Robot Vs Manusia

Robot Vs Manusia
Bab 21


__ADS_3

"Lakukan pendobrakan!" Teriak Mula


Raja Sada kemudian melihat ada aktivitas digerbang kedua.


"Mereka mencoba lagi untuk mendobrak gerbang Nusantara" Ujar Sada


"Siapkan batu raksaksa!" Teriak Sada


Batu raksasa berukuran bulat akan digulingkan dari belakang kerajaan Nusantara menggunakan sebuah alat pendorong. Raja Sada akan menggulingkan dua batu dari sisi yang berlawanan, sehingga pintuk gerbang tidak dapat dibuka.


Sekitar 500 pasukan robot mendobrak gerbang Nusantara menggunakan alat yang mereka pakai.


"Gulingkan batu raksasa!" Teriak Sada


Batu raksasa tersebutpun di gulingkan, seketika mereka berhenti mendobrak gerbang karena suara gelindingan serta getaran yang mereka dengar rasakan.


Mula yang mendengar glindingan tersebut dapat menebak kalau itu adalah gelindingan batu yang besar. Kemudian dia memerintahkan pasukkannya untuk membagi pasukan menjadi dua bagian. Yang setiap pasukan berdiri di sisi yang berbeda tanpa menutupi lokasi gerbang.


Robot pasukan tersebut di rancang untuk tidak memiliki rasa takut. Mereka dirancang untuk kuat, berani dan penurut. Itulah sebabnya mereka tidak gentar.


Kedua pasukan tersebut menghalangi kedua batu yang di gelindingkan menutupi gerbang Nusantara.


Bruuk Bruuk *Bunyi batu raksasa menabrak tubuh pasukan robot

__ADS_1


Rencana Mulapun berhasil dan meminta 500 pasukan untuk mendobrak gerbang Nusantara kembali.


Raja Sada yang melihat hal tersebut terkejut menggunakan teropong, diapun meminta seluruh pasukan Nusantara memperkuat barisan di bagian depan Kerajaan.


Setelah beberapa menit Gerbang kedua berhasil di jebol oleh pasukan Mula. Kemudian A1 mendatangi lokasi gerbang kedua dan melihat ribuan tombak tajam sedang menunggu mereka.


"Sudah kuduga" Ujar A1


"Ambilkan jembatan buatan!" Teriak Mula


"Kembalilah ke tendamu A1" Ujar Mula


"Baik Tuan" Ujar A1 sembari memberi hormat


Jembatan buatan yang dirancang langsung dipasang. Jembatan tersebut dapat menyusut dan memanjang untuk mempermudah ketika dibawa, dan setiap ujung pada jembatan tersebut memiliki bor yang berfungsi sebagai pengait agar jembatan tersebut lengket.


Mula menarik pasukan untuk kembali ke tenda masing masing dan meminta mereka untuk mengisi baterai dan meminum oli.


***


Sudah 2 hari Putri diperjalanan menuju Nusantara Isarel atau Nusantara I. Ketika beristirahat di sebuah tenda, terlintas di pikiran Putri bahwa ada yang sedang disembunyikan raja Sada terhadapnya, sehingga dia menuju tenda pengawal untuk bertanya.


"Pengawal keluar sebentar, aku mau berbicara" Ujar Putri

__ADS_1


"Apa alasan Rajaku memintaku untuk meninggalkan Kerajaan" Tanya Putri


"Kerajaan sedang diserang Tuan" Jawab Pengawal sembari memberikan hormat


"Diserang?" Teriak Putri dengan raut wajah yang terkejut


"Besok kit akembali keNusantara" Ujar Putri


"Tidak Tuan Putri, aku diperintahkan untuk menjaga Anda dan menjauh dari Kerajaan menuju Nusntara I" Ujar Pengawal


"Saya perintahkan kita kembali ke Kerajaan, atau kau kehilangan kepalamu!" Teriak Putri sembari mengarahkan pedangnya ke leher Pengawal


"Maaf tuan Putri, jika itu kehendak Tuan aku tidak dapat berbuat apa apa" Ujar Pengawal memberikan hormat


"Besok pagi kita berangkat" Ujar Putri


***


"Tuan, kemenangan sudah di depan mata" Ujar A1 di dalam tenda keabadian


Kini Panglima RSoM tersisa 9 Panglima dan yang berhak bicara saat ini adalah Panglima B3.


"Aku akan memimpin pasukkan untuk masuk kedalam Kerajaan ini Tuan" Ujar B3 sembari memberikan hormat.

__ADS_1


"Kita harus menyusun rencana baru. Kita tidak mengetahui jebakan apa lagi yang ada di balik gerbang itu" Ujar Mula


Merkapun menyusun sebuah rencana untuk penyerangan besok hari.


__ADS_2