
ini cerita pertama aku ya. semoga suka:)
...***happy reading***...
Alfiana Ratih
Alfiana Ratih. Gadis cantik dan bertubuh ideal bagi seorang wanita sepertinya. ia memiliki tiga sahabat yaitu Aurel Karin, Karina Putri, dan Sari Puspita. Mereka sering dijuluki bad girl karena kenakalan dan jahilnya, tapi mereka juga merupakan siswi yang banyak dikenali dan dikagumi karena kecantikannya yang begitu menawan dimata khususnya bagi kaum Adam. Namun diantara keempatnya Alfianalah yang paling bad di banding dengan ketiga temnnya. Alfiana adalah anak gadis dari kelurga terpandang karena kekayaannya yang sudah mendunia bahkan banyak pejabat yang menghormati keluarganya.
Andrian Jacky Fernando
Andrian Jacky Fernando. Cowok dingin, tampan, memiliki tubuh jakun yang bikin kaum hawa bersorak ketika melihatnya. Ia juga sosok yang disegani oleh banyak orang sebab ia menjabat sebagai ketua salah satu geng terkenal yang bernama geng GASTAR. Ia memiliki sahabat yang setia yaitu Ananda vigor dan Alex Bramasta yang juga menjadi inti geng. Mereka bertiga sering dijuluki tripel A., Ya karena awal namanya berhuruf A. Namu dari ketiganya Andrianlah yang paling unggul dan bad. Mereka sama-sama memiliki wajah yang amat tampan bahkan juga memiliki otak yang begitu cerdas. Andrian Jacky Fernando sendiri merupakan cowok dari keluarga turunan Fernando pengusaha besar baik di negerinya sendiri atau negeri orang lain.
...___________________________...
Matahari pagi mulai menyusup ke cela-cela jendela milik seorang gadis yang masih bergelud dengan selimutnya yaitu Alfiana. Ia mulai terusik dengan teriakan-teriakan yang berasal dari balik pintu kamarnya yang tak lain adalah Indah Permta mamanya
"Alfiana!!!!! Bangun udah siang, gak sekolah lagi kamu mau-an hah!!!!" Teriak Indah mamanya dengan kesal karena memiliki anak gadis yang super-super bad itu.
Namun Alfiana dengan berat hati duduk dari tidurnya dengan mata masih memejam, dan kedua tangannya yang digunakan untuk menopang dagunya agar tidak roboh tertidur lagi
"Iya mamaku sayang Al sudah bangun!!!" balas Alfiana dengan tak kalah kuat berteriaknya. Ya, Alfian sering dipanggil dengan sebutan Al, katanya biar mudah memanggilnya cuman dua huruf saja. Aneh memang.
Sesegera mungkin ia bangkit dan berjalan dengan sempoyongan ke arah kamar mandi untuk membersihkan badan. Setelah selesai dengan semua keperluan sekolahnya Alfiana berjalan munuruni anak tangga Menuuju ruang makan dengan tergesa-gesa karena jam sudah menunjukkan pukul 06.50 am.
"Selamat pagi mama, papa!!!" Seru Alfiana sambil menarik kursi makan untuk didudukinya.
"Pagi juga anak papa yang cantik," jawab Hendrik papa nya.
"Pa nanti Al berangkat sendiri aja ya sekolahnya," pinta Alfiana dengan menunjukan pupy eyes nya.
Dengan berat hati Hendrik mengiyakan "Huft.. iya, tapi jangan kebut kebutan dan jangan balapan. Awas aja sampe ketawan balapan papa sita fasilitas yang papa berikan," ancam nya kepada gadis semata wayangnya itu.
"Siap, iya pa." jawab Alfiana dengan senang dan sedikit kesal karena ancaman itu yang selalu dilontarkan papanya ketika berbuat kesalahan.
Di ruang makan hanyalah denting sendok yang terdengar karena tak ada suara perbincangan diantara mereka saat makan, itulah aturan keluarga Alfiana dimana makan dilarang banyak berbicara.
Selesainya makan Alfiana langsung pamit berangkat sekolah.
"Ma, pa Al berangkat dulu. Dadadadada!!!" Teriaknya dari pintu menuju motornya di luar rumah.
Alfiana mengendarai motor sportnya membelah jalan ibukota Jakarta menuju sekolah. Tak selang beberapa menit ia sudah sampai di depan gerbang sekolahnya SMA Garuda dan sialnya gerbang itu sudah ditutup rapat.
"Sial gw terlambat lagi, mana udah ditutup lagi gerbangnya," gumamnya sambil melihat jam yang melingkar cantik ditangannya dan ternyata sudah jam 7.15. Ia telat 5 menit setelah itu ia memandang gerbang menjulang tinggi dihadapannya yang tertutup rapat.
Dengan ide yang ada dipikirannya Alfiana pun menaruh motornya di tempat warung mbok Inah yang ada disamping pojok sekolahnya. Setelah itu ia mengintari sekolahan menuju belakang sekolah untuk memanjat gerbang belakang yang tidak terlalu tinggi.
