
Chapter 3 {Ujian}
Tak terasa waktu aku bersekolah disana sudah 3 bulan lebih saatnya untuk
Ujian Tengah Semester. aku sangat bersemangat hari ini. Di akademi sihir ini.
Ada beberapa pengujian, dimana dimulai dengan ujian tengah semester,Ujian akhir
semester, dan ujian kenaikan tingkat atau kenaikan kelas. Di ujian tengah
semester para siswa di uji kecerdasan nya akan pelajaran, jadi sistemnya dengan
tertulis. Setiap ujian akan mendapatkan nilai. Dan nilai tersebut akan
menentukan ranking mereka, tak peduli dari mana kelas mana, semua yang
mendapatkan nilai bagus di setiap ujian akan mendapatkan ranking. Nilai
tertinggi akan mendapatkan ranking tertinggi. dan yang membuatku semangat
adalah, ranking tertinggi akan mendapatkan poin tertinggi juga.
Rank 1-10 akan
mendapatkan poin sebesar 1000.000 poin
Rank
11-30 akan medapatkan poin sebesar 100.000 poin
Rank 31-50 akan
mendapatkan poin sebesar 10.000 poin
Rank 51-100 akan
mendapatkan poin sebesar 1000 poin
Rank
101-sisanya akan mendapatkan poin sebesar 100 poin
Setiap ujian yang berlangsung juga akan menentukan ranking selanjutnya.
Jadi setiap ujian harus mendapatkan nilai tertinggi nya agar dapat
mempertahankan rankingnya. Aku pun telah sampai ke sekolah. Dan seperti biasa
berangkat bersama Irisyiviel ke sekolah,
sesampainya kami di kelas, aku duduk dan melihat keluar jendela. Seperti biasa
suasana kelas sangat gaduh dan membuatku tidak nyaman. Bel masuk pun telah
berbunyi dan semuanya duduk dengan rapih dan tertib guru pun masuk dan
membagikan kertas ujian nya.
Kami mulai mengerjakan soalnya. Bel tanda waktu selesainya pengerjaan
ujian telah berbunyi, Waktu ujian telah selesai. Dan kami mulai untuk
istirahat. Kulihat raut wajah anak-anak di kelas banyak yang suram dan depresi.
“akhh bagaimana ini, sulit sekali.” “pusing nya… apa aku akan lulus.?,”banyak
kata-kata yang terucap dari siswa-siswi yang mengalami depresi tadi. Irisyviel
tiba di kelas dan aku menghampiri nya
karena ini sudah waktunya untuk istirahat makan siang. Aku mengajaknya untuk
langsung ke atap.
Setelah di atap kami mulai makan bekal kita, dan tak lama kemudian,
datang semua anak-anak pengacau menghampiri kami. Krusya ada bersama mereka.
Mereka duduk lalu membuka bekal makan siang. Mereka saling membicarakan tentang
ujian nya. “ neh Irisyviel, menurut mu bagaimana dengan ujian tadi.? Apakah
sangat menyulitkan mu.?” Tanya Krusya. “
akh lumayan sulit juga, tapi karena aku sudah belajar kemarin. aku yakin, aku
akan mendapat nilai yang bagus, hehehe(senyum)” jawab Irisyviel “ akhh aku
tidak demikian, ujian nya sangat lah sulit, mungkin aku akan mendapatkan nilai
perbaikan. akhh mengesalkan” balas Eleonora. “ oh ya Elusyan, bagaimana dengan
mu.? “ Tanya Krusya padaku. Sebelum aku menjawab, Eleonora memotong pembicaraan
kami “ kau tahu kan, semua yang masuk ke kelas F adalah orang-orang yang gagal.
Jadi bagaimana kita dapat mengerjakan ujian setingkat itu yang hanya
bisa dikerjakan mudah oleh anak-anak kelas A. benarkan Elucchi” jawab Eleonora
sambil menyebut namaku .”heheh” jawab ku dengan senyum malas. ternyata mereka
menyamakan aku dengan mereka. lalu aku melihat Irisyviel dengan tertunduk dan
berbicara kecil.” Seharusnya aku menjawab soalnya dengan asal saja(mengeluarkan
aura suram)” kata dia .Oh ternyata wanita pengacau ini pun menganggap ku bodoh.
Entah kenapa biasa nya aku yang sangat tidak memperdulikan mereka, sekarang aku
merasa sakit dan sedikit sedih. Baru kali ini aku dihina oleh orang-orang yang
aku rendahkan.
Bel masuk telah berbunyi dan kami
kembali ke kelas masing-masing. Guru
masuk kelas dan memberikan informasi kepada murid-muridnya bahwa hasil nilai
akan dibagikan minggu depan. Aku sudah tak sabar menunggu hasilnya. 1 minggu
pun telah tiba dan sudah waktunya hasil nilai ujian di bagikan. Dan aku segera ke sekolah dengan semangat. Saking
semangat nya aku ke sekolah, Irisyviel menegurku.
