Return Of Old Love

Return Of Old Love
06. return of old love


__ADS_3

...***happy reading***...


..._______________________________________________...


...Cukup melihatmu tersenyum dan tertawa mampu membuatku bahagia...


...- Andrian Jacky fernando...


..._________________________________________________...


Andrian berlari kecil menemui Alfiana yang sedang duduk karena capek. Dan Ia mengabaikan teriakan kedua sahabatnya yang ia tinggal tadi.


"Buat Lo,"menyodorkan sebotol air mineral nya ke Alfiana.


Alfiana mendongak menatap siapa yang memberinya air dan ia terkejut siapa pemberinya.


"Buat gw?"ucap Alfiana dengan menunjuk dirinya sendiri


"Iya," ucap Andrian singkat


"Makasih," ucap Alfiana tersenyum. Dan langsung ia teguk sampe habis.


"Haus atau haus Lo Al," ucap Andrian heran.


"Ehemm kita mah dicuekin ya gak gays,"cibir Aurel


"Iya tuh. Udah kek kambing congek,"tambah Karina


"Seakan dunia milik berdua," tambah sari juga


"Maap deh, lupa." ucap Alfiana menyengir manmpilkan giginya yang putih.


Mereka terkejut dengan kedatangan dua cowo yang tiba-tiba terjatuh didepan mereka semua.


"Anjing Lo. Pantat gw sakit begok nyium tanah," ucap Alex kesal karena ulah Ananda


"Lo nya aja main nyosoran sama tanah," kata Ananda enteng


"Bangun bego. Betah banget kalian tumpuk-tumpukan gitu," ucap Aurel


"Ini ni si kutil badak gak bangun-bangun. Cepetan bangun woy! Sakit nih!" Triak Alex di telinga Ananda


"Gw gak budek anjing," ucap Ananda kesal lalu bangkit dari jatuhnya. Begitupu Alex juga.


"Ganggu aja Lo. Masih ada drama Korea Lo ganggu," ucap Karina nyindir Andrian dan Alfiana


"Mana dimana?" Kepo Ananda


"Noh," tunjuk Aurel ke arah Andrian dan Ananda dengan dagunya. Yang langsung mendapat tatapan tajam dari keduanya. Hingga Aurel hanya menyengir tanpa dosa.


Tettttttt!!!


Bel istirahat berbunyi. Hingga mereka semua memutuskan untuk kekantin bersama. Yang berjalan dipaling depan pasti kalian sudah tau. Ya benar Andrian dan Alfiana. Yang lainnya berada dibelakangnya. Murid-murid SMA Garuda menatapnya heran. Sangat jarang sekali seorang Alfiana jalan bersama cowo kecuali pengurus kelasnya jika disuruh oleh guru


"Eh liat deh, tumben tu si Alfiana jalan bareng sama cowo,"


"Iya ya,"


"Apa cowonya itu. Tapi ganteng banget gw juga mau yang begitu,"


"Gila mereka berdua jadi bosnya,"


"Tapi cocok banget, couple nih,"


Dan masih banyak lagi bisikan-bisikan yang terlontar dari mulut murid-murid SMA Garuda. Namun mereka semua tak memperdulikan bisikan yang diucapkan murid-murid itu, meski Alfiana sedikit risih.


Tak lama mereka sudah sampai kantin dan memilih tempat duduk yang berada dipojok kantin. Mereka bertujuh duduk bersama. Karena semenjak kedekatan Andrian dan Alfiana, mereka semua menjadi akrab.


"Lex Lo yang pesen," ucap Andrian datar


"Kok gw sih," seka Alex


"Nurut,"


"Iya-iya bos, mana duitnya sekalian bayarin nih semua curut," ucap Alex sambil menunjuk temannya semua.


