Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
Chapter 6(Pertandingan Elusyan Akan Segera Dimulai)


__ADS_3

Chapter 6


{pertandingan Elusyan akan segera dimulai}


”apa ada


Eluchhi?” teriak dari seseorang . oh tidak, aku memilki firasat buruk. Aku


menengok siapa yang berteriak dan kulihat itu adalah Eleonora bersama


Irisyviel. oh tidak ini menjadi bencana bagiku. Aku pun segera menuju ke


ruanganku. ”akh itu dia. Eluchhi cepat kesini, aku mengajak Irisyviel-san. Ayo


cepat kemari.” Teriak dia memanggil ku, aku dan Viper menghampirinya. “ ada apa


Eleonora-san, dan juga kamu Irisyviel, sudah kukatakan kan jika ingin kesini


sendirian saja lewat belakang, mengapa kamu kemari bersama orang ini” kata


dengan menegur Iriyviel.


”Sudah,sudah,


tak perlu ribut, lagi pula kami sudah ada disini, jadi tugas mu adalah melayani


kami, dan juga, yang mengajak Irisyviel-san adalah aku. Bukan keinginan nya


sendiri,. Lalu kamu Elucchi, siapa wanita yang menyamar menjadi seorang pria


ini.” Penjelasan dari Eleonora sambil bertanya tentang Viper kepadaku “aku


adalah pasangan nya Elusyan-kun yang sudah lama tak bertemu lalu dipertemukan


oleh benang takdir. bukankah begitu Elusyan-kun.?” jawab viper dengan tersenyum


kepadaku. Heeehh, meskipun dia tersenyum seperti itu aku akan pastikan


penyiksaan untuknya nanti.


“hah.? Apa


kamu serius.? Hey Irisyviel. Bagaimana perasaan mu.? Mengapa kamu diam saja.?


Elucchi telah berselingkuh darimu.” Balas Eleonora serta menegur Irisyviel. ”eh


tenang saja Eleonora-san, El-kun sudah menceritakan semuanya padaku , aku


percaya kok pada El-kun” jawab Irisyviel. Hhmm ternyata anak ini sudah agak


dewasa ternyata. Eh tunggu dulu, lengannya bergetar. Hooohh jadi aku masih


diragukan olehnya. “hooohh jadi kamu tidak percaya kah, apa kamu tahu semalam


aku telah berciuman dengan Elusyan, hahaha..” balas Viper dengan bangga nya.


” Hah?


Ci-ciuman.? Itu sudah berlebihan Irisyviel-san, kamu harus segera bersikap


tegas.” Balas Eleonora. ”Tenang saja Eleonora-san. Aku juga sudah berciuman


dengan El-kun sebelum dia, hahaha” balas Irisyviel dengan bangga juga. “ hoo


jadi kamu mau ingin seperti itu Irisyviel-san.” Kata Viper dengan kesal. Akhh


sebenarnya apa yang membuat ku seperti ini, benar-benar sial.


wajahku tiba-tiba ditarik lalu mencium bibir


Viper serta dia memasukan lidahnya kedalam mulut ku.” hwuaaaahhhh” teriak


Eleonora serta Irisyviel. “ apa yang kamu lakukan Viper sialan.?” Tanya ku


dengan mendorong orang bodoh itu. “sekarang kalian mengerti kan besar nya


cintaku pada Elusyan-kun.?” jawab Viper dengan bangga. Sebenarnya apa yang


difikirkan orang bodoh ini, apa dia sedang mabuk, eh tunggu dulu. Irisyviel


melihat nya kan, gawat. ini sangat gawat. Karir kerjaku akhirnya selesai, dan


aku akan bekerja di tempat Irisyviel. Akkh selamat tinggal kedamaian. Aku


melihat ke arah Irisyviel. Eh tunggu dulu, dia tidak menangis. Apa yang terjadi


padanya, “aku juga tidak akan kalah” kata Irisyviel dengan suara yang pelan,


dia tiba-tiba mencium ku serta memasukan lidah nya ke dalam mulut ku. “hwuaahh


sialan kau wanita yang tak tahu diri.” Teriak Viper. “sudah hentikan. Kau Viper


cepat kau cari ular betina sana. Dasar bodoh” teriak ku pada Viper.


