
Chapter 5
{Elusyan menjadi pelatih}
Waktu istirahat pun telah tiba, dan
sesuai permintaan ku kepada mereka untuk menuju ke gudang belakang. mereka
telah berkumpul di gudang belakang.“master. Mengapa ada Eleonora disini.?”
Tanya Aldeis kepada ku. “dia akan ikut berlatih bersama kalian. Dan juga
panggil aku dengan nama panggilan.” Kata ku menegaskan kepada mereka.
“baiklah.” Jawab mereka. “sekarang duduklah dan bersiaplah.” Kata ku kepada
mereka. Mereka mengikuti arahanku dan duduk. “Illusion Mode. Dimension Lock. Illusion
Cube.”
Aku menggunakan sihirku dan secara
tidak disadari kita semua sudah berada di dalam kekuasaan ilusi ku. mereka pun
kebingungan karena tidak ada yang berubah tempat tadi mereka duduk. “baiklah
dengan begini tidak akan ada yang mengetahui keberadaan kita. Kalian bertiga
berdirilah dan bersiap” kata ku pada mereka yang sedang bingung.
“kalian cobalah gunakan sihir tanpa merapal
mantera dan mengucapkan nama sihir nya. Bagaimana.?” Tanya ku pada mereka
“baiklah” jawab mereka. “hmm dimulai dari Aldeis dengan menggunakan sihir
tangan berlapis baja. Akan tetapi aku ingin bukan hanya kepalan tangan mu saja
yang dilapisi. Tapi seluruh lengan mu. Dan aku ingin kau bisa melakukan nya
dalam waktu 1 bulan. Lalu untuk Dominika, aku ingin kau melakukan mode api yang
menyelimuti tubuh dan bertahan dalam waktu 6 jam.
Kuberi waktu kau mengusai nya dalam
waktu 1 bulan. Serta untuk Eleonora, aku ingin kau menggunakan sihir light mu
bukan menyelimuti mu, melainkan kau menjadi cahaya itu sendiri. Kuberi waktu 1
bulan. kalian melakukan nya disini. Tidak boleh ada yang keluar. Oh ya kuncinya
hanyalah satu untuk menguasai sihir ini. Yaitu berfikir dan bayangkan saja.
Lalu rasakan aliran mana kalian dan keluarkan mana kalian dalam bentuk yang
kalian inginkan.” Jelas ku pada mereka bertiga. “tunggu dulu Elusyan, 1 bulan
disini apa tidak akan terlalu lama.? Dan juga bagaimana dengan sekolah serta
makan kita nanti.?” Tanya Dominika padaku.
“ tentang itu kalian tidak perlu
khawatir. Kalian lakukan saja. Kalian akan terkejut nanti, nah untuk makan,
kalian hanya perlu membayangkan makanan apa yang kalian inginkan, lalu sebut
nama makanan itu dan akan muncul, akan aku beri contoh. Hhmm (menutup mata) kalender
(tiba-tiba muncul kalender dan digeggam). Nah seperti kalian lihat tiba-tiba
ada kalender kan, nah kalian perhatikan tanggal nya. Disini aku tandai kalian
mulai berlatih. Dan selesai di tanggal ini. Bagaimana.? Apa kalian sudah
mengerti.?ingat tidak boleh ada yang keluar.” Kata ku pada mereka. “baiklah”
jawab mereka.
Aku
pun pergi meninggalkan mereka bertiga disana dan kembali ke kelas untuk makan
siang. Hmm nikmat nya makan tanpa ada pengganggu. Setelah 1 jam aku putuskan
untuk kembali menuju ke tempat mereka. setelah masuk aku melihat mereka seperti
nya sudah berhasil “sepertinya kalian sudah ada kemajuan.” Kata ku pada mereka.
Mereka pun melihat kepada ku dan bergegas menuju ke arahku. “lihatlah Elusyan,
aku sudah menguasai nya, sekarang bukan hanya seluruh lengan ku saja dapat
sekeras baja, melainkan kedua lengan ku seperti di selimuti oleh aliran listrik
yang berwarna merah pekat. Lalu aliran listrik itu jika mengenai benda, maka
benda itu akan hancur. Ini sesuatu yang sangat luar biasa.” Kata Aldeis dengan
semangat.
