
Chapter 6 {Kejutan dari Elusyan untuk
Irisyviel}
8 Hari Sebelum Latihan Dimulai.
Seperti
biasa sekolah dimulai dan para murid belajar seperti biasa nya. Dan semenjak
tidak bersama dengan El-kun. aku sangat tidak semangat dalam kegiatan apapun
termasuk belajar serta kegiatan yang ada di akademi. Akhh apa yang harus aku
lakukan. Akhh El-kun. “selamat pagi Irisyviel-san.” Kata Krusya kepada ku. “oh
selamat pagi Krusya-san.” Jawab ku “kamu kenapa.? Apa masih belum berbaikan
dengan Elusyan-kun.?” tanya nya pada ku
“belum,
aku bingung harus berbaikan seperti apa dan bagaimana caranya, ini karena
salahku yang tidak jujur dengannya, meskipun nanti aku telah berbaikan, aku
takut jika dia masih tidak percaya denganku. Ahhh, apalah gunanya sebuah hubungan
jika masih terdapat kebohongan didalamnya. Padahal dia selalu jujur dan tidak
pernah menyembunyikan sesuatu dariku. Tapi aku malah yang telah mengkhianati
kepercayaan nya. Aku harus memiliki sesuatu yang benar-benar dapat dipercayai
olehnya, dan hanya orang tua ku saja yang dapat meyakinkannya.” Jawabku dengan
sangat lesu.
“itu
dia, bukan kah sudah kubilang untuk berbicara kepada orang tuamu apa yang telah
terjadi dengan kalian. Lalu kenapa sampai sekarang kamu masih belum berbicara
kepada kedua orang tua mu.?” Tanya nya memberi solusi padaku. “aku tahu itu
jalan satu-satunya, tapi aku bingung harus mulai dari mana.? Jika mereka tahu
masalah ku dengan El-kun kemungkinan mereka tidak akan merestui hubungan ku
lagi dengan nya, haahh, sungguh menyebalkan.” kataku dengan suara yang lesu
lagi. “bagaimana jika aku ikut.? Dan membantu menjelaskan kepada orang tua
mu.?” Kata Krusya. “benarkah.?” Tanya ku dengan semangat. “hmph iya.” Jawab
nya. “akh terima kasih banyak Krusya-san.” Balas ku dengan memeluknya.
Pelajaran
pun dimulai. Braise-sensei datang. “ baiklah semuanya, disini kalian
mendapatkan teman baru. Karena ada siswa pindahan baru. Kamu silahkan
memperkenalkan diri.” Kata Braise-sensei membawa seorang murid “perkenalkan
semua nya. Namaku Viper. Mohon kerja samanya. Salam kenal.” Kata Viper dengan
tersenyum. “hwuaahhh imutnya.” Teriak anak-anak. Hwuaah mengapa Viper-san ada
disini. Viper mulai duduk di tempat dekat dengan ku, setelah pelajaran selesai,
banyak yang menghampiri dia. terutama para murid laki-laki. Akhirnya setelah
waktu sekolah telah selesai dan aku kembali ke rumah dengan Krusya. “aku
pulang.” Kata ku memberi salam
“maaf
menggangu”kata Krusya. “selamat datang. Oh kamu sudah pulang Irisyviel.?” Jawab
ibu ku. “iya Ibunda. Oh ya Ibunda aku mengajak temanku.” Kata ku kepada ibuku.
“selamat sore Vallerya-san perkenalkan namaku Krusya Astoria. Salam kenal dan
maaf telah mengganggu.” Kata Krusya dengan memperkenalkan diri. “akh sudahlah
tak perlu seformal itu. Kamu boleh memanggilku dengan panggilan tante
kok(tersenyum). hmm Astoria kah(berfikir). Hmm oh ya kamu dari Klan Astoria
yang terekenal itu ya.? Keluarga besar dengan perdagangan yang sangat luar
biasa itu.
Bahkan
hampir semua wilayah-wilayah rumah mewah untuk tempat bangsawan tinggal serta
tempat berkunjung yang menyediakan semuanya adalah Keluarga Klan dari Astoria
kan. Oh ya apa mungkin kamu putri kepala keluarga Astoria.?” Tanya ibuku dengan
mensanjung-sanjungi keluarga Krusya “iya benar saya putri nya.” Jawab Krusya. “
wahh aku sangat merasa terhormat mendapatkan tamu sepenting ini” kata ibuku.
