Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
chapter 5(kebenaran)


__ADS_3

Chapter


5 {Kebenaran}


Satu bulan


pun sudah kami lalui dan ketika aku keluar tiba-tiba di depan ku ada seorang


yang membuat ku malas untuk bertemu dengannya. “yoo Elusyan-kun sudah lama tak


bertemu. Bagaimana kabarmu dan Irisyviel-chan.? Apa baik-baik saja.? Kau tak


sedang berbuat yang aneh-aneh kan.? Hohoho.. “ kata Kepala Sekolah. aku tidak


mengerti apa maksud kedatangan nya kemari. Sungguh aku kesal mendengar jawaban


nya, Dan tingkahnya. Karena aku tahu apa yang dia lakukan terhadap murid-murid


nya pada ujian ini.


“aku berangkat


dulu. Jika ingin bertemu dengan Irisyviel silahkan masuk saja Pak Kepala


Sekolah.?” Jawab ku padanya “tunggu dulu. Aku ingin memberi tahu sesuatu padamu


dan Irisyviel-chan. Bisakah kau panggilkan Irisyviel-chan untuk ku.” Balasnya


padaku. Aku mempersilahkan dia masuk dan memanggil Irisyviel, Irisyviel datang


keluar menghampiri ku. ”hohoh(menyapa) yoo Irisyviel-chan. kamu sekarang sudah


dewasa ya. Aku tak menyangka cucuku akan sebesar ini, padahal dulu kau selalu


berlari dan memeluk ku sambil berteriak kakek, kakek, kakek dengan manja.


Hohoh, dan sekarang kau sudah seperti menjadi wanita dewasa bahkan terlihat


seperti seorang istri. Kakek sangatlah sedih. Hohoh(bersedih)” kepala sekolah


membuka pembicaraan yang membuat kami terkejut.


Aku tak


menyangka bahwa anak ini adalah cucu dari seorang kepala sekolah. Pantas saja


dia dimasukan ke dalam kelas A padahal dia tidak terlalu bagus dalam kekuatan


sihirnya “moo tolong hentikan kakek. Itu kan dulu. Saat aku masih kecil dan


belum masuk sekolah sihir. Dan lagi pula disini ada El-kun aku jadi malu.  Serta aaa-appaaa- apaa ma-mak-maksudnya


terlihat seperti se-seo-seorang is-istri hah kakek.(terbata-bata)” Jawab


irisyviel dengan wajah yang sangat merah.  “jika kalian hanya ingin melepas rindu sebaiknya aku keluar saja dan


mencari sesuatu untuk dimakan.” Kata ku hendak berangkat meninggalkan mereka.


”hohoh


tunggu dulu. Seperti biasa kau tidak bisa dianggap bercanda Number Zero. hohoh”


jawab kepala sekolah. Aku terkejut bagaikan disambar petir. Apa yang dia kata


kan tadi saat  memanggilku. Bagaimana


bisa dia tahu nama julukanku dulu “ heh Number Zero. siapa itu.?” Jawab


Irisyviel dengan bingung penasaran. “oy kakek sialan. Sebaiknya kau menutup


mulut mu itu atau akan ku bungkam kau meski dengan mematahkan rahangmu.”  kata ku dengan marah. “tunggu dulu El-kun kamu


kenapa marah.? Ada apa.?” Tanya Irisyviel padaku. “ ok cukup sampai disini


basa-basinya. Aku akan bertanya padamu Elusyan-kun. Apa kamu tak mau berkata


dan bertanya padaku akan sesuatu yang telah terjadi di ujian sekarang.?” Tanya


kepala sekolah pada ku.