” El-kun tunggu, kenapa kamu
terburu-buru kesekolah.? Kamu tak seperti biasanya. Apa ada sesuatu yang
membuatmu semangat.?” Tegurnya sambil menarik tanganku. “ hehe, tidak ada
apa-apa, aku hanya penasaran dengan hasil ujian ku kemaren.” Jawab ku dengan
memasang wajah senyum yang semangat. Akhirnya kami telah tiba, dan hasil ujian di tempelkan di dinding
pengunguman. Banyak murid yang berdesak-desakan disana,.
Aku segera kesana. lalu mencari nama ku di dinding,
karena perkiraan ku aku masuk ke ranking diatas 50an, karena jumlah kelas A
adalah 40 siswa. Aku pun mencari nama ku dari urutan 50-100 ternyata tidak ada.
Aku pun mulai frustasi. Apa mungkin aku termasuk anak-anak yang bodoh. Ketika
aku mulai putus asa, tiba-tiba ada yang menggandeng tanganku. Aku terkejut
melihat siapa yang menggandengku. Dan ternyata adalah Irisyviel.
”kamu hebat sekali El-kun. Aku tak
menyangka kamu akan sepintar ini.” Kata dia dengan bahagia. Apa maksudnya itu.
Apa dia senang aku termasuk orang-orang bodoh yang mendapat ranking di akhir.
memangnya ada apa Irisyviel.?” Tanyaku pada nya. “ ayo kesini cepat. “ jawab
dia dengan menarik lenganku. “ ini lihat. Kamu hebat sekali. Kamu Ranking 1.
Aku sangat bangga padamu.” Balasnya lagi. Aku tertegun melihat di pembagian
itu. Ternyata aku ranking 1. Itu sangat di luar perkiraan ku. Banyak yang
memperhatikan ku dan mereka memandang rendah kepada ku dan berkata-kata
merendahkan ku. Kulihat Irisyviel berada di Ranking 10. oh ternyata dia pintar
juga
Setelah melihat nilai kami, aku
terus melamun. akhirnya aku akan mendapatkan uang 1juta Elias. Dengan begini
aku akan membantu orang-orang disana. (Dalam benak fikiranku sambil melamun).
Tiba-tiba ada yang menepak pundak ku. “Elucchi, kau sangat hebat. Kau
satu-satunya kelas F atau Bahkan Satu-satunya kelas selain kelas A yang dapat
mengalahkan siswa Kelas A.” kata Eleonora padaku. Aku bangga dan dapat
membungkam mulut orang-orang yang tak beguna ini. Waktu istirahat telah tiba dan seperti
biasanya Irisyviel menghampiriku untuk makan siang bersama. Aku mengajak nya
dan menuju keatas, yang berbeda dari biasanya adalah banyak siswa yang
memperhatikan kami dengan tatapan yang aneh.
Yang ikut untuk makan siang pun
bertambah menjadi 6 orang. Ketika kami sedang berjalan menuju ke atap,
tiba-tiba sekelompok anak kelas A mencegat kami. “ hey Irisyviel, Krusya.
Kenapa kalian ada disini.? Kenapa kalian bersama para pecundang ini.? Apa
kalian tidak malu.?(hentak)” Tanya orang yang seperti nya adalah ketua mereka
dengan wajah yang geram dan sombong.” Anoo Stroopa-san, sudah kubilang untuk
memanggil ku dengan sebutan Tsuya-san kan.? Dan lagi pula jangan bersikap
seperti itu ke El-kun ku.” Jawab Irisyviel sambil memegang erat tanganku.
tunggu dulu, dia bilang El-kun ku,
Sejak kapan aku menjadi miliknya.? Sampai kapan dia akan membuat masalah
untukku.?(Dalam benak fikir ku) “itu benar Stroopa-san. Jangan pernah menemui
dan mendekati Irisyviel lagi, bukankah
kau sudah di tolak oleh dia.?” Jawab Krusya. apa.? Dia telah ditolak oleh makhluk seperti ini. Apa tidak salah.?
Ahhahahah
“apa kau bilang.? Ini bukan urusanmu. Aku tidak akan menyerah. Lagi pula kenapa kau dan irisyviel ada
disini.? Seharusnya kalian bergabung dengan orang yang setingkat dengan kalian”
jawab nya orang sombong ini. “kita ini setingkat dengan mereka terutama dengan
Elusyan-kun, kau tahu sendiri kan dia bahkan dapat mengalahkan anak-anak kelas
A seperti kalian. Jadi wajar saja kan, lagi pula yang menjalani hidup kan kami,
kau tak perlu repot-repot untuk mengatur-ngatur hidup kami.” Jawab Krusya
kepada orang itu. “apa kau bilang.?” Balas orang yang sedang kesal dan marah
dengan mengepalkan tangannya yang hendak memukul Krusya.
