Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
Chapter 1 {Sosok Paling Berharga Elusyan}


__ADS_3

Chapter 1 {Sosok paling berharga Elusyan}


1 minggu pun telah mereka lalui dan akhirnya mereka semua dapat menggunakan ilmu


sihir tingkat tinggi. ada beberapa diantara mereka yang meningkat tingkat


status penyihir nya. Aku akhirnya bisa pulang. Aku dengan rasa lesu pulang


menuju tempat tinggal El-kun. hmm aku tidak boleh memasang wajah ku yang


seperti ini dihadapan dia. Karena aku tidak ingin dia menjadi khawatir


terhadapku. Aku harus memasang wajah semangat serta ceria untuk dia.


Dengan


semangat aku bergegas menuju tempat tinggal El-kun, akan tetapi ada yang


menghadang ku. kulihat dia ternyata ketua kelas Meisya. “ketua kelas. Sedang


apa kamu disini.? Apa ada sesuatu.?” Tanya ku padanya. “iya. Ada sesuatu yang


ingin kubicarakan kepadamu. Tapi sesuatu yang sangat penting serta sangat


panjang. Bisakah kamu menginap denganku di tempat tinggalku malam ini.?”jawab


nya meminta ku untuk menginap ke rumah nya. “hmm baiklah.” Jawab ku.


lagi


pula El-kun pun pasti sedang kelelahan dari latihan sihir barunya di akademi


selama seminggu ini. Jadi lebih baik besok saja aku bertemu dengan nya. Kami


berdua pergi menuju ke tempat tinggal ketua kelas. Akhirnya kami telah sampai.


Hwuaaahh besarnya. Mungkin hampir sama dengan besarnya tempat tinggal Krusya.


Kami masuk dan sama seperti di tempat tinggal Krusya. Kami disambut oleh para


pelayan pria dan wanita “selamat datang tuan putri.” Sambut dari para pelayan


nya.


“ah


iya, aku pulang. Apa Ayah, Ibu, Kakak serta adiku sedang ada di rumah? “tanya


Meiya. “ada tuan putri. Tuan Tyana dan Nyonya Tyana sedang ada di ruangan nya,


serta Tuan Muda Felix dan Tuan Muda Fisya sedang ada di ruangan nya.” Jawab


para pelayan yang sedang mengambil barang-barang kami “oh begitu. Jika begitu


katakan kepada mereka aku telah pulang dan ingin mengatakan sesuatu kepada


mereka. Bisakah kalian menyampaikannya.?” Kata ketua.


Whaahh.


Ternyata ketua kelas sama saja dengan Krusya. Sama-sama elegan serta


mengeluarkan aura layaknya sosok bangsawan. Apa mungkin semua keluarga


bangsawan seperti ini, jika benar berarti hanya aku yang dari keluarga


bangsawan tapi tidak bersikap seperti layaknya seorang bangsawan. “oh ya ini


adalah temanku. Siapkan untuknya bermalam dan mandi.” Kata Meisya kepada


pelayan nya “ baiklah Nona Muda.” Jawab para pelayan


Aku


dibawa oleh mereka ke kamar mandi. Ternyata kamar mandi nya juga sangat besar.


Hmm sekarang aku baru mengetahui bahwa aku masuk kedalam kategori keluarga


bangsawan yang merendah serta sederhana. Aku mandi dan keluar lalu menuju kamar


Meisya. Para pelayan meminta ku untuk menunggu di ruangan nya. aku


memperhatikan isi kamarnya.


Hmm


rupanya dia seperti gadis pada umumnya. aku terkejut ketika melihat ada foto


yang dia pajang dihiasi oleh aksesoris yang sangat berharga. Dengan penasaran


aku melihatnya. Aku terkejut karena foto itu adalah foto seseorang pria yang


sangat mirip dengan El-kun yang mengenakan Zirah serta peralatan perang. Dari


mana dia mendapatkan foto ini. dan juga siapa pria ini yang mirip dengan


El-kun. aku harus menanyakannya.


