
Setelah Asi6 keluar dari ruangan, diapun mengirimkan sinyal kepada KNC bahwa semua berjalan sesuai rencana. Asi6 langsung dibawa ke sel tahanan untuk ditahan agar dia tidak kabur menuju KNC.
“Siapkan semua Pasukan” Ujar raja Mula
Panglima B3 pun menyiapkan seluruh pasukan berdasarkan gelombang, tepat pagi hari semua pasukan RSoM telah sampai di daratan KNC begitu pula dengan ke 23 Panglima perang KNC lainnya.
Gelombang pertama tepat berada di belakang Asi6 sejauh 1 Kilometer dengan panah yang sudah disiapkan dengan aliran listrik yang bertujuan untuk memanah tubuh Asi6 jia hendak kabur.
Pinggiran bukit yang mereka lewati sangat luas, hingga dapat dilewati oleh pasukan RSoM. Sesuai rencana, Asi6 harus berada tepat di tengah sebuah tanda garis yang sudah ditandai sebelumnya, agar dia tidak masuk ke dalam jurang, karena bagian kiri dan kanan pada tepian bukit tersebut sangatlah rapuh dan berlubang sangat dalam, dan didalamnya sudah dipenuhi minyak dan cairan lainnya yang mudah terbakar.
Untuk mengelabuhi penglihatan Pasukan RSoM, KNC menembakkan kabut asap yang sangat lebat, sehingga dari kejauhan mereka tidak dapat melihat kearah depan dengan jelas.
Asi6 pun bergerak menuju bukit yang diikuti oleh raja Mula, Panglima B3 dan para robot pencipta.
“Mengapa disini banyak sekali asap” Tanya raja Mula
“Aku tidak tau Tuanku” Jawab A1
Ketika seluruh pasukan RSoM berada di tempat yang sudah ditentukan, pondasi yang menahan para pasukan tidak tahan dan langsung ambruk, seluruh pasukan RSoM gelombang pertama langsung jatuh masuk ke dalam jurang yang penuh dengan minyak dan cairan lainnya.
Raja Mula, Panglima B3 beserta para robot pencipta langsung mendekatkan diri untuk saling berlindung satu sama lain, mereka tidak dapat melihat apapun disana.
Raja Zalong yang melihat hal tersebut dari tahta kerajaan tertinggi, langsung memerintahkan untuk meniupkan sangkakala peperangan.
“Bunyikan sangkakala…” Teriaknya dengan sangat keras
Panglima langsung memberikan kode dengan mengibarkan bendera untuk memerintahkan meniup sangkakala peperangan.
Tuooot Tuot Tuot Tuooot *Bunyi sangkakala
Sebanyak tiga kali secara berulang ulang
Mendengar bunyi sangkakala, raja Mula, Panglima B3 dan para robot pencipta begitu marah karena mereka telah dibodohi oleh Asi6.
__ADS_1
Setelah mendengar sangkakala itu Asi6 langsung bergegas berlari menuju tempat yang sudah ditetapkan untuk berlindung dari ledakan robot.
“Tembakan panah api” Ujar Zalong memberikan perintah kepada Panglima yang berada di dekatnya. Kemudian panglima itu mengibarkan bendera memberikan kode untuk menembakkan panah api.
“Tembak!” Teriak seorang Panglima
“Perang dimulai!” Ujar raja Zalong
Dumb Dumb Dumb *Suara dentuman gendang perang
Tuooo…t *Bunyi sangkakala sangat panjang
Tuot Tuot Tuot Tuooo…t *Bunyi sangkakala
Semua suara itu berbunyi secara bersamaan.
Karena jalur yang mereka ambil terasa aman, gelombang kedua diminta untuk langsung berperang. Raja Mula mengangkat pedangnya, bersamaan dengan ribuan panah api yang jatuh kearah lubang jurang dan kearah mereka.
Jalur itu mampu menampung mereka semua walaupun berbaris hingga jalur itu juga dapat menjadi jembatan bagi pasukan RSoM untuk masuk menyerang.
Seluruh robot yang berada di dalam jurang hangus dan meleleh terbakar oleh api, teriakan kesakitan membuat raja Mula semakin marah akibat dari ulah Asi6.
Pasukan RSoM gelombang kedua brada jauh dari pada mereka hingga membutuhkan waktu untuk maju berperang apalagi mereka belum mendapatkan kode apapun untuk menyerang.
