugasmu sudah selesai.


Sekarang kau sudah tidak berguna lagi. Silahkan matilah dan bertemu dengan


teman mu dan orang ini. Ini adalah hadiah untukmu. Sihir tingkat tinggi. Shinning Javier.”kata


malaikat itu dengan menggunakan sihir nya.


Keluarlah tombak cahaya. Lalu tombak


aku telah ditipu. Akh benar juga, bukankah ini hukuman bagiku karena telah


melakukan hal yang buruk kepada penyelamatku. Heh. Sungguh tragis. Meskipun aku


tahu semua ini tidak akan menebus dosa ku.” kata V dengan rasa yang sangat


menyesal. Ketika tubuhnya sudah sangat lemas, tiba-tiba ada dinding pelindung


yang melindungi nya.


“sihir tingkat tinggi. Healing Cube” tiba-tiba seseorang


menggunakan sihir. Setelah V sadar apa yang terjadi. Ternyata yang menggunakan


sihir itu adalah L. dia menggunakan sihir penyembuh tingkat tinggi. “tidak


mungkin, kau sudah mati bukan. dasar manusia setengah sialan” teriak Malaikat


itu. “ hhahah tidak mungkin aku mati begitu saja. Bukankah kau sudah tahu jika


aku tidak di ijinkan untuk mati. Hahah” teriak L dengan senang “tidak mungkin,


tidak mungkin ini terjadi. Seharusnya kau mati karena jantungmu hancur.” Teriak


Malaikat itu dengan tidak percaya nya.


“sudah lah basa-basinya, saatnya aku


untuk menghabisimu Malaikat sialan. Hwueeekk” teriak L dengan tiba-tiba keluar


darah yang sangat banyak dari mulutnya. “sudah kubilang untuk tidak bergerak


dulu L-sama. Kamu harus benar-benar disembuhkan dahulu. Tapi engkau malah mengeluarkan


sihir tingkat tinggi. Sekarang dampak nya telah engkau rasakan kan L-sama.”


Kata Seseorang tapi entah berada dimana keberadaanya.


“apa kamu bodoh Homunculus. Jika aku tidak


menolong nya maka V akan mati. Jadi lebih baik aku bergerak saja. Tapi sudah


lah lebih baik kita bersiap dan berfikir bagaimana cara menghabisinya. Jujur


aku sudah kehabisan mana untuk menggunakan sihir serta menggunakan penyembuhan


setelah kamu memperbaiki jantung ku.” kata L yang sedang kesulitan. “hoohh


sepertinya kau sudah tidak memiliki mana lagi ya.? Hahah dasar bodoh, jangan


berlagak sok hebat dasar manusia setengah. Hahah. Bersiaplah untuk mati


sesungguhnya. hahah” teriak malaikat itu dengan sombong


Akhirnya Malaikat mengeluarkan sihir


tingkat tinggi nya kembali.” Datang lah sihir yang hanya diperkenankan untuk


para Malaikat atas ijin nya. Holy Light.” Kata Malaikat dengan


mengangkat kedua lengannya ke atas. Lalu muncul lingkaran cahaya raksasa.


Cahaya nya sungguh menyilaukan. “ dengan ini kalian semua akan mati karena


hanya Malaikat saja yang diperkenankan untuk hidup jika terkena cahaya ini.


Bahkan Iblis Tingkat tinggi pun akan lenyap. hahah” teriak Malaikat itu.


Setelah cahaya menyilaukan itu telah berakhir. Sang Malaikat sangat lah


terkejut luar biasa. “tidak mungkin, ini mustahil kan.? Ba-bagaimana kau masih


bisa hidup setelah terkena cahaya sihir ku. bukankah seharusnya hanya Malaikat


yang diperkenankan hidup.” Kata Malaikat yang sangat terkejut. “hahah. Dasar


Malaikat bodoh. Kau menggunakan seluruh mana mu hanya untuk menggunakan sihir


tidak berguna seperti ini.? “ Kata L dengan tertawa. “bagaimana kau masih bisa


hidup.?” Tanya Malaikat itu.


“ dasar bodoh, bukankah kamu sendiri


yang mengatakan ku dengan sebutan manusia setengah.? Seharusnya kau sudah


mengerti bahwa aku ini tidak akan mempan terhadap dengan serangan itu.” Jawab


L. “tunggu dulu. Oh benar. Sialan. Seharusnya aku tahu. Tapi percuma saja. Kita


sama-sama telah kehilangan semua mana kita, lalu bagaimana mungkin kau bisa


mengalahkan ku. haha” balas Malaikat. “itu sangatlah mudah. “ kata L dengan


sangat percaya diri.