Tidak


lama kemudian. Meisya datang. Ketika dia melihat aku sedang menggenggam bingkai


foto. Dia langsung terkejut lalu segera menarik lengan ku mengambil bingkai


foto itu. Dia peluk disertai wajah yang sangat memerah. “ketua kelas. Siapa


pria itu.?” Teriak ku. aku sangat kesal. Jujur aku sangat cemburu. “eh, i-ini,


hmm. Jika aku memberitahumu apa kamu akan percaya.?” Tanya dia padaku. “tentu


saja aku akan percaya.?’ Jawab ku. “ini Elusyan-kun.” Balas dia.


“hwuaahh


dia gagah sekali ya. Aku jadi semakin suka. Hmmm” balas ku dengan memeluk tubuh


ku serta membayangkan El-kun. “Irisyviel-san.? Apa kamu percaya begitu saja.?”


Tanya nya padaku. “ tentu saja. Karena ketika sebelum ujian 1 minggu lalu aku


menginap di rumah Krusya-san dan disana ada Viper. Lalu dia menceritakan hidup


nya bersama El-kun dulu, hmm aku sangat iri mendengarnya. Dia memiliki waktu


yang lama bersama nya. sedangkan aku hanya baru 6 bulan bersama serta kenal


dengan El-kun.” jawab ku.


“hmm


begitu rupanya, sudah kuduga si makhluk bodoh itu akan asal bicara kepada orang


lain, dan juga Irisyviel-san, jika kamu berkata hanya 6 bulan baru kenal serta


dekat dengan Elusyan-kun mungkin dia akan kecewa, jujur aku dan Viper pun akan


sangat emosi mendengarnya. “ kata dia dengan menggelengkan kepala nya. aku


sebenarnya sangat penasaran apa maksudnya itu. Akan tetapi aku lebih penasaran


lagi hubungan El-kun dengan Meiysa.


“lalu


ketua kelas, hubungan mu dengan El-kun apa.?” Tanya ku padanya. “hmm apa kamu


ingin tahu.?” Tanya dia dengan menggoda ku. “iya aku ingin tahu, setahuku


El-kun pernah membicarakan sedang mencari seluruh keluarga nya yang sangat


berharga baginya.lalu apakah kamu salah satunya, tapi yang aku tahu dari Viper,


seluruh keluarga yang dianggap berharga bagi dia adalah alat-alat nya.” kata ku


“hmm


begitu, baiklah jika kamu sudah tahu hingga itu maka aku tidak perlu


menjelaskan secara rinci nya. aku adalah pedang yang sedang di genggam oleh


Elusyan-kun di gambar itu, apa kamu melihatnya.” Jelas dia dengan bertanya

__ADS_1


padaku.


“tentu


saja aku tahu. Hmm begitu apa kamu belum mengatakan nya kepada El-kun.?” tanya


ku kembali padanya. “tentu saja aku akan memberitahukannya, akan tetapi mungkin


besok aku akan memberitahukannya. Maka dari itu aku sudah menyampaikan semuanya


kepada seluruh keluargaku bahwa aku akan pergi dari sini dan kembali kepada


keluarga dulu ku yang sangat berharga bagiku.” Jawab dia.


Mendengarnya. Aku sangat terkejut.


“lalu bagaimana kamu mengatakan kepada keluargamu yang sekarang dan lantas apa


kata mereka.?” Tanya ku pada dia. “tentu saja mereka menolak dengan keras,


karena aku satu-satunya anak perempuan di keluarga ini. aku sudah dianggap anak


tersayang bagi mereka. Akan tetapi sebelum mereka. Elusyan-kun lah yang pertama


kali menemukan ku lalu memberi rasa kasih dan sayang yang begitu besar


kepadaku. Dan juga dia lah orang yang sangat mengerti ku serta sangat


melindungi ku. apa kamu tahu kisah pertemuan Viper dan mengapa Viper menjadi


sangat mencintainya.?” Jawab dia dengan bertanya kembali padaku


“iya aku tahu. Lantas apa hubungan


nya dengan mu.?” Tanya ku kembali. “hampir seperti itu kisahku dengan El-kun,


akan tetapi jika Viper adalah Monster, sedangkan aku hanya lah pedang tumpul


yang tidak berguna dulunya, hingga diasah lalu di berikan kehangatan


cinta,kasih serta sayang dari El-kun, tak jarang juga tubuhku ini tercipratan


darah El-kun bahkan hingga membasahi seluruh tubuh ku oleh darah nya.


