
"Aku mengumpulkan kalian di tempat ini. Ingin memberikkan sebuah mandat. Mandat yang harus kalian lakukan meskipun harus mengorbankan nyawa pendamping kalian" Ujar Sada diantara kelima panglima kerajaan
"Pergilah ke daerah daerah penjuru bumi. Temukan apakah di sana terdapat sebuah kehidupan. Atau malah sebaliknya. Segera kabari kerajaan jika mendapatkan sesuatu"
"Pergilah ke seluruh penjuru bumi. Jadikanlah semua bangsa menjadi keturunan raja Sada pertama. Dan mengabdilah pada kerajaan." Ujar raja Sada lagi
Kelima panglima kerajaan tersebut kemudian membentuk sebuah team. Dimana setiap panglima didampingi oleh satu orang pengantar pesan.
Panglima Felix memilih untuk pergi ke daerah barat. Untuk mengetahui apakah di daerah barat bumi ada tanda tanda kehidupan.
"Raja" Ujar panglima Felix berdiri
"Ijinkan aku memberikan rasa hormat kepada anda"
"Kiranya aku dan pendampingku tidak selamat dalam beberapa hari kedepan. Kiranya kerajaan memanaskan mesin"
"Segeralah berangkat" Ujar raja Sada sesudah memberikan kode memahami apa yang akan terjadi nantinya.
***
Setelah beberapa hari kemudian
"Tuan lihat. Tempat ini menandakan adanya kehidupan di sana" Ujar pendamping sembari melihat air laut yang berwarna hitam akibat oli bekas
"Oli bekas" Ujar Felix menyentuh air laut tersebut
__ADS_1
Tiba tiba sebuah panah meluncur kearah kapal mereka hingga mengenai jantung dari pendamping Felix
"Tuan, tuan aaa" Teriak pendamping
Kapal tersebut langsung ditarik menggunakan alat dengan tali yang menempel di panah tersebut.
Felix yang mencoba untuk mencabut panah tersebut terantuk dinding kapal dan pingsan.
Pendamping yang sudah tidak tahan menahan sakit tak dapat berbuat apa apa hingga dia mati dalam keadaan tertusuk panah.
Para robot langsung menghampiri kapal tersebut dan segera menghubungi kantor pusat.
"S898. S898 lapor ada makhluk asing di pinggir laut" Ujarnya melalui radio
"Minggir semua. Minggir makhluk ini berbahaya. Jangan mendekat" Ujar S898
"Minggir. Tolong minggir" Ujar S898
Setelah beberapa menit pingsan, Felix kemudian sadar dan terkejut melihat ribuan robot di depan matanya sedang memperhatikan dia.
"Pendamping, pendamping" Ujarnya mencoba membangunkan pendampingnya
Tiba tiba Badan Makhluk Asing atau BMA langsung menembakkan bius kepada tubuhnnya. Felixpun dibawa ke sebuah tempat untuk di periksa lebih lanjut.
Sesampainya di ruang introgasi semua pakaian Felix dibuka oleh mereka. Mereka memperhatikan banyak sekali bulu di seluruh tubuh Felix. Sesekali mereka menyentuh kulit Felix dan membandingkan dengan tubuh mereka.
__ADS_1
"Dudukkan dia" Ujar B1
Dari kejauhan B1 menyiram kaki Felix menggunakan oli panas.
"Aaaa" Teriak Felix kesakitan
"Aku dimana. Siapa kalian!" Teriak Felix
B1 dengan amarahnya menghampiri Felix dan langsung menampir pipinya sebanyak dua kali.
"Apa tujuanmu datang ke bumi" Ujar B1 sembari mengambil kursi untuk duduk di dpan mata Felix
"Perkenalkan dirimu!" Teriak B1
"Aku panglima Felix dari kerajaan Nusantara" Ujarnya tegas
"Panglima?" Ujar B1 terkejut lalu hendak pergi meninggalkan ruangan
"Aku ke negaramu hanya menjelajahi samudra" Ujarnya lagi
B1 pun menghiraukannya dan langsung keluar ruangan
"Tolong kenakan pakaianku lagi" Ujar Felix
Para robot tidak memberikkan pakaian tersebut karena pakaian tersebut sedang diperiksa. Pasalnya para robot tersebut baru kali pertama melihat pakaian manusia dan mereka mencoba meneliti pakaian tersebut.
__ADS_1
"Jubah yang kau pakai sedang diteliti" Ujar robot penjaga
"Diteliti? Ayolah" Ujar Felix tersenyum