“sudah,sudah,sudah. Tak perlu
bertengkar. Kita berbaikan saja.ok” jawab ku sambil melerai mereka. Sebenarnya
aku tidak suka melakukan seuatu yang membosankan seperti ini, tapi mau
bagaimana lagi, aku sangat benci ketika seseorang yang dengan mudah nya
menyakiti wanita. “ ini bukan urusan mu minggir atau akan aku bunuh.” Jawab nya
dengan kasar. “ Hah bunuh.? Heehh” jawab ku dengan suara kecil serta memasang
wajah yang meremehkan nya. Mungkin suaraku terdengar oleh Irisyviel. dia
menarik ku serta menampar orang itu dengan keras. Orang itu pun semakin marah
dan akan memukul Irisyviel. Tiba-tiba ada yang memegang tangan orang itu. Orang
bodoh itu menengok siapa yang berani menghalangi nya.
”Hey kau. bisakah hentikan itu dan
pergi dari sini.(senyum)” Jawab orang yang menahan tangan orang bodoh itu
dengan nada yang serius. Aku sendiri terkejut, karena aku tahu orang ini
berbahaya dan mengeluarkan aura membunuh yang sangat pekat. Orang bodoh itu
sangat ketakutan dan segera pergi.“ maafkan kami. Dia memang seperti itu, dia
anak dari kelas pahlawan jadi tingkah nya seperti itu. Oh ya kenal kan aku
adalah ketua kelas A Meisya Talyna Tyana. (memperkenalkan
diri) Salam kenal(tersenyum). Oh ya Vallerya-san dan Astoria-san.
Sebaiknya kalian berhati-hati kepada
orang itu. Kita semua tahu kan bahwa siapapun yang keturunan kelas Pahlawan
kekuatan nya telah di akui di istimewakan yang akan membuat mereka sangat
sombong serta berbuat se-enaknya.” kata
ketua kelas A memperingati kami. lalu dia menghampiri ku. “hohoh. Jadi ini
siswa yang selain kelas A dapat mengalahkan kelas A dengan nilainya. Hmm pantas
saja membuat orang-orang seluruh akademi ini banyak yang memperbincangkan nya.
Bahkan sampai membuat 3 orang wanita ini tertarik dan mungkin ada yang jatuh
cinta.. heemm” kata dia.
perkataanya membuat 3 wanita disini
ini memerah dan tertunduk. “ itu tidak benar, bukan berarti karena nilai El-kun
yang membuat aku tertarik dan terus bersama dia, tapi sebelum itu aku memang
sudah te-ter-tarik d-da-dan ja-jat-jatuh ci-cin-cinta(tertunduk dengan raut
wajah merah)” jawab Irisyviel dengan lantang lalu berubah terbata-bata. “
hheeem.. lalu bagaimana dengan Astoria-san dan siapa 1 lagi maaf siapa namanya.
Bukankah mereka juga tertarik dengan Elusyan-kun dan jatuh cinta padanya” balas
__ADS_1
ketua kelas dengan menggoda 2 wanita tadi.
Perkataannya itu membuat kedua
wanita ini tertunduk dengan wajah mereka.“ itu tidak benar, Krusya-san dan
Summeria-san hanya tertarik kepada El-kun sebagai teman, bukankah begitu.?
Kan.? Kan.?” Balas Irisyviel menghadap ke 2 wanita tadi. “aaaah benar. Benar
yang dikatakan Irisyviel-san(membalikan wajah nya)“ balas Eleonora dengan wajah
memerah “kau benar hahahah(tertawa)” balas Krusya yang sama membalikan
wajahnya.
Melihat tingkah teman nya itu membuat irisyviel
curiga . lalu dia bertanya kepadaku “ neee El-kun, menurut kamu bagaimana.?”
Tanya irisyviel padaku..” heeh aku tidak punya hak untuk menjawab nya.” Jawab
ku dengan menggarukan kepala ku. “heekkmm El-kun dasar tidak peka. Hehm.” Jawab
dia dengan wajah yang kesal dan membalikan wajah nya. “maaf seperti nya aku
harus kembali ke kelas. Bye bye.”
kata dia
sambil meninggalkan kami serta melambaikan tangannya. Tapi dia melewati ku.
“ternyata kau memang membuat ku tertarik. Karena hanya kau yang mampu merasakan
hawa pembunuh ku kan.” Bisiknya ketika melewati ku. Aku kaget juga karena dia tahu. sudah kuduga
dari semua siswa yang kutemui mungkin siswa ini yang membuat ku berhati-hati.