”Dan juga kamu Irisyviel, masa kamu cemburu


kepada pria.? aku ini normal.” Kata ku menenangkan Irisyviel. “tidak mau. Dasar


Elusyan-kun bodoh.” Jawab Viper dengan memalingkan wajah nya. “hah.? Baru kali


ini kau menyebut ku bodoh, oy kau ini pria,seharusnya aku yang mengatakan bodoh


padamu. Apa sebenarnya yang terjadi padamu.?“teriaku kepada Viper. “hwuaahh apa


sebenarnya ini.? Cinta segitiga kah.? Hwuaah aku tak menyangka kamu akan


separah ini Elucchi. bahkan membuat Irisyviel yang pemalu menjadi agresif


seperti tadi.” Kata Eleonora.


“lebih baik kalian berdua pergi. Dan juga


Eleonora-san, bisakah kau membuat Viper tinggal bersama mu dan bekerja di toko


Bunga mu.?” Tanya ku pada Eleonora. “hmm itu bisa saja tapi apa Viper-san


mau.?” Jawab Eleonora padaku.”Elusyan-kun apa maksudnya.? Apa kamu mau


meninggalkan ku serta mencampakan ku.?” balas Viper, “hwuaahh apa maksud mu


itu, apa kamu ingin membuat ku malu dihadapan mereka berdua dasar sialan. Ini


perintah, jika kamu tetap tidak mau, aku akan meminta Irisyviel tinggal


bersamaku juga.” Jawab ku dengan mengancam viper.


”Akkhh tidak adil.. tapi baiklah jika begitu.


Aku akan ikut mengikuti apa kata tuan.” Balas Viper. Akhirnya mereka pergi,


Viper ikut dengan Eleonora, akhh akhirnya aku bisa tenang juga. “anooo maaf


El-kun tiba-tiba mencium mu tadi, kamu tidak marah kan.?” Tanya Irisyviel


padaku sebelum pergi. “tidak apa-apa Irisyviel, anggap saja itu balasan ku


karena telah memaksa mu untuk berciuman dengan ku kemarin.” Jawab ku padanya.


“ehem (menggelengkan kepala). aku tidak keberatan soal kemarin, dan justru aku


senang, baiklah. Sampai besok di tempat pertandingan.” Balas dia dengan


melambaikan tangannya, aku juga membalas lambaian tangannya


Ke esokan


nya pun aku pergi ke sekolah. Akhirnya hari ujian pun telah tiba, hmm


sepertinya Irisyviel tidak menunggu dan pergi duluan. Tidak biasanya dia pergi


sendirian. Aku telah sampai di sekolah, aku sangat terkejut dengan suasana di


area sekolah. Sangat ramai. Banyak sekali orang-orang yang berkunjung ke


sekolah ku ini. Bahkan banyak dari keluarga bangsawan yang telah datang. Aku


pun menuju ke kelas. Ternyata semua peserta telah berkumpul di lapangan. Aku


bergegas menuju lapangan dan berbaris dengan regu ku.


kuperhatikan


di sekitar ku apa Irisyviel ada atau tidak. Oh ternyata dia ada. Aku lalu


memperhatikan bahwa yang melihat ujian sekarang sangat banyak. Bahkan banyak


orang-orang berkepentingan pun datang, sepertinya ini ujian yang sangat


terkenal. Upacara pembukaan pun telah dimulai “selamat datang para siswa yang


aku banggakan, kalian semua adalah para penerus orang-orang penting nantinya.


Aku disini tidak akan banyak bicara, hanya akan menyampaikan peraturan maupun


aturan dalam ujian sekarang ini.


1.     Pertama kalian akan terbagi dalam


regu tergantung dari kelas-kelas kalian.


2.     Setiap regu beranggotakan 10 orang,


jadi jumlah kalian hanya 3 regu mewakili kelas kalian


3.     Tempat pertarungan kalian bukan


disini melainkan suatu tempat yang sangat jauh dari sini. Dan kalian akan di


teleportasi menuju tempat pertandingan kalian


4.     Kalian akan di tempatkan pada markas


yang berbeda-beda serta jarak nya jauh dengan markas lain


5.     Tugas kalian adalah melindungi


markas kalian serta menghancurkan markas musuh kalian


6.     Tidak ada aturan dalam melawan


maupun menghancurkan markas musuh kalian, kalian juga di perbolehkan bertarung


habis-habisan melawan musuh kalian


7.     Semua rencana maupun tindakan kalian

__ADS_1


dalam menghancurkan markas musuh maupun mengalahkan musuh kalian di perbolehkan


8.     Karena yang akan dipindahkan


bukanlah tubuh asil kalian melainkan pikiran kalian saja jadi tak perlu


khawatir dalam bertarung serta mengalahkan musuh kalian.