“aku
juga Elusyan. Bukan hanya tubuh ku diselimuti api, semakin aku mempelajari nya,
ternyata aku juga dapat membuatnya dapat melindungi ku. Dan bukan hanya itu
saja aku terus berlatih lagi dan akhirnya aku merasa seperti menjadi api itu
sendiri.” Kata Dominika dengan semangat. “hmm bagus sekali. Nanti akan kuberi
tahu sesuatu Kepada kalian maksud dari latihan yang aku berikan, oh ya
bagaimana dengan Eleonora.?” Jawab ku dengan menanya kan Eleonora.
“akh
soal itu, sepertinya dia sedang depresi. Karena dia belum menyempurnakan sihir
nya itu.” Jawab Dominika. “Oh begitu, baiklah kalian berdua tunggulah kalian
berdua disini dan gunakan sihir kalian, aku ke ketempat Eleonora lalu akan
kesini lagi, tapi kalian sudah menggunakan sihir baru kalian.” Kata ku pada
mereka. “baiklah” jawab mereka.
aku
pun meninggalkan mereka berdua dan pergi menuju Eleonora. Kulihat dia sedang terbaring
kelelahan. “ada apa Elenora.? Sepertinya kau sangat kelelahan.?” Tanya ku pada
nya. “eh Elusyan-kun (terkejut), hmm Elusyan-kun, sebenarnya apakah darah dari
seseorang bangsawan dan orang penting akan berpengaruh besar kepada kekuatan
kita.?” Tanya dia padaku. “apa maksudmu.?” Tanya ku kembali padanya “aku
berbeda sekali dengan mereka berdua, aku tahu mereka adalah orang-orang penting
dan mengalir darah yang sangat hebat didalam mereka berdua.
Maka
dari itu mereka dapat menguasai sihir bahkan mampu menciptakan sihir baru, tapi
aku berbeda, aku bahkan belum cukup untuk membuat sihir baru dengan sihir
cahaya ini, aku hanya mampu dapat mengubah tubuh ku menjadi cahaya saja. Aku
sedih dan frustasi hwuaahh” teriak dia dengan menangis, aku sangat benci jika
ada wanita yang menangis di hadapanku, apalagi jika wanita yang telah meminta
pertolonganku lalu aku menyetujui untuk membantu dan aku lihat dia sedang
menangis di hadapanku. Aku pun langsung memeluknya. “eh” kata dia terkejut.
“tidak
apa-apa. Tangis semaumu dan keluarkan seluruh emosi mu, setelah itu, cobalah
semangat lagi. Akan aku tampung semua rasa sedih mu itu menjadi penyemangat
__ADS_1
agar dapat membuat mu lebih baik lagi.” Kata ku padanya dengan memeluk erat
tubuhnya lalu mengusap kepalanya. Tak lama kemudian setelah dia menangis. dia
berterima kasih padaku. “hmm Elenora, sepertinya kau salah paham atas kekuatan
sihir mu itu ya.?”” Tanya ku padanya. “eh memangnya ada apa Elusyan-kun.?”
Tanya nya kembali padaku. “hmm sihir elemen cahaya sangat lah sulit untuk
dikuasai, bahkan aku yakin semua guru pun tidak ada yang dapat menguasai elemen
sihir ini.” Kata ku pada nya.
“
eh,.? Tapi tetap saja aku adalah orang yang gagal dan seorang pecundang, kamu
tidak perlu bersikap baik padaku. “ kata dia padaku. “hmm aku bukan mencoba
untuk menghiburmu, tapi itu benar. Asal kamu tahu saja. Sihir cahaya seharusnya
hanya dapat digunakan oleh Ras Malaikat saja. Dan seharusnya kamu sudah sangat
hebat karena dapat menggunakan Elemen cahaya bahkan mampu mengubah bentuknya.
Dan jika saja kamu dapat menguasai Elemen cahaya ini, kamu dalam keadaan
berbahaya. Karena kapan saja kamu dapat djadikan target penculikan Karena
kekuatan istimewa mu itu. Dan juga aku punya saran untuk mu jangan sembarangan
menggunakan kekuatan mu ini, oh ya akan kuberi latihan yang baru.” Kata ku
padanya dengan memberi penjelasan.