Kami pergi melanjutkan ke atap untuk makan siang. Ketika makan siang kami
saling mengobrol tentang kejadian tadi.
“akkh menyebalkan sekali orang tadi itu. Aku
heran kenapa kau sangat bisa bertahan disana Irisyviel-san.“ kata Eleonora dengan nada yang sangat kesal.
“ya memang sangat menyebalkan, di kelas kami pun banyak yang tidak menyukai
nya, akan tetapi dia itu keturunan kelas pahlawan dan memang dia itu sangat
kuat. Dan dia telah membuat banyak
anak-anak kelas kita maupun kelas lain kelas lain sebagai bawahannya.” Balas
Krusya. “ oh ya, apa karena sifatnya itu yang membuat Irisyviel-san menolak
nya.?” Tanya Eleonora lagi.
“ hhmm mungkin itu salah satu kemungkinan nya,
tapi kamu tahu sendiri kan penyebab terbesar nya dia menolak orang itu.?” Jawab
Krusya sambil memandangku dan Irisyviel. “yah aku tahu maksudmu” balas Eleonora
juga memandangi ku dan irisyviel. seperti biasa Irisyviel yang sedang menyuapi
ku tiba-tiba tertunduk dan memerah wajahnya. Aku juga sedikit kesal juga dengan tingkah laku orang yang tadi, akan
tetapi yang menarik perhatian ku adalah ketua kelas itu. siapa sebenarnya dia
itu.
“Krusya-san, apa kau kenal siapa ketua kelas mu itu.?” Tanya ku kepada
Krusya.” Hohoh.. ternyata kamu cukup playboy juga ya, menyatakan ketertarikan
wanita lain disaat kamu sedang berdua dengan wanita. Apakah kamu tidak apa-apa
Irisyviel.?” Jawab Eleonora sambil menggoda ku dan Irisyviel. Firasatku tidak
enak dan melihat Irisyviel. Firasatku benar, ternyata Irisyviel memasang wajah
yang kesal dan marah disertai ingin menangis. “berhentilah begitu Eleonora-san,
jangan kau buat salah paham dan mengerjai Irisyviel. Lihat dia akan menangis. Kau
tahu kan maksud ku menanyakan tentang nya.?” Kata ku ke Eleonora “iya,iya aku
tahu. Irisyviel-san. Kamu jangan mengambil hati.
Kamu tahu kan Elusyan-san seperti apa.?, jika dia benar-benar playboy,
tidak mungkin dia berada disini bersama kita. Apalagi dengan nilai nya mungkin
banyak wanita yang tertarik serta ingin berkencan dengan nya. Jadi kamu jangan
terlalu cemburu.” Kata Eleonora untuk menenangkan Irisyviel. “ maaf,maaf,maaf
El-kun. Aku seperti tidak mempercayaimu. Tidak mungkin kamu sampai berani
menggoda seorang wanita kan.? Heheh” jawab Irisyviel dengan tenang dan senyum.
Perkataan mereka membuat ku sedikit kesal juga. Mereka berkata-kata se
olah-olah aku tak dapat untuk menggoda wanita dan tidak ada wanita lain yang
mau denganku. Tapi dibandingkan aku mendapatkan masalah yang lebih lagi, lebih
baik ku diam kan saja dan tersenyum.
“oh ya kembali lagi ke topik tadi. Ketua kelas kita Meisya Talyna Tyana
adalah orang sangat misterius. Dia bisa dibilang ketua di antara semua ketua.
Kemisteriusan dia mungkin setingkat dengan wakil dan ketua dewan siswa di
akademi ini. Dia bisa membuat orang lain sangat kagum dan menjadi bawahan nya
serta dapat membuat orang lain takut kepadanya.
seperti tadi yang kalian lihat.
Sebenarnya kelas lain pun tak ada yang berani melawanya. kamu tahu Elusyan-kun.
Dia itu Ranking 2, tepat di bawahmu. Maka nya kamu harus berhati-hati dengan nya. Karena secara tidak
langsung kamu telah mengalahkan dia.” Jawab Krusya menjelaskan tentang ketua
kelas padaku. Apa hanya segitu.? Apa tak ada lagi informasi yang lebih
berguna.?. Tapi untuk menghargai nya aku hanya berterima kasih padanya
Setelah berbincang-bincang. Kami pun
kembali ke kelas masing-masing. Setelah bel masuk berbunyi dan semua duduk
rapi. Guru datang memulai pelajarannya. Bel pulang telah tiba, pelajaran terakhir telah usai. Sebelum ibu guru
meninggalkan kelas dia mengumumkan sesuatu. “Oh ya ada sesuatu yang akan sensei
sampaikan pada kalian. Akhir semester ini akan ada ujian lagi. Tapi ada sesuatu
yang berbeda dengan ujian tengah semester.