9.     5 murid yang memiliki nilai


tertinggi akan di ikutsertakan dalam festival pertandingan Holy War dan akan


mewakili sekolah kita bahka mewakili kerajaan tercinta kita untuk menghadapi


sekolah lain yang mewakili wilayah nya tersendiri.


10.  Bersenang-senanglah dan jangan


menahan diri lagi


Baiklah


mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan, jadi silahkan


bersenang-senang. Kalian tutup mata kalian dah bersiap-siaplah akan


dipindahkan.”sambutan dari kepala sekolah, kami semua pun bersiap-siap dan


kulihat kelas lain sudah menutup matanya. Irisyviel menghampiriku “anoo El-kun,


aku di titipkan sesuatu oleh Viper, dia ingin aku memberikan ini dan mengatakan


bahwa kamu harus memakai nya.” Kata Irisyviel dengan memberi ku sebuah lensa


mata. Cih ternyata makhluk itu keras kepala juga, tapi karena yang memberi nya


Irisyviel aku harus memakai nya.


“akh


baiklah terima kasih Irisyviel. Oh ya aku minta kamu jangan jauh-jauh dari ku


saat disana.” Jawab ku. “hehm. Baiklah. “kata dia. “lama tak berjumpa


Elusyan-kun, akhh akhirnya aku bisa bersatu lagi dengan mu, hwuaahh senangnya.”


Kata Viper. Viper adalah salah satu alat bertarung ku. dia adalah mata kiriku.


Dia adalah senjata mematikan maupun senjata yang dapat menyembuhkan apapun


dengan sekejap. “bukankah baru kemarin kita bersama, dan lagi pula mengapa aku


harus bersatu dengan mu, untuk mengalahkan serta memenangkan ujian ini. aku tak


perlu menggunakan kekuatan mu Viper.” Jawab ku “ jangan begitu, dengan aku


digunakan serta berguna untukmu, aku baru akan merasakan mengapa aku


diciptakan, jadi tolong lah mengerti “ balasnya,” iya baiklah jika begitu”


balas ku


Akhirnya semua murid menutup mata


dan di pindahkan melalui sihir teleportasi. setelah semua nya di pindahkan. Aku


melhat di sekitar ku ternyata hanya ada hutan lebat saja. hmm, ternyata ini


berbeda dengan ujan bertahan hidup sebelumnya,hanya ada Kristal raksasa yang


ada di dekat kami, hmm rupanya markas yang harus kami lindungi adalah Kristal


ini. disini tidak ada hewan buruan maupun monster sama sekali, berarti tak ada


jalan lain selain bertarung habis-habisan serta menyelesaikan ujian ini


secepatnya karena tidak ada kesediaan makanan untuk bertahan hidup. Ketua di


regu kami adalah ketua kelas A yaitu Meisya. “ semuanya berkumpul kesini.”


Teriak ketua kepada kami. “ baiklah disini aku akan memberikan strategi untuk


ujian ini. Dikarenakan kita pertama kali mengikuti ujian ini serta lawan kita


adalah kaka kelas yang sudah berlatih serta pengalaman nya melebihi kita. jadi


aku harap kerja sama dari kalian semua, mengerti” tanya dia pada kami.


“ baiklah “ jawab kami semua. “ baiklah jika


begitu, akan kuberitahu semua nya tentang strategi ku. yang seperti kalian


lihat ada Kristal raksasa di belakang kita, nah Kristal ini seperti nya adalah


markas yang harus kita lindungi, lalu untuk yang menjaga tempat ini adalah 5


orang, Karena kemungkinan terbesar semua kelas lain pasti akan menyerang kelas


kita, dan yang menyerang kelas lain adalah 5 orang. Dan semuanya harus bersama


tak ada yang boleh berpisah. Mengerti” tanya dia dengan menjelaskan rencana


dia. “maaf ketua kelas aku dan Irisyviel akan berangkat berdua saja menyerang


musuh.” Jawab ku pada ketua kelas.


seharusnya kita bersama dan bekerja sama. Lalu mengapa kamu pergi hanya berdua


dengan Irisyviel.?” Tanya ketua kelas padaku. “ketua masih belum mengerti, aku


ini sudah di rumor kan bahwa aku ini telah membunuh seseorang, dan rumor itu


sudah banyak yang mendengar nya bahwa 1 sekolah pun sudah tahu, dan aku tahu


banyak dari mereka yang sudah membenci ku serta merasa jijik di dekatku, aku


yakin di regu ini pasti ada yang seperti itu, jadi tidak mungkin aku bisa


bersama dengan orang-orang yang bahkan tidak percaya padaku serta membenciku.