Akhirnya
dia mengerti apa yang aku jelaskan “oh ya latihan baru apa lagi.? Apa masih ada
hubungan nya dengan sihir cahaya ini. “ tanya dia padaku “hmm kamu tipe
Warbeast yang sangat cepat kan gerakan
nya.?” Tanya ku padanya. “iya aku tipe Cheetah. Memangnya kenapa.?” Jawab dia
dengan bertanya kembali padaku.
“baiklah,
sekarang berubah menjadi bentuk semaksimal mungkin lalu setelah itu ubah bentuk
mu menjadi lapisan cahaya.” Kata ku padanya. “baiklah akan kucoba” jawab dia
dengan berdiri dan berubah menjadi bentuk maksimal dia. Setelah berubah, dia
pun menyelimuti tubuhnya dengan sihir cahaya lalu berubah lah tubuhnya menjadi
lapisan cahaya.
“baiklah
sekarang kamu tetap seperti itu coba berlari ke tempat itu dengan secepat itu
lalu berhenti tepat disana. “ kata ku kepadanya. “baiklah. hemph” jawabnya.
Akhirnya dia bersiap-siap. Dan dia berlari dengan cepat kempat yang aku
perintahkan dengan tetap di mode itu. “tidak mungkin. Ini seperti terasa. Sihir
teleportasi. Elusyan-kun.” Jawab dia dengan terkagum-kagum akan kekuatan nya
itu. “itu bukan sihir teleportasi bahkan sangat jauh kekuatannya dibandingkan
dengan itu.
Hmm
mungkin sedikit bisa dikatakan mendekati sihir Accel.” Kata ku “hah.? Accel.
Bukankah itu sihir tingkat tinggi yang bahkan petualang-petualang kelas emas saja yang dapat menggunakannya.
Mungkinkah kamu juga bisa menggunakannya Elusyan-kun.?” Tanya dia dengan
penasarand disertai dengan rasa terkejutnya. “akh aku bisa lakukan itu, oh ya.
Bagaimana.? Apa kamu mau.?” Tanya ku kepada nya. “hmm baiklah akan kulakukan
sekuat tenaga. “ jawab nya.
Akhirnya dengan cepat berlari
secepatnya menghampiri dan memukul tubuhnya Dominika yang berlapis api. Lalu
terhempas lah tubuhnya Dominika ke dinding. Aldeis terkejut dan heran
sebenarnya apa yang telah terjadi. Mengapa tiba-tiba tubuh nya Dominika
terpental. Lalu dia melihat ternyata ada Eleonora dalam bentuk mode
cahaya.”Eleonora. apa itu.? Indah sekali dan sangat mengagumkan.” Kata Aldeis
dengan terpesona akan sihir milik Eleonora.
“oh ini, ini adalah hasil dari
gabungan sihir yang kupelajari dan perubahan bentuk tubuh Warbeast ku. oh ya,
aku diminta untuk memukul Dominika oleh Elusyan” jawab dia memberi alasan.
“tidak mungkin. Bagaimana bisa kau memukulku. Seharusya aku tidak dapat di sentuh
dalam keadaan seperti ini.” Jawab Dominika. “aku pun tidak tahu, aku hanya di
minta untuk berlari secepatnya dan memukul tubuh mu Dominika-san.” Jawab
Eleonora.
“oh jadi begitu, ternyata kelemahan
yang tidak dapat aku ketahui Elusyan sudah mengetahui nya. Padahal aku sendiri
belum memberi tahu kekuatan yang kumiliki sekarang ini. Sungguh hebat sekali.”
Balas Dominika. “tak perlu sebegitu nya Dominika. Aku tahu kelemahan mu karena
aku sudah pernah berhadapan dengan orang yang memiliki kekuatan sepertimu. Ok
baiklah. Oh ya sebelumnya aku telah meminta Elenora untuk memukulmu. Aku hanya
saja ingin melihat hasil latihan kalian berdua saja. Baiklah untuk latihan
selanjutnya. Apa kalian siap.?” Kata ku mengampiri mereka bertiga. “baik siap”
teriak mereka.
