Regalius Ace {R.A}

Regalius Ace {R.A}
Chapter 6 {Persiapan Pertandingan Festival Holy War}


__ADS_3

Chapter 6


{persiapan pertandingan Festival Holy War}


Setelah menggunakan sihir


teleportasi Elusyan, mereka semua sampai di tujuan dengan sekejap. “kita sudah


sampai. Aku duluan ya” kata Eleonora. Mereka berpisah dan Elusyan pulang


bersama dengan Irisyviel. Elusyan memperhatikan Irisyviel dan merasa ada yang


aneh dengan nya. Karena terlihat sangat murung dan diam. “kamu kenapa


Irisyviel.? Kamu terlihat sangat murung sekali.” Tanya  Elusyan


“hemk. Tidak ada apa-apa kok. Hanya


saja aku sedang kepikiran akan sesuatu.” Jawab Irisyviel menggelengkan kepala


nya “hmm kepikiran apa.? Tidak seperti biasanya kamu seperti ini” kata Elusyan.


“neeh El-kun. bisakah kita berbicara berdua saja tanpa ada yang mengganggu


kita.?” Tanya Irisyviel dengan mengenggam lengan pakaian Elusyan. “iya bisa.


Tapi kamu mau berbicara apa.? Kita bisa bicara di rumah nanti.” Jawab Elusyan.


Setelah sampai rumah. Mereka saling


terdiam tanpa sepatah kata pun terucap. Elusyan merasa aneh dengan sikap


Irisyviel yang pendiam ini dan merasa dia suka dengan sikap Irisyviel sekarang


ini, dia menganggap bahwa Irisyviel terlihat lebih dewasa dan imut serta cantik


saat terdiam seperti sekarang ini. “ehemk. Irisyviel tadi kamu mau bicara


apa.?” Tanya Elusyan. “El-kun. bisakah kamu menjawab jujur padaku.?” Tanya


Irisyviel.


“jawab apa.?” Tanya Elusyan yang


kebingungan. “apa kamu mencintaiku.?” Tanya Irisyviel yang mengahadap wajah nya


dengan Elusyan. Elusyan sungguh merasa jantungnya berdebar-debar dengan sikap


Irisyviel yang sekarang ini. “Irisyviel. Ada apa sebenarnnya dengan mu.? Apa


yang telah terjadi padamu.?” Tanya Elusyan dengan memegang pundak Irisyviel


lalu berusaha menyadarkan nya. “sudah jawab saja semua pertanyaanku. Nanti aku


akan menjawab semua pertanyaanmu.” Teriak Irisyviel yang menangis. “tentu saja


aku sangat mencintai mu, mengapa kamu meragukannya.?” Jawab Elusyan. “lalu


tunjukan semua cintamu itu. Sebesar apa cintamu itu.?” Tanya Irisyviel. Lalu


Elusyan pun memeluk erat serta mendekap tubuh nya Irisyviel dengan kelembutan


serta kehangatan bagaikan seseorang kekasih. “apa ini tidak cukup.?” Tanya


Elusyan dengan suara yang berbisik serta begitu lembut di telinga Irisyviel.


“El-kun.” jawab Irisyviel dengan terkejut serta tenang dari tangis nya.


“maafkan aku. Ini semua karena


kurang nya rasa peka ku terhadapmu. Dan karena kesalahan ku yang telah membuat


mu khawatir. Aku juga minta maaf dengan kejadian kemarin. Maaf kan aku telah


membuat wanita lain jatuh cinta padaku hingga membuat mu sakit. Maafkan aku


telah membuat mu cemburu. Maafkan aku yang telah membuatmu sakit hati. Serta


tolong maaf kan aku atas semua kesalahan ku yang membuat mu menderita. Tapi


hanya satu yang dapat aku pastikan. Kamu lah salah satu orang yang benar-benar


aku cinta Irisyviel” Kata Elusyan meminta maaf dengan perkataan serta suara


yang sangat lembut.


Mendengar


perkataan Elusyan membuat Irisyviel tidak dapat menahan rasa tangisnya, hingga


akhirnya dia menangis dengan deras nya. Mereka pun saling berpelukan hingga


akhirnya tidur bersama. Ke esokan hari nya mereka sedang makan sarapan bersama.