Dan hanya Irisyviel saja yang dapat menerima ku serta percaya padaku, jadi aku


hanya akan bersama dengan dia saja tidak dengan lain.


Lagi pula jika aku mati di ujian ini tak akan


ada yang merasa kehilangan bukan.? Dan juga ketua, lebih baik kamu tahu apa


yang terjadi dengan kejadian waktu ujian kemarin yang membuat mu tidak bisa memaafkan


ku. jadi tidak ada salah nya jika aku pergi berdua serta menggunakan rencana ku


sendiri. Jadi selamat tinggal” jelasku pada regu ku. aku lihat mereka melihat


ku dengan rasa yang sangat benci. Aku meninggalkan mereka serta berangkat


berdua dengan Irisyviel.


Aku berjalan menuju markas kelas


terdekat. ”anoo El-kun, mengapa kamu mengatakan hal seperti pada mereka.?”


Tanya Irisyviel menghampiriku. “memangnya kenapa.? Aku hanya mengatakan yang


sesungguhnya kan.? Apa kamu tidak suka.?” Jawab ku. “akh tidak, aku hanya


merasa kamu seperti membenci kepada mereka semua. Heheh” balas dia dengan


tersenyum “itu memang benar, aku sangat membenci mereka semua, bahkan aku ingin


sekali mengahabisi mereka semua, tapi tak ada gunanya serta untungnya untuk ku


jadi kubiarkan saja” balasku.


“eh.? Mengapa kamu membenci mereka


semua.? Apa ada yang membuat mu benci kepada mereka semua.? Memang benar jika


mereka seperti melihat mu dengan pandangan yang berbeda, tapi mungkin karena mu


tidak bisa berbincang-bincang dengan mereka, serta yang aku perhatikan, kamu


selama ini tidak pernah benar-benar dekat dengan seseorang selain aku. Berarti


kamu-“ balas dari Irisyviel tapi tiba-tiba aku potong “ yang salah kan.?


Ahahah.. kamu memang benar Irisyviel, aku hanya lah seorang pembunuh tidak lah


lebih, dan aku bersekolah disini pun untuk menghasilkan uang saja tidak lebih.


Jadi tak ada untungnya bagiku untuk berdekat-dekat dengan mereka yang tidak


menguntungkan ku. dan juga kamu sudah tahu semua dari awal, lalu mengapa kamu


hanya terus bersama ku.? apa kamu ingin mengajak ku untuk berteman dekat mereka


maupun dengan yang lainnya, tapi maaf saja, aku tak akan seperti itu.


Lebih baik menyendiri dari pada


harus berteman dekat dengan mereka. Apalagi dengan orang-orang yang


berpura-pura untuk tidak benci padahal sudah jelas-jelas dia sangat membenci


nya. Cih. Sungguh memuakan.“ potong ku dengan mengeluarkan rasa kesal. “eh


bukan seperti itu El-kun aku tidak bermaksud untuk menyakiti maupun memaksamu,


aku hanya ingin kamu merasakan hidup sebagai seorang siswa. Aku hanya ingin


itu. Untuk membuat mu bahagia. Jadi maafkan aku.” Jawab Irisyviel dengan


menyesal.


“akhh ayo sini” balas ku dengan


menarik tubuh Irisyviel mendekat padaku “ eh El-kun apa yang kamu lakukan.”


Jawab dia dengan terkjut. “apa kamu belum mengerti mengapa aku lebih memilih


bersama mu dibanding dengan mereka.?” Tanyaku sambil memeluk  pinggang nya “ eh memangnya kenapa.?” Tanya


dia yang penasaran. “ karena aku lebih merasa bahagia jika hanya bersamamu


dibanding dengan mereka.” Jawab ku padanya sambil mendekat wajahku dengan nya.