“hah.?” Kata Malaikat. “V tutup


matamu, sebaiknya kau tidak membuka matamu sebelum aku mengatakan untuk membuka


nya.” Kata L meminta V untuk menutup matanya. V pun menutup matanya dengan rapat.

__ADS_1


“baiklah, datanglah


pengikatan kontrak ku. aku ingin mengikat kontrak lagi dengan mu sang DEWA


IBLIS. Pemberi Hukuman.” Teriak L. “tunggu dulu L-sama, engkau tak


perlu hingga sebegitunya” kata seseorang lagi yang tidak dikenal.


Lalu terdengar suara yang sangat


menakutkan. “hooh ternyata kau L. apa lagi sekarang yang kau inginkan dan apa


yang dapat kau berikan sebagai balasanya.?” Kata suara yang sangat menakutkan


itu. “oh kau benar-benar datang. Sudah lama aku tidak mendengar suaramu. Hmm


suara mu sedikit lebih berat. Apa kamu sekarang gendutan.?” Tanya L “hah.?


A-Apa yang kamu katakan dasar bodoh. Jika kamu hanya berkata seperti itu maka


aku akan pergi kembali.” Kata suara yang menakutkan itu.


“Eeeh tunggu dulu. Jangan berkata


seperti itu. Nanti kamu cepat tua jika terus seperti itu.” Kata L “aku akan


pergi.” Kata suara yang menakutkan itu. “baiklah. Aku ingin kau meminjamkan aku


tombak pemusnah segala Ras dari Ras Iblis.  Tombak


Longinus. “ kata L dengan sangat serius. “oh begitu, seperti nya lawan


mu kuat. Baiklah, lalu apa yang kamu tawarkan.?” Balas nya


“aku tawarkan mata Kiriku.” Jawab L


“wahaahah. Menarik. Baiklah. Aku terima. Datanglah Tombak Pemusnah Longinus”


kata suara yang menakutkan itu. Lalu munculah tombak itu dan menghampiri L. L


pun mengambilnya. “tidak mungkin, bagaimana mungkin kamu mengenal dan dapat


meminta ijin bahkan dapat mengikat kontrak dengan DEWA IBLIS.?” Tanya Malaikat


dengan aura yang sangat depresi.


“hmm bagaimana aku menjelaskannya,


intinya sangat panjang ceritanya. Baiklah kita kembali lagi ke permasalahan


kita, bersiaplah dasar Malaikat bodoh yang berani melawan ku serta berani


berbuat hal kejam kepada orang yang tidak bersalah. Sekarang terimalah dosa


yang telah kau perbuat.” Balas L yang bersiap melempar Tombak nya itu. “tunggu


dulu, aku hanya diperintah oleh salah satu Raja Malaikat. ini bukan keinginan


ku. tolong maafkan dan mengertilah.” Kata Malaikat dengan meminta ampun.


“aku menghadapi segala dosa ku, maka


kau pun seharusnya sama. Sekarang lenyaplah bersama kesombongan mu dan dosa


itu.” Teriak L dengan melemparkan Tombaknya itu ke arah Malaikat itu. Tombak


itu pun menusuk ke jantung Malaikat itu lalu lenyaplah Malaikat itu bersama


Tombaknya yang tertusuk pada jantungnya.


Karena


kejadian yang sangat besar itu. Membuat si anak bodoh ini pingsan. Ketika ia


terbangun. dia sudah ada di kamar yang biasa ia tidur. Lalu dia pun mengingat


apa yang terlah terjadi. dia menangis dengan sangat keras. Karena dia baru saja


bertemu dengan teman lamanya yang sudah mati dan dia harus merasakan rasa sakit


yang sama lagi dengan harus mengetahui kebenaran kematian temannya itu. L


sebenarnya ingin masuk dalam kamar itu untuk memberikan sarapan.


Akan


tetapi dia merasa sangat bersalah atas apa yang menimpa anak bodoh itu. Dia pun


hanya meninggalkan sarapan nya di depan pintu. Setelah lama mendengar tangisanitu


mereda akhirnya L mendengar  pintu kamar


anak itu terbuka. L pun merasa agak lega. Lalu tiba-tiba anak itu berlari


menghampiri serta memeluk L. “maaf kan aku. Mohon Maafkan aku. Aku tidak ingin


kehilangan seseorang yang sangat berharga lagi.” Teriak anak itu. “hehem. Kamu


tidak salah kok. Dan juga semua orang pasti pernah membuat kesalahan besar.


Yang terpenting adalah orang itu berusaha untuk tidak melakukan kesalahannya


itu lagi.” Kata L dengan tersenyum.


