
Chapter
5 {Kebenaran}
Satu bulan
pun sudah kami lalui dan ketika aku keluar tiba-tiba di depan ku ada seorang
yang membuat ku malas untuk bertemu dengannya. “yoo Elusyan-kun sudah lama tak
bertemu. Bagaimana kabarmu dan Irisyviel-chan.? Apa baik-baik saja.? Kau tak
sedang berbuat yang aneh-aneh kan.? Hohoho.. “ kata Kepala Sekolah. aku tidak
mengerti apa maksud kedatangan nya kemari. Sungguh aku kesal mendengar jawaban
nya, Dan tingkahnya. Karena aku tahu apa yang dia lakukan terhadap murid-murid
nya pada ujian ini.
“aku berangkat
dulu. Jika ingin bertemu dengan Irisyviel silahkan masuk saja Pak Kepala
Sekolah.?” Jawab ku padanya “tunggu dulu. Aku ingin memberi tahu sesuatu padamu
dan Irisyviel-chan. Bisakah kau panggilkan Irisyviel-chan untuk ku.” Balasnya
padaku. Aku mempersilahkan dia masuk dan memanggil Irisyviel, Irisyviel datang
keluar menghampiri ku. ”hohoh(menyapa) yoo Irisyviel-chan. kamu sekarang sudah
dewasa ya. Aku tak menyangka cucuku akan sebesar ini, padahal dulu kau selalu
berlari dan memeluk ku sambil berteriak kakek, kakek, kakek dengan manja.
Hohoh, dan sekarang kau sudah seperti menjadi wanita dewasa bahkan terlihat
seperti seorang istri. Kakek sangatlah sedih. Hohoh(bersedih)” kepala sekolah
membuka pembicaraan yang membuat kami terkejut.
Aku tak
menyangka bahwa anak ini adalah cucu dari seorang kepala sekolah. Pantas saja
dia dimasukan ke dalam kelas A padahal dia tidak terlalu bagus dalam kekuatan
sihirnya “moo tolong hentikan kakek. Itu kan dulu. Saat aku masih kecil dan
belum masuk sekolah sihir. Dan lagi pula disini ada El-kun aku jadi malu. Serta aaa-appaaa- apaa ma-mak-maksudnya
terlihat seperti se-seo-seorang is-istri hah kakek.(terbata-bata)” Jawab
irisyviel dengan wajah yang sangat merah. “jika kalian hanya ingin melepas rindu sebaiknya aku keluar saja dan
mencari sesuatu untuk dimakan.” Kata ku hendak berangkat meninggalkan mereka.
”hohoh
tunggu dulu. Seperti biasa kau tidak bisa dianggap bercanda Number Zero. hohoh”
jawab kepala sekolah. Aku terkejut bagaikan disambar petir. Apa yang dia kata
kan tadi saat memanggilku. Bagaimana
bisa dia tahu nama julukanku dulu “ heh Number Zero. siapa itu.?” Jawab
Irisyviel dengan bingung penasaran. “oy kakek sialan. Sebaiknya kau menutup
mulut mu itu atau akan ku bungkam kau meski dengan mematahkan rahangmu.” kata ku dengan marah. “tunggu dulu El-kun kamu
kenapa marah.? Ada apa.?” Tanya Irisyviel padaku. “ ok cukup sampai disini
basa-basinya. Aku akan bertanya padamu Elusyan-kun. Apa kamu tak mau berkata
dan bertanya padaku akan sesuatu yang telah terjadi di ujian sekarang.?” Tanya
kepala sekolah pada ku.
