
"besar juga nyalimu ingin mencelakai calon istriku di depanku!" Ujar Fan Zui seraya menatap tajam Mei Terian.
"Apa aku tidak salah dengar? Pangeran putra Mahkota Fan Zui mengatakan bahwa Xia Re adalah calon istrinya?"
"Tidak menyangka, Xia Re ternyata adalah calon istri pangeran Fan Zui."
"Beruntung sekali Xia Re."
Dan masih banyak Bisikan para bangsawan lainnya.
Xia Re, gadis cantik itu mengepalkan tangannya.
'Fan Zui!!!' batinnya geram.
Bukan hanya Xia Re. Lee Taeyon Jin juga geram.
Lihat saja sekarang. Meskipun wajahnya terlihat biasa saja. Tapi, dari balik meja, tangannya sudah terkepal bahkan sampai gelas yang ia pegang pecah.
Lee San Chan Jin Melirik kearah kakaknya ngeri. Kalau sudah seperti ini, ia tidak berani menggoda kakaknya seperti tadi. Bisa-bisa, ia yang akan menjadi pelampiasan amarah kakaknya.
'Tidak menyangka, Xia Re ternyata sangat cantik. Jika begini, aku harus dapat memilikinya. Xia Re, kau akan menjadi miliku! Hahaha...' batin Mo Kai yang baru saja memasuki Aula Raja.
"Prajurit! Cepat bawa perempuan rendahan ini masuk penjara!!!" Perintah Fan Zui.
"Baik, Putra Mahkota!"
Beberapa prajurit mendekat dan menangkap Mei Terian.
Mei Terian menatap tajam Xia Re.
"Tida. Kau!!! Ini salahmu!!!" Pekik Mei Terian seraya menatap tajam Xia Re.
Mei Terian terus mencoba untuk berontak.
"Lepaskan! Lepaskan, aku. Xia Re, kau!!!"
Xia Re tersenyum miring. Ia berjalan Mendekati Mei Terian, lalu membisikkan sesuatu.
"Dengar. Ini semua adalah rencana ku. Bagaimana? Kau menyukainya. Ingat ini, putri. Jangan kau berani mengganggu Zhuang ataupun Luan Xian! Jika kau tidak ingin mati ditangan ku!" Bisik Xia Re tepat ditelinga Mei Terian.
Mei Terian mengepal kan tangannya kesal. Manik nya menatap tajam Xia Re.
"Kau!!! Dasar j4lang! Rendahan!" makinya.
"Siapa yang kau sebut j4lang, hah!!! Berani sekali kau mengatakan hal seperti itu pada adikku!!!"
Bukan Hyoung Sensei ataupun Xia Jensung yang berkata. Tapi...
"Mo Jensong?" Gumam Xia Re.
Perlahan Mo Jensong berjalan kearah adiknya, Xia Re.
"Berani kau mengatakan hal seperti itu lagi pada adikku... Ku robek mulutmu!" Ancam Xia Mo Jensong.
Hyoung Sensei juga tak tinggal diam. ia bangun berdiri dari duduknya seraya berkata.
__ADS_1
"Berani kau mencoba mencelakai adik sepupuku lagi. Ku patahkan seluruh tulangmu!" Ancam Hyoung Sensei seraya berjalan kearah adik sepupu nya, Xia Re.
"Tidak peduli kau seorang putri atau bukan! Jika kau berani menganggu adikku, aku tidak segan-segan mengulitimu!" Tentu saja kalian sudah bisa menebak siapa yang mengatakan itu! Benar, yang mengatakan itu adalah Xia Jensung.
Semua orang benar-benar takjub dengan Xia Re. Bukan hanya Pangeran kedua, Fan Zui yang melindunginya saja. Tapi, 4 cogan sekaligus.
"Huwahhh... Beruntung sekali kau, Keyla. 4 laki-laki tampan berdiri didepan mu, melindungi dirimu!" Sorak Xiahantu takjub.
"Tentu saja. Dia adalah tuanku! Dan ada satu orang lagi, Hantu Gentayangan..." Xiahantu melirik kearah Tong Tong.
"siapa?" tanya Xiahantu.
"Kau melupakan laki-laki itu." Bisik Tong Tong seraya menunjuk Lee Taeyon Jin.
Xiahantu mengikuti arah yang ditunjuk Tong Tong.
"Ah, ya! Kau benar. Laki-laki uban itu juga menyukai Keyla. Aku sungguh jeleouse." Ujar Xiahantu seraya memanyunkan bibirnya.
"Hahaha... Kau kan jelek! Berbeda dengan Tuanku!"
"Sesak sekali hati ini mendengar nya." Gumam Xiahantu seraya mengelus dadanya.