“eh


tidak. Aku sangat merasa bersalah. Eh mata kirimu kenapa.?” Tanya anak itu


kepada L. “oh ini. Hmmm aku menggunakan sihir yang sangat besar meskipun aku


tidak memiliki mana yang besar. Dan inilah hasilnya. Heheh. Tapi tenang saja,


karena aku tinggal menunggu mata kiri ku terbentuk kembali” kata L dengan


menggaruk-garukan kepala belakangnya. “eh tidak mun-“ kata V yang tiba-tiba


dipeluk erat oleh L dengan merasakan ada rasa basah mengenainya. Setelah dia


melihat ke arah L. lalu dia terkejut karena L menangis juga.


“sudah


V, jangan terlalu menyalahkan dirimu. Sudah cukup. Aku ingin kamu tidak


menderita lagi. Dan juga aku sangat bersyukur bahwa aku masih bisa melihatmu


dengan selamat serta baik-baik saja.(memeluk sambil menangis) Neee V. maafkan


aku karena tidak menyelamatkan orang-orang di desa itu terutama teman mu itu.


Seandainya aku dapat menyelamatkan setidaknya teman mu. Mungkin kamu tidak akan


semenderita ini. Maafkan aku. Semua ini salahku.” Kata L dengan menangis Dan


meminta maaf. V yang sudah tidak dapat berbuat apa-apa serta kosong pikirannya


hanya dapat menangis kembali. Akhirnya mereka berdua menangis.


Tidak


lama setelah mereka menangis. L mengajak V untuk makan bersama. V pun setuju.


setelah makan, L meminta V untuk mandi dahulu. “nee L. aku bersumpah. Aku akan


selalu menjadi pengikutmu. Jadi tolong perintahkan apapun kepadaku.”kata V


dengan tiba-tiba. “eh apa maksudmu.?” Tanya L yang terkejut. “sebenarnya aku


ini monster yang sangat menakutkan. Kamu lah manusia pertama yang mengetahui


hal ini. Berubah.” Kata V dengan berubah wujud aslinya.


Ular


besar. “bagaimana.? Apa kamu takut.? Aku sebenarnya dapat membuat tubuh ku ini


lebih besar lagi. Akan tetapi aku tidak ingin menghancurkan rumah mu. Jadi


cepatlah ikat kontrak denganku. Maka akan aku lakukan apapun yang kamu


perintahkan.” Kata V dengan semangat. “hwuaahh hebat sekali. Jadi seperti ini


wujud aslimu. Aku tak mengira sosok anak kecil yang sangat lucu itu adalah


makhluk raksasa ini. Hahaha. “ jawab L dengan bahagia. “eh.? Kamu tidak takut.?”


Tanya V dengan kebingungan.


“hehem.(menggelengkan


kepala) Untuk apa aku takut kepada anak kecil yang lucu. Bagiku kamu akan terus


seperti anak kecil lucu yang selalu akan aku lindungi bukan monster menakutkan


yang harus aku takuti seperti perkataan mu tadi. Dan juga soal ikatan kontrak.


Hmm aku tidak ingin kamu menjadi pengikutku yang akan melaksanakan semua


perintahku. Tapi aku ingin kamu menjadi keluarga ku yang akan selalu membantuku


dan menerima permintaan egois ku.” kata L dengan terseyum bahagia lalu memeluk


tubuh V yang di wujud menyeramkan itu.


Akhirnya


V berubah ke wujud anak kecilnya itu. dengan sangat bahagia dia mencium bibir


L. “eh. A-apa yang kamu lakukan.?” Tanya L dengan terkejut. “anggap saja itu


tanda terima kasih ku dengan rasa kebahagiaanku saat ini.” Jawab V dengan


senyum bahagia. “eh tapi kamu itu laki-laki. Dan seharusnya jangan mencium


seseorang yang sama dengan jenismu.” Kata L memperingati. “ah jika begitu aku


akan menjadi wujud perempuan yang kamu suka” kata V yang bersiap berubah wujud.


 “eh tidak perlu. Aku lebih suka dengan apa


yang adanya dirimu. Bukankah lebih baik kita menjadi diri sendiri dibandingkan


harus berubah menjadi orang lain Demi orang yang kita sayangi. Karena


menurutku. Jika kita begitu. Maka yang disayangi orang itu bukanlah kita apa


adanya. Melainkan kita hanya sebagai pengganti orang yang dia sayang.” Kata L


dengan tersenyum. “hemk baiklah. Lalu bagaimana jika aku menjadi mata kirimu.?


Agar aku bisa terus bersama mu.?” Tanya V “eh apa kamu serius.? Hem baiklah.

__ADS_1


Sebenarnya Homunculus sedang membuat mata kiriku. Hehe. Tapi jika kamu tidak


keberatan baiklah.” Kata L. akhirnya mereka mengikat kontrak.


__ADS_2