Di ujian ini kalian tidak di uji
dengan ujian tertulis, melainkan dengan ujian praktek, atau bisa di bilang,
kalian akan saling bertarung satu sama lain atau dengan kelas lain. hanya akan
10 besar yang akan mewakili kelas 10 untuk mengikuti Festival Holy War yang akan
menentukan kelas berapa yang terbaik di akademi tahun ini. Kelas ranking juga
akan sama sistemnya dengan ranking ujian tengah semester lalu. Jadi seriuslah
Terima kasih telah membuat bangga di
kelas ini. Karena mu lah sensei jadi kerepotan menghadapi ocehan-ocehan guru
lainnya di ruang guru. Pertahankan.” Kata sensei “baiklah. Oh ya sensei. Apa
kah ada bonus untuk yang memenangkan pertandingan nanti.?” Jawab ku sambil
menanyakan sesuatu ke sensei. “ tentu saja ada, jika tidak ada, bagaimana
mungkin sebuah pertandingan akan terlihat seru.?” Jawab sensei. Sejujurnya aku
bertanya-tanya apa maksud sensei itu. Dia ingin aku membanggakan dia atau
berhenti juara.
Setelah pengumuman, semua murid
pulang ke rumah nya masing-masing termasuk aku juga. Irisyviel telah menunggu
ku di depan gerbang sekolah. kami pulang bersama. Saat di jalan aku membuka
pembicaraan. “ hmm irisyviel. Aku mau Tanya..” Tanya ku padanya.” Iya El-kun,
mau Tanya apa?” jawab nya. “apa kamu cukup terkenal di kelas.?” Tanya ku lagi.
“ hhmm, aku juga kurang tahu, tapi entah kenapa banyak yang bilang jika banyak
yang suka denganku, dan ada beberapa kali yang mengajak kencan. Memang kenapa
El-kun.?” Jawab nya dengan senyum padaku.
“hhm tidak apa-apa. Aku hanya
penasaran. Kenapa kamu banyak yang suka. Lalu kenapa kamu juga tidak menerima
mereka. Aku yakin mungkin beberapa ada yang pria terkenal. Contohnya pria bodoh
keturunan kelas pahlawan tadi. “ balas ku padanya. “ hhm bukankah aku sudah jawab
alasannya ketika makan siang tadi.? Nee El-kun. Apa kamu tidak percaya
padaku.?” Tanya Irisyviel. “ tidak,tidak, aku percaya kok. Hanya saja aku
penasaran.Heheh.” Jawab ku. Aku berfikir, jika aku berkata tidak mungkin dia
akan menangis lagi dan akan membuat ku repot nantinya. Dan lagi pula kenapa dia
selalu bersama dan menempel terus, Apa mau nya coba. Membuat ku aneh dan
penasaran.
“oh ya Irisyviel. Aku ingin mengatakan
sesuatu.“ kata ku ke dia dengan menunjukan wajah yang serius. “ettoo. Apa
El-kun..?” jawab dia dengan gugup. “aku harus memberitahumu Irisyviel bahwa
nanti di ujian, aku akan melawan siapapun dengan serius. Dan tak aku beri
keringanan. Jadi, jika aku bertemu denganmu, maka aku harap kamu juga dapat
serius menghadapi ku. Ok.” Balas ku padanya. “ hhmm baiklah El-kun.. “ balas
dia. “ kukira kamu akan bicara apa gitu, ternyata hanya itu. Heeehhh” bisik dia
dengan suara pelan.
“kamu kenapa selalu ingin menjadi
nomor 1 dan ber ambisi dalam memenangkan sesuatu. Bukankah kamu bilang padaku dulu
bahwa kamu benci dengan yang namanya mencolok dan terkenal serta sesuatu yang
menyusah kan.?” Tanya dia padaku.” Hhm aku tidak punya pilihan lain selain
menang dan menang jika itu menyangkut uang. Aku harus berusaha mendapatkan uang
banyak karena aku punya tanggungan dalam hidup.” Jawab ku padanya.
“maaf aku asal bicara dan banyak
bertanya padamu..” tambah ku lagi padanya. “ tidak apa-apa kok, justru aku
senang, karena aku dapat lebih mengenalmu. Dan kamu juga bisa lebih kenal
dengan ku. Benarkan El-kun.” Jawab dia dengan senyum. “heheh” jawab ku dengan
senyum malas. Tapi entah kenapa, jawabannya itu membuat ku sedikit senang.
Padahal aku belum pernah merasakan seperti ini sebelumnya. Aku mulai berlatih untuk persiapan ujian
akhir semester nanti. Seminggu sebelum
ujian akhir semester dimulai.