“nee El-kun.” Kata Irisyviel dengan suasana yang sangat ceria. “iya ada apa


Irisyviel.?” Jawab Elusyan yang bertanya “apa menurut mu aku begitu egois jika


memiliki mu seutuhnya tanpa membagi kepada siapapun juga.?” Tanya nya.


“hmm


sudah kubilang, apa yang membuat mu menderita adalah sesuatu yang tidak ingin


aku lakukan. Jika kamu menderita dengan tidak menggunakan egois mu, maka


gunakan seluruh rasa egois mu.” Jawab Elusyan. “hmm begitu. Tapi apa kamu juga


memiliki perasaan kepada mereka yang mencintai mu.?” Tanya Irisyviel dengan


penasaran. “hmm aku bingung untuk menjawab nya. Karena aku tidak tahu jawaban


yang akan membuatmu senang. Aku takut jika jawaban ku akan membuatmu sakit dan


menderita lagi” jawab Elusyan.


“eeehh


kok gitu.? Jawab saja dengan jujur, aku tidak apa-apa kok, aku kemarin sedang


tidak merasa enak saja. Sekarang aku sudah baikan jadi jawablah dengan jujur.”


Balas Irisyviel dengan meminta. “hmm baiklah. Tentu saja aku memiliki rasa


cinta serta sayang kepada mereka, karena mereka mau mencintai aku yang seperti


ini. Akan tetapi rasa cinta ku kepada mereka hanya sebatas untuk melindungi dan


menjaga nya saja. Tidak lah lebih, tentu berbeda dengan mu.” Jawab Elusyan.

__ADS_1


“hmm aku tidak menyangka sekarang kamu sudah mulai mahir dalam berkata-kata dan


merayu seorang wanita.” Balas Irisyviel.


“eehh,


kamu bilang aku harus berkata jujur. Sudahlah, ayo kita harus bergegas untuk


berangkat ke sekolah.” Tegas dari Elusyan. “iya, iya, kamu tidak perlu malu


seperti itu Elusyan, heheh” kata Irisyviel menggoda Elusyan. Elusyan hanya


menggandeng lengan Irisyviel dengan wajah yang memerah. Mereka berangkat berdua


kesekolah. setelah sampai disekolah mereka bertemu dengan Eleonora, Eleonora tiba-tiba


mendekap erat lengan kiri Elusyan yang di lengan kanan nya sudah didekap oleh


Irisyviel. Awalnya mereka terkejut. tapi Irisyviel membiarkan Eleonora


melakukan seperti itu. Hingga Elusyan berpisah kelas.


“waah


enak nya menjadi seorang yang sangat populer dikalang para wanita. Kirinya ada


wanita dan kanan nya ada wanita. Waahh sudah bagaikan seorang raja saja yang


banyak selirnya. Hahahah” kata Aldeis yang mengeluh. “jaga mulutmu dasar anjing


kampung, sepertinya kamu masih belum belajar juga dalam tata krama hah.? Dasar


bodoh. Dia itu pelatih kita, apa kamu sudah lupa. Jika tahu begini lebih baik


aku biarkan kamu dimakan oleh Gigant Basilisk.” Teriak Dominika dengan kesal.


“apa


katamu dasar penyihir mata empat yang gagal. Seharusnya waktu itu aku biarkan


kamu dihabisi oleh Goliath. Hahaha.”  Balas Aldeis dengan mentertawakan Dominika “apa kau bilang.?” Kata


Dominika dengan kesal.


Ketika


mereka akan memulai ritual nya Eleonora pun berteriak kepada mereka. “hentikan


kalian berdua bodoh. Apa kalian begitu hebatnya hingga berani menghina


Elucchi.?” Teriak Eleonora dengan kesal. Akhirnya mereka menghentikan ritual


nya dan meminta maaf kepada Elusyan. “habisnya aku sangat iri melihat Elusyan


yang begitu populer dihadapan para wanita.” Kata Aldeis dengan menyesal.


“hem.


