
Alunan merdu ketika seruling dimainkan. Tarian pedang yang indah sebagai pengiring. Membuat siapa saja yang melihat terlena dan terpesona.
Xia Re, gadis itu bermain seruling dengan penuh penghayatan. Begitu juga Fan Zhuang, laki-laki tampan itu menari menggunakan pedang dengan begitu indah.
Keduanya sangat serasi. Banyak para tamu undangan yang menatap mereka kagum, adapula yang menatap iri.
"Sial! Bagaimana bisa Xia Re bermain begitu indah!" Kesal Xia Rang.
"Kenapa anak sialan itu tidak memakai pakaian yang aku berikan!" Geram Gong Rong.
'Ai Ai... Xia Re begitu mirip denganmu. Dia benar-benar berubah! Aku harap, kau melihat nya juga!' batin Xia Fang.
"Kak Xia Re sangat indah memainkan alat musik itu." Ucap Xia Ge takjub.
"Tentu saja. Dia, cucuku... Cucuku..." Ujar Xia Tong bangga.
"Hei... Hei... Hei... Dia adalah adik sepupuku! Tentu saja sangat hebat!" Ujar Hyoung Sensei tak mau kalah.
Xia Jensung menggelengkan kepalanya seraya berkata. "Dia adikku."
"Apa-apaan kalian. Dia cucuku! Cucuku!" Pekik Xia Tong.
"Tidak kakek! Dia adikku!" Ujar Xia Jensung.
"Sudahlah... Sudahlah... Yang benar, dia adalah Adik sepupuku!" Lerai Hyoung Sensei.
Dan berakhir lah, ketiga orang itu berdebat.
"Sudahlah... Kalian jangan berkelahi!" Ujar Xia Fang menengahi ketiganya. Ketiganya justru...
"Diam!" Bentak tiga orang itu lalu lanjut berdebat. Xia Fang hanya mampu menggelengkan kepalanya saja.
"Rajaku, bukankah... Mereka berdua sangat serasi." Ucap permaisuri Fan pada suaminya.
"Benar." Ucap Fan Yan.
"Dia sangat berbakat dan masih muda." Gumam Fan Yan seraya menatap minat Xia Re.
Xia Re dan Fan Zhuang sangat menghayati permainan yang mereka mainkan.
Xia Re, gadis itu tampak menatap lekat Fan Zhuang. Begitu juga Fan Zhuang. Laki-laki itu juga menatap lekat Xia Re.
'aku sungguh beruntung dapat bertemu dengan Xia Re.' batin Fan Zhuang bersyukur.
Lee Taeyon Jin. Laki-laki berambut putih itu menggeram kesal. Dibawah meja, tangannya sudah terkepal kesal.
"Fan Zhuang!!! Ingin sekali aku tarik keluar kedua bola matamu itu!" Gumam Lee Taeyon Jin geram.
Lee San Chan Jin. Adik satu-satunya Lee Taeyon Jin. Gadis berusia 10 tahun itu tersenyum jahil.
San Chan sangat tau, jika gadis yang sedang bermain seruling itu adalah gadis yang sangat dicintai kakaknya.
"Uwww... Serasi sekali mereka berdua. Betul kan, kak?" Ujar gadis itu sengaja.
Lee Taeyon Jin menatap datar sang adik. Apa maksud perkataannya itu, batin Lee Taeyon Jin bertanya.
"Aku berapa mereka dapat ber--mmm... Uhuk... Uhuk..."
"Kakak!!!" Geram Lee San Chan karena kakaknya itu, dengan tak ada akhlaknya menyumpal mulutnya dengan buah Apple.
__ADS_1
"Diam!!!" Ujar Lee Taeyon Jin dingin.
Lee San Chan hanya memanyunkan bibirnya cemberut.
"Cih." Decihnya.
Fan Zhuang dan Xia Re berhenti bermain.
Perlahan. Xia Re, gadis bertopeng itu melangkahkan kakinya kedepan.
Tentu saja membuat para tamu undangan bingung.
Note: sebelum Xia Re melakukan pertunjukan. Xia Re lebih dulu mengganti cadarnya dengan topeng. Ya kali, bermain seruling dengan cadar:v Epic sekali, hehehe...
"Disini. Aku, anak dari Menteri Xia. Xia Re!"
Xia Re menyeka ucapan nya membuat para tamu undangan semakin bingung.
Xia Re melirik kearah Fan Zhuang sekilas. Tampak laki-laki itu mengangguk.
"Aku ingin mempersatukan Pangeran kelima, Fan Zhuang dengan Tabib istana Barat, Luan Xian." Ucap Xia Re lantang.
Double kejut. Mereka dikejutkan dengan ucapan dan wajah Xia Re yang sangat cantik.
