Reinkarnasi Sang Mafia

Reinkarnasi Sang Mafia
Eps.55


__ADS_3

Xia Rong dan 3 Nona bangsawan lainnya tengah menari dengan begitu indah. Semua orang yang melihat pasti akan terpesona, Meksi lebih indah pertunjukkan Xia Re dan Fan Zhuang.


Tampak Gong Rong panik sendiri. Pakaian yang dipakai Xia Rong sangat mudah koyak. Oh, astaga! Apa yang harus ia lakukan. Pikirnya.


Xia Re, gadis itu tersenyum tipis dalam pangkuan Mo Jensong.


"Sebentar lagi..." Gumamnya.


"Tuanku, sebenarnya... Apa yang anda rencanakan?" Tanya Tong Tong penasaran.


'tunggu saja, Tong Tong. Sebentar lagi... Sebentar lagi...'


"Nona keenam Menteri Xia ini sangat cantik, ya!"


"Benar. Meski lebih cantik Xia Re."


"Aku setuju! Xia Re lebih cantik. Bahkan, pangeran Fan Zui saja terpesona dengannya."


"Benar, hahaha..."


Xia Rong benar-benar kesal. Tidak, seharusnya dia yang mendapat pujian dan perhatian. Dan seharusnya semua pangeran terpesona dan tertarik padanya.


'sial! Bagaimana bisa wajahnya kembali cantik!? Tidak. Tidak boleh! Xia Re, dia hanyalah sampah tidak berguna yang lemah!' batin Xia Rong.


'srakk'


Semua orang membelalakkan matanya kala pakaian keempat nona bangsawan itu tiba-tiba koyak dibagian atas.


"Apa-apaan itu, apa mereka sengaja ingin menggoda para laki-laki?"


"Sangat memalukan!"


"Kenapa tidak sekalian buka seluruh pakaian kalian saja!"


Gong Rong yang melihat itu dengan segera menghampiri sang anak. Tapi tertahan oleh beberapa pengawal dan pelayan istana.


"Minggir, kalian. Putriku... Putriku..." Racaunya.


Keempat nona bangsawan itu berhenti menari. Keempatnya terduduk dan menunduk malu.


'sial! Bagaimana ini bisa terjadi. Ini pasti rencana Xia Re! Awas saja kau, Xia Re!!!' batin Xia Rong.


"Memalukan!" Ucap Xia Fang.


"Benar, ayah. Bagaimana ini..." Ucap Xia Jensung.


Xia Rang dan Xia Fui juga terkejut.


"Bagaimana ini bisa terjadi?"


"Pakaian itu, pasti ada yang salah dengan pakaian itu!" Ujar Xia Rang.


"Bukankah, pakaian itu yang Xia Re berikan untuk Xia Rong?" Tebak Xia Fui.


Xia Rang menatap Xia Fui bingung.


"Yang diberikan Xia Re?"


"Benar. Pakaian Xia Rong tidak sengaja basah karena aku. Lalu, Xia Re meminjamkan pakaiannya." Jawab Xia Fui.

__ADS_1


'sial! Seharusnya yang dipermalukan adalah Xia Re! Tapi tidak apa. Setidaknya, repotasi Xia Rong sudah hancur. Tinggal menghancurkan repotasi Xia Fui dan Xia Re! Hahaha...' batin Xia Fui senang.


Xia Re. Ia sedikit terkejut karena keempat nona bangsawan itu pakaiannya koyak. Yah, memang benar ia yang merencanakan. Tapi...


'kenapa semuanya?' batinnya bingung.


Ini bukan rencana nya. Tentang Xia Rong memang rencana nya. Tapi, ketiga nona bangsawan lainnya itu bukan rencana nya.


'siapa yang melakukan itu?' batinnya bingung.


Lee Taeyon Jin. Tentu saja laki-laki tampan itu yang melakukannya.


'ada barang, ada harga. Ku tunggu harga nya nanti, sayang.'


"Wah... Wah... Wah... Apa kalian sengaja melakukan perbuatan memalukan seperti ini? Apa kalian ingin menggoda para raja dan pangeran?" Sindir putri Yuyang.


"Ti-tidak, yang mulia. I-ini..." Nona ketiga keluarga Menteri Sun, Sun Yan tampak bingung menjawab.


"Putri, hamba yakin. Semua ini pasti ada yang merencanakannya. Xia Re! Ini pasti ulahnya!" Ujar Xia Rong lantang.


"Nona, Xia Rong! Apa kau ingin memfitnah calon istriku?" Ujar Fan Zui dingin.


"Ti-tidak, Yang mulia. Hamba yakin, ini ulah j4lang itu!!!" Ujar Xia Rong.


'plak'


Sebuah tamparan dari menteri Xia layangkan pada putrinya itu.


"Xia Rong!!! Berani sekali kau memfitnah kakakmu!" Sentak Xia Fang.


