
Chapter 2 {karena
kalian berharga bagiku}
Jam istirahat telah tiba, semuanya keluar dan
makan siang. Aku beserta 3 orang pergi ke atas atap. “baiklah. Kalian ingin
menanyakan apa yang sebenarnya terjadi kan.?.” kataku. “iya itu benar,
bagaimana mungkin kita telah meninggalkan tempat ini selama 2 tahun tapi
aslinya hanya 1 hari meninggalkan tempat ini, apa yang sebenarnya terjadi.?” Tanya
Aldeis.
“itu benar Elucchi, apa kamu melakukan sesuatu
yang menakjubkan lagi.?” Tanya Eleonora. “hmm bagaimana menjelaskan nya ya,
jadi intinya 1 ruangan yang kita gunakan untuk ke tempat teleportasi serta
tempat kita keluar itu adalah tempat dimensi ilusi ku, jadi aku dapat
menggunakan ruangan dimensi ruang dan waktu, aku dapat membuat waktu sesuai
keinginanku.
Seperti aku bisa saja dapat membuat kita
latihan selama 2 tahun tadi itu menjadi 2 tahun sebenarnya atau 1 bulan atau
pun 1 minggu, akan tetapi akan ada yang curiga serta aku punya tanggung jawab
kepada kalian jika kalian pergi selama itu tidak kabar, serta aku khawatir jika
ada hal membahayakan menghampiri ke kalian karena kalian semua orang penting. “
jelasku pada mereka.
“hmm Elucchi, yang orang penting adalah mereka
berdua, aku tidak termasuk.” Jawab Eleonora dengan mengangkat tangannya. “apa
maksudmu. Kamu itu sangat berharga bagi orang-orang di panti asuhan bukan.?”
Jawab ku. “akh itu” kata Eleonora yang tertunduk dengan wajah yang sangat
merah. “oh jadi begitu, baiklah.” Kata Aldeis “jadi kita lebih berkembang 2
tahun dibanding mereka.?” Tanya Dominika. “akh kamu benar. Kamu sangat pintar
Dominika.” Jawab Elusyan.
“akh tidak” balas Dominika yang malu. “dan juga
kalian bertiga jangan sampai menggunakan kekuatan baru kalian jika tidak
benar-benar di saat bahaya. Lalu kalian untuk apa membela ku. akkh semua nya
pasti akan curiga padaku. Aku ini ingin hidup sebagai murid normal dan mencari
uang untuk orang-orang yang sedang aku tanggung.” Kata Elusyan yang menegur
mereka bertiga.
“maafkan kami.” Kata Mereka menyesal
atas perbuatannya lalu kembali ke kelasnya. “Eleonora tunggu sebentar.” Kata ku
memanggil Eleonora. “eh iya, ada apa Elusyan.” Jawabnya. “kapan aku dapat
berkunjung ke tempat panti asuhan mu.?” Tanya ku “oh itu hmm kamu bisa nya
kapan.?” Jawab Eleonora. “besok bagaimana.?” Balasku “tapi bagaimana dengan
kerjamu.?” Tanya Eleonora. “tenang saja, aku akan minta ijin lagi.” Jawab ku.
“hmm Elusyan, boleh aku bertanya sesuatu padamu.?” Tanya Eleonora padaku. “iya
ada apa.?” Jawab ku “mengapa kamu suka menolong.? Apa kamu tidak takut di
khianati oleh orang lain.? Dan juga jika kamu terus seperti ini, bukankah akan
ada bahkan banyak orang yang akan membenci mu.” Kata Eleonora.
“hmm terkhianati ya. Hmm
__ADS_1
membayangkan saja aku sudah sedih. Akan tetapi. Bukankah kita lebih baik
melakukan sesuatu yang baik terlebih dahulu semampu kita dibandingkan dengan
hanya bisa berfikir buruk saja kedepannya tanpa melalukan apapun” “ jawabku
dengan memalingkan wajahku.
“hehm. Sudah kupastikan bahwa aku
tidak salah memilih seseorang untuk kuberikan hatiku ini, Irisyviel-san, maaf
kan aku. Aku tidak bisa menahannya jika sudah seperti ini.” Kata Eleonora
dengan suara yang sangat kecil. “ada apa Eleonora.?” Tanya ku penasaran.
“hehem, tidak ada apa-apa.” Jawab nya menggelengkan kepala nya lalu tersenyum.
“hmm begitu.” Balasku. “baiklah,
jika begitu kita tunggu di depan tempat tinggal mu saja kita berangkat dari
sana dengan menggunakan sihir teleportasimu.” Kata dia. “heh, mengapa harus
menggunakan sihir ku.? mengapa tidak jalan saja.?” Kataku.
“tempat nya sangat jauh. Butuh
beberapa minggu hingga tiba disana, sedangkan kita mungkin dapat libur 1 hari
dan bolos 2 hari lebih. Dan juga kita kesana hanya untuk membicarakan hal
penting saja bukan liburan.” Jawab dia. “ooh, baiklah. Besok selagi hari pekan
libur. Jadi pagi kamu sudah disana ya.” Kata ku. kami pun janjian tempat dan
waktu bertemu dan pergi.
Aku pergi pulang ke tempat
tinggalku. “aakhh aku pulang. Heehh hari yang sangat melelahkan. Akh karena
tinggal sendiri aku makan makanan instan saja.” Kata ku kepada diri sendiri
dengan rasa yang sangat malas. “selamat datang Elusyan-kun.” kata seseorang
yang menghampiriku dari tempat masak “eh Viper, sedang apa ka-. Eh Leona dan
jangan begitu Elusyan-kun, aku sangat rindu dengan mu, aku sangat ingin bertemu
dengan mu, dan juga aku ini salah satu keluargamu, apa kamu tega mengusir ku
lagi.?” Jawab Viper dengan manja.
