Return Of Old Love

Return Of Old Love
10


__ADS_3

***happy reading***


Pagi telah tiba, gadis itu masih saja berbaring dikasur king sizenya. Ia enggan untuk bangun karena malas. Namu teriakan sesorang dari balik pintu kamarnya hingga membuatnya terusik.


"ALFIANA BANGUN!!!!! SUDAH SIANG!!" teriak Indah mamanya sambil menggedor-gedor pintu anaknya itu.


Karena Alfiana terusik. Ia bangkit dan melangkah menuju pintu untuk membuka pintu kamarnya.


"Kamu ya, udah jam berapa ini!!"seru Indah.


"Emang jam berapa ma?"tanyanya dengan mata yang masih terpejam


"Jam 7 bego!!"teriak mamanya sudah habis kesabaran dengan ulah anak satu-satunya itu


"Hah!!!! Kenapa mama gak bangunin Al dari tadi," teriak Alfiana tak kalah kerasnya.


"Mama udah bangunin kamu dari jam 5. Kamunya aja yang kebo. Tuh dihbawah ada yang nunggu,"ucap Indah


"Sapa ma?"tanya Alfiana


"Andrian mantan kamu," ucap Indah enteng


"Ih mama, ya uda Al mandi dulu suruh nunggu sebentar!!"teriak Alfiana yang berlari menuju kamar mandinya


Indah bergeleng kepala melihat kelakuan ananknya itu. Ia turun untuk menemui Andrian.


"Nak Andrian, maaf ya Al nya kalo dibangunin susah kebo banget," ucap Indah dengan tersenyum.


"Ga papa tante," jawab Andrian


"Eh jangan tante dong, panggil mama aja biar sama kaya Al," ucap indah


"Eh iya tan-mama maksudnya," balas Andrian kikuk.


"Nah gitu dong, ya udah mama kedapur dulu ya. Kamu tungguin si Al dulu," ucap indah sehari menuju kedapur.


"Iya ma," jawab Andrian.

__ADS_1


Dari atas terdengar suara langkah kaki seseorang. Yang tak lain adalah Alfiana yang turun menuju tempat Andrian duduk.


"An maaf lama," ucapnya dengan cengiran.


"Gak papa,"jawab Andrian dengan mengacak rambut Alfiana


"Ih jangan diberantakin,"kesal Alfiana sambil mengkerucutkan bibirnya.


Dan Andrian hanya terkekeh melihat tingkah Alfiana.


"Ya udah berangkat yuk." Ajak Alfiana


"Iya," jawab Andrian lalu bangkit dari duduknya


"Ma, Al sama An berangkat dulu ya," triak Alfiana kepada mamanya karena jarak ruang tamu dengan dapur lumayan jauh.


"Gak sarapan dulu nak,"jawab indah


"Gak usah ma, nanti makan disekolahan aja," ucap Alfiana


"Ya udah, hati-hati dijalan," ucap indah


Andrian berdehem "hemmmm,"


"Kenapa?"tanya Alfiana yang tak sadar karena tangannya enggan untuk melepaskan genggamannya.


"Ga mau lepasin nih. Ya udah gak usah berangkat pegangan tangan aja terus," goda Andrian.


"Eh maaf. Lupa," Alfiana menyengir merasa malu dengan tingkahnya sendiri lalu melepaskan pegangannya di tangan Andrian


"Ya udah ayo naik," ajak Andrian


"Iya," jawabnya


"Pake ni, gak mau gw bawa orang sampe kecelakaan karena gak pake helm kepalanya pecah," ucap Andrian sembari memberikan helm kepada Alfiana.


"Iya-iya, tumben bawel," sarkas Alfiana sambil menyebik. Andrian hanya mengedikan bahunya

__ADS_1


Akhirnya mereka berangkat kesekolah. Saat seperti ini lah yang dirindukan oleh Alfiana hingga ia tak sadar bahwa kedua tangannya sudah melingkar dipinggang Andrian. Andrian yang menyadari hanya tersenyum sambil melihat Alfiana melalui spion kaca motornya.


________________


Tak membutuhkan waktu lama, mereka telah sampai diparkiran SMA Garuda. Sekarang mereka jadi pusat perhatian disekolahnya. Banyak tatapan iri, kagum dan masih banyak lagi. Alfiana sangat risih dengan tatapan mereka semua. Berbeda dengan cowo disampingnya yang tak memperdulikan apa yang terjadi.


"Gw duluan," langkah kaki Alfiana agak dicepatkan dan hendak ingin lari namu pergelangan tangannya digenggam oleh Andrian.


"Gak usah duluan, bareng gw. Gw antar Lo sampe Kelas,"ucap Andrian dengan menatap datar kedepan


"Tapi An-" jawab Alfiana namun diputus oleh Andrian.


"Gak ada penolakan," langsung menggenggam tangan Alfiana


Alfiana sangat bahagia bisa bersanding kembali dengan cowo yang amat dia sayangi. Tak sadar mereka telah sampai didepan kelas Alfiana.


"Makasih,"ucap Alfiana dengan senyum yang mengembang.


"Sama-sama, belajar yang rajin," jawab Andrian dengan tangannya yang jahil mengacak rambut Alfiana.


"Ih An Lo kebiasaan deh," kesal dengan kebiasaan Andrian yang tak hilang-hilang.


"Nanti istirahat gw jemput,"bisik Andrian didekat telinga Alfiana dan langsung melenggang pergi meninggalkan Alfiana yang terdiam. Bagaimana tak diam jika orang yang disayang dan tiba-tiba kembali lalu bersikap manis ?


.


.


.


Hay!!!


Segini aja deh


Stay trus ya:)!


Jangan lupa vote komen juga

__ADS_1


Sampai jumpa di part selanjutnya!!


__ADS_2