Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
Chapter 6 {Kejutan Dari Elusyan Untuk Irisyviel}


__ADS_3

Chapter 6 {Kejutan dari Elusyan untuk


Irisyviel}


8 Hari Sebelum Latihan Dimulai.


Seperti


biasa sekolah dimulai dan para murid belajar seperti biasa nya. Dan semenjak


tidak bersama dengan El-kun. aku sangat tidak semangat dalam kegiatan apapun


termasuk belajar serta kegiatan yang ada di akademi. Akhh apa yang harus aku


lakukan. Akhh El-kun. “selamat pagi Irisyviel-san.” Kata Krusya kepada ku. “oh


selamat pagi Krusya-san.” Jawab ku “kamu kenapa.? Apa masih belum berbaikan


dengan Elusyan-kun.?” tanya nya pada ku


“belum,


aku bingung harus berbaikan seperti apa dan bagaimana caranya, ini karena


salahku yang tidak jujur dengannya, meskipun nanti aku telah berbaikan, aku


takut jika dia masih tidak percaya denganku. Ahhh, apalah gunanya sebuah hubungan


jika masih terdapat kebohongan didalamnya. Padahal dia selalu jujur dan tidak


pernah menyembunyikan sesuatu dariku. Tapi aku malah yang telah mengkhianati


kepercayaan nya. Aku harus memiliki sesuatu yang benar-benar dapat dipercayai


olehnya, dan hanya orang tua ku saja yang dapat meyakinkannya.” Jawabku dengan


sangat lesu.


“itu


dia, bukan kah sudah kubilang untuk berbicara kepada orang tuamu apa yang telah


terjadi dengan kalian. Lalu kenapa sampai sekarang kamu masih belum berbicara


kepada kedua orang tua mu.?” Tanya nya memberi solusi padaku. “aku tahu itu


jalan satu-satunya, tapi aku bingung harus mulai dari mana.? Jika mereka tahu


masalah ku dengan El-kun kemungkinan mereka tidak akan merestui hubungan ku


lagi dengan nya, haahh, sungguh menyebalkan.” kataku dengan suara yang lesu


lagi. “bagaimana jika aku ikut.? Dan membantu menjelaskan kepada orang tua


mu.?” Kata Krusya. “benarkah.?” Tanya ku dengan semangat. “hmph iya.” Jawab


nya. “akh terima kasih banyak Krusya-san.” Balas ku dengan memeluknya.


Pelajaran


pun dimulai. Braise-sensei datang. “ baiklah semuanya, disini kalian


mendapatkan teman baru. Karena ada siswa pindahan baru. Kamu silahkan


memperkenalkan diri.” Kata Braise-sensei membawa seorang murid “perkenalkan


semua nya. Namaku Viper. Mohon kerja samanya. Salam kenal.” Kata Viper dengan


tersenyum. “hwuaahhh imutnya.” Teriak anak-anak. Hwuaah mengapa Viper-san ada


disini. Viper mulai duduk di tempat dekat dengan ku, setelah pelajaran selesai,


banyak yang menghampiri dia. terutama para murid laki-laki. Akhirnya setelah


waktu sekolah telah selesai dan aku kembali ke rumah dengan Krusya. “aku


pulang.” Kata ku memberi salam


“maaf


menggangu”kata Krusya. “selamat datang. Oh kamu sudah pulang Irisyviel.?” Jawab


ibu ku. “iya Ibunda. Oh ya Ibunda aku mengajak temanku.” Kata ku kepada ibuku.


“selamat sore Vallerya-san perkenalkan namaku Krusya Astoria. Salam kenal dan


maaf telah mengganggu.” Kata Krusya dengan memperkenalkan diri. “akh sudahlah


tak perlu seformal itu. Kamu boleh memanggilku dengan panggilan tante


kok(tersenyum). hmm Astoria kah(berfikir). Hmm oh ya kamu dari Klan Astoria


yang terekenal itu ya.? Keluarga besar dengan perdagangan yang sangat luar


biasa itu.


Bahkan


hampir semua wilayah-wilayah rumah mewah untuk tempat bangsawan tinggal serta


tempat berkunjung yang menyediakan semuanya adalah Keluarga Klan dari Astoria


kan. Oh ya apa mungkin kamu putri kepala keluarga Astoria.?” Tanya ibuku dengan


mensanjung-sanjungi keluarga Krusya “iya benar saya putri nya.” Jawab Krusya. “


wahh aku sangat merasa terhormat mendapatkan tamu sepenting ini” kata ibuku.