“eh, hhmm baiklah, jika begitu
jangan sampai kamu menggoda serta mengganggu ku lagi.” Jawab ku pada Viper.
“eeehh, apa kamu terganggu atau. Hhhmm Fuuuhh.” Balas dia mendekatiku lalu
meniup telinga ku. “errhh. Ap-apa yang kamu lakukan, bo-“ ketika ku menegur nya
lalu dia mencium bibir ku. aku langsung mendorong dia. “sudah kuduga kamu akan
melakukan itu, waahh aku sudah muak. kamu mau aku usir lagi.?” Teriak ku.
“ehh kamu kok begitu, padahal kamu
sendiri dengan semangat sering berciuman dengan Irisyviel. Hmm sedangkan aku
kan keluargamu, apa aku sudah dibuang.?” Tanya dia memasang wajah imutnya. Aakh
imut sekali. “akh mungkinkah.” Kata ku terkejut lalu melihat wajah Irisyviel.
“maafkan aku El-kun” kata Irisyviel meminta maaf. Aakhh dasar wanita itu.
“tunggu dulu Viper. Aku tidak bermaksud seperti itu. Kamu itu adalah salah satu
keluarga ku yang berharga, dan aku sangat menyayangimu. Tapi kamu itu pria.
Jadi tidak wajar jika kita berciuman.” Jawab ku. “ehhh kok begitu.? Jika kamu
mau aku mejadi wanita akan aku lakukan.” Balas Viper, “bukan seperti itu, sudah
kubilang kan aku lebih memilih jika kamu menjadi diri sendiri apa adanya.”
Teriak ku. “ohh berarti wanita tidak apa-apa.?” Kata Leona lalu mencium bibir
__ADS_1
ku.
hwuaahh ini satu lagi wanita dewasa
yang sangat menggairahkan menciumku. Aku menjadi terbawa lalu merasakan ciuman
nya itu dan memasukan lidahku. Ketika aku sadar, aku juga mendorong nya. “hmm
perasaan apa ini.? Begitu hangat dan nikmat.” Kata Leona dengan wajah datar
nya.
“Leona. Apa yang kamu lakukan..?”
teriak ku terkejut. “aku hanya penasaran saja mengapa mereka dan kamu merasa
sangat senang serta menikmati hal seperti itu, bahkan Irisyviel ketika
menceritakan mu. dia terlihat sangat bahagia ketika melakukan hal seperti itu.
Apa aku Tidak boleh.?” Kata dia lalu bertanya padaku dengan memiringkan wajah
nya. akhh sial. Mengapa makhluk summon ku jika di wujud manusia sangatlah
cantik seperti ini. Dan juga lekuk tubuhnya. Sial.
Aku tidak akan bisa bertahan jika terus
seperti ini. Bisa-bisa aku lepas kendali. Hidup satu ruangan dengan 1 wanita
dewasa yang sangat cantik, lekuk tubuh yang indah disertai wajah datar. 1
wanita yang sangat cantik, belum lagi dia wanita luar dari keluarga ku yang aku
cintai serta sayangi sejak dulu.
Lalu 1 lagi pria yang wajah nya
melebihi tingkat keimutannya jika dibandingkan dengan wanita lainnya. Akh sial.
“baiklah. Aku sudah mendengar alasan mereka berdua. Tapi Irisyviel, kenapa kamu
disini.? Bukankah tidak ada yang perlu kita bicarakan.?” Kata ku menegaskan
sesuatu kepada Irisyviel.
“hemk. Kamu benar, memang tidak ada sesuatu
yang perlu kita bicarakan. Karena aku sudah tahu semuanya. Aku memang bersalah
telah menyembunyikan sesuatu padamu, Karena aku rasa hal itu tidak penting bagi
kita. Bagaimana pun hasilnya akan sama saja mau aku bicarakan kepadamu atau
tidak.
Aku akan tetap memilih mu dan terus
memilihmu serta memilihmu hingga kapan pun. Aku sudah terlalu mencintaimu. Hmm
bukankah kamu sudah janji untuk terus bersama ku kepada ayahandaku.?” Kata
Irisyviel. Wajah penuh harap, dia bagaikan sosok wanita yang sudah mempercayakan
hidup nya kepada pria yang sangat dia sayangi.
Mendengar itu aku sangat terkejut.
“eh, kamu mendengar semuanya dari ayahanda ya.?” Tanya ku malu. “iya.
Seharusnya kamu bicara juga padaku. Bukankah itu hal yang penting.” Kata dia
lalu mendekap ku. “ekh, kamu benar, maaf.” Jawab ku meminta maaf. “tidak, aku
tidak akan memaafkan mu jika kamu belum menciumku.” Jawab dia dengan manja.
“eh, ekhm. Baiklah.” Jawab ku dengan menciumnya, akhirnya kami pun berciuman.
“eeehh. Liciknya. Kenapa aku dan Leona
mencium mu tapi Irisyviel kamu yang menciumnya.? Hemm.” Kata Viper dengan
merengek. “sudahlah. Kita selesaikan semuanya, kalian cepatlah tidur. Aku besok
ada urusan penting.” Kata ku dengan kesal. “urusan apa.? Apa aku boleh ikut.?”
Tanya Irisyviel. “ tentu saja. Kalian semua akan ikut. Karena kalian adalah
__ADS_1
orang sangat berharga bagiku.” Jawab ku. kami pun semuanya tidur dengan
nyenyak.