“itu bukan
urusanku dan aku tidak peduli pada apapun selama tidak menguntungkan ku,” jawab
ku. “ hohoh kau sangat dingin dan kejam, hohohoh kau tidak merasa bersalah sama
sekali setelah membunuh kelompok yang kau beri Regalius Goliath. hohoh.” balas
kepala sekolah. “aku hanya ingin menghilangkan sosok keberadaan yang akan
menyusahkan aku nantinya” Balas ku pada kepala sekolah. “sebenarnya apa yang
terjadii. nee El-kun, kakek.?” Tanya irisyviel yang sangat kebingungan. “ jadi
begini aku tidak tahu maksud Elusyan-kun melindungi mu. Akan tetapi di luar
sana banyak murid yang terbunuh dan mati. Dan sekarang pun yang tersisa hanya
sedikit saja. “ jelas nya kepala sekolah kepada Irisyviel.
“tunggu
dulu. Di bunuh, mati? Apa maksudnya itu. Semuanya mati.?” Kata Irisyviel dengan
seperti akan menangis. “tenang saja Irisyviel. Mereka tidak benar-benar mati.
Mereka hanya kalah dan pingsan saja. Karena jika meskipun kamu terbunuh disini.
Kamu tidaklah mati melainkan kamu hanya menghilang saja. Dan aku yakin bahwa
yang di pindahkan kesini adalah bukan raga nya maupun jiwa nya bukan begitu
kepala sekolah.” Jelas ku pada Irisyviel. “kau sangat benar, kau mendapatkan point lebih Elusyan-kun. hohohh hanya
kau satu-satunya yang dapat mengetahui tentang hal ini.” jawab kepala sekolah.
“apa maksudnya ini.? Nee El-kun.. .?” Tanya
Irisyviel kepadaku dengan bingung dan mendorong-dorong ku. “tenang saja
irisyviel. Biarkan kepala sekolah yang menjelaskan semua ini karena dia yang
lebih bertanggung jawab dalam masalah ini, bukankah begitu kepala sekolah.?”
Jawab ku sambil meminta penjelasan kepada kepala sekolah.
“jadi
begini Irisyviel-chan. Pada ujian ini kalian di teleportasi bukan. Nah yang di
teleportasi kan itu adalah pikiran kalian bukan jiwa maupun raga kalian. Jadi
yang akan terkena serangan bukan tubuh maupun jiwa kalian, melainkan pikiran
kalian. Semua itu dilakukan untuk menjaga keamanan para murid disini. Peraturan
yang mengatakan tentang membunuh itu dilarang karena para guru ingin mengetahui
sifat-sifat kalian. Jadi tidak ada yang benar-benar terbunuh dan mati di ujian
ini. Jadi tenang lah. Akan tetapi ada hal harus saya katakan pada kalian. Di
ujian ini siapapun yang gugur maka semua ingatan kalian tentang pertandingan
ini akan di hapus dan yang masih bertahan saja yang akan mengingat semua
__ADS_1
kejadian di ujian ini. Sekarang kalian mengerti kan.?”
Penjelasan dari kepala sekolah kepada kami.
“dan juga untuk Elusyan-kun. Aku tahu apa yang kamu ingin tanyakan dan membuat
mu penasaran. Kamu ingin tahu bukan kenapa para murid-murid disini tidak
seperti yang kamu bayangkan bukan.? Kenapa mereka lemah dan bahkan untuk
sekelas A banyak yang gugur dalam ujian ini.? Akan aku jelaskan. Di akademi
saat ini menjadi perhatian bagi para kalangan orang-orang yang menginginkan
sebuah prestasi dan perebutan kekuasaan. Jadi banyak sekali yang ingin masuk
kesini untuk menjadi orang-orang yang berpengaruh dan membuat cerah dalam masa
depan nya nanti.
Akan tetapi bukan hanya kalangan masyarakat
biasa yang tertarik dan ingin masuk ke akademi ini, akan tetapi juga kalangan
bangsawan bahkan kalangan kerajaan dari tempat lain pun ingin masuk dan
memasukan anak-anak nya ke sekolah ini untuk ketika lulus menjadi seseorang
yang berpengaruh dan dapat di banggakan oleh keluarga serta kerajaan nya. Lalu
bagaimana dengan sistem ujian masuk yang di prioritaskan adalah talenta nya.?
