Robot Vs Manusia

Robot Vs Manusia
Bab 60


__ADS_3

Ratu Sitolu pun kembali ke dalam ruangnnya dengan mengumpulkan para Panglima untuk berunding.


“Ibunda, aku sudah mendapatkan gulungan biografi silsilah ini” Ujar Pangeran sembari memberikan gulungan tersebut.


Ratu Sisadapun menyimpan gulungan tersebut di tempat yang aman.


“Apa yang kalian dapat Anakku” Tanya ratu Sisada kepada Pangeran kedua dan ketiga


“Nihil Ibunda, tersangka benar benar menutupi kebenaran yang dia sembunyikan” Ujar Pangeran dengan sedikit gelisah


“Dari tadi aku tidak melihat Tuanku Sada, kemana dia” Tanya Pangeran kedua


Pada saat itu tiba tiba hujan yang sangat lebat turun di Nusantara sehingga membuat Pangeran Sada pertama tidak dapat kembali ke istana. Diapun pergi ke sebuah rumah warga.


Masyarakat Nusantara tidak mengetahui wajah dari Pangeran kerajaan Nusantara, mereka hanya mengetahui wajah Raja dan Ratu Nusantara dan jumlah Pangeran Kerajaan Nusantara, sehingga ketika dia dan pengawalnya kerumah salah satu warga. Mereka tidak mengenali Pangeran Sada pertama.


Dia juga meminta pengawalnya untuk tidak memberitahukan bahwa dia adalah Pangeran Nusantara.


“Pangeran apa sebaiknya aku beritahukan siapa Anda sebenarnya” Tanya Pengawal berbisik ketika sudah menghabiskan jamuan makan malam bersama mereka


“Tidak, aku lebih suka begini, aku tidak ingin mereka terlihat kaku” Jawab Pangeran


Tiba tiba terdengar suara orang menjerit kesakitan karena terjatuh di halaman belakang rumah. Sontak membuat semua orang terkejut.


Rumah yang mereka singgahi adalah rumah dari majikan Putri. Putri bekerja sebagai pengembala domba pemilik rumah. Dia berhasil melarikan diri dari kejaran para prajurit. Dia harus menaiki dinding setinggi 3 meter untuk masuk ke halaman belakang rumah majikannya hal itulah yang membuat dia terjatuh. Diapun bertemu dengan Pangeran Sada pertama.


Merekapun saling kenal satu sama lain hingga menjadi sangat akrab. Pangeran Sada pertama memilih untuk tinggal di rumah tersebut dalam waktu beberapa hari kedepan, sebagai alasan bahwa dia juga ingin mengembalakan domba seperti Putri.


Diapun meminta Pengawal untuk pergi ke Istana sembari memberikan pesan bahwa Pangeran sedang menjalankan misi penting.

__ADS_1


“Aku belum mengetahui nama kamu” Tanya Pangeran sembari memberikan makan domba


“Apa pentingnya bagimu” Tanya Putri


“Mungkin aku butuh waktu yang lama agar aku dapat mengetahui siapa nama kamu” Ujar Pangeran Sada sehingga membuat Putri tersenyum


“Sudahlah jangan menggodaku, ayo pergi berkeliling bersama domba domba ini” Ujar Putri tersenyum


“Ya nama kamu adalah Putri tetapi, perkenalan itu tidaklah perkenalan biasa, bagaimana kamu bisa mengatakan abhwa aku sudah mengetahui nama kamu” Ujar Pangeran sembari membawa seekor domba untuk berbaris


“Aku Putri” Jawab Putri tersenyum


“Aku adalah Sa... Felix aku Felix” Jawab Sada dengan tersenyum


Pangeran Sada tidak mengatakan nama dirinya adalah Sada karena seluruh masyarakat Nusantara mengetahui pemilik nama tersebut.


“Felix?” Ujar Putri tersenyum


“Ayo pergi” Ujar Putri


Merekapun pergi ke dataran tinggi untuk membawa domba domba minum dan makan rumput segar. Sesampainya disana merekapun berhenti berjalan dan duduk berdua diatas bukit sembari memperhatikan domba sedang makan rumput.


