
Chapter 6
{pertandingan Elusyan akan segera dimulai}
”apa ada
Eluchhi?” teriak dari seseorang . oh tidak, aku memilki firasat buruk. Aku
menengok siapa yang berteriak dan kulihat itu adalah Eleonora bersama
Irisyviel. oh tidak ini menjadi bencana bagiku. Aku pun segera menuju ke
ruanganku. ”akh itu dia. Eluchhi cepat kesini, aku mengajak Irisyviel-san. Ayo
cepat kemari.” Teriak dia memanggil ku, aku dan Viper menghampirinya. “ ada apa
Eleonora-san, dan juga kamu Irisyviel, sudah kukatakan kan jika ingin kesini
sendirian saja lewat belakang, mengapa kamu kemari bersama orang ini” kata
dengan menegur Iriyviel.
”Sudah,sudah,
tak perlu ribut, lagi pula kami sudah ada disini, jadi tugas mu adalah melayani
kami, dan juga, yang mengajak Irisyviel-san adalah aku. Bukan keinginan nya
sendiri,. Lalu kamu Elucchi, siapa wanita yang menyamar menjadi seorang pria
ini.” Penjelasan dari Eleonora sambil bertanya tentang Viper kepadaku “aku
adalah pasangan nya Elusyan-kun yang sudah lama tak bertemu lalu dipertemukan
oleh benang takdir. bukankah begitu Elusyan-kun.?” jawab viper dengan tersenyum
kepadaku. Heeehh, meskipun dia tersenyum seperti itu aku akan pastikan
penyiksaan untuknya nanti.
“hah.? Apa
kamu serius.? Hey Irisyviel. Bagaimana perasaan mu.? Mengapa kamu diam saja.?
Elucchi telah berselingkuh darimu.” Balas Eleonora serta menegur Irisyviel. ”eh
tenang saja Eleonora-san, El-kun sudah menceritakan semuanya padaku , aku
percaya kok pada El-kun” jawab Irisyviel. Hhmm ternyata anak ini sudah agak
dewasa ternyata. Eh tunggu dulu, lengannya bergetar. Hooohh jadi aku masih
diragukan olehnya. “hooohh jadi kamu tidak percaya kah, apa kamu tahu semalam
aku telah berciuman dengan Elusyan, hahaha..” balas Viper dengan bangga nya.
” Hah?
Ci-ciuman.? Itu sudah berlebihan Irisyviel-san, kamu harus segera bersikap
tegas.” Balas Eleonora. ”Tenang saja Eleonora-san. Aku juga sudah berciuman
dengan El-kun sebelum dia, hahaha” balas Irisyviel dengan bangga juga. “ hoo
jadi kamu mau ingin seperti itu Irisyviel-san.” Kata Viper dengan kesal. Akhh
sebenarnya apa yang membuat ku seperti ini, benar-benar sial.
wajahku tiba-tiba ditarik lalu mencium bibir
Viper serta dia memasukan lidahnya kedalam mulut ku.” hwuaaaahhhh” teriak
Eleonora serta Irisyviel. “ apa yang kamu lakukan Viper sialan.?” Tanya ku
dengan mendorong orang bodoh itu. “sekarang kalian mengerti kan besar nya
cintaku pada Elusyan-kun.?” jawab Viper dengan bangga. Sebenarnya apa yang
difikirkan orang bodoh ini, apa dia sedang mabuk, eh tunggu dulu. Irisyviel
melihat nya kan, gawat. ini sangat gawat. Karir kerjaku akhirnya selesai, dan
aku akan bekerja di tempat Irisyviel. Akkh selamat tinggal kedamaian. Aku
melihat ke arah Irisyviel. Eh tunggu dulu, dia tidak menangis. Apa yang terjadi
padanya, “aku juga tidak akan kalah” kata Irisyviel dengan suara yang pelan,
dia tiba-tiba mencium ku serta memasukan lidah nya ke dalam mulut ku. “hwuaahh
sialan kau wanita yang tak tahu diri.” Teriak Viper. “sudah hentikan. Kau Viper
cepat kau cari ular betina sana. Dasar bodoh” teriak ku pada Viper.