hingga akhirnya aku mendapatkan


seluruh kekuatan asli ku kembali yang membuat dia bahagia. Ketika itu umurnya 20 tahun dan bersabar mengasahku dengan


rasa cinta selama 50 tahun hingga


bangkitlah seluruh kekuatan ku lalu kemenangan Elusyan-kun teraih. Di foto itu


adalah disaat dia meraih kemenanganan yang menurut nya sangatlah besar dan


sangat bahagia. Jika tidak salah di foto itu  semua keluarga telah lengkap termasuk Viper pun sudah bergabung.” Kata


dia menjelaskan masa lalu nya tentang El-kun dengan nya.


“tapi aku tidak melihat Viper


disana.” kata ku. “aduhh apa kamu sudah lupa bahwa kami semua keluarga nya


adalah alat.?” Kata Meisya. “oh iya, hmm apa dia menjadi Zirah nya El-kun,


pelindung tangan atau kaki nya.? soalnya aku melihat setiap pelindung yang dia


kenakan berbeda-beda warnanya.” tanya ku. “hm, Viper itu menjadi mata kirinya


Elusyan-kun. bisa kamu melihat bahwa bentuk mata kiri Elusyan-kun bentuk nya


berbeda dengan mata kanan nya“ jawab Meiysa.


“wah kamu benar. Matanya seperti


ular. Aku tidak menyangkanya. Lalu apa kamu tahu siapa yang paling berharga


baginya dan paling dia cintai.?” Tanya ku kembali pada Meisya. “hmm semuanya


sangat lah berharga sih. Akan tetapi yang paling dia butuhkan adalah mata kanan


nya, lalu yang menjadi pemimpin kami adalah tangan kanannya, serta tangan


kanannya yang paling dia sayang serta dia cintai. Hmm mungkin jika perbandingan


“hmm begitu.” Jawabku dengan wajah


yang kesal. “hmm apa kamu cemburu ketika aku bilang ada orang yang paling


disayangi oleh Elusyan-kun.?” tanya Meisya menggoda ku. “hmm sedikit.” Jawab ku


“akhh. Kamu seharusnya tidak boleh cemburu kepada orang ini, karena jika pun


kamu meminta Elusyan-kun untuk memilih kamu atau orang ini. Dia pasti akan


mengatakan lebih memilih orang ini, bahkan tak ada satupun permintaan orang ini


yang ditolak oleh Elusyan-kun.” balas Meisya.


“mengapa dia hingga begitu berharga


bagi El-kun.?” tanyaku penasaran “hmm bagaimana ya menjelaskannya ya, sebelum


semua bergabung, dia adalah orang pertama yang sudah bersama Elusyan-kun.  bahkan disaat semua bertarung bersama pun,


Elusyan-kun belum pernah mengajak dia, karena sangat ingin melindunginya bahkan


tidak ingin dia terluka. Dan selama kami bertarung bersama. Yang aku lihat


Elusyan-kun meminta dia ikut bertarung mungkin 2 kali saja. Dan terakhir yang


di foto itu. Aku tidak tahu sudah berapa lama akan tetapi yang semua nya tahu


bahwa orang itu selalu ada di tempat tinggal Elusyan-kun.” kata Meisya padaku.


Aku menjadi sangat penasaran sekali.


Kami bercerita hingga larut malam


sekali. Ke esokannya aku berangkat bersama Meisya bersama ke sekolah, kami


berpamitan dengan keluarga Meisya. kulihat wajah mereka  dipenuhi dengan rasa sedih. Mungkin keputusan


yang diambil oleh Meisya terlalu berat bagi mereka. Setelah sampai disekolah.


Aku tidak melihat El-kun sama


sekali. Dimana dia, apa mungkin dia bolos, tapi tidak mungkin. Hmm mungkin


nanti istirahat aku ke kelas nya lagi. Pelajaran pun di mulai, dan pelajaran


nya adalah mengulang kembali sihir tingkat tinggi yang sudah dilatih selama


seminggu ini agar semuanya tidak kehilangan sihir itu. Istirahat pun tiba dan


aku bergegas ke kelas F.


hmm


kulihat tidak ada El-kun dan Aldeis, Dominika serta Eleonora dikelas ini.


kemana mereka pergi. baiklah sebaiknya aku tunggu di tempat tinggal dia saja.


