
Setelah beberapa kali bertemu dengan Angel. Akhirnya Mula tertarik dengannya, hingga membuat Mula ingin membawa Angel ikut dengannya ke RSoM.
Itu adalah peluang yang sangat bagus untuk Angel. Tanpa ragu Angel menyetujui permintaan Mula.
"Apa yang membuatmu ikut denganku" Tanya Mula di dalam kapal laut
"Tidak ada yang bisa menolak permintaanmu bukan?" Jawab Angel
"Aku akan membawamu ke sebuah tempat, dimana aku bisa dengan leluasa bertemu denganmu" Ujar Mula
"Bukannya seharusnya kamu berada di Nusantara?" Tanya Mula
"Ya setelah aku memiliki pendamping" Jawab Mula melihat kearah Angel
"Apa yang kau ragukan?" Tanya Angel
"Aku tidak pernah ragu dengan daya tarikku, aku hanya ragu terhadap daya tarikmu" Ujar Mula
"Mungkinkah seorang prajurit menolakmu?" Tanya Angel
"Bukan itu pula yang aku ragukan" Jawab Mula
"Lantas apa yang kau ragukan?" Tanya Angel
__ADS_1
"Kau akan mengetahuinya nanti" Jawab Mula
Kerajaan RSoM memiliki sebuah peraturan, dimana setiap keturunan dari Raja Mula harus disandingkan dengan keturunan SiMula. Hingga membuat Mula merasa dilema. Hal tersebutlah yang membuat mereka tidak dapat bersatu.
Di sisi lain Angel memanfaatkan situasi ini hanya untuk mencari tau letak generator pusat pada robot. Kemudian mematikan generator tersebut.
Fakta yang Angel tidak ketahui bahwa para robot menyala bukanlah karena sebuah saklar generator tetapi setiap robot dilengkapi sebuah mesin, baterai, charger, chip, kabel dan sensor, bahkan saat ini para A1 sampai A12 sudah menciptakan perasaan seperti bahagia, senyum, tawa dan sedih.
Bahkan ekspresi tersebut sudah diaktifkan dan menjadi perbedaan antara robot zaman dulu dan robot zaman sekarang.
Setelah beberapa jam dalam perjalanan, akhirnya merekapun sampai ke RSoM. Angel langsung diantar ke sebuah rumah yang nyaman.
"Beristirahatlah, aku akan menjumpaimu ketika aku ingin menjumpaimu" Ujar Mula tersenyum
Angel memang menantikan hal ini terjadi padanya, bahkan Angel beranggapan bahwa kemenangan berada di depan matanya.
"Bagaimana bisa aku begitu bodoh" Ujarnya sendiri
"Bagaimana aku bisa makan dan minum?" Ujarnya lagi
Tiba tiba sebuah robot yang biasa melakukan survey menghampiri rumah Angel.
"Salam. Apakah kau sendiri?" Tanya robot itu dari luar pintu setelah menekan tombol bel
__ADS_1
"Baiklah, dapatkah kau membuka pintu ini untukku?" Ujar robot itu lagi
"Aku ingin mendatamu, tolong bukalah pintu ini" Ujar robot itu lagi
Angelpun membuka pintu dan menemui robot tersebut. Tak sengaja Asi6 melewati rumah Angel bersama petugas survey tersebut. Langsung dia berteriak
"Hey, Hey. Dia adalah anggotaku. Anggota baruku" Ujar Asi6 sembari melihat Angel
"Pegilah" Ujar Asi6
"Bakk Tuan" Jawab robot itu
"Bo bolehkah aku masuk?" Ujar Asi6
"Aku ingin sendiri" Ujar Angel sembari ingin menutup pintu
"Kau tidak bisa membodohiku?" Ujar Asi6
"A, apa maksudmu" Tanya Angel
"Apa maksudku? Apakah aku harus berbicara dengan raja Mula?" Tanya Asi6
"Apa yang kau ketahui tentangku" Ujar Angel membuka pintu
__ADS_1
"Ijinkan aku masuk ke dalam" Tawar Asi6
Kemudian Angel membiarkan Asi6 masuk ke dalam rumahnya. Angel bingung dan takut, yang dipikirkan Angel dia dalam masalah besar. Tetapi Angel tidak tau harus berbuat apa. Secara bersamaan perut Angel berbunyi karena lapar. Hingga membuat dia semakin khawatir.