”Dan juga kamu Irisyviel, masa kamu cemburu
kepada pria.? aku ini normal.” Kata ku menenangkan Irisyviel. “tidak mau. Dasar
Elusyan-kun bodoh.” Jawab Viper dengan memalingkan wajah nya. “hah.? Baru kali
ini kau menyebut ku bodoh, oy kau ini pria,seharusnya aku yang mengatakan bodoh
padamu. Apa sebenarnya yang terjadi padamu.?“teriaku kepada Viper. “hwuaahh apa
sebenarnya ini.? Cinta segitiga kah.? Hwuaah aku tak menyangka kamu akan
separah ini Elucchi. bahkan membuat Irisyviel yang pemalu menjadi agresif
seperti tadi.” Kata Eleonora.
“lebih baik kalian berdua pergi. Dan juga
Eleonora-san, bisakah kau membuat Viper tinggal bersama mu dan bekerja di toko
Bunga mu.?” Tanya ku pada Eleonora. “hmm itu bisa saja tapi apa Viper-san
mau.?” Jawab Eleonora padaku.”Elusyan-kun apa maksudnya.? Apa kamu mau
meninggalkan ku serta mencampakan ku.?” balas Viper, “hwuaahh apa maksud mu
itu, apa kamu ingin membuat ku malu dihadapan mereka berdua dasar sialan. Ini
perintah, jika kamu tetap tidak mau, aku akan meminta Irisyviel tinggal
bersamaku juga.” Jawab ku dengan mengancam viper.
”Akkhh tidak adil.. tapi baiklah jika begitu.
Aku akan ikut mengikuti apa kata tuan.” Balas Viper. Akhirnya mereka pergi,
Viper ikut dengan Eleonora, akhh akhirnya aku bisa tenang juga. “anooo maaf
El-kun tiba-tiba mencium mu tadi, kamu tidak marah kan.?” Tanya Irisyviel
padaku sebelum pergi. “tidak apa-apa Irisyviel, anggap saja itu balasan ku
karena telah memaksa mu untuk berciuman dengan ku kemarin.” Jawab ku padanya.
“ehem (menggelengkan kepala). aku tidak keberatan soal kemarin, dan justru aku
senang, baiklah. Sampai besok di tempat pertandingan.” Balas dia dengan
melambaikan tangannya, aku juga membalas lambaian tangannya
Ke esokan
nya pun aku pergi ke sekolah. Akhirnya hari ujian pun telah tiba, hmm
sepertinya Irisyviel tidak menunggu dan pergi duluan. Tidak biasanya dia pergi
sendirian. Aku telah sampai di sekolah, aku sangat terkejut dengan suasana di
area sekolah. Sangat ramai. Banyak sekali orang-orang yang berkunjung ke
sekolah ku ini. Bahkan banyak dari keluarga bangsawan yang telah datang. Aku
pun menuju ke kelas. Ternyata semua peserta telah berkumpul di lapangan. Aku
bergegas menuju lapangan dan berbaris dengan regu ku.
kuperhatikan
di sekitar ku apa Irisyviel ada atau tidak. Oh ternyata dia ada. Aku lalu
memperhatikan bahwa yang melihat ujian sekarang sangat banyak. Bahkan banyak
orang-orang berkepentingan pun datang, sepertinya ini ujian yang sangat
terkenal. Upacara pembukaan pun telah dimulai “selamat datang para siswa yang
aku banggakan, kalian semua adalah para penerus orang-orang penting nantinya.
Aku disini tidak akan banyak bicara, hanya akan menyampaikan peraturan maupun
aturan dalam ujian sekarang ini.
1. Pertama kalian akan terbagi dalam
regu tergantung dari kelas-kelas kalian.
2. Setiap regu beranggotakan 10 orang,
jadi jumlah kalian hanya 3 regu mewakili kelas kalian
3. Tempat pertarungan kalian bukan
disini melainkan suatu tempat yang sangat jauh dari sini. Dan kalian akan di
teleportasi menuju tempat pertandingan kalian
4. Kalian akan di tempatkan pada markas
yang berbeda-beda serta jarak nya jauh dengan markas lain
5. Tugas kalian adalah melindungi
markas kalian serta menghancurkan markas musuh kalian
6. Tidak ada aturan dalam melawan
maupun menghancurkan markas musuh kalian, kalian juga di perbolehkan bertarung
habis-habisan melawan musuh kalian
7. Semua rencana maupun tindakan kalian
__ADS_1
dalam menghancurkan markas musuh maupun mengalahkan musuh kalian di perbolehkan
8. Karena yang akan dipindahkan
bukanlah tubuh asil kalian melainkan pikiran kalian saja jadi tak perlu
khawatir dalam bertarung serta mengalahkan musuh kalian.