Akhirnya waktu pulang tiba. Aku bergegas ke tempat tinggal El-kun. seperti


biasa aku lewat belakang toko yang tempat dia bekerja. Setelah masuk aku sangat


terkejut. “eeehh Le-Leona-sensei. Sedang apa kamu disini.?” Tanya ku dengan


terkejut. “oh Irisyviel-san kah. Huwaahh, sudah jangan banyak bicara aku sudah


mengantuk kamu juga cepat tidur.” Jawab dia dengan santai.


“hey


Leona, apa kamu yakin pindah disini.?” Tanya seseorang yang menghampiri kami


“ka-kau. Viper. Sedang apa kamu disini.? Bukankah kamu seharusnya ada dirumah


Krusya-san.?” Tanya ku dengan teriak. “oh itu. aku sudah tidak tahan terlalu


lama jauh dari Elusyan. Maka aku meminta padanya untuk membiarkan ku pindah

__ADS_1


kesini.” Jawab dia hmm mungkin jika Viper wajar saja jika ada disini karena


salah satu keluarga dari El-kun, tapi Leona-sensei. Kenapa dia disini, whaahh.


                  Hasil


latihan Elusyan dengan yang lainnya


 2 tahun


sudah berlalu dan mereka telah selesai dalam pelatihannya. “whuaahh sudah tidak


terasa kita sudah berlatih selama 2 tahun ini, hmm bagaimana ya dengan yang


lainnya ya disekolah. Apa mereka ada yang khawatir kepada kita ya, aku bingung


mengatakan sesuatu kepada orang tua ku karena telah pergi selama 2 tahun tanpa


ada kabar sama sekali.” Kata Aldeis. “jaga bicara mu Aldeis. Apa kamu tidak


merasa puas dan menyesal setelah diberi kebaikan untuk berlatih dari


Elusyan-sama.?” Kata Eleonora.


“itu benar ini semua karena berkat dari


Elusyan-sama.” Balas Dominika, “akh kalian benar, maaf kan aku Elusyan-sama”


kata Aldeis dengan membungkukan tubuh nya. “haaahh kalian ini semua. Sudah


kubilang untuk tidak berkata seperti itu dan jangan memanggilku dengan sebutan


itu. Ayo kita kembali. Dan perlu kalian ingat jika sudah kembali. Aku akan kembali


ke sifat ku yang dulu, jadi jangan terlalu dekat denganku, atau kalian akan


sakit hati.” Kata ku. “hm tentu saja.” Jawab Eleonora dengan senyum.


“baiklah kita kembali. Siapkan diri kalian”


kata ku kepada mereka. Ketika semuanya telah siap aku pun menggunakan sihir


teleportasi ku untuk kembali ke tempat gudang belakang sekolah. Setelah sampai.


Kami pun membuka pintunya, sebelum membuka pintu aku membatalkan sihir ilusi


ruangan ku di gudang belakang sekolah.


“hwuaahh segar dan damainya. Baiklah ayo kita


ke kelas. Aku ingin melihat perkembangan mereka serta ingin menunjukan kekuatan


kita yang selama ini dilatih.” Teriak semangat dari Aldeis. “terserah kau saja,


aku ingin sendirian, jadi tinggalkan aku cepat sana pergi, hush. Oh ya kalian


berdua gunakan cincin ini dulu agar jumlah mana dan kekuatan kalian tidak


terdeteksi dengan benar. ” Kata ku dengan mengusir. Lalu memberikan cincin


kepada mereka bertiga.


“hwuahh bagus nya.” kata Eleonora. Mereka pun


memakainya “akh aku lupa dia sudah ke mode tsundere ya” kata Aldeis. “sudahlah


Aldeis. Sebaiknya kita kembali ke kelas. Aku juga sudah ingin belajar.” Balas


Dominika. Akhirnya mereka berdua pergi juga, hmmm baiklah aku kembali ke kelas


saja. “Eleonora, sedang apa kamu disini.? Bukankah sudah kubilang untuk


pergi.?” Kata ku padanya.