Kabut yang diciptakan KNC juga sudah melebar hingga menutupi bukit pula, sehingga kecil kemungkinan mereka dapat melihat apa yang sedang terjadi.
Ketika situasi semakin mengerikan terdengar suara dentuman ledakan yang sangat besar. Maka Panglima B4 mengambil langkah untuk maju membantu gelombang pertama.
“Pasukaaan!… Perkasalah RSoM, Perkasalah RSoM” Teriak Panglima B4 sembari mengangkat pedangnya sehingga membuat semua pasukan RSoM gelombang kedua berlari menuju balik bukit dengan serentak menghentakkan kakinya.
Raja Mula yang mendengar gemuruh hentakan langkah kaki pasukan RSoM gelombang kedua semakin bersemangat hingga membuat dia berteriak
“Perkasalah RSoM… Perkasalah RSoM”
__ADS_1
Teriaknya dengan sangat kuat hingga membangkitkan semangat pasukan RSoM gelombang ke 3
Pasukan KNC Sudah menunggu pasukan RSoM untuk melewati bukit, terdengar suara hentakan kaki yang sangat dashyat hingga membuat mental para pasukan KNC sedikit gentar.
“RSoM… ” Teriak raja Mula memerintahkan seluruh gelombang pasukan RSoM membentuk barisan di sebelah bukit.
Kabut asap masih terlihat sangat lebat. Hingga membuat mereka menunggu agar kabut itu bersih dari penglihatan mereka.
Raja Zalong yang melihat jutaan pasukan robot berbaris membuat dia turun dari tahta kerajaan tertinggi bersama Putri dan beberapa Panglima menggunakan kuda bersama pasukan berkuda lainnya.
“Tidak gentaaar… Tidak gentaaar… Untuk Nusantara…” Teriak raja Zalong sembari menunggangi kuda menuju garda terdepan pasukan KNC
Pasukan penembak jitu juga sudah bersiap menunggu kabut lebat menghilang. Pada awalnya mereka juga sangat terkejut melihat jumlah pasukan RSoM yang begitu banyak sehingga membuat mereka sedikit terkejut ketika seluruh pasukan RSoM telah menepi di KNC.
Jarak pasukan KNC dan pasukan RSoM sekitar 1 kilometer, sehingga terpampang jelas ketika kabut asap itu telah menghilang.
Pasukan robot KNC membuka formasi untuk memberi raja Zalong dan dan Putri beserta satu Panglima tertinggi untuk bertemu di tengah area pertempuran.
Setelah melihat raja Zalong dan Putri menuju tengah pertempuran, A1 meminta raja Mula dan Panglima B3 untuk menghampiri mereka pula. Raja Mula mengangkat pedangnya hingga membuat seluruh pasukan RSoM menghentakkan kakinya.
Hal yang serupa juga dilakukan oleh Raja Zalong hingga membuat seluruh pasukan KNC juga ikut menghentakkan kakinya menandakan bahwa mereka semua siap berperang.
Para Panglima KNC sudah bersiap siap untuk melakukan peperangan jika sudah ada perintah. Begitupun sebaliknya.
Dari sisi lain pasukan Garuda KNI sudah menuju ke KNC, pasukan Garuda angkasa dan Garuda pemangsa juga ikut dalam berperang. Pasukan Garuda angkasa adalah pasukan pesawat tempur, sedangkan pasukan Garuda pemangsa adalah pasukan bersenjata api bersama dengan lima tank yang berada di depan pasukan tersebut.
Sebelumnya pasukan Garuda pematuk sudah sampai terlebih dahulu, yaitu pasukan penembak jitu dan pasukan rantai. Pasukan pasukan ini sangat kuat gagah dan berani, bahkan mereka juga sangat terlatih.
Pasukan rantai adalah pasukan prajurit yang dilengkapi dengan senjata boomerang, posisi mereka berada diantara setiap pasukan KNC.
Mereka juga memiliki ratusan ribu pasukan robot yang siap membela KNC karena sudah diprogram untuk mendengar perintah raja Zalong.
Setelah beberapa menit menuju tengah pertempuran merekapun berbincang. Untuk menjaga keamanan setiap raja Zalong beserta lainnya mengambil jarak hingga 4 meter untuk berbicara.
__ADS_1