“Kau tidak lelah?” Tanya Pangeran


“Lelah? Apa itu? Aku sudah terbiasa dengan hal ini” Ujar Putri sedikit tertawa


“Banyak sekali orang diluar sana mencari pekerjaan untuk bertahan hidup, Ayah dan Ibu tidak tau mereka sekarang ada dimana, untuk bertahan sehari saja, rasanya jika tidak melakukan hal ini, mungkin aku tidak ada duduk di sini bersamamu” Ujar Putri


“Mereka sangat baik padaku, memberikanku makan, tempat tinggal dan ya pekerjaan” Ujar Putri terenyum

__ADS_1


“Ya aku dapat melihatnya” Ujar Pangeran


“Waktu kecil aku ingin sekali memakan es dingin, dan ketika aku bertemu dengan mereka, ya keinginanku tercapai” Ujar Putri sehingga membaut Pangeran sedikit tersenyum


“Bagaimana denganmu?” Tanya Putri


“Aku? Hmm nanti kau akan mengetahuinya sendiri, karena… Aku tidak tau harus mulai darimana” Ujar Pangeran sedikit tertawa


“Yang aku tau saat ini keluargaku lagi mengalami masa masa sulit” Ujar Pangeran serius


“Hey semua orang memiliki masalah” Ujar Putri sembari menepuk tangan Pangeran


“Hm maaf” Ujar Putri tersenyum malu


Tiba tiba Putri melihat prajurit yang sedang mencarinya berada di dekat domba domba yang mereka jaga. Sontak membuat Putri terkejut dan menarik Pangeran untuk pergi meninggalkan area tersebut.


Sayangnya para Prajurit melihat Putri dan langsung mengejar mereka berdua. Pangeran sangat mengenali prajurit tersebut. Prajurit tersebut adalah prajurit penjaga dari para Panglima, dapat dia kenali dari pakaian yang mereka gunakan.


Karena tidak mengetahui hal apa yang terjadi sebenarnya, diapun ikut berlari mengikuti Putri untuk menghindar dari kejaran para Prajurit tersebut. setelah berhasil kabur dari para Prajurit dengan terengah engah.


Pangeran Sada memberikan waktu untuk beristirahat karena dia melihat Putri sangat kelelahan dan ketakutan. Setelah beberapa menit Pangeranpun bertanya kepada Putri mengapa dia dikejar oleh Prajurit pengawal para Panglima.


Awalnya Putri ingin menutupi apa yang dia ketahui, setelah Pangeran memberitahukan bahwa dia adalah Pangeran Sada pertama, rahasia itu tidak dapat ditutupi.


Putripun terpaksa membuka mulut dan memberitahukan semua yang dia ketahui tentang kematian para Pangeran bungsu. Sontak membuat Pangeran terkejut mendengar kebenaran tersebut.


Pangeranpun membawa Putri menuju istana untuk memberikan perlindungan. Putripun disembunyikan di sebuah ruangan dalam Istana Kerajaan dengan sepengetahuan Raja dan Ratu Nusantara.


Karena mengetahui kebenaran, ratu Sisada pun berniat untuk meracuni ratu Sitolu dengan minuman teh yang dia sukai, hingga membuat ratu Sitolu mati. Kematian penyebab dari ratu Sitolu membuat para Panglima murka. Para Panglima mengetahui perbuatan dari Ratu Sisada terhadap ibundanya.

__ADS_1


Palu Hakim dari Nusantarapun di ketuk untuk menghukum para Panglima yang terlibat dalam pembunuhan ke 6 Pangeran.


Tetapi Ke 11 Panglima berhasil kabur dari Kerajaan Nusantara, Merekapun berencana untuk membentuk Pasukan dalam melakukan pemberontakan. Pemberontakan tersebut mereka namai sebagai pemberontakan Rahasia Organisasi Masyarakat atau disebut juga sebagai RSoM. Mereka memberi nama tersebut karena ingin mengelabui masyarakat agar ikut bergabung dengan mereka.


__ADS_2