“akh tidak sebegitunya tante, aku juga sangat merasa terhormat karena dapat


berkunjung ke tempat bangsawan yang sangat terkenal akan kebaikan nya.” Jawab


nya.


Akhirnya kami sampai di ruang tamu


“Ibunda, ada yang ingin aku bicarakan masalah hubungan ku dengan El-kun.” kata


ku membuka pembicaraan. “oh masalah tentang pernikahan.? Kamu dan dia sudah


menentukan tanggal pernikahan nya serta hidup kedepannya. Akhh kemungkinan 3


hari yang lalu penyebab dia datang kemari dan ingin berbicara Sesuatu yang


penting dengan Ayahandamu.


Bahkan Ibunda terkejut melihat dia


membungkuk serta memohon dengan sangat kepada Ayahandamu, Ibunda pun tidak tahu


apa yang sedang dibicarakan oleh mereka berdua, tapi yang jelas setelah Ibunda


memperhatikan dengan lebih jelas sepertinya ada kata ‘Menikah’. tapi sebaiknya


kamu mendengar nya lansung dari Ayahandamu langsung. Tunggu ya Ibunda panggil


dulu Ayahandamu ya.” Kata ibuku memberi penjelasan.


Eh pernikahan. Hwuaahh aku sangat


bahagia, oh tidak,tidak aku harus fokus dengan apa yang ingin aku bicarakan.


Ayahku pun datang bersama ibuku. “apa kamu mau membicarakan tentang


Elusyan-kun.? sebenarnya Ayahandamu ini tidak ingin membicarakannya karena


sudah berjanji dengan Elusyan-kun, tapi karena ini kabar baik, jadi sebaiknya


Ayahanda bicarakan langsung padamu. sebaiknya kamu mendengarkan nya dengan baik


dan teliti” Kata ayahku dengan serius.


Semuanya pun mendengar dengan


tenang, suasana nya sangat lah canggung. “Irisyviel.” Teriak ayah padaku. “iya


ada apa Ayahanda.?” Tanya ku dengan terkejut. “kamu harus mulai berlatih


menjadi seorang Istri mulai sekarang, dan jangan sampai kamu membuat


Elusyan-kun kecewa kepadamu.


Dan lakukan yang terbaik saat berdua


dengan dia saat pergi berlibur ke kampung halaman nya nanti”  Teriak ayah padaku “heeehhh” teriak semua


orang yang sedang mendengarkan. “ap-apa maksud Ayahanda.? Aku sungguh tidak


mengerti.” Jawab ku dengan kebingungan. “oh maaf, karena terlalu semangat dan


senang Ayahanda terlalu terbawa suasana. Ekhm. Akan Ayahanda jelaskan padamu


dan kepada Ibumu. Ini terjadi 3 hari yang lalu.

__ADS_1


Elusyan-kun datang kemari dan ingin


sekali berbicara dengan Ayahanda. Lalu Ayahanda pun menghampirinya dan akhirnya


saling berbincang-bincang. Ayahanda melihat dia sangat serius raut wajah nya. “Ayahanda,


aku ingin bertanya tentang Pangeran dari kerajaan ini yang katanya telah datang


dan meminta restu serta meminta untuk mengatur pernikahan dia dan Irisyviel.?”


Tanya Elusyan-kun ke Ayahanda.


Hmm sebenarnya Ayahanda sangat


terkejut mendengarnya, akan tetapi Ayahanda harus dapat menguasai suasana dan


tidak boleh kalah oleh tekanan. “ekhm iya memang nya mengapa Elusyan-kun.? apa


kamu cemburu.? Seharusnya kamu yang lebih dulu melamar dan membicarakan tentang


pernikahan dengan Irisyviel, tapi yang kulihat kamu seperti nya hanya ingin


menjalin hubungan biasa saja bahkan kulihat kamu tidak serius nya dengan nya,


maka dari itu, kamu seharusnya jangan terkejut jika ada orang lain yang akan


mencuri dia darimu. Lalu sekarang apa yang mau kamu katakan. ingin kami harus


menolak keinginan dari seseorang yang serius untuk menjalin hubungan serius


dengan nya,?” Kata Ayahanda kepada nya.