Pengumuman tentang informasi ujian
akhir semester di umumkan. Para wali guru yang bertugas memberikan informasi tentang pertandingan
ini. “baiklah kalian semua. Ibu akan memberikan informasi tentang pertandingan
minggu depan. Ada yang harus kalian ketahui sebelum mengikuti pertandingan ini.
1. Pertandingan ini adalah pertandingan
beranggotakan2 orang. Jadi kalian harus mencari partner untuk pertandingan ini.
Untuk memilih partner dalam pertandinga ini tidak di tentukan oleh jenis
kelamin, maupun kelas. Jadi selama partner kalian masih kelas 10 dan murid.
Kalian di ijinkan untuk mengikuti pertandingan ini.
2. Pertandingannya adalah sistem
survival. Jadi kalian akan berusaha bertahan hidup dengan partner kalian hingga
waktu survival berakhir. Jika partner kalian ada yang tidak sanggup untuk
bertahan. Maka kalian harus membawa nya ke ruangan healing untuk di obati.
3. Bagi yang tidak sanggup atau tidak
dapat melanjutkan pertandingan atau menyerah akan di eliminasi dan gugur.
Dilarang keras untuk melakukan pembunuhan. Jika ada yang melanggar. Maka akan
di kenakan sanksi yaitu di eliminasi.
4. Kalian di ijinkan untuk bekerja sama
dengan tim lain. Jadi kalian boleh untuk bergabung dan bekerja sama dengan tim
lainnya.
5. Penilaian dalam babak ini akan di
tentukan oleh beberapa hal
1. Penambahan nilai poin
1. Bertahan selama 3 hari mendapatkan
10 poin.
2. Bertahan selama 1 minggu mendapatkan 20 poin
3. Bertahan hingga waku yang selesai
__ADS_1
mendapatkan 25 poin
4. Jika kalian dapat bertahan hidup tanpa
mengalami kecuarangan maupun kekurangan poin, kalian akan mendapatkan poin 2
kali lipat dari poin yang kalian dapatkan
5. Setiap mengalahkan 2 orang atau 1
pasangan grup mendapatkan 25 poin. dan seterusnya bertambah 25 poin jika
mengalahkan 1 tim musuh. Jadi jika kalian dapat mengalahkan musuh 4 maka kalian
akan mendapatkan 100 poin.
2. Pengurangan nilai poin
1. Berbuat curang akan mendapatkan pengurangan poin 100 poin
2. Menggunakan kekuatan orang lain yang
bukan murid disini akan di kurangi 300 poin
3. Melakukan perbuatan tak bermoral
akan dikurangi 2000 poin.
4. Serta jika membunuh akan di
eliminasi
6. Kalian di ijinkan menggunakan semua senjata
serta kekuatan kalian bahkan menggunakan sihir tingkat tinggi sekalipun.
Waktu pendaftaran dibuka sekarang hingga
penyampaian surat pendaftaran bersama pasangan kalian akan di tunggu hingga
minggu ini. Baiklah hanya itu yang sensei dapat sampaikan. Jadi lakukan lah
terbaik, Sekian. Karena menyambut ujian, selama 1 minggu ini sekolah libur dan
kalian dapat gunakan untuk berlatih dengan pasangan kalian.” Penjelasan pun
selesai dari sensei.
Semuanya segera mencari pasangan nya
masing-masing dan tidak jarang diantara dari mereka yang meminta padaku untuk
menjadi pasangan mereka. Bahkan dari kelas lain pun banyak yang meminta ku untuk
bergabung dengan mereka. Aku tak menyangka keberadaan ku akan sangat mencolok.
Aku menolak semua ajakan mereka. Karena aku tahu akan ada seseorang yang akan
mengajak ku. Tak lama kemudian orang yang sedang difikirkan ku pun telah tiba.
Irisyviel pun masuk ke kelas ku. “ annoo El-kun menurut pengumuman sistem ujian
sekarang adalah pasangan ya.?” Tanya nya padaku.
Aku tahu dia akan mengatakan apa. Jadi aku
potong dan aku ajak saja duluan. Karena aku tak mau membuat dia terus yang
meminta dan merasakan malu. “ Irisyviel..” kata ku padanya “ eh iya El-kun ada
apa.?” Jawab ku. “Mau kah menjadi pasangan ku.” Tanya ku pada nya dengan
membungkukan badan ku dan mengangkat tanganku padanya Untuk megajak nya. “iya
tentu saja” jawab nya dengan memberikan
tangan nya serta dengan senyum bahagia nya. Orang-orang pun memperhatikan kami
dan menyoraki kami berdua. Aku tak mengerti maksud nya apa. Akan tetapi
diantara mereka yang memasang wajah marah.