“itu bukan


urusanku dan aku tidak peduli pada apapun selama tidak menguntungkan ku,” jawab


ku. “ hohoh kau sangat dingin dan kejam, hohohoh kau tidak merasa bersalah sama


sekali setelah membunuh kelompok yang kau beri Regalius Goliath. hohoh.” balas


kepala sekolah. “aku hanya ingin menghilangkan sosok keberadaan yang akan


menyusahkan aku nantinya” Balas ku pada kepala sekolah. “sebenarnya apa yang


terjadii. nee El-kun, kakek.?” Tanya irisyviel yang sangat kebingungan. “ jadi


begini aku tidak tahu maksud Elusyan-kun melindungi mu. Akan tetapi di luar


sana banyak murid yang terbunuh dan mati. Dan sekarang pun yang tersisa hanya


sedikit saja. “ jelas nya kepala sekolah kepada Irisyviel.


“tunggu


dulu. Di bunuh, mati? Apa maksudnya itu. Semuanya mati.?” Kata Irisyviel dengan


seperti akan menangis. “tenang saja Irisyviel. Mereka tidak benar-benar mati.


Mereka hanya kalah dan pingsan saja. Karena jika meskipun kamu terbunuh disini.


Kamu tidaklah mati melainkan kamu hanya menghilang saja. Dan aku yakin bahwa


yang di pindahkan kesini adalah bukan raga nya maupun jiwa nya bukan begitu


kepala sekolah.” Jelas ku pada Irisyviel.  “kau sangat benar, kau mendapatkan point lebih Elusyan-kun. hohohh hanya


kau satu-satunya yang dapat mengetahui tentang hal ini.” jawab kepala sekolah.


“apa maksudnya ini.? Nee El-kun.. .?” Tanya


Irisyviel kepadaku dengan bingung dan mendorong-dorong ku. “tenang saja


irisyviel. Biarkan kepala sekolah yang menjelaskan semua ini karena dia yang


lebih bertanggung jawab dalam masalah ini, bukankah begitu kepala sekolah.?”


Jawab ku sambil meminta penjelasan kepada kepala sekolah.


 “jadi


begini Irisyviel-chan. Pada ujian ini kalian di teleportasi bukan. Nah yang di


teleportasi kan itu adalah pikiran kalian bukan jiwa maupun raga kalian. Jadi


yang akan terkena serangan bukan tubuh maupun jiwa kalian, melainkan pikiran


kalian. Semua itu dilakukan untuk menjaga keamanan para murid disini. Peraturan


yang mengatakan tentang membunuh itu dilarang karena para guru ingin mengetahui


sifat-sifat kalian. Jadi tidak ada yang benar-benar terbunuh dan mati di ujian


ini. Jadi tenang lah. Akan tetapi ada hal harus saya katakan pada kalian. Di


ujian ini siapapun yang gugur maka semua ingatan kalian tentang pertandingan


ini akan di hapus dan yang masih bertahan saja yang akan mengingat semua

__ADS_1


kejadian di ujian ini. Sekarang kalian mengerti kan.?”


 Penjelasan dari kepala sekolah kepada kami.


“dan juga untuk Elusyan-kun. Aku tahu apa yang kamu ingin tanyakan dan membuat


mu penasaran. Kamu ingin tahu bukan kenapa para murid-murid disini tidak


seperti yang kamu bayangkan bukan.? Kenapa mereka lemah dan bahkan untuk


sekelas A banyak yang gugur dalam ujian ini.? Akan aku jelaskan. Di akademi


saat ini menjadi perhatian bagi para kalangan orang-orang yang menginginkan


sebuah prestasi dan perebutan kekuasaan. Jadi banyak sekali yang ingin masuk


kesini untuk menjadi orang-orang yang berpengaruh dan membuat cerah dalam masa


depan nya nanti.


Akan tetapi bukan hanya kalangan masyarakat


biasa yang tertarik dan ingin masuk ke akademi ini, akan tetapi juga kalangan


bangsawan bahkan kalangan kerajaan dari tempat lain pun ingin masuk dan


memasukan anak-anak nya ke sekolah ini untuk ketika lulus menjadi seseorang


yang berpengaruh dan dapat di banggakan oleh keluarga serta kerajaan nya. Lalu


bagaimana dengan sistem ujian masuk yang di prioritaskan adalah talenta nya.?