“Haaaahh”


semua nya terkejut “a-ap-apa yang Ayahanda katakan.? Menagapa Ayahanda tega


mengatakan hal seperti itu. Bukankah hal itu memberi tekanan kepada El-kun,


bahkan dapat membuat nama kita ternodai di mata dia. Akhhh sekarang bagaimana


aku agar bersama nya lagi.. “ teriak ku dengan kesal dan merengek.


“dasar


bodoh” kata ibuku dengan memukul kepala ayahku. “aduh sakit” balas ayahku yang


kesakitan. “mengapa kebiasaan lama mu itu kamu gunakan saat seperti itu” teriak


ibuku. “maafkan aku sayang, tapi aku harus terlihat wibawa tinggi. Jadi aku


kelepasan. “ jawab ayahku.


“tunggu dulu Irisyviel-san, benar


kata ayahmu, jika dia serius dengan mu seharusnya dia melakukan apa yang


dikatakan oleh ayahmu, dan kamu jangan terlalu menyalahkan ayahmu. kita harus


tenang mendengarnya. Kita dengar apa kelanjutan nya. Bukankah benar om.?” Kata


Krusya yang menenangkan kami. “itu benar, bukankah sudah Ayahanda bilang untuk


mendengarkan nya dengan baik-baik hingga selesai. Ha.ha.ha” kata ayahku dengan


merasa menang melawan kami. Semuanya melihat nya dengan jijik. “lalu apa yang


dikatakan El-kun.?” tanya ku pada ayahku.


“ini yang akan membuat kalian


terkejut. Dia mengatakan. ‘ “ aku mohon dengan sangat Ayahanda, aku mohon


jangan kamu berikan Irisyviel kepada pria lain. Aku sangat mohon. Mungkin


memang aku seolah-olah seperti memainkan hati dia seperti tidak serius dengan


nya, tapi aku sangat serius dengannya dan ingin sekali menikahinya.


Tapi tolong maafkan aku, karena aku


belum bisa untuk saat ini maupun kedepannya sebelum urusan yang sangat penting


bagiku ini selesai, aku belum bisa untuk menikahi Irisyviel. Jadi aku sangat


mohon kepada Ayahanda untuk tolong bersabar. Aku sangat memohon. Aku bersumpah


akan terus bersamanya, dan selalu melindungi nya. Aku akan terus berusaha


karena masih ada urusan yang sangat penting bagiku untuk menyelesaikannya. Aku


harap kalian dan Irisyviel dapat bersabar. Sekali lagi aku mohon. Tolong sabar


lah. Pasti akan kujemput. Dan aku punya 1 permohonan lagi.


Bisakah Ayahanda dan Ibunda untuk


mempercayakan aku agar dapat menjaga dan melindungi nya.? Aku ingin dia tinggal


bersamaku mulai besok dan seterusnya. Aku ingin dia lebih mengenal ku, serta


jika dia ingin menolak ku atau memutuskan hubungan ku dengan nya. aku ingin


dialah yang memutuskannya. Aku juga minta dengan sangat agar diperkenankan


Irisyviel untuk ikut bersamaku pergi liburan ke kampung halaman ku.? aku mohon”


‘ teriak dia dengan membungkuk memohon kepada Ayahanda.


Lalu Ayahanda pun bertanya kepadanya


“Apakah urusan itu lebih penting dibandingkan dengan Irisyviel.?” Lalu dia pun


menjawab “iya. Bahkan urusan itu nomor 1 yang aku prioritaskan dalam hidupku


ini.” Lalu Ayahanda Pun bertanya. “ Irisyviel urutan keberapa dalam hidupmu.?”


Dia pun menjawab. “ urutan ke 3. Karena urutan ke 2 adalah seluruh keluarga


ku.” jawab dia dengan tegas . akhirnya Ayahanda mengijinkan nya.


Dengan


mendengar semua itu semua orang yang sedang mendengarnya  terdiam. Aku sendiri mengalir air mata yang


sangat deras hingga membasahi pipiku. Aku menangis bahagia, dan kesekian kali


yang membuat ku menangis bahagia karena El-kun. “tidak mungkin seorang


Elusyan-kun hingga membungkuk meminta mohon kepada orang lain. Tidak mungkin


kan.” Kata Krusya seakan tidak mempercayai apa yang dia dengar.


Aku


pun lalu teringat dengan perkataan El-kun dulu ketika membicarakan Viper.