__ADS_1


“hwuaahh aa-aapa yang kamu katakan.? Mooohh” balas dia dengan wajah yang sangat


merah. Akhirnya aku berjalan menuju markas musuh dengan memeluk tubuh


Irisyviel. Serta terkadang menggeggam tangan nya. Kulihat dia pun sangat


senang.


Aku melihat ada Kristal rakasasa


yang sama seperti miliki kami dari kejauhan. Aku meminta Irisyviel untuk


menggunakan Eagle Eye agar memastikannya. Dia pun menggunakan nya bahwa itu


Kristal milik musuh, berarti itu markas musuh. Aku meminta Irisyviel untuk


mengeluarkan sihir tinggi nya untuk menghancurkan Kristal itu dengan segera.


Dia mengeluarkan senjata sihir nya. Lalu merapalkan sihirnya. . “ wahai


senjata jiwaku yang dapat menembus sebuah tempurung diamond basilisk,serta


dapat menghancurkan bala tentara goliath, tolong hempaskan lagi kekuatan mu


lagi untuk memenuhi keinginan jiwaku.. the burst fire soulshots”. Dia


mengeluarkan sihir tinggi nya.


Serangan itu tepat mengarah ke arah


kristal itu. Akan tetapi serangan itu hanya dapat menghancurkan sihir pelindung


nya saja. aku langsung bersembunyi bersama Irisyviel. Kulihat dia sedang lelah


karena kehabisan mana. “Mana Transfer” Aku mengeluarkan skill ku


untuk mengembalikan kekuatan Irisyviel dengan menggunakan kekuatan viper.


Akhirnya keadaan Irisyviel kembali pulih. “Illusion Mode. Dimension Lock. Illusion Field. “ aku gunakan sihir serta skill ku. “waah hebat kamu bisa menggunakan skill


maupun sihir tanpa rapalan mantera, tapi jika tidak salah itu hanya bisa


dilakukan oleh seseorang yang sudah di tingkat atas ya. Hmm mungkin hanya


knight dan wizard pemerintahan dunia saja yang bisa melakukannya, untuk


petualang mungkin tingkat emas baru bisa melakukannya, berarti kamu sudah di


tingkat itu.?” Kata dia sambil memuji ku. gawat, tak kukira dia akan sepintar


ini, lebih baik aku mencari alasan yang tepat untuk menipu nya. “hhmm


Irisyviel, tingkatan sihir dan dan rapalan nya itu tidak bergantung pada tingkatan


penggunanya melainkan kekuatan sihir nya itu sendiri, misalnya jika kita dapat


menyingkat rapalan mantera dengan hati serta tujuan yang sama, maka akan


menimbulkan hal yang sama, akan tetapi harus dengan mana yang lebih besar juga,


misalnya aliran petir yang menyambar seseorang ketika Meisya-san menyerang ku,


dia hanya menggunakan lansung tanpa rapalan dulu.


Nah jika dirapalkan hasilnya akan


seperti apa.? Setiap sihir ada rapalannya, tapi rapalan hanya dilakukan untuk


menghemat mana yang d keluarkan, akan tetapi akan memakan waktu yang lebih jika


dibandingkan dengan langsung menggunakan sihir nya, nah yang tadi aku keluarkan


itu ada rapalan nya juga, tapi aku lebih memilih menggunakan langsung tanpa


rapalan dulu agar menghemat waktu serta agar tidak di ketahui oleh musuh.”


Jawabku menjelaskan dengan tersenyum “hhmm benar juga, jika tidak salah sihir


yang di keluarkan Meisya-san itu ‘ datanglah sambaran petir untuk orang telah


membuatku marah’ Bang. Benarkan” balas Irisyviel sambil mengeluarkan


sihir nya. bodoh itu memancing musuh, sialan, aku harus bersiaga.


Eh,


Irisyviel.. “hohooo, jadi ini siswa yang di perbincang kan itu ya.? Chi chi


chi.?” Kata orang yang menyekap Irisyviel. Cih sialan, aku kurang waspada. “hoi Meira cepat


ke markas bawa anak perempuan itu, kita harus hati-hati kepada pria ini. Aku


merasa dia bukan siswa biasa, kita tidak tahu keberadaan mereka jika cahaya dan


aliran sihir tadi yang kita rasakan keluar dari tempat ini. Cepat.” Balas


seseorang rekan yang menyekap Irisyviel. “baiklah.. chi.chi. sebaiknya kau


jangan bergerak sembarangan atau wanita ini akan kami habisi. Chi.chi. “ kata


orang yang menyekap Irisyviel. Cih sialan. Mereka berdua  pergi membawa Irisyviel menuju markas nya.