Untuk itu banyak yang protes dan mengkritik tentang hal itu, maka dibuat lah


kebijakan tentang hanya untuk masuk ke kelas A di tentukan dari status nya


derajat nya. Maka tak jarang asal kan dia dari kalangan bangsawan dan yang


memiliki status tinggi dia akan sangat mudah untuk masuk ke kelas A.


dan meskipun dia orang bertalenta dan kuat


mereka akan keluar bahkan di masuk kan ke kelas rendah. Seperti contohnya kau.


Jadi sekarang kau sudah mengerti kan Elusyan-kun.” Penjelasan tambahan nya pada


kami. “ ya aku mengerti kepala sekolah. Lalu sekarang apa.? Bukankah kau kesini


bukan hanya menjelaskan itu saja kan. Ada lagi yang ingin kau katakan kan,


kepala sekolah.?” Jawab ku sambil bertanya kembali padanya. “sudah kuduga kau


memang anak yang yang berbeda dengan yang lainnya. Iya benar El-kun. Ada


sesuatu lagi yang ingin aku sampaikan. Semua murid yang bertahan hingga hari


ini telah di datangi oleh guru-guru wali kelas nya. Mereka disampaikan untuk


kembali lagi karena ujian saat ini telah selesai. Jadi kalian dapat kembali


lagi ketempat kalian lagi dengan tanpa kehilangan pikiran kalian tentang apa


yang terjadi selama ini di ujian ini. Tolong kalian menutup mata.” Jelas dari


kepala sekolah kepada kami.


Kami pun menutup mata dan Irisyviel memegang


lenganku. Setelah membuka mata kami kembali disaat kami berkumpul sebelum


mengikuti ujian. Dan yang tersisa sangatlah sedikit karena yang sudah gugur untuk


pergi dari tempat ujian. Mungkin yang tersisa hanya lah 30an orang saja.


Sekolah pun mengumumkan bahwa hasil rank akan di sampaikan dalam waktu semiggu.


sekolah hingga 1 minggu.


1 minggu telah berlalu dan aku pergi kesekolah


bersama Irisyviel. Setelah sampai semua anak-anak berkumpul di depan papan


pengunguman. Aku tak begitu tertarik untuk melihat karena poin yang kuperoleh


mungkin hanya 110 point. Tapi Irisyviel sangat semangat dan menarik ku untuk


melihat hasil pengumuman. “El-kun lihat kita berada di ranking 10.  Hebat kan.” Kata Irisyviel dengan semangat


dan senang. “apa.? Tidak mungkin bagaimana bisa. Bukankah kita hanya


mendapatkan 110 point.” Jawab ku dengan terkejut. “jika kamu tak percaya coba


lihat ini. “ balas dia dengan menarik ku.” Hhmm coba aku lihat. Apa tidak


mungkin. Aku yang hanya 110 point di rangking 10. Hmm ternyata diantara mereka


hanya mendapatkan rata-rata 50 point. Jika aku pikir kembali tentang aturan yang


di akumulasi kan dengan pengurangan point, maka dapat aku simpulkan bahwa semua


murid disini melakukan kecurangan.. sial kukira mereka jujur dengan kekuatan


mereka sendiri. Dasar para orang kaya sialan.