Yah! Xia Re sengaja membuka topeng yang ia kenakan. Terlihatlah wajahnya yang begitu cantik. Kulit putih bagai salju, hidung mancung, bulu mata lentik dan bibir tipis merah muda.
"Bagaimana bisa!!!" Gumam Gong Rong tak percaya.
"Wah, cantik sekali dia!"
"Benar! Xia Re ternyata sangat cantik. Aku langsung jatuh hati padanya!"
"Bukankah rumor mengatakan bahwa wajahnya sangat jelek? Tapi, apa ini? Dia sangat cantik."
Dan masih banyak Bisikan para bangsawan.
'tidak menyangka. Xia Re ternyata sangat cantik. Tapi, kenapa ia selalu merahasiakan nya? Dia selalu memakai cadar.' batin Fan Zhuang.
'berbakat. Cantik dan tenang. Xia Re ini sangat menarik!' batin Fan Yan.
"Sialan!!! Apa maksud mu berkata seperti itu!!!" Lamunan semua orang terbuyar kala mendengar suara lantang Mei Terian.
Xia Re membalikkan badannya menatap datar Mei Terian.
"Apa anda tidak mendengar dengan jelas, putri! Aku, Xia Re. Ingin mempersatukan Pangeran kelima, Fan Zhuang dan Tabib istana Barat, Luan Xian. Kenapa? Apa anda tidak setuju, putri!?"
"Dasar! Rendahan. Berani kau berkata seperti itu denganku!!!" Geram Mei Terian.
"Perdana menteri Xia. Beginikah cara Anda mendidik putri anda." Sindir Mei Lang.
Xia Fang tampak menggeram kesal.
"Siapa yang kau panggil Rendahan, Hah!!!?" Ucap Fan Zhuang seraya menatap tajam plus datar Mei Terian.
"Zhuang, kenapa kau membela gadis sialan itu!"
"Benar. Pangeran, Putriku adalah calon istrimu!"
Fan Zhuang berdecih. "Cih, Kau kira, aku mau menikah denganmu?"
__ADS_1
"Jawabannya adalah, TIDAK! Aku tidak Sudi menikah denganmu." Tegas Fan Zhuang membuat Mei Terian geram.
"Zhuang, kau!!!" Geramnya.
Fan Zhuang beralih menatap para pengawal nya.
"Pengawal! Cepat tangkap ketiga orang menjijikkan itu!"
"Apa!!!" Kaget Mei Terian dan kedua orang tuanya.
Bukan ketiga orang itu saja, semua tamu undangan yang hadir juga terkejut.
"Putraku, kenapa kau ingin menangkap mereka." Tanya ibu suri, Fan Yu'er.
"Karena..." Fan Zhuang menyeka ucapan nya.
Ia mengangkat sebelah tangannya memberi kode.
Beberapa pengawal nya datang seraya memberikan laporan kepada para raja.
"APA!!!" Pekik para raja.
"Dasar sampah menjijikkan!!! Ternyata selama ini kau berbuat curang!" Kesal raja Utara.
"Sial! Ternyata kau yang selama ini menggelapkan persenjataan di wilayah ku!" Geram raja Fan Yan.
Raja Barat hanya berdecih. Dia sudah tau ini semua.
"Hukum mereka!!!" Titah Fan Yan.
"Baik, Baginda."
"Tidak!!! Kalian tidak bisa bersikap seperti ini padaku, istriku dan anakku. Aku adalah raja bagian Timur!!!" Ujar Mei Lang.
"Kata siapa. Saat pemilihan Raja, kau telah berbuat curang. Dan..."
"Pemimpin bagian barat yang seharusnya adalah, putra Mahkota... Shuan Hyang! Dia masih hidup!"
Terkejut? Lagi dan lagi mereka semua dikejutkan oleh Fan Zhuang.
"Cepat bawa sampah-sampah menjijikkan itu pergi. Penjarakan mereka!!!" Kesal raja Utara.
"Baik, ayo jalan!!!"
"Tidak.... Tidak boleh seperti ini..." Gumam Mei Terian.
Mei Terian menatap kearah Fan Zhuang dan Xia Re.
"Ini salah perempuan rendahan itu! Aku harus membunuh nya!!!" Geramnya.
Mei Terian mendorong prajurit yang membawanya. Mei Terian dengan cepat berlari kearah Xia Re dengan pedang yang ia ambil dari prajurit tadi.
"Mati saja kau!!!!" Teriaknya seraya menyerang Xia Re.
Prang'
Bungkam! Mereka semua bungkam. Mei Terian menatap Pedang yang terjatuh, lalu beralih menatap seseorang yang telah menghalanginya.
"Berani mengganggu calon istriku! Cari mati!!!"
__ADS_1