"Enak aja Lo bilang curut," ucap Sari tak trima


"Canda neng," goda Alex


"Jijik gw liat muka Lo," ucap Sari ketus

__ADS_1


"Ahahahahah. Seorang Alex ditolak," kata Ananda tertawa dengan keras


"Anjing Lo," umpat Alex. Langsung ia menyahut uang pemberian Andrian dan bergegas memesan makanan.


Alex pun kembali dan dibelakangnya sudah aja pak Jojon dan Bu intan yang membawakan makanan pesanannya.


"Makanan datang!!" teriak Alex


"Brisik Lo,"ketus Aurel


"Bodo Amad," ucap Alex


Mereka semua makan makanan dengan nikmat disertai juga dengan gelak tawa yang ditimbulkan eh Alex dan Ananda. Hinggal bel masuk sudah terdengar semua berhamburan masuk menuju kelasnya tak berbeda dengan Andrian ddk dan Alfiana ddk.


"Gw sama temen-temen ke kelas dulu," ucap Alfiana.


"Iya" jawab Andrian dengan mengangguk


"Makasih teraktirannya," kata Alfiana dengan tersenyu.


"Sama-sama," balas Andrian dengan senyuman juga


"Weh si bos bisa senyum ternyata," kata Alex. Pasalnya Andrian yang tak pernah senyum kali ini tersenyum juga jadi sahabatnya berucap seperti itu


"Moment yang perlu diabadikan ini,"tambah Ananda


"Alay Lo," ucap Andrian dingin


Hingga mengundang tawa mereka pecah. Namun tetap saja muka Andrian datar meski dia bahagia bisa membahagiakan gadisnya lagi. Dengan melihat Alfiana tersenyum dan tertawa lepas, ia juga ikut merasakan kebahagiaan itu.


__________________


Bel pulang sekolah berbunyi. Alfiana ddk bergegas membereskan bukunya agar bisa cepat pulang.


"Buruan ih,"ucap Alfiana


"Sabar napa Al,"awan sari


"Emang Lo mau ngapain sih buru-buru amad?"tanya Aurel


"Mau cepet sampe rumah terus rebahan. Cape gw habis olahraga,"kata Alfiana sambil terkekeh


"Aelah kirain mau kencan sama mantan,"goda Aurel


"Kan kirain Al," ucap Aurel


"Udah yuk kita pulang," ajak Karina


"Yuk."kompak ketiganya.


Mereka berempat keluar kelasnya dan menuju parkiran. Di perjalanan mereka mendapat tatapan memuja dari para murid yang belum pulang.


Siap yang tak memuja keempat gadis yang berjalan bersama yang notabenya famousnya SMA Garuda yang banyak penggemarnya karena memiliki paras yang cantik dan tubuh yang ideal. Hingga mereka tak lama sudah sampai parkiran.


"Lo naik apa Rel?"tanya Alfiana


"Gw tadi dianter sih. Tapi ini di hubungin ko ga bisa ya," ucap Aurel lesu


"Ya udah bareng gw aja gimana?" ajak Alfiana dengan tersenyum. Hingga membuat orang yang melihatnya terpana.


"Ya udah. Gw bareng Lo ya Al," kekeh Aurel yang langsung mendekati Alfiana dan menggelayut manja ditangan Alfiana


"Geli gw liatnya Rel," ucap Karina bergidik geli melihat sahabatnya itu


"Sirik Lo," Serka Aurel


"Ya udah pulang yok," ajak Alfiana


"Iya," jawab ketiga sahabatnya.


Keempat gadis itu langsung menuju kendaraannya masing-masing. Mereka sama-sama mengendarai motor sportnya. Memang begitu lah mereka cantik tapi seperti cowo gayanya. Wkwkwk canda cowo.


Dalam perjalanan Aurel dan Alfiana mengobrol sekali-kali tertawa tak jelas hingga mereka sudah sampai dirumah Aurel yang megah juga.


