Robot Vs Manusia

Robot Vs Manusia
KNC mempersiapkan pasukan di depan pintu gerbang


__ADS_3

Asi6 mengetahui hal ini akan terjadi terhadapnya sehingga dia juga sudah mempersiapkan diri akan hal tersebut, ketika RSoM sudah mengetahui penghianatan tersebut.


Asi6 langsung menghubungkan penglihatannya terhadap robot penghubung penglihatan yang sudah dia ciptakan di KNC. Dengan begitu KNC dan KNI sudah mengetahui apa yang sudah terjadi kepada Asi6.


Zalong dan Mark langsung segera mempersiapkan pasukan untuk berperang, mereka memiliki jumlah pasukan yang lebih banyak dari RSoM, bahkan mereka juga memiliki pasukan tambahan yaitu pasukan robot yang telah diciptakan oleh Asi6 jauh jauh hari sebelum peperangan ini.


“Pasukaaan” Teriak Zalong dari tahta kerajaan tertinggi KNC


“Busungkan dada kalian!” Teriaknya lagi


“Berkuasalah KNC!” Teriak Zalong hingga seluruh pasukan berteriak


Untuk Nusantara. Untuk Nusantara. Untuk Nusantara *Gemuruh teriak pasukan KNC


“Walaupun aku berada didalam lembah kekelaman, aku tidak akan pernah gentar! Sebab Maha penciptaku bersamaku!” Teriak Zalong


“Untuk Nusantara…” Teriaknya lagi sehingga diikuti seluruh pasukan KNC


“Kau sudah siap anakku” Tanya Zalong kepada Putri yang tepat berada di sebelahnya


“Aku selalu siap Bapa, inilah momen yang aku tunggu tunggu” Ujar Putri berlinang


“Apakah KNI ikut berperang Bapa?” Tanya Putri


“Mereka sudah dalam perjalanan ke KNC, mereka akan tiba setelah pasukan kaleng itu sampai ke KNC” Ujar Zalong


“Begitu tenang kehidupan Manusia sebelum kaum kaleng ini menyerang, mereka tidak menyadari kalau mereka adalah ciptaan para Manusia, nenek moyang kita. Sekrang inilah saatnya untuk mengembalikan apa yang sudah menjadi kodrat mereka.” Ujar Putri meneteskan air matanya dengan ekspresi penuh amarah


“Aku bersumpah” Ujar Putri sembari mengangkat pedangnya


“Aku akan memenggal kepala Mula untuk Nusantara” Ujarnya lagi kemudian pergi meninggalkan tahta kerajaan tinggi.


“Rajaku, aku tau kekhawatiran yng kau rasakan saat ini” Ujar Panglima KNC


“Apapun yang akan terjadi nantinya, aku berharap semua berbuah dengan sangat manis, di sebelah asia selatan aku pernah mendengar dari tetua yang sudah membaca Kitab Suci bahwa di sana terdapat sebuah pulau atau daratan. bawalah setidaknya 100 ribu rakyat KNC kesana. Usahakanlah tanah itu agar menjadi berguna bagi kaum Manusia. aku tidak akan membiarkan kaum Manusia musnah begitu saja. Ini hanya sebagai antisipasi kekalahan saja.” Ujar Zalong


“Dan jika kamu sudah mengusahakan tanah itu, berilah nama terhadap Kerajaanmu” Pinta Zalong


“KNK Kerajaan Nusantara Korea” Ujar Zalong


“Yang Mulia, mengapa harus menyandingkan Nusantara di setiap Kerajaan” Tanya Panglima

__ADS_1


“Sudah menjadi ketetapan yang tertulis” Jawab Zalong


“Baiklah yang Mulia, sesuai perintahmu” Ujar Panglima sembari memberikan hormat lalu pergi meninggalkan tahta kerajaan tinggi.


Segalanya telah dipersiapkan dengan sangat matang, pasukan KNC sudah bergerak menuju pintu gerbang KNC bersama para Panglima yang memimpin peperangan. Sedangkan Raja, Putri dan 3 orang Tetua tertua akan memperbincangnkan sesuatu hal yang penting, didalam ruangan Raja.


“Yang Mulia” Ujar Tetua sembari memberikan hormat


Putri sudah berada di depan perapian menunggu kedatangan mereka, kemudian mereka berlimapun duduk di kursi yang sudah disediakan.