9. 5 murid yang memiliki nilai
tertinggi akan di ikutsertakan dalam festival pertandingan Holy War dan akan
mewakili sekolah kita bahka mewakili kerajaan tercinta kita untuk menghadapi
sekolah lain yang mewakili wilayah nya tersendiri.
10. Bersenang-senanglah dan jangan
menahan diri lagi
Baiklah
mungkin hanya itu saja yang dapat saya sampaikan, jadi silahkan
bersenang-senang. Kalian tutup mata kalian dah bersiap-siaplah akan
dipindahkan.”sambutan dari kepala sekolah, kami semua pun bersiap-siap dan
kulihat kelas lain sudah menutup matanya. Irisyviel menghampiriku “anoo El-kun,
aku di titipkan sesuatu oleh Viper, dia ingin aku memberikan ini dan mengatakan
bahwa kamu harus memakai nya.” Kata Irisyviel dengan memberi ku sebuah lensa
mata. Cih ternyata makhluk itu keras kepala juga, tapi karena yang memberi nya
Irisyviel aku harus memakai nya.
“akh
baiklah terima kasih Irisyviel. Oh ya aku minta kamu jangan jauh-jauh dari ku
saat disana.” Jawab ku. “hehm. Baiklah. “kata dia. “lama tak berjumpa
Elusyan-kun, akhh akhirnya aku bisa bersatu lagi dengan mu, hwuaahh senangnya.”
Kata Viper. Viper adalah salah satu alat bertarung ku. dia adalah mata kiriku.
Dia adalah senjata mematikan maupun senjata yang dapat menyembuhkan apapun
dengan sekejap. “bukankah baru kemarin kita bersama, dan lagi pula mengapa aku
harus bersatu dengan mu, untuk mengalahkan serta memenangkan ujian ini. aku tak
perlu menggunakan kekuatan mu Viper.” Jawab ku “ jangan begitu, dengan aku
digunakan serta berguna untukmu, aku baru akan merasakan mengapa aku
diciptakan, jadi tolong lah mengerti “ balasnya,” iya baiklah jika begitu”
balas ku
Akhirnya semua murid menutup mata
dan di pindahkan melalui sihir teleportasi. setelah semua nya di pindahkan. Aku
melhat di sekitar ku ternyata hanya ada hutan lebat saja. hmm, ternyata ini
berbeda dengan ujan bertahan hidup sebelumnya,hanya ada Kristal raksasa yang
ada di dekat kami, hmm rupanya markas yang harus kami lindungi adalah Kristal
ini. disini tidak ada hewan buruan maupun monster sama sekali, berarti tak ada
jalan lain selain bertarung habis-habisan serta menyelesaikan ujian ini
secepatnya karena tidak ada kesediaan makanan untuk bertahan hidup. Ketua di
regu kami adalah ketua kelas A yaitu Meisya. “ semuanya berkumpul kesini.”
Teriak ketua kepada kami. “ baiklah disini aku akan memberikan strategi untuk
ujian ini. Dikarenakan kita pertama kali mengikuti ujian ini serta lawan kita
adalah kaka kelas yang sudah berlatih serta pengalaman nya melebihi kita. jadi
aku harap kerja sama dari kalian semua, mengerti” tanya dia pada kami.
“ baiklah “ jawab kami semua. “ baiklah jika
begitu, akan kuberitahu semua nya tentang strategi ku. yang seperti kalian
lihat ada Kristal raksasa di belakang kita, nah Kristal ini seperti nya adalah
markas yang harus kita lindungi, lalu untuk yang menjaga tempat ini adalah 5
orang, Karena kemungkinan terbesar semua kelas lain pasti akan menyerang kelas
kita, dan yang menyerang kelas lain adalah 5 orang. Dan semuanya harus bersama
tak ada yang boleh berpisah. Mengerti” tanya dia dengan menjelaskan rencana
dia. “maaf ketua kelas aku dan Irisyviel akan berangkat berdua saja menyerang
musuh.” Jawab ku pada ketua kelas.
seharusnya kita bersama dan bekerja sama. Lalu mengapa kamu pergi hanya berdua
dengan Irisyviel.?” Tanya ketua kelas padaku. “ketua masih belum mengerti, aku
ini sudah di rumor kan bahwa aku ini telah membunuh seseorang, dan rumor itu
sudah banyak yang mendengar nya bahwa 1 sekolah pun sudah tahu, dan aku tahu
banyak dari mereka yang sudah membenci ku serta merasa jijik di dekatku, aku
yakin di regu ini pasti ada yang seperti itu, jadi tidak mungkin aku bisa
bersama dengan orang-orang yang bahkan tidak percaya padaku serta membenciku.