"Mampir dulu Al?" Tawar Aurel sembari menuruni motor milik Alfiana


"Lain kali aja deh," jawab Alfiana


"Ya udah hati-hati, makasih tebengannya," kata Aurel sambil tersenyum. Dan diangguki oleh Alfiana dan Alfiana langsung tancap gas menuju rumahnya.


__________________

__ADS_1


Sampai dirumahnya, Alfiana langsung masuk kamarnya dan memebersihkan badannya karena terasa lengket. Tak butuh waktu lama Alfiana selesai dan sudah mengenakan pakaian santai. Ia langsung merebahkan badannya di kasur king size nya. Ia melirik handphone nya yang berada di nakas samping kasurnya. Dan ia ambil karena merasa ada notif masuk. Benar saja ada banyak notif salah satunya adalah Andrian yang mengirimkan pesan


An


Lo sibuk gak?


Ngga, gimana An?


Gw jemput jam 7 malam


Mau kemana emang?


Udah ikut aja, gak usah bawel


Alfiana menggerutu gak jelas karena sebal dengan Andrian jika dia sudah memiliki keinginan.


"Dasar cowo gila,"gumamnya. Dan ia membalas chatt dari Andrian lagi.


Ya udah iyeeee.


Pintar


Pasti lah gw gitu


Gaya


Bodo Amad


Read


Sebal sangat sebal. Bagaimana tak sebal jika chatt kamu cuman dilihat doang cobak. Sama halnya yang dirasakan Alfiana saat ini.


"Dasarrrrrrrr gila. Dateng tiba-tiba deket lagi ngasih harapan. Awas aja sampe PHP doang. Gw pijek Lo An,"kesal Alfiana karena Andrian.


Alfiana melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya ternyata sudah pukul setengah 7. Ia langsung bangkit dari tidurnyanya menaruh handphonenya dan berganti pakaian karena ia sudah mandi.


Kini ia sudah siap dengan Hoodie berwarna putih dan jeans berwarna biru serta rambut digerai hingga terlihat lebih cantik. Tak lupa sedikit ia poles bibirnya agar tidak terlihat pucat. Ia saat ini tengah berdiri didepan cermin mengamati penampilan nya.


"Dah cantik deh,"bangga Alfiana memandang dirinya di pantulan cermin


Hingga terdengar ketukan pintu kamarnya.


"Al keluar udah ditunggu sama si An tuh dibawah,"ucap Indah mamanya.


"Iya ma,"ucap Alfiana membuka pintu hingga memunculkan sosok dirinya dihadapan mamanya.


"Ya ampun cantik sekali anak gadis mama ini,"puji Indah


"Iya dong anak siapa dulu,"bangga Alfiana sambil mengibarkan rambutnya.


"Anak mama sama papa dong siapa dulu coba, yang ngajak mama gitu,"kekeh Indah karena ucapannya


"Ih mama mulai ***** deh," ucap Alfiana tak habis pikir sama mamanya


"Canda sayang, sana buruan kasian calon mantu mama,"goda indah


"Mama ah,"ucap Alfiana malah dan langsung turun menemui Andrian meninggalkan mamanya yanh terkekeh didepan pintu kamarnya.


Alfiana saat ini sudah berada disamping Andrian.


"Mau kemana sih An?" Tanya Alfiana penasaran


"Nanti juga tau," ucap Andrian


"Ya udah deh serah Lo. Ayo buru berangkat keburu malem," ucap Alfiana sedikit sebal karena Andrian tak memberi tahunya mau pergi kemana.


"Ayo,"ucap Andrian bangkit dari duduknya


"Mama Al sama An berangkat dulu,"ucap Alfiana lalu mencium punggung tangan indah lalu dikuti oleh Andrian


"Hati-hati nak. Jaga Alfiana baik-baik,"ucap Indah kepada Andrian. Yang langsung diangguki oleh Andrian. Alfiana hanya mampu tersenyum melihatnya.


.


.


.


Jangan lupa vote and koment okey:)!!


Stay trus deh.

__ADS_1


Maaf typo:)


__ADS_2