Robot Vs Manusia

Robot Vs Manusia
Bab 11


__ADS_3

"Panglima dari kerajaan Nusantara?" Ujar B1 pelan kepada Simula


Simula dan B1 bergegas masuk ruangan untuk mengintrogasi Felix lagi.


"Makhluk jenis apa kau ini" Ujae Simula pelan sembari memegang tubuh Felix


Simula memperhatikan semua tubuh Felix hingga ke alat vitalnya. Sesekali Simula meremas tubuh Felix layaknya jeli hingga Felix kerap berteriak.


Saat kondisi tersebut, Felix merasakan bahagia dan khawatir. Felix bahagia telah menemukan bangsa lain daripada bangsanya. Di sisi lain Felix khawatir pasalnya bangsa yang dia temukan tidak bersahabat. Di sisi lain pula tubuh dari bangsa robot tersebut sangat berbeda dengan tubuhnya.


"Kamu sudah menghubungi A1?" Tanya Simula


"Sudah tuan"


"Apa nama koloni kamu" Tanya Simula


"Manusia. Aku tidak bermaksud untuk menganggu" Ujar Felix


"Tutup mulutnya" Ujar Simula


"Kita akan bawa dia ke pengadilan robot" Ujar Simula


"Kumpulkan robot yang berpengaruh. Aku tidak mau kerajaan Robotik State Of Mula ketinggalan informasi ini" Ujar Simula hendka keluar ruangan


"Tuan, apa yang perlu kita lakukan sekarang" Ujar B1


"Awasi dia. Kerajaan Nusantara. Mereka telah berani membangun koloni di bumi ini. Aku akan menghubungi raja Mula"


"Darimana dia datang" Tanya Simula ketika hendak pergi


"Para robot lokal yang menemukan di pinggir laut"

__ADS_1


"Apa dia sendiri?" Tanyanya penasaran sembari menghampiri B1


"Satu lagi terpanah oleh robot sipil"


"Antar aku ke lokasi sekarang" Ujar Simula


Simula menghampiri kapal Felix dan melakukan penggeledahan. Simula dan beberapa prajurit menemukan kompas, pakaian, makanan dan lain lainnya.


"Oli mereka berwarna merah" Ujar Simula sembari menyentuh darah pendamping Felix


"Pindahkan kendaraan ini. Segera hubungi A1 untuk pemeriksaan lebih lanjut"


"Bagaimana dengan tubuh manusia ini tuan" Tanya B1


"Musnahkan"


"Ternyata ada kehidupan di balik air laut ini" Ujar Simula sembari memegang air laut


"Saya akan bertemu dengan raja Mula, harap lalukan segalanya sesuai perintahku" Ujar Simula


***


"Tuan Mula kita kedatangan tamu asing dari bangsa lain" Ujar Simula


"Tamu asing dari bangsa lain?"


"Segera kamu kekantor saya. Sekarang!" Ujar raja Mula sembari mematikan panggilan


Raja Mula dan Simula melakukan pertemuan di istana Keabadian Putih. Istana Keabadian Putih adalah Istana kerajaan dari Robotik State of Mula.


"Manusia. Dia menyebut koloninya adalah koloni manusia" Ujar Simula menghampiri raja Mula yang duduk di kursi meja Kerajaan

__ADS_1


"Manusia" Ujar raja Mula


"Ada berapa banyak mereka" Tanya raja Mula


"Tidak tau Tuan. Kami sedang melakukan introgasi lebih lanjut" Ujarnya


"Apa yang dia kenakan"


"Pakaian. Tubuhnya begitu aneh bahkan ditutupi oleh pakaian" Jawab Simula


"Apa yang mereka makan"


"Tidak tau Tuan" Ujar Simula


"Apakah dia sendiri?" Tanyanya lagi


"Mereka hanya berdua tetapi satu diantara mereka telah tiada"


"Ikut saya" Ujar raja Mula


Mula mengajak Simula masuk ke ruangan rapat untuk membicarakan hal ini dengan sangat serius.


"Hubungkan saya dengan para robot A1 sampai A12" Ujar raja Mula kepada sistem


"Hubungkan saya dengan semua para petinggi robot" Ujar raja Mula


"Silahkan berbicara Simula"


Rungan tersebut begitu canggih. Raja dan Simula tepat berada di tengah tengah layar yang tembus pandang. Wajah para robot yang dihubungkan juga terpampang sangat jelas mengelilingi mereka berdua.


Simula kemudian menceritakan kronologi perjumpaan robot terhadap Felix hingga pendamping Felix tiada. Dia juga menceritakan hasil dari introgasi dan hasil dari penyelidikan kapal laut Felix.

__ADS_1


"Jika memang Manusia ini memiliki kerajaan. RSoM dalam masalah besar Tuan" Ujar A1


"Bawa dia ke pengadilan robot untuk di adili. Bawa pula robot medis yang hebat untuk menyelidiki manusia tersebut ke tengah tengah pengadilan. Jangan pernah bocorkan hal ini terhadap para robot. Silahkan lakukan perintahku sekarang!" Ujar raja Mula


__ADS_2