Dan hanya Irisyviel saja yang dapat menerima ku serta percaya padaku, jadi aku
hanya akan bersama dengan dia saja tidak dengan lain.
Lagi pula jika aku mati di ujian ini tak akan
ada yang merasa kehilangan bukan.? Dan juga ketua, lebih baik kamu tahu apa
yang terjadi dengan kejadian waktu ujian kemarin yang membuat mu tidak bisa memaafkan
ku. jadi tidak ada salah nya jika aku pergi berdua serta menggunakan rencana ku
sendiri. Jadi selamat tinggal” jelasku pada regu ku. aku lihat mereka melihat
ku dengan rasa yang sangat benci. Aku meninggalkan mereka serta berangkat
berdua dengan Irisyviel.
Aku berjalan menuju markas kelas
terdekat. ”anoo El-kun, mengapa kamu mengatakan hal seperti pada mereka.?”
Tanya Irisyviel menghampiriku. “memangnya kenapa.? Aku hanya mengatakan yang
sesungguhnya kan.? Apa kamu tidak suka.?” Jawab ku. “akh tidak, aku hanya
merasa kamu seperti membenci kepada mereka semua. Heheh” balas dia dengan
tersenyum “itu memang benar, aku sangat membenci mereka semua, bahkan aku ingin
sekali mengahabisi mereka semua, tapi tak ada gunanya serta untungnya untuk ku
jadi kubiarkan saja” balasku.
“eh.? Mengapa kamu membenci mereka
semua.? Apa ada yang membuat mu benci kepada mereka semua.? Memang benar jika
mereka seperti melihat mu dengan pandangan yang berbeda, tapi mungkin karena mu
tidak bisa berbincang-bincang dengan mereka, serta yang aku perhatikan, kamu
selama ini tidak pernah benar-benar dekat dengan seseorang selain aku. Berarti
kamu-“ balas dari Irisyviel tapi tiba-tiba aku potong “ yang salah kan.?
Ahahah.. kamu memang benar Irisyviel, aku hanya lah seorang pembunuh tidak lah
lebih, dan aku bersekolah disini pun untuk menghasilkan uang saja tidak lebih.
Jadi tak ada untungnya bagiku untuk berdekat-dekat dengan mereka yang tidak
menguntungkan ku. dan juga kamu sudah tahu semua dari awal, lalu mengapa kamu
hanya terus bersama ku.? apa kamu ingin mengajak ku untuk berteman dekat mereka
maupun dengan yang lainnya, tapi maaf saja, aku tak akan seperti itu.
Lebih baik menyendiri dari pada
harus berteman dekat dengan mereka. Apalagi dengan orang-orang yang
berpura-pura untuk tidak benci padahal sudah jelas-jelas dia sangat membenci
nya. Cih. Sungguh memuakan.“ potong ku dengan mengeluarkan rasa kesal. “eh
bukan seperti itu El-kun aku tidak bermaksud untuk menyakiti maupun memaksamu,
aku hanya ingin kamu merasakan hidup sebagai seorang siswa. Aku hanya ingin
itu. Untuk membuat mu bahagia. Jadi maafkan aku.” Jawab Irisyviel dengan
menyesal.
“akhh ayo sini” balas ku dengan
menarik tubuh Irisyviel mendekat padaku “ eh El-kun apa yang kamu lakukan.”
Jawab dia dengan terkjut. “apa kamu belum mengerti mengapa aku lebih memilih
bersama mu dibanding dengan mereka.?” Tanyaku sambil memeluk pinggang nya “ eh memangnya kenapa.?” Tanya
dia yang penasaran. “ karena aku lebih merasa bahagia jika hanya bersamamu
dibanding dengan mereka.” Jawab ku padanya sambil mendekat wajahku dengan nya.
