
...***happy reading***...
15 menit kini Alfiana sudah berada di depan pintu kelasnya. Ia bingung dengan tatapan ketiga sahabatnya itu
"Ngapain liatin gw gitu?" Tanya Alfiana kepada ketiganya
Aurel yang sangat intens menatapnya "Lo semalem jalan sama Andrian ya?" Tanyanya
"Emm anu itu," jawab Alfiana bingung akan berkata apa
"Aela tinggal jawab aja susah amat Lo," ucap Karina
"Eh, iya. Ko kalian tau?" Tanya Alfiana sedikit gugup
"Tau lah orang gw ada disana bertiga," ucap sari Santai
Alfiana melongo, "Ko kalian ga ngajak gw sih," hingga ia merasa sebal dengan ketiga sahabatnya karena ia tak di ajak
"Orang kita udah nyamperin di rumah Lo ko tapi Lo nya udah keluar," jawab Karina
Flashback on
Ketiga nya kini sudah berada di depan rumah Alfiana, mereka berencana untuk mengajak Alfiana keluar malam bersama karena sudah lama tidak keluar bersama.
Aurel menekan bel rumah Alfiana hingga tak lama pintu terbuka menampakan ibu-ibu yang masih Candil yaitu indah mama Alfiana.
"Tante Alfiana nya ada?" Tanya Aurel sopan karena ia tau siapa lawan bicaranya
"Aduh Rel, Al nya udah keluar barusan sama Andrian," jawab indah
"Hah, sama Andrian Tan!" Seru ketiganya hingga membuat indah menutup kedua telinganya
"Iya nak," ucap Indah
"Emm ya udah Tan, kami permisi dulu ya. Lain kali aja deh ngajak Al keluar barengnya kalo dia ada di rumah," kata sari yang memang ia yang lebih dewasa dibanding lainnya.
"Iya nak, hati-hati," ucap Indah
"Baik Tan," jawab mereka lalu pergi meninggalkan rumah Alfiana dan menuju taman kota Jakarta yang memang itu tujuannya hanya untuk sekedar nongkrong. Sesampainya mereka bertiga duduk di kursi panjang yang berada di taman itu.
__ADS_1
" Eh itu pa gak an Alfiana sama Andrian deh,"ucap Karina tiba-tiba ketika ia seperti mengenali sepasang yang sedang makan miayam di kedai
"Eh iya bener kata Lo,"jawab Aurel
"Samperin yok,"ajak Karina
"Ga usah biarin aja, mereka kek nya masih saling sayang tapi gengsi. Buktinya mereka bisa jalan bareng berdua apa lagi kelihatannya mereka menikmati malam ini," ujar sari panjang lebar
"Iya bener kata Lo," ucap Aurel dan Karina bersamaan
Flashback off
"Ngapa kalian ga nyamperin aja, kan enak kalo rame," ucap Alfiana menatap ketiga nya
"Ya kalo gw mau jadi kambing congek," ucap Aurel tak trima jika di jadikan kambing congek oleh Alfiana
"Ya ngga lah. Gw kan ga ada apa-apa sama Andrian,"
"Tapi tetep Deket kan,"goda Karina
"Apaan sih," seka Aurel lalu melenggang masuk kelasnya..
Dilain tempat, Andrian ddk berada di kelasnya. Mereka tertawa karena ulah Alex yang bikin ngakak
"Kalian tau ga, masa gw nge DM mbk kekey di bales Lo," seru Alex sambil tertawa
"Anjing kirain siapa, ternyata mbk kekey," tawa Ananda pecah hingga seisi kelas menatap mereka bertiga.
"Bener gw bahagia banget, nantikan gw bisa nyanyi kekey bukan boneka bareng mbk kekey,"ucap Alex di sela tawanya
"Gendeng koe Kabeh Yo," ucap salah satu murid 12 IPA 1 hingga membuat seisi kelas tertawa
________________
Tetttt!!!!!
Bunyi bel istirahat terdengar sangat nyaring hingga membuat semua murid berhamburan untuk mengisi perutnya masing-masing.
Sama halnya dengan Alfiana ddk. Mereka kini berjalan menyusuri koridor menuju kantin. Tak ada satu mata pun yang tak memperhatikannya bahkan bisikan-bisikan dari mereka selalu terlontar
__ADS_1
"Gila mereka berempat cantik banget,"
"Gw pengen deh jadi sahabat mereka biar bisa populer juga,"
"Cantik mau jadi pacar Abang ngga,"
"Alfiana itu cantik tapi sayang ganjen suka deketin Andrian,"
Bisikan terakhir mampu membuat Alfiana ddk berhenti seketika dan langsung menatap gadis yang mengatai, yang tak salah adalah kakak kelasnya sendiri.
"Ada masalah apa Lo sama gw,"ucap Alfiana dingin dengan menatap kakak kelasnya itu dengan tajam
"Adik kelas aja belagu, mana deketin Andrian lagi,"cibir Anggi kakak kelas tersebut. Sebenarnya ia takut di tatap Alfiana begitu tapi demi imagenya ia belagak sok berani. Pikirnya toh ia juga tak sendiri juga, ia bersama dua temannya yaitu Gisel dan Adis.
"Kalo ga suka bilang, jangan cuman ngomong di belakang," ucap Alfiana santai
"Lo itu ya,,, udah jadi adik kelas ga sopan sama kakak kelasnya," kata Anggi
"Ahahaha Lo minta di sopanin hah!? Orang Lo aja sama adik kelas ga sopan seenak jidat Lo sendiri ngatainnya. Gitu minta di sopanin, Ngaca dong mbaknya," jawab Alfiana dengan senyum smirk yang mampu membuat siapapun ngeri melihatny
Kini mereka menjadi pusat perhatian di dekat pintu kantin. Namu yang namanya Alfiana, ia tak pernah memperdulikan sekitarnya toh juga ia ga salah.
Dengan geram Anggi ingin menmpar Alfiana namun gagal karena Alfiana lebih cekatan menahan tangannya.
"Jadi kakak kelas ga usah sok keras, gw ga akan ngelawan sama kakak kelas kalo dia ga mulai duluan!" Ucap Alfiana dengan penekanan dan memintir tangan kakak kelasnya hingga kakak kelasnya meringis kesakitan. Ketiga sahabat Alfiana hanya diam menyaksikan sambil bertepuk tangan karena mereka tau Alfiana kuat. Sekuat hatimu kwkwkw.
"Ayo kantin, ga guna ngeladenin mereka," ajak Alfiana lalu menyeret sahabat ny menuju kantin.
.
.
.
Maaf baru up lagi, maaf juga banyak typo
Soal nya sibuk persiapan ujian sekolah:D
Stay trus deh pokoknya di jamin bakal seru di part selanjutnya.
__ADS_1
Sampai ketemu bersama Al dan An.