“akh tidak sebegitunya tante, aku juga sangat merasa terhormat karena dapat
berkunjung ke tempat bangsawan yang sangat terkenal akan kebaikan nya.” Jawab
nya.
Akhirnya kami sampai di ruang tamu
“Ibunda, ada yang ingin aku bicarakan masalah hubungan ku dengan El-kun.” kata
ku membuka pembicaraan. “oh masalah tentang pernikahan.? Kamu dan dia sudah
menentukan tanggal pernikahan nya serta hidup kedepannya. Akhh kemungkinan 3
hari yang lalu penyebab dia datang kemari dan ingin berbicara Sesuatu yang
penting dengan Ayahandamu.
Bahkan Ibunda terkejut melihat dia
membungkuk serta memohon dengan sangat kepada Ayahandamu, Ibunda pun tidak tahu
apa yang sedang dibicarakan oleh mereka berdua, tapi yang jelas setelah Ibunda
memperhatikan dengan lebih jelas sepertinya ada kata ‘Menikah’. tapi sebaiknya
kamu mendengar nya lansung dari Ayahandamu langsung. Tunggu ya Ibunda panggil
dulu Ayahandamu ya.” Kata ibuku memberi penjelasan.
Eh pernikahan. Hwuaahh aku sangat
bahagia, oh tidak,tidak aku harus fokus dengan apa yang ingin aku bicarakan.
Ayahku pun datang bersama ibuku. “apa kamu mau membicarakan tentang
Elusyan-kun.? sebenarnya Ayahandamu ini tidak ingin membicarakannya karena
sudah berjanji dengan Elusyan-kun, tapi karena ini kabar baik, jadi sebaiknya
Ayahanda bicarakan langsung padamu. sebaiknya kamu mendengarkan nya dengan baik
dan teliti” Kata ayahku dengan serius.
Semuanya pun mendengar dengan
tenang, suasana nya sangat lah canggung. “Irisyviel.” Teriak ayah padaku. “iya
ada apa Ayahanda.?” Tanya ku dengan terkejut. “kamu harus mulai berlatih
menjadi seorang Istri mulai sekarang, dan jangan sampai kamu membuat
Elusyan-kun kecewa kepadamu.
Dan lakukan yang terbaik saat berdua
dengan dia saat pergi berlibur ke kampung halaman nya nanti” Teriak ayah padaku “heeehhh” teriak semua
orang yang sedang mendengarkan. “ap-apa maksud Ayahanda.? Aku sungguh tidak
mengerti.” Jawab ku dengan kebingungan. “oh maaf, karena terlalu semangat dan
senang Ayahanda terlalu terbawa suasana. Ekhm. Akan Ayahanda jelaskan padamu
dan kepada Ibumu. Ini terjadi 3 hari yang lalu.
__ADS_1
Elusyan-kun datang kemari dan ingin
sekali berbicara dengan Ayahanda. Lalu Ayahanda pun menghampirinya dan akhirnya
saling berbincang-bincang. Ayahanda melihat dia sangat serius raut wajah nya. “Ayahanda,
aku ingin bertanya tentang Pangeran dari kerajaan ini yang katanya telah datang
dan meminta restu serta meminta untuk mengatur pernikahan dia dan Irisyviel.?”
Tanya Elusyan-kun ke Ayahanda.
Hmm sebenarnya Ayahanda sangat
terkejut mendengarnya, akan tetapi Ayahanda harus dapat menguasai suasana dan
tidak boleh kalah oleh tekanan. “ekhm iya memang nya mengapa Elusyan-kun.? apa
kamu cemburu.? Seharusnya kamu yang lebih dulu melamar dan membicarakan tentang
pernikahan dengan Irisyviel, tapi yang kulihat kamu seperti nya hanya ingin
menjalin hubungan biasa saja bahkan kulihat kamu tidak serius nya dengan nya,
maka dari itu, kamu seharusnya jangan terkejut jika ada orang lain yang akan
mencuri dia darimu. Lalu sekarang apa yang mau kamu katakan. ingin kami harus
menolak keinginan dari seseorang yang serius untuk menjalin hubungan serius
dengan nya,?” Kata Ayahanda kepada nya.
