Reinkarnasi Tak Terduga

Reinkarnasi Tak Terduga
Chapter 9 Awal Perjalanan


__ADS_3

Ughh!!!


Kepalaku sakit sekali rasanya seperti dipukul oleh benda tumpul dengan keras dan dunia serasa berputar karenanya,tubuhku juga terasa kaku karena tidur dilantai penginapan yang keras. Untuk berpikir bahwa aku akan berakhir seperti ini, membuatku sedikit merasakan penyesalan. Seharusnya aku mencoba minum saat cukup umur saja, ini adalah sebuah pelajaran untuk ku.


Kenapa sulit sekali sih untuk bangun? Apa aku masih mabuk? Seharusnya sih tidak, mungkin saja ini adalah efek setelah mabuk yang sering kudengar itu. Apa tidak ada sesuatu yang bisa kulakukan soal ini, bagaimana kalau menggunakan mana untuk menetralisir nya. Oh, tidak kusangka aku berhasil melakukan nya dalam percobaan pertama.


"Oh ya, rasanya ada sesuatu yang penting hari ini, tapi apa ya? "


Aku bisa merasakan ada sesuatu yang penting tapi aku tidak bisa mengingat nya. Mungkin aku bisa mengingat nya setelah cuci muka, ada sebuah kamar mandi tepat dibelakang penginapan. Untuk sebuah kamar mandi umum sebuah penginapan kupikir ini sangat tidak layak, tempatnya bobrok, kotor karena jarang dibersihkan namun setidaknya ada air bersih di sini. Aku menggunakan nya untuk cuci muka, rasanya segar sekali karena airnya yang dingin dan pikiran ku menjadi lebih jernih dari sebelumnya. Dan berkat itulah aku akhirnya bisa mengingat sesuatu yang ku lupakan sebelumnya, itu adalah waktu keberangkatan pedagang kenalan iora menuju kota bebas adurant.


Setelah selesai cuci muka aku pun pergi ketempat yang dijanjikan yaitu digerbang kota, aku juga memakai topeng seperti yang di sarankan iora sebelumnya. Setelah memakai nya tatapan aneh dari orang orang yang kulewati sebelumnya menghilang sepenuhnya.


"Sudah kuduga, saran darinya cukup berguna"


Aku bergumam kepada diriku sendiri dan tanpa kusadari aku sudah hampir sampai ketempat tujuan. Dari tempat ku sekarang aku bisa melihat rombongan pedagang yang sedang menaikkan barang barang ke kereta dan beberapa orang yang terlihat seperti mercenary dengan senjata dan armor yang sepertinya mereka disewa oleh pedagang itu.


"Permisi, apa kau tuan gaston pemilik rombongan pedagang ini? "


Aku bertanya pada seorang pria yang sedikit gendut yang sedang memberikan perintah pada yang lain, bisa aku asumsikan bahwa dialah pemiliknya.


"Iya, ada yang bisa kubantu nak? "


Dan tebakanku ternyata benar dan aku pun menjelaskan bahwa iora merekomendasikan ku untuk ikut rombongan mereka kekota bebas adurant. Setelah mendengar keseluruhan ceritaku dia menjadi lebih ramah dari sebelumnya.


"Oh, ternyata kau leo ya, aku sudah mendengar tentang mu dari nona iora. Kalau begitu kau bisa naik di kereta yang sama denganku"


Kata dia sambil menunjuk ke sebuah kereta yang agak berbeda dari yang lain karena kereta ini di khususkan untuk penumpang. Dan yang akan menaiki kereta ini hanya kami berdua sementara yang lain termasuk para mercenary akan naik kereta barang.


Dari kejauhan aku bisa mendengar percakapan para mercenary, sepertinya mereka membicarakan tentangku.


"Hei kalian, apa kalian tau siapa anak kecil yang bersama dengan tuan gaston? "


Tanya seorang mercenary kepada para rekan rekannya yang sedang menaikkan barang bawaan.


"Entahlah, mungkin dia adalah kenalannya"

__ADS_1


Jawab seorang mercenary dan disambung oleh mercenary yang lain.


"Mungkinkah dia adalah anaknya? "


Perkataan seorang mercenary ini membuat yang lainnya terkejut bagaimana tidak gaston sendiri meskipun seorang pedagang yang kaya bahkan yang terkaya dikota ini dan sudah berumur tapi dia sendiri masih belum pernah menikah jadi bagaimana mungkin dia memiliki seorang anak. Dan mereka pun terus melanjutkan percakapan mereka yang tidak berdasar ini.


"Itu tidak mungkin, tuan gaston kan masih sendiri, mana mungkin dia memiliki seorang anak, kecuali kalau dia adalah anak diluar nikahnya"


"Kalau begitu bukankah ini adalah berita yang cukup menggemparkan, tuan gaston yang merupakan orang terkaya di kota ini memiliki seorang anak diluar nikah"


Mereka semua awalnya cukup yakin dengan asumsi mereka tapi itu semua dipatahkan oleh argumen dari seorang mercenary yang kelihatan sedikit cerdas dibandingkan merek semua.