Termasuk 2 makhluk yang sering bertengkar. Aku berfikir memang nya salah jika mengajak
seseorang untuk mejadi partner. tak lama kemudian datang lah temannya Irisyviel
yaitu Krusya. “ Irisyviel-san.. jadi lah pasanganku.” Kata Krusya kepada
Irisyviel dengan nafas yang terburu-buru. “ akkhh sepertinya aku terlambat.”
Kata dia lagi setelah melihat kami berdua dengan masih berpegangan tangan.
“maaf Krusya-san. Aku tidak bisa. El-kun baru saja
meminta ku menjadi pasangan nya. Dan kami sudah menjadi pasangan.” Jawab
Irisyviel dengan wajah bahagia dan merah. “apa Elusyan-kun yang mengajak mu.?”
Tanya Krusya dengan wajah yang terkejut. “anoo Krusya-san. Kemari sebentar”
kata Eleonora dengan meminta Krusya untuk mendekatinya. Krusya pun menghampiri
Eleonora. Eleonora membisikan sesuatu pada Krusya. Tiba-tiba Krusya memasang
wajah yang sangat terkejut luar biasa.
“selamat ya kalian berdua. Terutama untuk mu
Irisyviel-san. Tak kusangka El-kun akhirnya peka terhadap perasaanmu..” kata
Krusya dengan memberikan jempol dan selamat pada kami. “ hekmh, terima kasih
Krusya-san. Aku sangat bahagia.” Jawab Irisyviel dengan wajah bahagia disertai
air mata yang menetes.
Aku sangat bingung dan penasaran apa maksud
mereka berdua. Setelah mereka selesai berbincang-bincang. Aku mengajak
Irisyviel untuk berlatih bersama di salah satu tempat yang pernah aku berlatih
dulu. Aku pun berangkat dengan dia. Di jalan dia terus memegang lenganku dengan
manja dan senyum bahagia. Aku tak mengerti mengapa dia sangat bahagia sekali.
Padahal kita pasangan hingga waktu ujian ini
telah selesai. Akhirnya kami sampai ke tempat tujuan kami. Tempatnya memang
sedikit luas karena isinya hutan belantara dan tak jarang banyak monster tingkat
rendah hingga tingkat menengah berkeliaran disini. Akan tetapi aku sudah tahu
betul situasi dan kondisi tempat ini. Aku mulai menyuruh latih tanding padanya
agar aku tahu seberapa besar kekuatan dia dan agar dapat mengatur strategi
dengan tepat. Kami pun mulai berlatih tanding bersama.
Oh ternyata dia sangat berbakat dalam
menggunakan sihir jarak jauh apalagi dengan senjata jarak jauh nya. Dia sangat
pandai dan berbakat. Pantas saja di usia nya yang sekarang dia dapat
menggunakan sihir tingkat tinggi. Ya meskipun harus mengeluarkan seluruh mana
yang ia miliki. Setelah kami berlatih seharian, aku mengajak nya pulang
bersama. 6 hari karena aku meminta dia untuk istirahat penuh sehari sebelum
pertandingan dimulai. Aku istirahat dengan mulai berlatih mengasah mental dan
akal pikiranku.
Seminggu pun telah berlalu dan ujian
pertandingan telah tiba. Aku seperti
biasa berangkat bersama dengan Irisyviel. Setelah sampai di kelas. Semuanya
berkumpul di lapangan besar. Semuanya bepasang-pasangan dan berbaris. “baiklah
semuanya. Kalian sudah mendengar aturan dari semua wali kelas kalian kan. Jadi
saya tidak perlu menjelaskan lebih lagi. Jadi. Silahkan bertahan hidup dan
bertarung sesuka kalian. Semuanya silahkan menutup mata dan bersiap di
teleportasi menuju ke tempat ujian kalian. Setelah sampai, kalian wajib
menggunakan seragam bertarung kalian. Semuanya bersiap!!!!.” Pembukaan dari
kepala sekolah dengan nada yang bahagia. Kami pun bersiap-siap.
Tiba-tiba Irisyviel mengenggam
tanganku dengan erat. Aku seperti menemani anak kecil saja. Seluruh murid di
teleportasi. Ketika aku membuka mata ternyata tempat yang di teleportasi adalah
hutan yang terkenal dengan banyaknya monster berbahaya semuanya. Ketika aku
sampai dengan irisyviel, Aku disambut oleh monster-monster tingkat menengah
yang lumayan berbahaya. Aku langsung menarik Iriysviel untuk kabur, Kami
dikejar. Aku berlari sambil mencari tempat persembunyian. Akhirnya aku
menemukan gua raksasa dan aku segera masuk bersama Irisyviel.