Aku pun mengikutinya. Akhirnya kami sudah sampai di markas musuh.


“nee


kakak kelas semuanya, apa kah yang menjaga markas kalian hanya berdua.” Tanya


ku membuka pembicaraan. “tentu saja. Karena kita kelas 12 jadi tidak akan ada


yang  akan berani menyerang tempat kami.”


Jawab seseorang saat tadi memerintah wanita menyekap Irisyviel. yang menyerang


kami adalah perempuan Elf dan laki-laki ras Warbeast .“hmm bukankah kalian


terlalu percaya diri dengan berkata seperti itu.?” Tanya ku.


“tentu


saja kami sangat percaya diri, sudah 10 tahun berturut-turut di akademi ini,


kelas atau tingkat 12 selalu juara” jelas nya. Hoho sombong sekali ya. “sudah


jangan banyak bicara, hmm kita harus apakan anak ini. Apakah langsung


membunuhnya atau menyiksanya, hmm tapi aku sangat suka menyiksa seseorang,


bahkan jika mendengar teriakan orang yang sedang kesakitan, orang yang sedang


akan mati terbunuh aku sangat menyukai nya. Hwuuaahh membayangkannya saja aku


sudah ingin sekali melakukannya. Chi chi chi” kata orang sedang membawa


Irisyviel.


“hoy


jangan berkata seperti itu, sangat menjijikan bagiku. “jawab pria kawan nya


itu. “chi chi chi. Bukankah kau juga sangat menyukai nya, chi chi chi, bahkan


kau juga sudah sangat tertarik untuk menyiksa anak perempuan ini. “ jawab


wanita itu. “ aku senang jika menyiksa seseorang dengan mental nya bukan fisiknya.


“ jawab pria itu.


Mereka


pun berdebat satu sama lain. “ekhem. kakak kelas sekalian, jika kalian berdua


senang akan membunuh orang lain, sebaiknya kalian jangan sampai terbunuh.” Kata


ku dengan tiba-tiba ada di tengah mereka berdua. “apa.? Sejak kapan dia ada


disini, tidak mungkin, seharusnya dia ada di depan kita sedang berdiam diri.


Dan anehnya aku sama sekali tidak merasakan keberadaan nya bahkan mengetahui


gerakan nya. Bagaimana mungkin.” Dalam fikir si pria tadi. “hah.? Mengapa dia


ada disini.?tidak ada pilihan lain, aku segera menghabisi wanita ini.” Dalam


fikir wanita yang menyekap Irisyviel.


“Bang”


keluar sihir ku yang kuarahkan langsung ke kepala mereka serta menghancurkan


wajah mereka. Serangan sihir yang aku keluarkan ini berbeda dengan serangan


yang di keluarkan oleh Meisya saat menyerangku waktu itu, serangan ku ini sihir


elemen petir yang lebih di padatkan dan menjadi seperti laser. Ketika serangan


ku tepat mengenai wajah mereka, tubuh mereka pun terpental dan kepala nya


hampir hancur. Aku pun segera menangkap Irisyviel.


“ini


yang dinamakan membunuh, kakak kelas.” Kataku dengan wajah dingin. Untung saja


Irisyviel pingsan, dan aku lihat seperti biasa tubuh mereka menghilang sama


seperti ujian bertahan hidup. Hmm aku menggendong tubuh Irisviel ke tempat


aman, sebenarnya aku bisa saja menghancurkan markas mereka, akan tetapi,


keberadaan ku akan lebih mencolok lagi nantinya, yang terpenting adalah


bertahan hidup saja. Setelah membawa Irisyviel ke tempat yang aman, aku


memasang pelindung yang tidak dapat di rasakan oleh orang lain.


 Aku segera pergi ke tempat lain untuk


menghancurkan kelas 12 karena ingin menghancurkan kepercayaan diri mereka


hahaha, oh tidak hampir saja, membayangkan nya juga aku sudah seperti dulu


lagi. Aku mencari lawan ku dengan tetap menggunakan mode ilusi ku, karena aku


tahu jika ingin menghancurkan mereka aku harus serius. Aku lihat ketua kelas ku

__ADS_1


dengan temannya sedang disandera oleh anak kelas 12, wah ini kesempatan ku.


__ADS_2