
Epilog
{Kebahagiaan}
ke esokan
hari nya aku seperti biasa berangkat bersama dengan El-kun dan makan bersama
dengan nya. ketika kami sedang akan pergi ke atap, tiba-tiba kami dihadang oleh
kelompok anak laki-laki, dan ketua mereka ada lah anak kelas A. mereka
mengatakan kasar dan meyuruh kami agar tidak bergabung dengan kelas F. Krusya
pun membela kami serta kelas F.
Krusya
mengatakan bahwa pria itu jangan mendekatiku lagi karena aku telah menolaknya.
Akh aku baru sadar orang itu adalah orang yang telah aku tolak. Aku juga berkata agar tidak berkata kasar
terutama ke El-kun ku. Akkhh aku ingin sekali mengatakan ini. El-kun ku.
Pria itu
pun marah dan ingin memukul kami, lalu di tahan oleh El-kun. Ooh El-kun kenapa
kau sangat keren sekali. Akuu sangaat kaaguuumm padamu. pria itu mengatakan
bahwa akan membunuh El-kun karena menahan dan membuatnya marah. Aku pun langsung
menarik El-kun, karena aku tak mau jika El-kun melakukan sesuatu yang tidak
berguna demi aku.
Akkhh
tidak. Aku merasa seperti seorang putri yang sedang di perebutkan. Tak lama
kemudian datang seseorang yang hendak menghentikan si pria bodoh ini. Oh ternyata
dia ketua kelas ku. Akhirnya pria bodoh itu beserta kelompoknya pergi. Ketua
kelas mengatakan sesuatu tentang bahwa kedua temanku menyukai El-kun. Oh aku
terkejut dan tidak menyangka, aku langsung menanyakan kepada mereka, tapi
mereka mengelak, oh mungkinkah ada wanita lain suka pada El-kun ku selain aku.
Akhh jangan
sampai itu terjadi. Aku bertanya pada El-kun bagaimana menurut dia, dia
menjawab bahwa dia tidak dapat memberikan pendapat nya. hhmm aku jadi kesal,
tapi aku tahu maksud dia berkata seperti itu, karena dia tidak ingin kami
bertengkar dan tak mau menyakiti perasaan kami. Akhirnya kami kembali ke kelas
masing-masing.
Sudah 5
bulan tak terasa aku sekolah di akademi sihir ini, dan banyak juga yang telah
aku lalui serta kenangan yang aku buat, terutama kenangan bersama El-kun. Sudah tak terasa bahwa ujian semester telah
dimulai, pada ujian ini kami di perintahkan untuk mencari pasangan, aku
bergegas ke kelas El-kun untuk mengajaknya menjadi pasangan nya, saat tiba
disana.
Aku melihat
El-kun sedang menunggu seseorang. Apa mungkin sedang menungguku. Tidak mungkin
kan, heheh. Dia menghampiriku dan hal yang tak kusangka terjadi. Dia
membungkukan tubuhnya lalu dia mengangkat tangan nya dan mengatakan apakah aku
mau menjadi pasangan nya. hah, ini tidak mungkin kan, aku seakan melayang dan
meledak perasaan ku. Dia akhirnya mengerti perasaan ku, daaaannn akhirnya dia
menanyatakan perasaan nya.
Oh tidak,
__ADS_1
mimpi apa aku semalam, dan cara dia menyatakan perasaan nya seperti melamar
seorang putri. Oh tidak, seharusnya aku mengenakan pakaian yang tepat seperti
seorang putri, oh tidak aku harus segera menjawabnya. Aku pun menjawab nya
dengan mengeluarkan air mata bahagia. Ini adalah hari kebahagiaan ku yang
pernah ku alami sejak dulu. Krusya menghampiri kami dengan tergesa-gesa. Dia
meminta ku untuk menjadi pasangan dia dalam ujian nanti.
Lalu ketika
melihat aku berpegangan tangan, dia pun tak jadi. Eleonora menjelaskan apa yang
terjadi pada ku dan El-kun.. aku jadi malu. Hehe. Setelah tahu dari Eleonora
apa yang terjadi. Krusya menghampiriku dan mengucapkan selamat padaku. Aku
menjawab nya dengan sangat bahagia. Hari itu pun menjadi hari terindah dalam
hidup ku. Akhirnya semua nya pulang, El-kun meminta ku untuk berlatih bersama
selama 1 minggu. Waah.. akhirnya selama libur pun aku akan bersama dia.
1 minggu pun kami lalui dengan berlatih. Hari
ujian pun telah tiba dan semua murid dikumpulkan di dalam sebuah ruangan yang
begitu luas, kami semua diminta untuk menutup mata. Aku menutup mata dengan
memegang erat tangan nya El-kun, begitu tenang pikiranku.. ketika aku menutup
mata, aku seperti dipindahkan. Lalu El-kun meminta ku untuk membuka mata, aku
membuka mata, dan yang kulihat sebuah wilayah belum pernah kulihat sebelumnya.
Tak kusadari banyak monster yang menghampiri
kami. El-kun tiba-tiba menarik lengan ku dan kami kabur. Sekali lagi El-kun
melindungi ku. Aku senang sekali. Kami tiba di sebuah gua. El-kun meminta ku
untuk membangun sebuah rumah dengan isinya serta tempat tidur. Aku membuat nya.
setelah selesai aku memberitahu dia. Dia melihat nya dengan bingung, dia
hanya 1, bahkan dia berkata apa dia harus tidur di luar. Oh tidak, aku tidak sadar mengapa aku hanya
membuat 1 tempat tidur, ooh apa yang kupikirkan sebenarnya. Aku merasa seperti
berfikir yang tidak-tidak.