__ADS_1
“hwuaahh aa-aapa yang kamu katakan.? Mooohh” balas dia dengan wajah yang sangat
merah. Akhirnya aku berjalan menuju markas musuh dengan memeluk tubuh
Irisyviel. Serta terkadang menggeggam tangan nya. Kulihat dia pun sangat
senang.
Aku melihat ada Kristal rakasasa
yang sama seperti miliki kami dari kejauhan. Aku meminta Irisyviel untuk
menggunakan Eagle Eye agar memastikannya. Dia pun menggunakan nya bahwa itu
Kristal milik musuh, berarti itu markas musuh. Aku meminta Irisyviel untuk
mengeluarkan sihir tinggi nya untuk menghancurkan Kristal itu dengan segera.
Dia mengeluarkan senjata sihir nya. Lalu merapalkan sihirnya. . “ wahai
senjata jiwaku yang dapat menembus sebuah tempurung diamond basilisk,serta
dapat menghancurkan bala tentara goliath, tolong hempaskan lagi kekuatan mu
lagi untuk memenuhi keinginan jiwaku.. the burst fire soulshots”. Dia
mengeluarkan sihir tinggi nya.
Serangan itu tepat mengarah ke arah
kristal itu. Akan tetapi serangan itu hanya dapat menghancurkan sihir pelindung
nya saja. aku langsung bersembunyi bersama Irisyviel. Kulihat dia sedang lelah
karena kehabisan mana. “Mana Transfer” Aku mengeluarkan skill ku
untuk mengembalikan kekuatan Irisyviel dengan menggunakan kekuatan viper.
Akhirnya keadaan Irisyviel kembali pulih. “Illusion Mode. Dimension Lock. Illusion Field. “ aku gunakan sihir serta skill ku. “waah hebat kamu bisa menggunakan skill
maupun sihir tanpa rapalan mantera, tapi jika tidak salah itu hanya bisa
dilakukan oleh seseorang yang sudah di tingkat atas ya. Hmm mungkin hanya
knight dan wizard pemerintahan dunia saja yang bisa melakukannya, untuk
petualang mungkin tingkat emas baru bisa melakukannya, berarti kamu sudah di
tingkat itu.?” Kata dia sambil memuji ku. gawat, tak kukira dia akan sepintar
ini, lebih baik aku mencari alasan yang tepat untuk menipu nya. “hhmm
Irisyviel, tingkatan sihir dan dan rapalan nya itu tidak bergantung pada tingkatan
penggunanya melainkan kekuatan sihir nya itu sendiri, misalnya jika kita dapat
menyingkat rapalan mantera dengan hati serta tujuan yang sama, maka akan
menimbulkan hal yang sama, akan tetapi harus dengan mana yang lebih besar juga,
misalnya aliran petir yang menyambar seseorang ketika Meisya-san menyerang ku,
dia hanya menggunakan lansung tanpa rapalan dulu.
Nah jika dirapalkan hasilnya akan
seperti apa.? Setiap sihir ada rapalannya, tapi rapalan hanya dilakukan untuk
menghemat mana yang d keluarkan, akan tetapi akan memakan waktu yang lebih jika
dibandingkan dengan langsung menggunakan sihir nya, nah yang tadi aku keluarkan
itu ada rapalan nya juga, tapi aku lebih memilih menggunakan langsung tanpa
rapalan dulu agar menghemat waktu serta agar tidak di ketahui oleh musuh.”
Jawabku menjelaskan dengan tersenyum “hhmm benar juga, jika tidak salah sihir
yang di keluarkan Meisya-san itu ‘ datanglah sambaran petir untuk orang telah
membuatku marah’ Bang. Benarkan” balas Irisyviel sambil mengeluarkan
sihir nya. bodoh itu memancing musuh, sialan, aku harus bersiaga.
Eh,
Irisyviel.. “hohooo, jadi ini siswa yang di perbincang kan itu ya.? Chi chi
chi.?” Kata orang yang menyekap Irisyviel. Cih sialan, aku kurang waspada. “hoi Meira cepat
ke markas bawa anak perempuan itu, kita harus hati-hati kepada pria ini. Aku
merasa dia bukan siswa biasa, kita tidak tahu keberadaan mereka jika cahaya dan
aliran sihir tadi yang kita rasakan keluar dari tempat ini. Cepat.” Balas
seseorang rekan yang menyekap Irisyviel. “baiklah.. chi.chi. sebaiknya kau
jangan bergerak sembarangan atau wanita ini akan kami habisi. Chi.chi. “ kata
orang yang menyekap Irisyviel. Cih sialan. Mereka berdua pergi membawa Irisyviel menuju markas nya.