Setelah masuk, aku menelusuri gua raksasa tersebut untuk mencari tempat yang dapat di
gunakan untuk tidur dan beristirahat. Tak lama aku mencari. Aku melihat tempat
peristirahatan besar. Seperti nya ini sarang Wyvern. Aku mengajak Irisyviel
untuk kesana. Aku meminta Irisyviel menggunakan sihir terbang untuk sampai
kesana. Dan dia mengabulkannya. Kami tiba
disana.
“sihir yang dapat mengelabui mata biasa, Sihir yang dapat menyerupai sebuah keinginan
sang pengguna, aku keluarkan sihir ini untuk keingingan egois ku. Keluarlah,
illusion.” Aku menggunakan sihir ku pada tempat ini agar dapat
menjadikan tempat ini tersembunyi yang tak dapat terlihat oleh orang lain
maupun monster lain. aku meminta Irisyviel untuk membuat bangunan atap dan
kasur agar bisa beristirahat.
Dia membuatnya. Ketika sudah selesai, aku
bingung. “hhmm Irisyviel-san. Kenapa tempat tidur nya hanya 1.? Apa aku harus
tidur dan istirahat di luar.?” Tanyaku padanya. ”tidak,tidak,tidak.. maksud
ku.. anoo.. hhmm.. “ jawab nya dengan gugup.” ada apa Irisyviel.? Apa kau
baik-baik saja.?” Tanya ku padanya. ” iya aku baik-baik saja.. jadi anooo
El-kun. Maksud ku hhmm… apa kita bisa tidur bersama.? Jawab dia padaku. “
Hah.?” Balas ku pada nya…” eh tidak. Maksud ku.. anooo.. hmmm. Tidak seperti
yang kamu bayangkan..eehhh… hheeemm” balas dia dengan wajah sangat merah.
hmm aku tak
menyangka bahwa anak ini sangat manja. Sampai tidur harus di temani. Apa yang
diajar kan oleh orang tua nya hingga anak nya menjadi penakut dan pemalu
seperti ini. ”baiklah jika begitu.
Tolong siapkan ya. Aku harus memasang pelindung sihir ini lagi. “ jawab ku
padanya. Aku harus melakukan sesuatu yang membuat dia nyaman. Tujuanku tidak
kacau berantakan karena memetingkan ke egoisan ku. “ hem baiklah. Terima kasih
El-kun.” Jawab nya.
Setelah
semua nya selesai aku masuk ke rumah yang di buat oleh Irisyviel menggunakan
elemen tanah. Hhmm menurut ku selera dia tidak buruk juga dalam men desain
sebuah isi bangunan. Aku mulai rebahan ke kasur. Tak lama kemudian Irisyviel
pun ikut rebahan.
“anoo
El-kun. Apa kau tidak mengkhawatirkan teman-teman?” tiba-tiba Irisyviel berkata
seperti itu. “ hhmm aku yakin mereka akan baik-baik saja. Apalagi sistem yang
membahayakan untuk para murid dilarang keras. Jadi tidak mungkin guru yang
mengawasi kita tinggal diam ketika murid-murid nya sedang dalam bahaya. “ jawab
ku padanya.
“hekm kau benar.” balas dia dengan senyum.. “
ayo kita tidur aku sudah lelah.” Jawab ku pada nya. Ketika aku akan tidur,
tiba-tiba irisyviel mengatakan sesuatu.” El-kun. Aku tidak bisa tidur.” Kata
dia. “ kenapa.? Apa kamu perlu sesuatu agar dapat tidur.? Apa aku perlu
menceritakan sesuatu agar kamu dapat tidur.?” Tanya ku padanya.” Hhhmm,
biasanya ibu ku menceritakan sesuatu cerita padaku.” Jawab nya. “ hhm baiklah
jika begitu.” Balas ku padanya. Aku merasa bingung. karena cerita apa yang aku
ceritakan kepadanya. Karena aku sendiri pun jarang mendengar maupun membaca
cerita. Jadi dibandingkan jika aku harus bercerita.
Aku pun
punya ide untuk membuat dia senang. “ wahai
cahaya yang membuat terang dalam kegelapan, cahaya yang dapat menghangatkan,
cahaya yang berwarna, cahaya yang membuat para makhluk nya merasa tenang dan
senang ketika melihat nya. Aku meminta padamu agar sedikit memberi sedikit cahaya
nya itu untuk ku : Lightning colours” aku menggunakan sihir tipe cahaya
untuk menciptakan cahaya berkilauan yang indah dan berwarna. Aku biasa menggunakan sihir ini untuk mereka.
“ akkh indahnya.“ kata Irisyviel dengan senyum bahagia. Dia sangat senang
melihatnya. Ketika aku melihat wajah nya. Aku jadi teringat dengan mereka.
__ADS_1
Akkhh bagaimana kabar mereka. Aku jadi ingin berkunjung ke tempat mereka lagi.