Hhm tunggu dulu, siapa yang ranking 1.. hhmm oh


ternyata di ketua kelas A. Tak kukira dia masih selamat dan dapat bertahan


hidup hingga akhir kukira dia telah mati  “ dalam fikirku. {Bang} tiba-tiba ada kilatan listrik yang hampir


mengenaiku. Untung aku dapat menghindari. “ hhuu hampir saja” kata ku. Kulihat


di sekitar ku siapa yang berani mengeluarkan sihir berbahaya di sekolah dan


ingin membunuh ku. “berani nya masih menunjukan wajah mu disini setelah apa


yang kau perbuat kepadaku dan kelompok ku, sialan. Aku pastikan akan membunuh


mu.” jawab wanita yang menyerang ku.


ternyata wanita itu adalah ketua kelas A. “apa


maksudmu Talyna-san.? Aku tidak mengerti.” Balas ku padanya. “jangan bertingkah


seperti kau tidak tahu apa-apa. Kau lah yang mengirimkan Regalius Goliath pada


ku dan kelompok ku. Kau tidak tahu aku telah melihat teman-temanku mati


terbantai oleh monster itu. Aku tidak menyangka kau memiliki perbuatan yang


sangat kejam.“ balas nya lagi dengan marah.


“ ooh yang itu. Bukankah kita di uji untuk


bertahan hidup. Lagi pula aku sedang di serang oleh monster itu dan harus


melarikan diri dari nya, lalu aku melihat orang-orang dengan tingkatan yang


berbeda dengan ku, nah itu adalah kelas A serta kelas-kelas yang tinggi


dibandingkan dengan kelas ku. Aku hanya kelas F yang rendah, jadi tidak mungkin


aku dapat mengalahkan monster setingkat itu bukan.? Maka dari itu aku


memberikan pada kalian sebagai latih tanding juga bukan.? Karena kalian kelas A

__ADS_1


, oh ya lagi pula kalian tidak mati sungguhan bukan.” Jawab ku dengan


santai.  “hoy sebenarnya kau siapa sampai


berfikir seperti itu, apa nyawa orang-orang tidak bernilai di mata mu.


Bagaimana jika kita mati sungguhan.? Apa kau akan tetap melakukan itu.?” Tanya


nya padaku dengan tatapan menjijikan padaku. “ hah bukankah sudah jelas. Aku


akan melakukan nya. “ jawab ku dengan memasang wajah santai.


{Plak}


Tiba-tiba irisyviel menamparku dengan keras.” El-kun hentikan. Aku tak


menyangka kamu sampai seperti itu. Aku kecewa padamu.” Kata dia sambil menangis


dan berlari meninggalkan ku. Semua orang memperhatikan kami. Aku kembali ke


kelas ku dan orang-orang di kelas ku memandang rendah dan jijik padaku.


Istirahat pun tiba dan aku pergi ke kantin untuk membeli makan siang. Ketika


aku di jalan menuju kantin aku melihat irisyviel menghampiriku “ anooo El-kun


maaf aku telah berani menamparmu dan marah padamu. Aku hanya terkejut saja kamu


melakukan seperti itu. Aku juga tidak mendengar penjelasan mu dulu. Aku yakin


kamu pasti ada alasan nya kan. Benarkan El-kun.?” Tanya Irisyviel kepadaku.


”Irisyviel


ada yang harus aku katakan padamu, kita harus berbicara empat mata saja. Ayo


kita ke atap.” Jawab ku dengan serius dan mengajak dia ke kantin. Sesampainya


kami di atap aku pun membuka pembicaraan.” Irisyviel sebenarnya aku tak ingin


mengatakan ini, akan tetapi karena ini ada sesuatu hubungan nya denga cerita


masa lalu mu maka aku akan memberitahumu sesuatu.” Kata ku padanya. “ ada apa


El-kun tiba-tiba kau berkata seperti ini. ?” Tanyanya padaku.” Apa kamu tahu


apa ini.?” Tanya ku pada nya dengan memperlihatkan sebuah pisau dan boneka kecil.


Melihat itu Irisyviel sangat terkejut seperti tersambar petir.


“anoo


El-kun.. dari mana kamu mendapatkan benda itu. Nee?” Tanya dia dengan gugup


sekali. “ kamu pasti tahu kan benda apa ini.? Dan kau tahu siapa yang membuat


benda ini kan.? tanya ku pada nya dengan nada yang sedikit memaksa dia untuk


menjawab.” Tidak mungkin. Cepat jawab El-kun dapat dari mana benda itu. El-kun


“ jawab dia dengan nada yang merengek dan kesal terhadap ku.