“Viper adalah salah satu keluarga ku, aku tak akan pernah meninggalkannya. Aku


akan mencari seluruh keluarga ku yang telah menghilang. Tak akan pernah aku


melakukan kesalahan hingga kehilangan mereka semua lagi.” Ketika aku


mendengarnya. Aku lihat dia sangat merasa depresi serta bersalah luar biasa,


tapi dia tahan dengan sekuat tenaga.


Mengingat


itu, aku sudah tidak dapat menahan rasa cintaku lagi kepada El-kun. saat ini


dia membutuhkan ku. aku berlari keluar dari rumah menuju tempat tinggal El-kun


dan meminta maaf sebesar-besarnya. “tunggu Irisyviel.” Teriak Krusya yang


mencoba untuk menghentikanku. “sudah biarkan Astoria-chan.  jika tante menjadi dia pun tante akan


melakukan hal yang seperti itu, bukankah begitu, sayang.?” Kata ibu ku kepada


Krusya dan ke ayahku. “itu benar. Lagi pula aku sudah mengijinkan nya agar


mereka saling mencintai.” Kata ayahku. “jika begitu. Aku pamit untuk pulang om


,tante” kata Krusya meminta pamit untuk pulang. Aku terus berlari tapi


tiba-tiba ada yang teriak dan mengejar ku.


aku


pun berhenti. Dan yang kulihat itu adalah Krusya. “tunggu dulu Irisyviel-san.”


Teriak dia menghampirku. “ada apa Krusya-san.? Jangan halangi aku untuk melepas


rindu dengan El-kun” kata ku dengan nada yang kesal “tenang dulu Irisyviel-san.

__ADS_1


Aku bukannya ingin menghalagimu, tapi cobalah untuk menenangkan pikiranmu


dulu.


Ingat


lah bahwa besok kita ada tugas penting dan juga kelas F ada tugas penting juga,


jadi jangan dulu kamu ganggu. Kita juga harus besiap-siap untuk besok. Untuk


hari ini kamu menginap saja dulu di rumah ku. bagaimana.?besok kamu dan


seterusnya baru menginap di rumah El-kun.” kata Krusya meminta padaku. “hmm


baiklah.” Aku menyetejuinya karena sekarang sudah terlalu malam.


Kami


pulang menuju tempat tinggal Krusya. Aku terkejut karena rumah nya besar


sekali. Hmm mungkin El-kun tidak akan terlalu suka jika tinggal di tempat ini.


Kami masuk kedalam, whuaahh besar nya. “selamat datang tuan putri. Air panas


untuk mandi akan kami siapkan. Silahkan tunggu.” Kami disambut oleh pembantu


Krusya. “oh aku pulang, oh ya. Tolong antarkan Irisyviel ke tempat pemandian.


aku mau bersiap-siap dulu untuk keperluan besok.” Kata Krusya kepada pelayan


nya.


Whuaahh,


dia berbeda sekali dengan Krusya yang aku kenal. Ternyata dia seperti ini jika


di rumah nya ya. Hmm aku baru tahu. Sangat terlihat dewasa serta bijaksana,


bagaikan seorang putri raja. Aku diantar menuju ke tempat pemandian. Whuaahh


apa ini. Ini tempat mandi. Besar sekali. “oh Krusya, kau sudah pulang kah.”


Kata seseorang dengan tiba-tiba yang mengejutkan aku. “kau.. Viper.!” Teriak ku


pada orang itu. “hehh kau si wanita sialan itu. Karena kau aku jadi di usir


oleh Elusyan-kun. sialan.” Teriak dari orang itu. “tunggu dulu, bukankah kamu


seharusnya ada di tempat tinggal Eleonora-san di toko bungan nya.?” Tanya ku.


“oh itu aku pindah ke tempat ini karena banyak yang menggoda ku saat berjualan


disana. Aku merasa tidak nyaman. Jadi nya indah kesini” jawab dia


“Bukankah


kamu sendiri yang membuat El-kun tidak nyaman karena selalu menggoda nya,


padahal dia sendiri tidak pernah tertarik kepadamu.” Balas ku. “hah.? Sialan..


cepat kembalikan aku ke Elusyan-kun.” rengekan darinya. Ketika kami berdua


sedang bertengkar datanglah Krusya. “oh kalian ternyata sudah akrab ya.?” Kata


Krusya.


“hah.?


Tidak mungkin aku akrab dengan orang ini” teriak kami berdua. “sudah,sudah.