Aku pun mengikutinya. Akhirnya kami sudah sampai di markas musuh.
“nee
kakak kelas semuanya, apa kah yang menjaga markas kalian hanya berdua.” Tanya
ku membuka pembicaraan. “tentu saja. Karena kita kelas 12 jadi tidak akan ada
yang akan berani menyerang tempat kami.”
Jawab seseorang saat tadi memerintah wanita menyekap Irisyviel. yang menyerang
kami adalah perempuan Elf dan laki-laki ras Warbeast .“hmm bukankah kalian
terlalu percaya diri dengan berkata seperti itu.?” Tanya ku.
“tentu
saja kami sangat percaya diri, sudah 10 tahun berturut-turut di akademi ini,
kelas atau tingkat 12 selalu juara” jelas nya. Hoho sombong sekali ya. “sudah
jangan banyak bicara, hmm kita harus apakan anak ini. Apakah langsung
membunuhnya atau menyiksanya, hmm tapi aku sangat suka menyiksa seseorang,
bahkan jika mendengar teriakan orang yang sedang kesakitan, orang yang sedang
akan mati terbunuh aku sangat menyukai nya. Hwuuaahh membayangkannya saja aku
sudah ingin sekali melakukannya. Chi chi chi” kata orang sedang membawa
Irisyviel.
“hoy
jangan berkata seperti itu, sangat menjijikan bagiku. “jawab pria kawan nya
itu. “chi chi chi. Bukankah kau juga sangat menyukai nya, chi chi chi, bahkan
kau juga sudah sangat tertarik untuk menyiksa anak perempuan ini. “ jawab
wanita itu. “ aku senang jika menyiksa seseorang dengan mental nya bukan fisiknya.
“ jawab pria itu.
Mereka
pun berdebat satu sama lain. “ekhem. kakak kelas sekalian, jika kalian berdua
senang akan membunuh orang lain, sebaiknya kalian jangan sampai terbunuh.” Kata
ku dengan tiba-tiba ada di tengah mereka berdua. “apa.? Sejak kapan dia ada
disini, tidak mungkin, seharusnya dia ada di depan kita sedang berdiam diri.
Dan anehnya aku sama sekali tidak merasakan keberadaan nya bahkan mengetahui
gerakan nya. Bagaimana mungkin.” Dalam fikir si pria tadi. “hah.? Mengapa dia
ada disini.?tidak ada pilihan lain, aku segera menghabisi wanita ini.” Dalam
fikir wanita yang menyekap Irisyviel.
“Bang”
keluar sihir ku yang kuarahkan langsung ke kepala mereka serta menghancurkan
wajah mereka. Serangan sihir yang aku keluarkan ini berbeda dengan serangan
yang di keluarkan oleh Meisya saat menyerangku waktu itu, serangan ku ini sihir
elemen petir yang lebih di padatkan dan menjadi seperti laser. Ketika serangan
ku tepat mengenai wajah mereka, tubuh mereka pun terpental dan kepala nya
hampir hancur. Aku pun segera menangkap Irisyviel.
“ini
yang dinamakan membunuh, kakak kelas.” Kataku dengan wajah dingin. Untung saja
Irisyviel pingsan, dan aku lihat seperti biasa tubuh mereka menghilang sama
seperti ujian bertahan hidup. Hmm aku menggendong tubuh Irisviel ke tempat
aman, sebenarnya aku bisa saja menghancurkan markas mereka, akan tetapi,
keberadaan ku akan lebih mencolok lagi nantinya, yang terpenting adalah
bertahan hidup saja. Setelah membawa Irisyviel ke tempat yang aman, aku
memasang pelindung yang tidak dapat di rasakan oleh orang lain.
Aku segera pergi ke tempat lain untuk
menghancurkan kelas 12 karena ingin menghancurkan kepercayaan diri mereka
hahaha, oh tidak hampir saja, membayangkan nya juga aku sudah seperti dulu
lagi. Aku mencari lawan ku dengan tetap menggunakan mode ilusi ku, karena aku
tahu jika ingin menghancurkan mereka aku harus serius. Aku lihat ketua kelas ku
__ADS_1
dengan temannya sedang disandera oleh anak kelas 12, wah ini kesempatan ku.