“Aku hanya khawatir setelah peperangan ini akan ada sebuah perburuan terhadap kaum Manusia” Ujar Tetua


“Apakah yang Mulia sudha memindahkan beberapa masyarakat kearash selatan asia?” Tanya Tetua


“Sudah, aku mengirim setidaknya 100ribu orang untuk dipindhkan” Ujar Zalong


“Putriku, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui tentang sebuah kebenaran, tetapi ijinkan aku memohon kepadamu” Ujar Tetua sembari melipat tangannya dengan gemetar


“Tetaplah hidup, agar kau mengetahui kebenaran ini” Ujarnya


“Bapaku, hentikan kegentaran yang kau alami, aku pastikan bahwa kita akan meraih kemenangan” Ujar Putri memegang tangan Tetua tersebut


“Ketika peperangan ini berakhir, maka kami bertiga akan memberitahukan sebuah kebenaran yang selama ini masih tertutup rapat” Ujar Tetua tersebut


“Aku mengetahui kekhawatiranmu Bapa, berdoalah untuk kami” Ujar Zalong


“Kita tidak sendirian” Ujar Putri


***


Semua sudah mempersiapkan segalanya, bahkan KNI juga sudah mengirimkan gelombang pasukan pertama dan sekarang sudah dalam perjalanan menuju KNC.


“Kami telah mengirim setidaknya 1000 pasukan KNI menuju KNC” Ujar seorang Panglima KNI


“Pasukan ini adalah pasukan gelombang pertama, untuk menjadi pasukan tambahan KNC, sisanya akan kami kirim setelah perangan berlangsung” Ujarnya lagi


“Strategi apa yang kalian siapkan” Tanya Panglima perang KNC


“Strategi Garuda” Jawab Panglima KNI


Setelah beberapa jam berunding, Zalong dan Putri memasuki ruangan rapat begitu juga dengan Mark dan Sada.

__ADS_1


“Halo sobatku" Ujar Zalong tersenyum


“Waktu yang sangat lama untuk


mempertemukan kita kembali” Ujar Mark sehingga membuat Zalong tersenyum


“Sada anakku, kau begitu mirip dengan ayahmu” Ujar Putri berlinang


“Ibu, kita akan bertemu” Ujar Sada tertsenyum bahagia


“Ok apa yang kita punya” Ujar Zalong


Kemudian strategi perang KNI mulai memperbincangkan strategi perang yang mereka susun. Begitu juga dengan KNC hingga perundingan ini menghabiskan waktu sampai 3 jam lamanya.


Peperangn ini akan menghabiskan waktu sebanya 2 hari karena KNC dan KNI sepakat untuk tidak berperang di dalam pintu gerbang Kerajaan, seperti perang dunia pertama, untuk memaksimalkan kemenangan, merak menggali sebuah lubang yang panjang kemudian lubang itu di isi ribuan liter minyak tanah.


Lubang itu tepat berada tak jauh dari sebelah tepian pantai, untuk mengelabui musuh lubang itu ditutupi sebuah kayu yang tipis dan ditutupi pasir yang banyak. Ada sebuah jembatan yang sudah disediakan untuk Asi6 lewat. Dan dia juga sudah mengetahui hal tersebut.


“Dengan adanya Garuda KNI, kemenangan akan kita miliki” Ujar Sada sehingga membuat semua bertepuk tangan.


Kemudian komunikasi perundingan itu dihentikan, dan semuanya bubar mempersiapkan semua yang dibutuhkan.


“Anakku, dia terlihat sangat gagah dan berwibawa, percis seperti ayahnya” Ujar Putri tersenyum


“Aku juga merasa demikian, dari atas ini pasukan KNC menaruh harapan terhadap Sada, mereka memiliki keluarga yang bahagia.” Ujar Zalong sembari melihat kearah ratusan ribu prajurit.


“Peperangan ini tidak memakan waktu yang banyak, tidak sesuai dengan perkiraan awal. Aku sedikit tenang dengan Pasukan Garuda dari KNI” Ujar Zalong tersenyum


“Tangan ini sudah tidak tahan lagi ingin membinasakan para bedebah itu” Ujar Putri


“Pergilah temui Mula, lampiaskanlah amarahmu dengannya” Ujar Zalong tersenyum


Putripun dengan senang hati untuk menghampiri Mula.


“Halo Mula ku sayang? Kau merindukan aku?” Tanya Putri tersenyum


“Pelacur murahan” Ujar Mula tidak jelas


“Hah, apa syang? Aku tidak mendengarnya” Ujar Putri tersenyum


“Ayahmu akan datang ke KNC untuk dibinasakan” Ujar Putri lalu menarik pedangnya dari sarungnya dan mengayunkannya kearah kaki Mula, hingga kakinya terputus, tetapi dia tidak terjatuh karena tangannya masih terborgol.

__ADS_1


“Ops” Ujar Putri lalu pergi meninggalkan Mula


__ADS_2