Alfiana dengan hati-hati memanjat gerbang itu dan berhasil mendarat di dalam sekolahan dengan selamat. Naasnya tak beberapa selang waktu terdapat teriakan sesorang yang tak jauh dari dirinya.
"Alfiana Ratih!!!!!! Ngapain kamu di situ, kamu terlambat lagi!!!!" Teriak Bu Citra selaku guru BK yang sudah berkecak pinggang dihadapannya.
"Eh ibu cantik, pagi-pagi ga boleh teriak-teriak Bu. nanti cepet tua ehehehe," dengan menggoda Bu Citra, Alfiana diam-diam langsung berlari menjauhi Bu Citra yang sudah mencak² di sana tak memperdulikan teriakannya.
"Alfiana jangan lari kamu!!!!!!! Kesini ibu hukum kamu!!!" Bu Citra dengan kekuatannya meneriaki siswi famous di SMA Garuda itu dengan kesal.
"Ahahahahah dada ibu cantik," dengan melambaikan tangan nya, ia sudah berbelok ke arah kelasnya.
"Dasar cantik-cantik tapi nakalnya minta ampun heh,"guman Bu Citra yang sudah tidak melihat Alfiana lagi
Sesampainya di kelas Alfiana yang sedang ngos-ngosan sudah diserbu oleh ketiga sahabatnya.
"Eh Lo dari mana Al, kirain gak sekolah lo jam segini baru nongol?" Tanya Aurel dengan mengamati Alfiana yang terlihat ngos-ngosan.
__ADS_1
"Iya tuh, udah terlambat dateng kek dikejar hantu Pancoran lagi," sahut Karina
"Udah-udah diem dong kalian, kasian tuh si Al masih cari oksigen untuk bisa idup," sela Sari dengan kekehan melihat sahabatnya yang ngos-ngosan
"Iya deh iya," jawab Aurel dan Karina.
"Dari pada kalian nyocros aja gak jelas mending kasih gw minum haus nih gw abis dikejar mak lampir," pinta Alfiana kepada teman-temannya.
Dengan sigap Karina mengambilkan botol minumnya untuk Alfiana. Setelah diterimanya langsung diteguk oleh Alfiana hingga menyisakan setengah dibotol.
"Lo haus apa nguras Al?" Tanya Karina melotot melihat isi botolnya tinggal setengah.
"Gw haus diem aja Lo," sewot Alfiana.
Setelah itu Alfiana ddk menuju tempat duduknya masing-masing. Dimana Alfiana dengan Aurel dan Karina dengan Sari.
...____________________...
Di kelas 11 IPA 3 tepatnya kelas Alfiana sangatlah ricuh dengan gosip yang katanya ada siswa baru dari SMA Pratama. Hingga membuat empat gadis famous ikut bergosip tapi tidak dengan Alfiana yang terlihat bodo Amad dengan gosip itu
"Gays kalian tau gak, kalau sekolah kita bakal kedatangan murid baru dari SMA Pratama," Aurel memberitahu ketiga sahabatnya
"Masa iya sih, cowo apa cewe yang bakalan jadi murid barunya Rel?" Tanya Karina kepada Aurel.
"Setahu gw, sedenger gw sih katanya cowo," jawab Sari
"Lo juga tau Sar?" Kepo Karina karena dialah biang keponya terhadap sesuatu yang belum diketahuinya.
"Iya, tiga cowo sekaligus yang pindah ke sekolah kita. Katanya juga tampan-tampan tauk!" Seru Sari dengan semangat.
"Yaudah ayok liat yok di luar, sepertinya udah dateng deh mereka," kata Aurel yang sudah mengamati di luar kelasnya yang ramai siswa siswi untuk melihatnya.
"Males ah. gak usah bahas itu bisa kan Kar," jawab Alfiana dengan kesal karena membahas masalalunya
"Oke deh oke gak bahas lagi, tapi Lo ikut kita-kita juga dong buat liat anak barunya. Ya ya ya," mohon Karina dengan muka memelas.
"Okey deh ayok," jawab Alfiana keluar mendahului ketiga sahabatnya.
____________
Di lain tempat. Tiga cowo baru saja sampai di sekolah barunya SMA Garuda yaitu Andrian Jacky Fernando, Ananda Vigor dan Alex Bramasta. Yang sekarang ini menjadi pusat perhatian di sekolah barunya. Tak ada yang tak bersorak terutama para kaum hawa yang kagum akan ketampanan ketiga pria itu.
"Liat deh liat, ada murid baru ganteng banget,"
"Itu tu yang tengah gila ganteng banget,"
"Pangeran gw Dateng!!!!,"
"Suami gw!"
"Gila sekolah kita bakal ada tiga mostwanted nih,"
Seperti itulah sorakan yang terlontar dan masih banyak lagi sorakan-sorakan dari siswi-siswi lainnya. Namun ketiga pria itu tak memperdulikannya karena sekarang tujuannya adalah ke ruang kepala sekolah untuk menanyakan kelas mereka di mana.