Dasar pecundang.” Kata Dominika. “hey Dominika, apa kamu tidak memiliki rasa


iri.?” Tanya Aldeis. “tentu saja punya bodoh, tapi aku masih memiliki akal


kepada siapa yang membuat ku iri. Jika itu Elusyan, untuk apa aku iri, dasar


bodoh,. Apa kamu mau iri kepada seseorang yang telah banyak membantu mu serta


“waahh


kamu benar sekali. Jarang sekali kamu seperti ini” jawab Aldeis. “maaf ya


Elusyan.” Kata Aldeis meminta maaf. Ketika meminta maaf dia melihat Elusyan


tidak memperhatikan tingkah laku mereka bertiga. “waahh dia sudah kembali


dengan dunia nya.” Kata Aldeis. “sudah kita biarkan saja. Kita di tempat


masing-masing.” Balas Dominika. “hey Eleonora. Ayo kita duduk. Jangan ganggu


dia.” Kata Aldeis mengajak Eleonora yang sedang terus memperhatikan Elusyan.


“akhhh


betapa keren nya kamu. Neehh Elucchi” kata Eleonora dengan menggenggam telapak


tangan Elusyan. “heemk ada apa.?” Tanya Elusyan. “aku mencintaimu” kata


Eleonora dengan tersenyum senang. “ehek,ehek,ehek.” Elusyan pun batuk


“hwuauahhh” teriak Aldeis dan Dominika.


“a-apa


yang kamu katakan Eleonora.? Apa kamu sudah gila.?” Kata Aldeis. “hmm apa


maksudmu Aldeis bodoh. Aku tentu saja tidak gila. Aku hanya mengatakan apa yang


aku rasakan sebenarnya. Apakah tidak boleh.?” Tanya Eleonora. “apa yang


sebenarnya terjadi dengan kalian berdua.? Aku tidak mengira kamu yang seseorang


kasar dan seperti tidak terlalu suka dengan seorang pria mengatakan hal seperti


itu.?” Kata Dominika.


“tentu


saja rahasia. Hehe. Lihat Elucchi tadi batuk. Heheh, Ekpresi nya begitu lucu.”


Jawab Eleonora dengan memperhatikan wajahnya Elusyan bahagia. “hey Eleonora,


kamu tahu kan Elusyan itu sudah memiliki kekasih.? Apa kamu sudah lupa.?”


Teriak Aldeis. “tentu saja aku tahu. Tapi tetap saja aku mencintainya dan ingin


dia mencintai ku juga. Heheh” jawab Eleonora. Jam masuk telah tiba. Lalu mereka


duduk di tempat seperti biasa.


Leona-sensei pun datang. Setelah


memberikan salam dan duduk tertib seperti biasanya. Leona-sensei menyampaikan


sesuatu. “baiklah semuanya, ada yang ingin sensei sampaikan pada kalian. 3


bulan lagi ada pertandingan fertival Holy War. Jadi kalian semua yang akan


mengikuti pertandingan ini diwajibkan mengikuti pelatihan khusus.  yang ikut adalah dari kelas A adalah Meisya


Talyna Tyana. Irisyviel Vallerya Tsuya. Stroopa. Dan dari kelas F hanya Elusyan

__ADS_1


Vin Gabriielin. Jadi untuk yang ikut bertanding diharap untuk berkumpul di


ruangan kepala sekolah.


Serta ada satu juga yang akan ikut,


akan tetapi dia akan datang saat pertandingan akan dimulai. Baiklah hanya itu


saja yang sensei sampaikan. Kalian semua boleh pulang dan yang disebut tadi.


Elusyan-kun silahkan menuju ke ruangan kepala sekolah setelah pelajaran


selesai” Itu lah penyampaian dari Leona-sensi kepada seluruh muridnya. Jam


pelajaran  berakhir dan semuanya pulang


dan murid yang mengikuti ujian pertandingan saja yang tinggal. Elusyan pergi


menuju dan masuk kedalam ruangan kepala sekolah. “waaah. Hahahha. Siapa ini


yang datang.? Seorang rakyat jelata yang beruntung serta tidak tahu diri.” Kata


Stroopa ketika Elusyan masuk kedalam ruangan itu. Mendengar itu Meisya dan


Irisyviel terlihat wajah nya sangat geram.