Untuk itu banyak yang protes dan mengkritik tentang hal itu, maka dibuat lah
kebijakan tentang hanya untuk masuk ke kelas A di tentukan dari status nya
derajat nya. Maka tak jarang asal kan dia dari kalangan bangsawan dan yang
memiliki status tinggi dia akan sangat mudah untuk masuk ke kelas A.
dan meskipun dia orang bertalenta dan kuat
mereka akan keluar bahkan di masuk kan ke kelas rendah. Seperti contohnya kau.
Jadi sekarang kau sudah mengerti kan Elusyan-kun.” Penjelasan tambahan nya pada
kami. “ ya aku mengerti kepala sekolah. Lalu sekarang apa.? Bukankah kau kesini
bukan hanya menjelaskan itu saja kan. Ada lagi yang ingin kau katakan kan,
kepala sekolah.?” Jawab ku sambil bertanya kembali padanya. “sudah kuduga kau
memang anak yang yang berbeda dengan yang lainnya. Iya benar El-kun. Ada
sesuatu lagi yang ingin aku sampaikan. Semua murid yang bertahan hingga hari
ini telah di datangi oleh guru-guru wali kelas nya. Mereka disampaikan untuk
kembali lagi karena ujian saat ini telah selesai. Jadi kalian dapat kembali
lagi ketempat kalian lagi dengan tanpa kehilangan pikiran kalian tentang apa
yang terjadi selama ini di ujian ini. Tolong kalian menutup mata.” Jelas dari
kepala sekolah kepada kami.
Kami pun menutup mata dan Irisyviel memegang
lenganku. Setelah membuka mata kami kembali disaat kami berkumpul sebelum
mengikuti ujian. Dan yang tersisa sangatlah sedikit karena yang sudah gugur untuk
pergi dari tempat ujian. Mungkin yang tersisa hanya lah 30an orang saja.
Sekolah pun mengumumkan bahwa hasil rank akan di sampaikan dalam waktu semiggu.
sekolah hingga 1 minggu.
1 minggu telah berlalu dan aku pergi kesekolah
bersama Irisyviel. Setelah sampai semua anak-anak berkumpul di depan papan
pengunguman. Aku tak begitu tertarik untuk melihat karena poin yang kuperoleh
mungkin hanya 110 point. Tapi Irisyviel sangat semangat dan menarik ku untuk
melihat hasil pengumuman. “El-kun lihat kita berada di ranking 10. Hebat kan.” Kata Irisyviel dengan semangat
dan senang. “apa.? Tidak mungkin bagaimana bisa. Bukankah kita hanya
mendapatkan 110 point.” Jawab ku dengan terkejut. “jika kamu tak percaya coba
lihat ini. “ balas dia dengan menarik ku.” Hhmm coba aku lihat. Apa tidak
mungkin. Aku yang hanya 110 point di rangking 10. Hmm ternyata diantara mereka
hanya mendapatkan rata-rata 50 point. Jika aku pikir kembali tentang aturan yang
di akumulasi kan dengan pengurangan point, maka dapat aku simpulkan bahwa semua
murid disini melakukan kecurangan.. sial kukira mereka jujur dengan kekuatan
mereka sendiri. Dasar para orang kaya sialan.