“Haaaahh”
semua nya terkejut “a-ap-apa yang Ayahanda katakan.? Menagapa Ayahanda tega
mengatakan hal seperti itu. Bukankah hal itu memberi tekanan kepada El-kun,
bahkan dapat membuat nama kita ternodai di mata dia. Akhhh sekarang bagaimana
aku agar bersama nya lagi.. “ teriak ku dengan kesal dan merengek.
“dasar
bodoh” kata ibuku dengan memukul kepala ayahku. “aduh sakit” balas ayahku yang
kesakitan. “mengapa kebiasaan lama mu itu kamu gunakan saat seperti itu” teriak
ibuku. “maafkan aku sayang, tapi aku harus terlihat wibawa tinggi. Jadi aku
kelepasan. “ jawab ayahku.
“tunggu dulu Irisyviel-san, benar
kata ayahmu, jika dia serius dengan mu seharusnya dia melakukan apa yang
dikatakan oleh ayahmu, dan kamu jangan terlalu menyalahkan ayahmu. kita harus
tenang mendengarnya. Kita dengar apa kelanjutan nya. Bukankah benar om.?” Kata
Krusya yang menenangkan kami. “itu benar, bukankah sudah Ayahanda bilang untuk
mendengarkan nya dengan baik-baik hingga selesai. Ha.ha.ha” kata ayahku dengan
merasa menang melawan kami. Semuanya melihat nya dengan jijik. “lalu apa yang
dikatakan El-kun.?” tanya ku pada ayahku.
“ini yang akan membuat kalian
terkejut. Dia mengatakan. ‘ “ aku mohon dengan sangat Ayahanda, aku mohon
jangan kamu berikan Irisyviel kepada pria lain. Aku sangat mohon. Mungkin
memang aku seolah-olah seperti memainkan hati dia seperti tidak serius dengan
nya, tapi aku sangat serius dengannya dan ingin sekali menikahinya.
Tapi tolong maafkan aku, karena aku
belum bisa untuk saat ini maupun kedepannya sebelum urusan yang sangat penting
bagiku ini selesai, aku belum bisa untuk menikahi Irisyviel. Jadi aku sangat
mohon kepada Ayahanda untuk tolong bersabar. Aku sangat memohon. Aku bersumpah
akan terus bersamanya, dan selalu melindungi nya. Aku akan terus berusaha
karena masih ada urusan yang sangat penting bagiku untuk menyelesaikannya. Aku
harap kalian dan Irisyviel dapat bersabar. Sekali lagi aku mohon. Tolong sabar
lah. Pasti akan kujemput. Dan aku punya 1 permohonan lagi.
Bisakah Ayahanda dan Ibunda untuk
mempercayakan aku agar dapat menjaga dan melindungi nya.? Aku ingin dia tinggal
bersamaku mulai besok dan seterusnya. Aku ingin dia lebih mengenal ku, serta
jika dia ingin menolak ku atau memutuskan hubungan ku dengan nya. aku ingin
dialah yang memutuskannya. Aku juga minta dengan sangat agar diperkenankan
Irisyviel untuk ikut bersamaku pergi liburan ke kampung halaman ku.? aku mohon”
‘ teriak dia dengan membungkuk memohon kepada Ayahanda.
Lalu Ayahanda pun bertanya kepadanya
“Apakah urusan itu lebih penting dibandingkan dengan Irisyviel.?” Lalu dia pun
menjawab “iya. Bahkan urusan itu nomor 1 yang aku prioritaskan dalam hidupku
ini.” Lalu Ayahanda Pun bertanya. “ Irisyviel urutan keberapa dalam hidupmu.?”
Dia pun menjawab. “ urutan ke 3. Karena urutan ke 2 adalah seluruh keluarga
ku.” jawab dia dengan tegas . akhirnya Ayahanda mengijinkan nya.
Dengan
mendengar semua itu semua orang yang sedang mendengarnya terdiam. Aku sendiri mengalir air mata yang
sangat deras hingga membasahi pipiku. Aku menangis bahagia, dan kesekian kali
yang membuat ku menangis bahagia karena El-kun. “tidak mungkin seorang
Elusyan-kun hingga membungkuk meminta mohon kepada orang lain. Tidak mungkin
kan.” Kata Krusya seakan tidak mempercayai apa yang dia dengar.
Aku
pun lalu teringat dengan perkataan El-kun dulu ketika membicarakan Viper.