Ketika hendak menuju ke ruang kepala sekolah Andrian berdiam mematung memperhentikan langkahnya dikalah ia melihat sosok yang ia sayangi dulu yang saat ini sedang memandangnya juga. Mata mereka bertemu untuk sesaat setelah itu gadis yang ia pandang menghilang memasuki kelas entah itu kelas apa
Lamunan Andrian pun tersadar saat pertanyaan sahabatnya terlontar sambil menepuk bahunya.
"An Lo ngapain berhenti dan ngelamun?" Tanya Alex tangannya yang masih berada dibahu Andrian. An, iya. Andrian dipanggil dengan sebutan An agar lebih simpel memanggilnya.
"Hah, ga papa," sahut Andrian setelah sadar dari lamunannya dan langsung berjalan menuju ruang kepala sekolah.
__ADS_1
Sesampainya di ruang kepala sekolah mereka bertemu dengan Pak Budi selaku kepala sekolah SMA Garuda. Pak Budi mengarahkan mereka dan menyuruh guru BK untuk mengantarkan ketiga siswa ke kelas baru mereka. Ya mereka bertika sekarang berada di depan pintu kelas berplat kelas 12 IPA 1. Wajar mereka di kelas unggulan karena memang mereka bertiga sangatlah pintar dan cerdas terutama Andrian.
Sapa guru di dalam kelas kepada murid kelas 12 IPA 1 untuk memberi tahu bahwa ada kedatangan murid baru di kelasnya.
"Selamat pagi anak-anak, ibu ingin memberitahu kepada kalian bahwa di kelas kita ada siswa baru pindahan dari SMA Pratama" jeda Bu umi wali kelas 12 IPA 1 melirik ketiga siswa baru itu untuk memerintahkan mereka masuk "untuk kalian bertiga silahkan masuk" lanjutnya.
Mereka masuk dengan santainya dimana Andrian lah yang pertama masuk baru di susul kedua sahabatnya. Sangatlah riuh setelah ketiganya masuk ke kelas itu
"Gila kelas kita ada cogannya nih,"
"Cowo bagi id line nya dong,"
"Pria impian banget,"
"Mau jadi cowo gw ngga?"
Masih banyak lagi celotehan mereka, sehingga Bu Umi dengan tegas memeringatkan mereka semua.
"Sudah-sudah kalian diam!!!. Buat kalian bertiga silahkan perkenalkan diri kalian masing," suruh Bu Umi.
Pertama Andrian lah yang memperkenalkan diri
"Nama gw Andrian Jacky Fernando, panggil saja An," ucapnya dingin.
"Hello gayss, nama gw Ananda Vigor, panggil saja Ananda. Di panggil sayang juga boleh," ucap Ananda dengan sebuah cengiran. Dan langsungen mendapat sorakan 'huuuu' dari seisi kelas.
"Perkenalkan nama gw Alex Bramasta, panggil saja Alex," ucap Alex dengan mengembangkan senyumnya yang bikin kaum hawa meleleh.
_______________
Alfiana masih duduk berdiam dibangkunya dengan tatapan melamun. Bagaimana bisa mantan yang disayanginya dulu yang notabenya tak ada kabar sejak tiga tahun lalu, namun kini kembali lagi dihadapannya? Kenapa bisa begini? Kenapa harus dia yang menjadi murid barunya? Kenapa harus hadir lagi? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang berada dipikirannya sekarang.
Tepukan bahu dan pertanyaan dari sahabat nya mampu membuyarkan lamunanya.
"Ngapain Lo diem aja?" Tanya Aurel
"Gak papa, gw cuman syok aja dia datang lagi setelah tiga tahun gak ada kabar," jawab Alfiana dengan lesu
Ya, dari salah satu diantara ketiga murid baru itu adalah mantannya dulu dimasa SMP , yang memang dimana masa itu masih dikatakan cinta monyet. Tapi yang namanya sayang gak bisa diubahkan? kecuali hanya diri sendiri yang merubahnya. Nah itu lah yang dialami Alfiana dulu, ia sangat menyayangi cowo itu hingga suatu hari mereka harus putus karena keegoisan. Namun ia tak bisa merubah rasanya sampai saat ini meski sudah lama kejadian itu dan momen itu terlewati. Ada yang pernah ga nih? Kalo pernah berarti sama dong sama Al wkwkwk
"Udah Lo jangan sedih lagi dong, biarin dia datang. Dia ga bakal berani nyakitin Lo lagi kok. Kan ada kita bertiga," ucap Aurel dengan tersenyum agar Alfiana tidak sedih lagi
"Iya tuh bener kata si Aurel," kata Karina dan Sari bersamaan.
"Iya makasih ya, kalian memang sahabat gw terbaik deh," dengan sigap Alfiana berucap sambil memeluk ketiga sahabatnya. Ia bersyukur memiliki sahabat yang mengerti dan sayang dengannya
.
.
.
Upsss!!! Uda segini aja dulu ya:)
Jangan bosen baca nya!!
Maaf kalau ada kata kata yang ga bener ehehe
Jangan lupa vote yaa:)!
Stay trus ya, ikuti terus sampai part selanjutnya!!
__ADS_1