Hhm tunggu dulu, siapa yang ranking 1.. hhmm oh
ternyata di ketua kelas A. Tak kukira dia masih selamat dan dapat bertahan
hidup hingga akhir kukira dia telah mati “ dalam fikirku. {Bang} tiba-tiba ada kilatan listrik yang hampir
mengenaiku. Untung aku dapat menghindari. “ hhuu hampir saja” kata ku. Kulihat
di sekitar ku siapa yang berani mengeluarkan sihir berbahaya di sekolah dan
ingin membunuh ku. “berani nya masih menunjukan wajah mu disini setelah apa
yang kau perbuat kepadaku dan kelompok ku, sialan. Aku pastikan akan membunuh
mu.” jawab wanita yang menyerang ku.
ternyata wanita itu adalah ketua kelas A. “apa
maksudmu Talyna-san.? Aku tidak mengerti.” Balas ku padanya. “jangan bertingkah
seperti kau tidak tahu apa-apa. Kau lah yang mengirimkan Regalius Goliath pada
ku dan kelompok ku. Kau tidak tahu aku telah melihat teman-temanku mati
terbantai oleh monster itu. Aku tidak menyangka kau memiliki perbuatan yang
sangat kejam.“ balas nya lagi dengan marah.
“ ooh yang itu. Bukankah kita di uji untuk
bertahan hidup. Lagi pula aku sedang di serang oleh monster itu dan harus
melarikan diri dari nya, lalu aku melihat orang-orang dengan tingkatan yang
berbeda dengan ku, nah itu adalah kelas A serta kelas-kelas yang tinggi
dibandingkan dengan kelas ku. Aku hanya kelas F yang rendah, jadi tidak mungkin
aku dapat mengalahkan monster setingkat itu bukan.? Maka dari itu aku
memberikan pada kalian sebagai latih tanding juga bukan.? Karena kalian kelas A
__ADS_1
, oh ya lagi pula kalian tidak mati sungguhan bukan.” Jawab ku dengan
santai. “hoy sebenarnya kau siapa sampai
berfikir seperti itu, apa nyawa orang-orang tidak bernilai di mata mu.
Bagaimana jika kita mati sungguhan.? Apa kau akan tetap melakukan itu.?” Tanya
nya padaku dengan tatapan menjijikan padaku. “ hah bukankah sudah jelas. Aku
akan melakukan nya. “ jawab ku dengan memasang wajah santai.
{Plak}
Tiba-tiba irisyviel menamparku dengan keras.” El-kun hentikan. Aku tak
menyangka kamu sampai seperti itu. Aku kecewa padamu.” Kata dia sambil menangis
dan berlari meninggalkan ku. Semua orang memperhatikan kami. Aku kembali ke
kelas ku dan orang-orang di kelas ku memandang rendah dan jijik padaku.
Istirahat pun tiba dan aku pergi ke kantin untuk membeli makan siang. Ketika
aku di jalan menuju kantin aku melihat irisyviel menghampiriku “ anooo El-kun
maaf aku telah berani menamparmu dan marah padamu. Aku hanya terkejut saja kamu
melakukan seperti itu. Aku juga tidak mendengar penjelasan mu dulu. Aku yakin
kamu pasti ada alasan nya kan. Benarkan El-kun.?” Tanya Irisyviel kepadaku.
”Irisyviel
ada yang harus aku katakan padamu, kita harus berbicara empat mata saja. Ayo
kita ke atap.” Jawab ku dengan serius dan mengajak dia ke kantin. Sesampainya
kami di atap aku pun membuka pembicaraan.” Irisyviel sebenarnya aku tak ingin
mengatakan ini, akan tetapi karena ini ada sesuatu hubungan nya denga cerita
masa lalu mu maka aku akan memberitahumu sesuatu.” Kata ku padanya. “ ada apa
El-kun tiba-tiba kau berkata seperti ini. ?” Tanyanya padaku.” Apa kamu tahu
apa ini.?” Tanya ku pada nya dengan memperlihatkan sebuah pisau dan boneka kecil.
Melihat itu Irisyviel sangat terkejut seperti tersambar petir.
“anoo
El-kun.. dari mana kamu mendapatkan benda itu. Nee?” Tanya dia dengan gugup
sekali. “ kamu pasti tahu kan benda apa ini.? Dan kau tahu siapa yang membuat
benda ini kan.? tanya ku pada nya dengan nada yang sedikit memaksa dia untuk
menjawab.” Tidak mungkin. Cepat jawab El-kun dapat dari mana benda itu. El-kun
“ jawab dia dengan nada yang merengek dan kesal terhadap ku.