“bukankah aku sudah berjanji untuk melindungi


mu serta menemanimu.” Jawab nya. “oh itu, bukankah itu berlaku disana bukan


disini. Jadi pergilah aku ingin sendirian” balas ku. “tidak mau. Aku mohon


biarkan aku menemanimu Elucchi” kata nya dengan mendekap lengan ku ke dadanya.


Oh sial 2 tahun ini memang membuat mereka


berkembang(memperhatikan ke buah dada Elenora). Hem,hem. Aku tidak boleh


seperti ini. “terserah kau saja.” Jawab ku. “asiik.” Kata dia dengan lebih


menempelkan tubuhku dengan tubuh nya. whuaah sudah lama sekali aku tidak


merasakan ini. “oh ya Elucchi. Apa kamu masih mengingat janjimu.?” Tanya


Eleonora padaku. “tentu saja aku ingat, sudah kubilang kan aku akan menjaga


janjiku kepada siapapun itu.” Jawab ku.


“hehmk” kata Eleonora dengan tersenyum bahagia.


“tapi meskipun sudah 2 tahun seharusnya mereka tidak perlu hingga segitunya.


Heheh.” Kata Eleonora dengan tertawa kecil. “2 tahun kah.? Apa kamu benar-benar


merasa kalian sudah 2 tahun baru kembali.?” Tanya ku pada Eleonora. “eh apa


maksudmu Elucchi? Aku tidak mengerti.“ jawab dia. Haha baiklah jika itu menurut


kalian. Nanti juga kalian akan terkejut.


Setelah ke kelas mereka berdua terutama Aldeis


dengan semangat mengajak bicara ke teman-teman sekelasnya. “hey kalian sudah


lama tidak berjumpa. Hahah” kata Aldeis dengan semangat semuanya merasa aneh


dengan perkataan Aldeis. Lalu ada yang menghampiri Aldeis.


“Aldeis-san. Kamu kemarin mengapa tidak masuk


bersama Dominika, Eleonora-san dan juga Gabriielin-san.” Kata ketua kelas.


Mendengar nya Aldeis dan Dominika sangat terkejut. “hah Kemarin.? Jangan


bercanda, kita sudah 2 tahun tidak bertemu, kenapa kamu bilang 1 hari tidak


bertemu.” Kata Aldeis yang tidak percaya. “hah 2 tahun.? Apa kamu sedang sakit


hingga menggigau seperti itu.? Kita semua disini tidak melihat kalian berempat


hanya kemarin saja. Jika kamu tidak percaya lihat saja sekarang tanggal


berapa.” Jawab ketua kelas menjelaskan, lalu semua murid tertawa,


“Dominika, apa maksudnya ini.?” Tanya Aldeis


dengan rasa bingung yang luar biasa. “sebaiknya kita tanyakan kepada Elusyan,


yang jelas ini semua bukan mimpi.” Kata Dominika menenangkan Aldeis. Akhirnya


tidak lama kemudian datanglah Elusyan bersama Eleonora. “Elusyan, apa maksudnya


ini.? Bukankah kita sudah 2 tahun meninggalkan tempat ini serta berlatih, tapi


mengapa kata mereka baru hanya 1 hari.” Teriak Aldeis.


“jangan bicara keras-keras bodoh.” Kata


Eleonora dengan memukul keras kepalanya Aldeis. “akh kamu benar, maaf.” Balas


Aldeis. “nanti akan aku jelaskan saat istirahat makan siang. sebelum itu kalian


bersikaplah biasa.” Kata Elusyan kepada mereka bertiga. “hey lihat mungkin


mereka bertiga terkena ilusi si orang jahat itu.” Beberapa murid


membicarakanku.


Dengan serentak 3 orang yang dilatih olehku


menoleh ke arah mereka yang sedang membicarakan hal buruk kepadaku dengan


mengeluarkan aura menyeramkan, semuanya ketakutan lalu kembali ke tempat

__ADS_1


duduknya masing-masing.


__ADS_2