"Yang Mulia semua, tolong maafkan apa yang dikatakan cucuku itu. Dan juga untuk hal ini." Ujar Xia Tong seraya bersujud.


"Kakek, tapi... Aku yakin, ini semua salah--"


"Cukup Xia Rong!!! Lancang sekali kau berbicara seperti itu dihadapan para raja!!!" Ujar Putri Yuying datar.


Xia Rong terdiam seraya menundukkan kepalanya.


"Kejadian ini pasti akan diselidiki! Bawa mereka berempat!" Titah Fan Yan.


"Baik, Yang mulia." Beberapa pengawal berjalan mendekati keempat nona bangsawan tersebut dan menangkap nya.


"Ibu... Ibu..." Gong Rong hanya mampu menatap putri nya sedih.


'Xia Re!!! Tunggu saja kau!' batinnya geram.


"Xia Rong.... Bersiaplah..." Gumam Xia Re.


Malam Festival malam ini sudah berakhir. Festival bunga yang benar-benar penuh kejutan.


Xia Re, gadis itu tersenyum penuh kemenangan didalam kereta kudanya.


"Tinggal menyingkirkan Mei Terian, lalu Xia Rong... Dan yang lainnya..." Gumamnya.


Ia hanya sendiri didalam kereta kuda. Itu pun dia harus berusaha keras untuk sendiri karena, kedua kakak kembarnya dan sepupu nya berebut ingin satu kereta dengannya.


"Aku masih penasaran tentang kejadian tadi..." Gumam Xia Re seraya menatap bulan dari luar jendela kereta.


"Kenapa anda masih memikirkannya, tuanku. Yang terpenting tugas anda sudah selesai. Tinggal beberapa tugas lagi!" Ujar Tong Tong tiba-tiba muncul.

__ADS_1


"Keyla, emang apa yang membuatmu penasaran?" Tanya Xiahantu polos.


Xia Re dan Tong Tong menatap datar sihantu gentayangan itu.


"Aku sama sekali tidak merencanakan kejadian tadi. Jika Xia Rong... Itu memang perbuatanku."


"Sudahlah, Key... Sekarang kau harus fokus dengan misi selanjutnya." Ucap Xiahantu.


Xia Re membuang nafasnya pelan.


"Tong Tong, apa misi selanjutnya?"


"Misi selanjutnya adalah membunuh Gong Rong dan..."


Xia Re menaikkan sebelah alisnya terangkat kala Tong Tong menyeka ucapan nya.


"Dan, apa?"


"Berbelanjalah di toko system'!!! Harga murah meriah!!!" Xia Re dan Xiahantu mendatarkan wajah mereka.


Tong Tong terkekeh melihat reaksi tuannya itu. Lalu berkata.


"Tuan, untuk sementara... Misi hanya itu. Setelah anda berhasil menyelesaikannya, misi selanjutnya akan terbuka." Jelas Tong Tong.


Xia Re membuang nafasnya pelan. Ia kembali teringat apa yang dikatakan laki-laki bertopeng waktu itu.


"Me Fu'An tidak ada disini (wilayah Selatan) tapi... Aku bisa menemukan petunjuk dikediaman Xia." Gumamnya.


Xia Re kembali berfikir. "Itu tidak mungkin Gong Rong. Apakah, ada hubungannya dengan selir Fui?"


"Benar. Selir Fui nampak biasa-biasa saja melihat keperubahan sikapku. Bahkan, ia selalu tersenyum jika bertemu denganku. Seakan dia tau jika aku bukan Xia Re yang asli."


Tong Tong dan Xiahantu saling bertukar pandang bingung.


Sementara itu...


"Meiliang, terima kasih karena sudah membantuku untuk keluar dari penjara bawah tanah."


"Hn."


Mei Terian. Yah! Gadis itu berhasil keluar dari penjara bawah tanah kerajaan Fan karena dibantu oleh Meiliang. Pengawal pribadi pangeran Lee Taeyon Jin.


"Xia Re, tunggu kedatangan ku. Aku akan membunuhmu." Ujar nya seraya melangkah pergi.


Meiliang hanya menatap datar kepergian Mei Terian. Saat ia berbalik... Ia terkejut karena ada dua orang menghadangnya. Keduanya memaki jubah hitam.


"Ka-kalian..."


Akhirnya rombongan keluarga Xia sampai juga dikediaman utama keluarga Xia.


"Rere, biar Sensei bantu." Ujar Hyoung Sensei seraya membantu Xia Re turun dari kereta kuda.


"Terima kasih, Sensei." Ujar Xia Re dengan senyum manis semanis senyummu. Eaaa...


Baru saja Xia Re hendak melangkahkan kakinya. Seseorang dengan tidak ada akhlaknya melayangkan tangannya menampar Xia Re.


'Plakk'


"Dasar J4lang!!!"

__ADS_1


__ADS_2