“apa kamu
yakin aku harus memberi tahu mu.” Jawab ku dengan menggoda dia dan sengaja
membuat dia kesal. “cepat jawab aku ELUSYAN.” Teriak dia dengan penuh emosi amarah. “ hemk, aku
dapat dari, hhmm sepertinya aku memungutnya dari Galius Talyna 5 tahun yang
lalu. Kamu tahu kan maksud ku apa, Irisyviel.?” Jawab ku pada nya dengan nada
yang santai.
“tidak,tidak,tidak mungkin.. bagaimana
mungkin. Ini bohong kan. Oh ya. Kau juga kan pasti ada disana kan menjadi
tawanan mereka. Ya aku yakin itu, benarkan El-kun.. neee.” Jawab dia yang
sedang menangis. “ kamu terlalu polos Irisyviel. Yang di culik itu adalah
anak-anak bangsawan. Dan aku bukanlah anak bangsawan. Dan kamu tahu dari mana
aku mendapatkannya.? Aku Mem-Bunuh-nya. “ jawab ku dengan memasang wajah serius.
“tidak
mungkin. Kau pasti bercanda kan nee El-kun. oh ya kau pasti marah kan karena
sudah aku tampar serta berteriak padamu.? Benarkan, jika begitu aku meminta
maaf, jika masih kurang aku akan bersujud sekarang, ya aku bersujud ya, jadi
aku mohon tolong hentikan. Nee El-kun, kenapa kau diam saja. Jawab aku El-kun.
ELUSYAN{teriak}.. “ jawab dia dengan marah dan air mata yang berlinang di wajah
nya. “mengapa kamu masih tidak percaya.? apa aku harus menggunakan sihir untuk
mengingat kembali kejadiaan saat aku membunuh anak itu. “ Tanya ku pada nya
untuk menyakinkannya. “jadi anak yang membunuh galius-kun adalah kau..?
ho,ho,ho. Jadi begitu rupanya maka dari itu kau terkejut mendengar kejadian
Lost Childs. “ jawab irisyviel sambil memasang wajah yang frustasi.
“kejadian
dan ritual pemanggilan yang di lakukan kelompok penculik itu adalah untuk
memanggil para malaikat kamu tahu itu. Dan pengorbanan yang dibutuhkan itu ada
para jiwa dari anak-anak suci bangsawan bahkan anak-anak raja dari tempat lain.
Tapi aku terkejut ada anak yang mengetahui kejadian itu dan menggagalkan nya
dengan menodai upacara itu menggunakan noda darah kotor. Maka dari itu anak itu
dibunuh olehku karena menghalangi rencana ku. “ kata ku pada dia.
Setelah mendengar penjelasan ku Irisyviel pun
pingsan. Aku membawanya ke tempat istirahat. Aku sengaja memberi tahu ini
karena aku tidak ingin kejadian 2 tahun lalu terulang kembali. Saat kami di
atap ada seseorang yang mengawasi kami. Semoga anak itu memberi tahu semua yang
aku ceritakan agar tidak ada lagi yang mengangguku. Ketika sampai di kelas aku
duduk dan memperhatikan semua nya seperti memandang jijik serta di penuhi
dengan perasaan benci padaku. Tapi aku merasa tenang karena tidak ada yang
mendekatiku dan mengangguku. Kedua makhluk itu berisik dan tidak menghampiriku.
Yang aneh adalah sikap nya Eleonora dan
tatapan sinis nya padaku. Akhirnya yang aku inginkan terwujud juga. Guru datang
dan memberi tau bahwa sekolah akan mengadakan pertandingan sekaligus ujian
semester Untuk yang mengikuti pertandingan hanya lah orang-orang yang masuk
__ADS_1
ranking 10 besar saja.