"Hentikan semua omong kosong kalian"


"Apa maksud mu kapten? "


"Anak itu pastinya bukan anak tuan gaston"


Mendengar hal ini mereka semua bingung bagaimana dia bisa yakin dengan itu padahal dia sendiri tidak tahu apapun soal ini. Mereka pun tak bisa untuk tidak bertanya padanya karena penasaran.


"Bagaimana kau bisa begitu yakin kapten? "


"Hahh, apa kalian pernah melihat seseorang dengan rambut perak sepertinya di kota ini? Dan melihat dari cara tuan gaston bersikap dengan sopan padanya maka tidak mungkin kan kalau dia adalah anaknya"


Mendengar argumen yang sangat masuk akal dari kapten mereka, mereka tidak bisa tidak setuju. Dan diskusi mereka pun berakhir disini.


Orang-orang ini tidak tahu saja aku bisa mendengar semua percakapan mereka dengan cukup jelas dari dalam kereta. Awalnya aku berniat untuk memberi mereka pelajaran jika mereka menyebarkan rumor yang tidak tidak tentangku tapi untungnya salah seorang dari mereka cukup cerdas.


Karena semua barang sudah di masukkan ke dalam kereta rombongan kamipun berangkatberangkat, sementara itu didalam kereta aku dan gaston memulai pembicaraan ringan.


"Ngomong ngomong bagaimana bisa kau mengenal iora, kau bahkan menerima permintaannya begitu saja tanpa syarat"


Aku bertanya padanya karena cukup merasa penasaran pada hubungan mereka. Dia kemudian merenung seolah sedang mengingat masa lalu.


"Dulu saat aku masih muda, nona iora pernah menyelamatkan nyawaku dari serangan monster, jika bukan karena dia aku pasti sudah tak ada lagi di dunia ini"

__ADS_1


"Begitu ya? Kupikir itu karena sesuatu yang lain"


"Ha ha ha, jika yang kau maksud itu sesuatu yang romantis , maka kau salah besar nak, aku hanya mengagumi sosoknya yang luar biasa"


Dia berkata bahwa dia luar biasa tapi kenapa aku tak melihat sesuatu yang luar biasa itu sedikitpun padanya.


"Ya ya, terserah kau saja"


Aku sudah tak tertarik lagi, daripada itu aku ingin lebih tau soal kota bebas adurant hang sedang kita tuju ini.


"Bisa kau ceritakan soal tempat tujuan kita"


"Baiklah kalau kau penasaran soal itu"


Dia menjelaskan secara panjang lebar tapi intinya adalah, kota bebas adurant, disebut begitu karena kota ini tak dibawah administrasi negara manapun, dan karena tempatnya yang berada ditengah benua membuat segala macam orang dari segala penjuru berdatangan seperti pedagang menjadikannya sebagai pusat industri benua membuat kota ini menjadi sangat makmur. Selain itu karena kebebasannya bukan cuma manusia yang berdatangan kesana tapi juga berbagai macam ras yang lain.


"Kau bilang kota itu sangat bebas kan? Kalau begitu bukankah kejahatan akan merajalela jika tak ada yang mengatur mereka? "


"Kurasa hanya orang bodoh yang akan mencari masalah di tempat dimana markas utama serikat mercenary berada"


"Tapi kalau yang membuat masalah adalah para mercenary? "


"Kalau begitu maka ketua serikat sendiri yang akan turun tangan, Dia adalah salah satu dari orang terkuat didunia dan karena sosoknya yang adil dan tegas membuat semua orang percaya dan mengaguminya"


"Sepertinya dia adalah orang yang luar biasa ya"


Ngomong ngomong soal berbagai macam ras yang dia sebutkan sebelumnya, apa itu ras yang kupikirkan seperti yang ada dalam novel fantasi seperti peri dan kurcaci.


"Oh ya nak, ada sesuatu yang membuatku merasa penasaran dari tadi, kenapa kau memakai topeng seperti itu? "


Dia bertanya sambil menunjuk kearah topeng yang sedang kukenakan.


"Oh maksudmu topeng ini, aku memakai nya untuk menghindari masalah"


Pernyataan ku membuat dia bingung, dia mengerutksn dahinya sambil berpikir 'menghindari masalah? Rambut peraknya juga tak biasa, apa dia semacam pelarian dari negeri yang jauh tapi karena nona iora yang merekomendasikan nya padaku sepertinya bukan itu jawabannya, mungkinkah dia adalah seorang bangsawan dari negeri tertentu? '

__ADS_1


Pikiran gaston menjadi liar soal identitas leo yang sebenarnya, dan tepat tak lama kemudian seseorang dari luar kereta berteriak ada suatu masalah.


"Ada goblin......


__ADS_2