“Viper adalah salah satu keluarga ku, aku tak akan pernah meninggalkannya. Aku
akan mencari seluruh keluarga ku yang telah menghilang. Tak akan pernah aku
melakukan kesalahan hingga kehilangan mereka semua lagi.” Ketika aku
mendengarnya. Aku lihat dia sangat merasa depresi serta bersalah luar biasa,
tapi dia tahan dengan sekuat tenaga.
Mengingat
itu, aku sudah tidak dapat menahan rasa cintaku lagi kepada El-kun. saat ini
dia membutuhkan ku. aku berlari keluar dari rumah menuju tempat tinggal El-kun
dan meminta maaf sebesar-besarnya. “tunggu Irisyviel.” Teriak Krusya yang
mencoba untuk menghentikanku. “sudah biarkan Astoria-chan. jika tante menjadi dia pun tante akan
melakukan hal yang seperti itu, bukankah begitu, sayang.?” Kata ibu ku kepada
Krusya dan ke ayahku. “itu benar. Lagi pula aku sudah mengijinkan nya agar
mereka saling mencintai.” Kata ayahku. “jika begitu. Aku pamit untuk pulang om
,tante” kata Krusya meminta pamit untuk pulang. Aku terus berlari tapi
tiba-tiba ada yang teriak dan mengejar ku.
aku
pun berhenti. Dan yang kulihat itu adalah Krusya. “tunggu dulu Irisyviel-san.”
Teriak dia menghampirku. “ada apa Krusya-san.? Jangan halangi aku untuk melepas
rindu dengan El-kun” kata ku dengan nada yang kesal “tenang dulu Irisyviel-san.
__ADS_1
Aku bukannya ingin menghalagimu, tapi cobalah untuk menenangkan pikiranmu
dulu.
Ingat
lah bahwa besok kita ada tugas penting dan juga kelas F ada tugas penting juga,
jadi jangan dulu kamu ganggu. Kita juga harus besiap-siap untuk besok. Untuk
hari ini kamu menginap saja dulu di rumah ku. bagaimana.?besok kamu dan
seterusnya baru menginap di rumah El-kun.” kata Krusya meminta padaku. “hmm
baiklah.” Aku menyetejuinya karena sekarang sudah terlalu malam.
Kami
pulang menuju tempat tinggal Krusya. Aku terkejut karena rumah nya besar
sekali. Hmm mungkin El-kun tidak akan terlalu suka jika tinggal di tempat ini.
Kami masuk kedalam, whuaahh besar nya. “selamat datang tuan putri. Air panas
untuk mandi akan kami siapkan. Silahkan tunggu.” Kami disambut oleh pembantu
Krusya. “oh aku pulang, oh ya. Tolong antarkan Irisyviel ke tempat pemandian.
aku mau bersiap-siap dulu untuk keperluan besok.” Kata Krusya kepada pelayan
nya.
Whuaahh,
dia berbeda sekali dengan Krusya yang aku kenal. Ternyata dia seperti ini jika
di rumah nya ya. Hmm aku baru tahu. Sangat terlihat dewasa serta bijaksana,
bagaikan seorang putri raja. Aku diantar menuju ke tempat pemandian. Whuaahh
apa ini. Ini tempat mandi. Besar sekali. “oh Krusya, kau sudah pulang kah.”
Kata seseorang dengan tiba-tiba yang mengejutkan aku. “kau.. Viper.!” Teriak ku
pada orang itu. “hehh kau si wanita sialan itu. Karena kau aku jadi di usir
oleh Elusyan-kun. sialan.” Teriak dari orang itu. “tunggu dulu, bukankah kamu
seharusnya ada di tempat tinggal Eleonora-san di toko bungan nya.?” Tanya ku.
“oh itu aku pindah ke tempat ini karena banyak yang menggoda ku saat berjualan
disana. Aku merasa tidak nyaman. Jadi nya indah kesini” jawab dia
“Bukankah
kamu sendiri yang membuat El-kun tidak nyaman karena selalu menggoda nya,
padahal dia sendiri tidak pernah tertarik kepadamu.” Balas ku. “hah.? Sialan..
cepat kembalikan aku ke Elusyan-kun.” rengekan darinya. Ketika kami berdua
sedang bertengkar datanglah Krusya. “oh kalian ternyata sudah akrab ya.?” Kata
Krusya.
“hah.?
Tidak mungkin aku akrab dengan orang ini” teriak kami berdua. “sudah,sudah.