“apa kamu


yakin aku harus memberi tahu mu.” Jawab ku dengan menggoda dia dan sengaja


membuat dia kesal. “cepat jawab aku ELUSYAN.” Teriak  dia dengan penuh emosi amarah. “ hemk, aku


dapat dari, hhmm sepertinya aku memungutnya dari Galius Talyna 5 tahun yang


lalu. Kamu tahu kan maksud ku apa, Irisyviel.?” Jawab ku pada nya dengan nada


yang santai.


 “tidak,tidak,tidak mungkin.. bagaimana


mungkin. Ini bohong kan. Oh ya. Kau juga kan pasti ada disana kan menjadi


tawanan mereka. Ya aku yakin itu, benarkan El-kun.. neee.” Jawab dia yang


sedang menangis. “ kamu terlalu polos Irisyviel. Yang di culik itu adalah


anak-anak bangsawan. Dan aku bukanlah anak bangsawan. Dan kamu tahu dari mana


aku mendapatkannya.? Aku Mem-Bunuh-nya.  “ jawab ku dengan memasang wajah serius.


“tidak


mungkin. Kau pasti bercanda kan nee El-kun. oh ya kau pasti marah kan karena


sudah aku tampar serta berteriak padamu.? Benarkan, jika begitu aku meminta


maaf, jika masih kurang aku akan bersujud sekarang, ya aku bersujud ya, jadi


aku mohon tolong hentikan. Nee El-kun, kenapa kau diam saja. Jawab aku El-kun.


ELUSYAN{teriak}.. “ jawab dia dengan marah dan air mata yang berlinang di wajah


nya. “mengapa kamu masih tidak percaya.? apa aku harus menggunakan sihir untuk


mengingat kembali kejadiaan saat aku membunuh anak itu. “ Tanya ku pada nya


untuk menyakinkannya. “jadi anak yang membunuh galius-kun adalah kau..?


ho,ho,ho. Jadi begitu rupanya maka dari itu kau terkejut mendengar kejadian


Lost Childs. “ jawab irisyviel sambil memasang wajah yang frustasi.


“kejadian


dan ritual pemanggilan yang di lakukan kelompok penculik itu adalah untuk


memanggil para malaikat kamu tahu itu. Dan pengorbanan yang dibutuhkan itu ada


para jiwa dari anak-anak suci bangsawan bahkan anak-anak raja dari tempat lain.


Tapi aku terkejut ada anak yang mengetahui kejadian itu dan menggagalkan nya


dengan menodai upacara itu menggunakan noda darah kotor. Maka dari itu anak itu


dibunuh olehku karena menghalangi rencana ku. “ kata ku pada dia.


Setelah mendengar penjelasan ku Irisyviel pun


pingsan. Aku membawanya ke tempat istirahat. Aku sengaja memberi tahu ini


karena aku tidak ingin kejadian 2 tahun lalu terulang kembali. Saat kami di


atap ada seseorang yang mengawasi kami. Semoga anak itu memberi tahu semua yang


aku ceritakan agar tidak ada lagi yang mengangguku. Ketika sampai di kelas aku


duduk dan memperhatikan semua nya seperti memandang jijik serta di penuhi


dengan perasaan benci padaku. Tapi aku merasa tenang karena tidak ada yang


mendekatiku dan mengangguku. Kedua makhluk itu berisik dan tidak menghampiriku.


Yang aneh adalah sikap nya Eleonora dan


tatapan sinis nya padaku. Akhirnya yang aku inginkan terwujud juga. Guru datang


dan memberi tau bahwa sekolah akan mengadakan pertandingan sekaligus ujian


semester Untuk yang mengikuti pertandingan hanya lah orang-orang yang masuk

__ADS_1


ranking 10 besar saja.


__ADS_2