"Sial! Kenapa mereka semua melindungi Xia Re!!!" Geram Xia Rang.
"Dasar anak tidak berguna itu! Lihat saja nanti." Gumam Gong Rong.
Mei Terian. Ia menatap tajam Xia Re, lalu beralih menatap Fan Zhuang.
"Zhuang... Aku adalah tunanganmu..." Ujarnya dengan mimik wajah memelas.
Fan Zhuang berjalan mendekati Mei Terian dengan senyuman. Tentu saja membuat Mei Terian berharap. Ia yakin, Fan Zhuang pasti mau membebaskannya.
"Benar. Kau adalah tunanganku..." Ujar Fan Zhuang yang langsung dibalas senyuman oleh Mei Terian.
Xia Re tersenyum miring.
'dasar rubah...' batin Xia Re memaki.
"Tapi, itu dulu! Aku tidak mungkin mau menikah denganmu. Kau kira aku tidak tau... Kau yang telah membayar orang untuk menculik dan berencana membunuh Luan Xian!!!" Murka Fan Zhuang.
Terkejut? Tentu saja Mei Terian terkejut.
'ba-bagaimana Fan Zhuang bisa tau!?' batinnya.
Lagi dan lagi Mei Terian dibuat terkejut kala Luan Xian memasuki Aula Kerajaan.
"D-dia masih hidup!?" gumamnya bergetar.
Luan Xian berjalan kearah Fan Zhuang.
"Xian..." Gumam Fan Zhuang seraya menatap Luan Xian penuh cinta.
"Oh, ayolah. Jangan didepanku." Gumam Xia Re malas.
"Luan Xian, apa benar yang dikatakan oleh Fan Zhuang?" Ujar Fan Yan.
__ADS_1
Luan Xian menundukkan kepalanya lalu berkata. "Benar, Baginda. Putri Mei Terian lah yang membayar penjahat untuk menculik dan berencana membunuhku."
'Prang'
"Putri Mei Terian!!! Berani sekali kau berencana membunuh tabib Istana Barat!!!" Kesal salah satu menteri kerajaan Barat.
"Penggal saja dia!" Usul Putri Fan Yuying.
"Benar. Karena dia, kakak ipar permaisuri hampir celaka." Ucap Fan Yuyang dingin.
"Cepat, bawa dia kepenjara!" Perintah Fan Zui.
"Baik. Ayo! Jalan!"
Xia Re sedikit mendekatkan dirinya dengan Fan Zhuang. Lalu membisikkan sesuatu.
"Jangan bunuh dia. Aku yang akan membunuhnya sendiri..." Bisiknya pada Fan Zhuang.
"Baiklah, Xia Re." Sahut Fan Zhuang.
"kita harus berterima kasih dengan pangeran Fan Zhuang. dia yang sudah membongkar kebusukan Mei Lang dan keluarganya."
"benar. ini berkat pangeran kelima, Fan Zhuang."
"adik. aku akan memberikan mu hadiah. apa yang kau inginkan?" tanya Fan Yan.
"benar, putraku. apa yang kau inginkan?" ujar Fan Su'er.
"aku tidak menginginkan apa-apa. aku hanya menginginkan kalian merestui hubunganku dengan Xian." ujar Fan Zhuang seraya memeluk pinggang Luan Xian.
Luan Xian menundukkan kepalanya malu.
"tidak peduli seperti apa latar belakang kami. cukup hati kami saling terhubung." ucapan Fan Zhuang benar-benar membuat yang mendengar terhura.
Fan Yan mengangguk paham, lalu berkata. "tentu saja. tentu saja kami semua merestui hubungan kalian."
mendengar ucapan kakak pertama nya itu membuat Fan Zhuang tersenyum sumringah.
refleks, ia memeluk Luan Xian dan beralih memeluk Xia Re.
'Grep'
"hahahaha..."
Xia Re membelalakkan matanya kala Dan Zhuang tiba-tiba memeluknya.
melihat raut terkejut tuannya. membuat System 'imut dan si hantu gentayangan tersenyum penuh arti.
"sepertinya, malam hari ini adalah malam paling membahagiakan bagi Tuanku." ujar Tong Tong.
"benar, gentong. Keyla, kau sangat beruntung!" timpal Xiahantu.
Xia Re sungguh sangat kesal.
"lepaskan! Atau... kupatahkan lehermu!" ancam Xia Re membisik.
__ADS_1
mendadak Fan Zhuang terdiam lalu dengan segera ia menjauhkan dirinya dari gadis cantik menyeramkan didepannya ini.
'cantik, sih. tapi, serem!' batin Fan Zhuang bergidik ngeri.