Jangan bertengkar lagi.“ kata Krusya mencoba menenangkan kami. “ tunggu dulu
Krusya-san. Apa kamu tidak apa-apa orang mesum seperti dia mandi bersama kita.?
Dia ini laki-laki” kata ku.
“
tenang saja. Di akal dia hanya ada Elusyan-kun saja. Kecintaan nya bahkan
melupakan semuanya. yang dia bicarakan hanya lah pria itu terus. Oh aku lupa.
Kalian berdua sangat menyukai serta mencintai Elusyan-kun kan.? Nah aku ingin
lebih tahu, apa yang sebenarnya membuat kalian tergila-gila denganya, padahal
di luar sana banyak pria yang lebih tampan dan lebih keren di bandingkan dengan
pria itu. Sekarang coba jelaskan padaku selagi kalian sedang mandi bersama
denganku.” Kata Krusya dengan penasaran.
Hmm sepertinya Viper mau
menceritakan nya. Jika begitu aku juga akan menceritakannya juga. ”aku ingin
tahu mengapa kamu sangat mencintai nya Irisyviel.” Kata Viper “eh kamu
memanggil nama depan” jawab ku. “sudah jawab saja. Aku sedang serius.” Balas
nya. “hmm aku juga lupa mengapa aku sangat mencintai nya tapi ada satu hal yang
sangat membuat penyebab yang membuatku sangat mencintai nya. Dia yang selalu
membuatku menangis bahagia.
Aku belum pernah merasakan hal
seperti ini sebelumnya. Entah setiap bersamanya hatiku tenang hatiku begitu
terasa ingin selamanya merasakan hal seperti itu. Bahkan saat aku
membicarakannya saja sudah cukup membuatku menangis. aku ingin terus bersama
nya. Aku ingin mendengar suaranya, aku ingin dia menyentuhku, meraba ku.
memeluk erat tubuhku. Dan aku ingin hidup bersama dengan nya selama nya.” Aku
akhirnya pun menangis.
semua nya memperhatikan ku dengan
tatapan yang bersinar-sinar. “hmm ternyata perasaan mu sangat lah nyata dan
bukan ilusi belaka. Akkhh. Lebih baik aku menyerah saja membiarkan mu mengejar
dia. Karena aku tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang sepenuh hati. Dan
seluruh isi hati dan akal mu hanya ada dia. Aku bisa merasakannya.” Kata Viper.
“oh ya bagaimana denganmu Viper.? Mengapa kamu sangat mencintainya, kamu tahu
sendiri kan kamu itu seroang pria, mengapa kamu hingga mencintai seseorang
sesama jenis dengan mu.?” Tanya Krusya-san.
“apa kalian pernah merasa kehilangan
orang sangat kalian sayangi.? Dan disaat keadaan mental kalian tidak stabil
karena depresi kehilangan orang yang kalian cintai apakah ada orang yang begitu
peduli kepada kalian.? Bahkan apa ada yang mau mendekati kalian, bisa saja
kalian mengamuk dan menghancurkan semuanya. Bagaimana menurut kalian.?” Tanya
kembali dari Viper.
“menurut ku itu kembali kepada orang
nya. Aku sendiri mungkin akan sulit untuk menenangkan orang yang sedang depresi
berat karena aku sendiri belum pernah mengalami nya. Tapi aku pernah merasakan
depresi berat disaat aku diculik ada anak yang menenangkan aku. Hehe, mungkin
dia sedikit kasar juga perkataannya dalam menenangkan aku. Tapi hanya dia saja
yang mau menenangkan aku disaat aku di culik 5 tahun yang lalu. “ jawabku.
“Irisyviel, kamu ingat tentang
penculikan itu.?” Tanya Viper “ekmh i-iya, memangnya ada apa.?” Tanya ku “lalu
siapa anak yang menenangkan mu dan dimana dia sekarang.?” Tanya Viper. “eh
namanya Galius, dia tewas terbunuh.” Jawab ku. “eh Galius.? Terbunuh.? Oh jadi
begitu ya. Aku mengerti sekarang. “ jawab Viper. “memangnya ada apa Viper.?” Tanya
ku. “tidak apa-apa kok. Oh ya bolehkah aku bercerita sedikit, meskipun ini
cerita yang sedikit terlarang.” Tanya Viper. “oh tentu saja” jawab Krusya.
__ADS_1