“sekarang ketingkat tes tanding
kalian bertiga. Sebelumnya akan aku beritahu kepada kalian. tes ini dilakukan
untuk kalian saling mengerti serta saling membantu mencari solusi sesama rekan
kalian yang disini. kalian harus mempelajari bagaimana cara untuk membuat
spontanitas kalian lebih ditingkatkan lagi. Seperti contohnya Dominika yang
tadi terkena serangan karena dia tidak mengetahui sama sekali arah serangan
yang mengenainya.
Dan juga untuk Aldeis kau juga sama.
Kekuatan mu juga dapat dipindahkan dari lengan ke tempat yang ingin kamu
lindungi tapi harus memanfaatkan reflex secepat mungkin. Lalu untuk Eleonora.
Aku akan membuatmu menjadi makhluk yang memiliki serangan sangat cepat bahkan
akan kubuat kau lebih cepat dibandingkan dengan kekuatan Accel.” Jelasku pada
mereka. “baiklah semuanya bersiaplah. “ kataku kepada mereka.
Aku pun mulai bersiap-siap.
“Eleonora kemarilah.” Kataku kepada Eleonora. “ baiklah” balas Eleonora. “gunakan
__ADS_1
seluruh kekuatan mu dan ucapkan nama mantera mu kita akan tes bertarung” kata
ku padanya “ baiklah. Fight Mode
Active. Light Strenght.” Dia pun mengucapkan nama sihir nya.
Mirip dengan ku mengaktifkan sihir mode. lalu tubuhnya menjadi tubuh Warbeast yang
berlapis cahaya. “ apa kau sudah siap.?” Tanya ku padanya “iya siap” jawab dia
dengan sangat yakin. “baiklah sebelum kita mulai. Sebelum itu aku harus
melepaskan gelang pemberat ku ini. “ kata ku sambil membuka gelang pemberat ku.
“tidak mungkin selama ini kamu
menggunakan gelang itu.?” Tanya Eleonora. “iya itu benar.” Jawab ku setelah
selesai melepas gelang ku. aku meminta Eleonora untuk menyerangku sekuat nya.
Dan dia pun menyerangku dengan sangat cepat. Pukulannya tiba mengenaiku
wajahku, akan tetapi serangan nya sama sekali tak mengenaiku. Dia sangat
terkejut karena serangan nya tidak mengenaiku sama sekali. Lalu dia terkejut
karena tiba-tiba ada yang menariknya dan mengehempaskannya hingga terlempar,
akan tetapi lemparan tidak kencang.
“tidak mungkin, serangan yang sangat
cepat dari Eleonora sama sekali tidak mengenainya, bahkan dia dapat menangkap
Eleonora dengan mudah. Tidak masuk akal.” Kata Dominika yang terkejut. “Elusyan-kun.
Apa kamu sangat merendahkan serta meremehkanku.?” Kata Eleonora yang
menghampiriku dengan tertunduk wajahnya kebawah. “apa maksudmu.? Itu tidak
mungkin, jika aku meremehkan mu aku seharusnya tak melepaskan gelang yang aku
kenakan tadi” jawab ku “lalu mengapa kau hanya menangkap dan melemparku saja,
itu juga tidak sekuat tenaga mu.” Balas dia yang masih tertunduk wajahnya ke
bawah. Sepertinya dia sangat marah. “itu mudah sekali. Karena aku sangat benci
jika harus memukul seorang wanita dan apalagi jika itu kamu.” Kata ku pada nya.
Mendengar jawaban dariku Eleonora
terkejut dan wajahnya ke atas dengan sangat merah serta matanya bersinar-sinar
melihat ke arah ku. tentu saja aku tak akan menyakiti dia, aku sedang
melatihnya jika terjadi sesuatu padanya, aku merasa bersalah dan akan berbahaya
untuk ku nantinya, dan juga untuk apa aku menyakitinya jika tidak menguntungkan
ku “haaaahhh” keluhan dari Aldeis dan
Dominika. “ ada apa kalian berdua.?” Tanya ku padanya.
“sekarang aku mengerti mengapa kau
sangat mencintainya Irisyviel-san.” Eleonora berbicara dengan suara yang sangat
kecil. “Eleonora, ada apa.?” Tanya ku padanya. “ah eh, tidak ada apa-apa kok.