Jangan bertengkar lagi.“ kata Krusya mencoba menenangkan kami. “ tunggu dulu


Krusya-san. Apa kamu tidak apa-apa orang mesum seperti dia mandi bersama kita.?


Dia ini laki-laki” kata ku.



tenang saja. Di akal dia hanya ada Elusyan-kun saja. Kecintaan nya bahkan


melupakan semuanya. yang dia bicarakan hanya lah pria itu terus. Oh aku lupa.


Kalian berdua sangat menyukai serta mencintai Elusyan-kun kan.? Nah aku ingin


lebih tahu, apa yang sebenarnya membuat kalian tergila-gila denganya, padahal


di luar sana banyak pria yang lebih tampan dan lebih keren di bandingkan dengan


pria itu. Sekarang coba jelaskan padaku selagi kalian sedang mandi bersama


denganku.” Kata Krusya dengan penasaran.


Hmm sepertinya Viper mau


menceritakan nya. Jika begitu aku juga akan menceritakannya juga. ”aku ingin


tahu mengapa kamu sangat mencintai nya Irisyviel.” Kata Viper “eh kamu


memanggil nama depan” jawab ku. “sudah jawab saja. Aku sedang serius.” Balas


nya. “hmm aku juga lupa mengapa aku sangat mencintai nya tapi ada satu hal yang


sangat membuat penyebab yang membuatku sangat mencintai nya. Dia yang selalu


membuatku menangis bahagia.


Aku belum pernah merasakan hal


seperti ini sebelumnya. Entah setiap bersamanya hatiku tenang hatiku begitu


terasa ingin selamanya merasakan hal seperti itu. Bahkan saat aku


membicarakannya saja sudah cukup membuatku menangis. aku ingin terus bersama


nya. Aku ingin mendengar suaranya, aku ingin dia menyentuhku, meraba ku.


memeluk erat tubuhku. Dan aku ingin hidup bersama dengan nya selama nya.” Aku


akhirnya pun menangis.


semua nya memperhatikan ku dengan


tatapan yang bersinar-sinar. “hmm ternyata perasaan mu sangat lah nyata dan


bukan ilusi belaka. Akkhh. Lebih baik aku menyerah saja membiarkan mu mengejar


dia. Karena aku tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang sepenuh hati. Dan


seluruh isi hati dan akal mu hanya ada dia. Aku bisa merasakannya.” Kata Viper.


“oh ya bagaimana denganmu Viper.? Mengapa kamu sangat mencintainya, kamu tahu


sendiri kan kamu itu seroang pria, mengapa kamu hingga mencintai seseorang


sesama jenis dengan mu.?” Tanya Krusya-san.


“apa kalian pernah merasa kehilangan


orang sangat kalian sayangi.? Dan disaat keadaan mental kalian tidak stabil


karena depresi kehilangan orang yang kalian cintai apakah ada orang yang begitu


peduli kepada kalian.? Bahkan apa ada yang mau mendekati kalian, bisa saja


kalian mengamuk dan menghancurkan semuanya. Bagaimana menurut kalian.?” Tanya


kembali dari Viper.


“menurut ku itu kembali kepada orang


nya. Aku sendiri mungkin akan sulit untuk menenangkan orang yang sedang depresi


berat karena aku sendiri belum pernah mengalami nya. Tapi aku pernah merasakan


depresi berat disaat aku diculik ada anak yang menenangkan aku. Hehe, mungkin


dia sedikit kasar juga perkataannya dalam menenangkan aku. Tapi hanya dia saja


yang mau menenangkan aku disaat aku di culik 5 tahun yang lalu. “ jawabku.


“Irisyviel, kamu ingat tentang


penculikan itu.?” Tanya Viper “ekmh i-iya, memangnya ada apa.?” Tanya ku “lalu


siapa anak yang menenangkan mu dan dimana dia sekarang.?” Tanya Viper. “eh


namanya Galius, dia tewas terbunuh.” Jawab ku. “eh Galius.? Terbunuh.? Oh jadi


begitu ya. Aku mengerti sekarang. “ jawab Viper. “memangnya ada apa Viper.?” Tanya


ku. “tidak apa-apa kok. Oh ya bolehkah aku bercerita sedikit, meskipun ini


cerita yang sedikit terlarang.” Tanya Viper. “oh tentu saja” jawab Krusya.

__ADS_1


__ADS_2