“baiklah semuanya duduk.” Kata


kepala sekolah mempersilahkan mereka duduk. “kalian semua sudah tahu kan


mengapa kalian semua dipanggil kemari.?” Tanya kepala sekolah. “iya kami sudah


tahu.” Jawab Meisya “baiklah jika kalian sudah tahu aku akan langsung ke


intinya saja.” Balas kepala sekolah. “kalian akan mengikuti pertandingan yang


sangat besar serta sangat dinantikan oleh seluruh dunia. Karena yang


mengikutinya adalah dari sekolah-sekolah yang diakui oleh pemerintahan dunia.


Jadi saya harap kalian dapat membanggakan sekolah ini.


Ada beberapa hal penting yang harus


saya sampaikan kepada kalian. Seperti yang kalian tahu bahwa pertandingan ini


dilakukan 1 tahun sekali. Dan tahun kemarin pihak kita bahkan tidak masuk ke 5


besar. itu pun seluruh anggota dewan yang mengikuti nya. sekarang lebih berat


lagi. Karena yang terpilih adalah anak kelas tingkat 10. Ini sangat


mengkhawatirkan. Akan tetapi kalian harus tetap semangat ya. Mungkin itu saja


yang dapat saya sampaikan, jika ada yang bertanya silahkan.” Penjelasan dari


kepala sekolah.


Mendengar itu sebenarnya membuat


mereka bingung. Karena informasi nya tidak begitu jelas. “kepala sekolah saya


ingin bertanya.” Kata Meisya. “iya silahkan” kepala sekolah mempersilahkan


“jika anggota dewan saja hanya sanggup di urutan keluar 5 besar. Lalu mengapa yang


ditunjuk tahun sekarang kenapa hanya kita bukan dari kelas 12 yang sudah lebih


berpengalaman dari kita. mengapa hanya Elsuyan-kun saja dari bukan kelas A yang


di unggulkan ikut dalam pertandingan ini.? Lalu juga dimana siswa 1 lagi yang


ikut bertanding bersama kita.?” Tanya Meisya “bagus sekali pertanyaan mu.


Baiklah akan aku jawab semuanya. Mengapa kalian yang terpilih bukan yang lain.


Karena ini keputusan seluruh guru bahkan ini hasil perundingan dari semua


anggota kerajaan dan bangsawan. Lalu mengapa Elusyan terpilih.? Karena jika


kita tidak mengikut sertakan dia ini adalah sebuah kesalahan yang sangat besar


bahkan akan membuat perbedaan status akan sangat terlihat di sekolah ini. Dan


hasilnya akan membuat kerusuhan di kerajaan ini. Lalu untuk 1 siswa lagi itu,


dia akan datang saat pertandingan dimulai. “ jawab kepala sekolah.


 “apakah ada lagi yang ingin ditanya.?” Tanya


kepala sekolah. Mereka tidak menjawab. perbincangan dalam ruangan selesai.


kepala sekolah memerintahkan  kepada


mereka agar perbanyak istirahat dan datang saat waktunya telah tiba dengan


keadaan sehat agar siap bertarung. Akhirnya mereka bubar ke rumah masig-masing.


Irisyviel,Elusyan dan Meisya pulang ke tempat tinggal  Elusyan. Setelah sampai Elusyan terlihat


sedikit lelah dan kesal.


“haaahh.. kalian semua. Aku tahu


memang aku yang meminta kalian semua untuk tinggal bersama. Akan tetapi setelah


aku lihat. Tempat ini tidak cukup untuk kita berlima.” Kata Elsuyan dengan


kesal karena ruang tempat tidur nya sangat padat. “tentu saja Elusyan terlihat


padat. Seharusnya memang tempat ini hanya mampu menampung tidur 2 orang saja.


Maka dari itu kalian semua cepat pergi dan biarkan aku dengan Elusyan tinggal


disini  berdua saja. Hush hush.” Jawab


Viper mendekap lengan Elusyan dengan manja lalu mengusir Meisya,Leona dan


Irisyviel.


“hah apa katammu Viper. Kita ini


semua sama. bodoh, tidak ada yang di istimewakan oleh Elusyan. Kecuali mungkin


Irisyviel. Karena hanya dia bukan alat Elsuyan.”balas Meisya dengan kesal.


“haahhh. Dasar Meisya bodoh. Aku tidak peduli. Aku hanya ingin bersama


Elsuyan.” Balas Viper dengan merengek manja terhadap Elusyan.

__ADS_1


__ADS_2