He,he,he” jawab nya. “tidak ada apa-apa
Elusyan” jawab Aldeis dan Dominika. “haaah dasar laki-laki yang tidak peka,
sudah Irisyviel. Sekarang Eleonora pun sudah jatuh ke dalam pelukan nya. Tapi
wajar seorang pria akan memiliki banyak wanita yang menyukai kan Dominika.?”
Kata Aldeis kepada Dominika. “aaakh kau benar. Aku hanya terkejut saja seorang
Eleonora yang sangat tidak menyukai pria dapat jatuh cinta kepada Elusyan. “ jawab
Dominika.
“hey kalian berdua cepat kemari.”
Kata ku kepada mereka berdua. Mereka pun menghampiriku. “Baiklah , sekarang aku
akan melatih kalian berdua 2 tahun penuh disini.” Kata ku kepada mereka
bertiga. “hah.?” Teriak mereka berdua. “tenang saja tidak perlu khawatir. Aku
yang akan bertanggung jawab.” Kata ku pada mereka.
“eh bertanggung jawab” tiba-tiba
Eleonora berkata dengan wajah yang tertunduk dengan wajah yang memerah. “ada
apa Eleonora.? Apa kau sedang tidak enak badan.?” Tanya ku padanya. “eh tidak,
aku hanya terkejut ketika kamu bilang akan bertanggung jawab. Hanya itu saja.
He,he,he” jawab dia dengan menundukan kepalanya “oh begitu, jika hanya itu
saja, baiklah kita akan serius berlatih. Tapi sebelum itu sepertinya akan
berlatih bukan disini tapi di suatu tempat yang sangat jauh dari sini. Apa
kalian sudah siap.?” Tanya ku pada mereka. “iya siap” jawab mereka
Karena
mereka setuju aku pun memindahkan mereka semua ke tempat dulu aku berlatih
dengan menggunakan sihir teleportasi. “kita sudah sampai” kata ku kepada
mereka. “dimana ini.?” Tanya mereka . “ini adalah hutan monster. Ini tempat
latihan kita sekarang.” Jawab ku. “hah? Heh tunggu itu Wyvern kan Eh dia
mendekat kemari. Sialan” teriak Dominika. “kenapa kalian panik.? lakukan dengan
hasil latihan kalian seperti yang sudah kalian pelajari.” Jawabku “baiklah. Fight Mode.
Light Strenght” kata Eleonora dengan sigap berubah mode dan dengan
sekuat tenaga di menyerang Wyvern yang sedang menyerang kita.
Wyvern
itu pun terhempas. Akan tetapi Wyvern itu pun datang kembali menyerang kami.
“hwuaahh sial.Iron Thorn.” Aldeis marah dan menggunakan sihir Baja nya serta
seluruh tubuh nya di aliri listrik yang bewarna merah pekat. Dia pun melompat
lalu menyerang ke arah Wyvernnya. Wyvern pun hancur dibagian target serangan
Aldeis.
Wow
tenyata lumayan kuat juga daya hancur nya serangan itu. Tiba-tiba bermunculan
lah monster-monster raksasa. Mereka semua hendak menyerang kami semua. Mereka
bertiga pun sangat terkejut dan mundur serta bergegas menghampiriku. “Elusyan,
sebenarnya tempat apa ini.?” Tanya Dominika padaku. “ itu benar Elusyan, ini
bukan latihan tapi melainkan tempat untuk bunuh diri.” Tambah dari Aldeis.
“jangan
begitu kalian berdua, bukankah kalian berdua sudah sepakat bersedia melakukan dan
menyetujui semua persyaratan dari Elusyan-kun.? Sekarang mengapa kalian
mundur.? Elusyan-kun, aku memang saat ini lemah, tapi aku mohon tolong bimbing
aku menjadi lebih kuat lagi.” Kata Eleonora. “ kau benar Eleonora. Selamat
Datang di tempat kuburan kalian. Jika tidak siap. kapanpun kalian akan tewas
seketika jadi bersiaplah.” Kata ku tersenyum Dan akhirnya pelatihan keras
__ADS_1
mereka bertiga dimulai hingga 2 tahun kedepan.