Aku langsung mengatakan sesuatu kepada El-kun,
tapi aku bingung mau menjawab apa dan memberikan alasan seperti apa. Dia pun
melihat ku, akh tidak, aku takut dia berfikir aku wanita yang jahat. Tidak ada
pilihan lain selain berkata mengikuti isi hatiku. Aku meminta nya untuk tidur
bersama, akh tunggu dulu, kenaaappaaa aku berkata seperti itu. Tidur bersama.!
Tidak mungkin dia mau, kita hanya baru 1 minggu jadian, dan aku sudah berani
mengajak nya tidur bersama. Wanita macam apa aku ini.
Oh akkhhh aku tidak tahu harus berkata apa
lagi. Aku hanya bisa berdiam menunggu jawaban dia saja. Aku mengeluarkan aura
suram. Ketika ku melamun, El-kun mengatakan bahwa dia tidak keberatan untuk
tidur bersama. hah,! Tidak , tidak mungkin kan, ini mimpi kan, aku bingung
dengan sikap dia yang selalu baik dan selalu mengabulkan semua keinginan ku.
Apa dia benar-benar jatuh cinta padaku saat pandangan pertama. Oh tidak, aku
jadi kegirangan, aku masuk bersama dia. Kulihat di rebahan di kasur, aduuh aku
jadi salah tingkah. Aku juga ikut rebahan. Lalu dia tidur. Hhmm padahal aku mau
berbincang-bincang dengan dia lebih lama.
Hhm apa aku harus bilang saja bahwa aku tidak
bisa tidur, dia pasti akan menemaniku dan berbincang-bincang dengan ku.
__ADS_1
Akhirnya aku mengatakan bahwa aku tidak bisa tidur. El-kun mengatakan apa dia
harus membacakan cerita, aku menjawab nya iya, aku jadi teringat dulu ketika
ibuku sering bercerita padaku sebelum tidur, sudah kukira El-kun pasti
mengabulkan keinginan ku. Aku jadi semakin sayang dan suka padanya. El-kun
merapalkan mantera lalu keluar lah cahaya indah yang berwarna-warni yang
mengelilingi kami. Oh indah nya. cahaya nya begitu hangat dan indah sekali. Aku
tersenyum dalam kebahagiaan. Tak kusadari aku tertidur.
Ke esokan harinya. El-kun berangkat pagi-pagi
untuk mencari makanan untuk ku dan dia nanti. Setelah dia berangkat aku mulai
membersihkan rumah. Yosh waktunya untuk membersihkan rumah. Sudah menjadi tugas
seorang istri untuk membersihkan rumah dan mempersiapkan segala sesuatu untuk
suami nya. oh tunggu dulu, ISTRI. Apa yang kukatakan ini, hhhm hehehe aku jadi
salah tingkah. ketika hari mulai gelap aku khawatir kepada El-kun mengapa belum
pulang, aku takut dia terjadi sesuatu. Ketika aku memikirkan dia dengan
memandang jendela.
Tiba-tiba muncul cahaya kilat yang begitu besar
serta di ikuti oleh gempa. Oh tidak ada apa ini. Setelah cahaya itu meghilang
beserta gempanya, El-kun pulang, aku bergegas menghampiri nya dengan rasa
takut. Aku langsung memeluk nya. dia merasa bingung, lalu dia bertanya padaku,
apa ada yang terjadi padaku saat dia tidak ada disini. Aku menjawab nya bahwa
ada kilatan dan gempa, lalu dia mencoba menenangkan aku. Dia memberikan hasil
buruan nya untuk di masak. Dia bilang akan memasak buruan nya itu, aku pun
mencegahnya dan mendorong dia serta berkata sudah menjadi tugas seorang wanita
untuk memasak. Akh seharusnya aku bilang sudah tugas istri saja bukan wanita.
Dia setuju dan menunggu di ruang tamu. Aku
mulai memasak, sudah waktunya aku menunjukan skill ku sebagai seorang yang
pantas untuknya. Masakan pun sudah selesai. Aku memanggil dia bahwa makanan
sudah siap. Dia datang. akhirnya kami makan bersama. Tak kusangka dia makan
masakan ku dengan lahap. Sepertinya dia sangat menyukainya. Aku jadi
memperhatikan dia. Akhh lucunya. Aku jadi bahagia melihat dia makan juga,
berarti aku sudah pantas untuk menjadi istrinya. Tiba-tiba dia menegurku mengapa tidak makan,
aku jawab saja bahwa aku ingin memperhatikan dia. Ternyata dia sepertinya tidak
senang jika diperhatikan seperti itu.
Hhmm dasar tipe laki-laki pemalu. Heheheh.
Selesai makan dia mencoba untuk membersihkan tempat makan serta mencuci piring
aku mencegah nya. akan tetapi dia menolak nya, lalu dia mengatakan sesuatu yang
membuat jantungku berdegup kencang. Waktunya untuk tidur. Seperti biasa aku tidur bersama dia. Tapi ada yang
beda kali ini. Dia bertanya padaku tentang pria yang menembak ku waktu itu,
serta bertanya apakah ada pria selain dia yang suka padaku.
Aku jadi sedikit jahil padanya. Aku mencoba
menggodanya. Dan dia mengelak. Hhmm tak kusangka dia punya rasa cemburu juga,
heheh. Dia bahkan mengatakan ingin lebih mengenalku, hmm sudah sewajarnya juga
bagi kedua kekasih untuk saling menceritakan dirinya tanpa ada kebohongan,
akhirnya aku menceritakan masa lalu ku. Dia merasa simpati kepadaku. Akhh dia
perhatian sekali padaku dari dulu hingga sekarang. Akhirnya dia mengajak untuk
__ADS_1
tidur. Aduuh aku ingin tidur sambil mendekap tubuh nya.