
Putri, raja Zalong dan Panglima terus tertawa karena mengetahui bahwa mereka masih memiliki pasukan KNI yang sedang menuju ke KNC. Tanpa mempedulikan sebuah pedang dilayangkan kearah leher Putri.
Diwaktu yang bersamaan pasukan Garuda pemangsa telah sampai di KNC membawa beberapa mobil tank. Di setiap sisi dipenuhi oleh prajurit KNI bahkan prajurit KNI membunuh semua robot yang berada diatas bukit.
Raja Mula mendengar hentakan kaki begitu banyak dan bunyian sangkakala sehingga dia melihat sekelilingnya, mereka sedang dikepung pasukan KNI, secara perlahan raja Mula menurunkan senjatanya tetapi masih keadaan menyepelekan Manusia yang mengepungnya, pasalnya mereka belum mengetahui bahwa prajurit KNI memiliki senjata api yang mengerikan.
Formasi prajurit KNI yang berada di sisi lain bukit terbuka, pandangan raja Mula, Panglima B3 dan para pencipta robot melihat kearah formasi tersebut.
Raja Mula memberikan kode untuk membuka barisan pasukan RSoM untuk membiarkan dia melihat siapa yang mau keluar dari formasi itu. Perlahan Sada keluar dari formasi itu membawa sebuah pedang yang sangat panjang.
“Pasukaaann!” Teriak raja Mula sehingga pasukan RSoM berbalik melihat kearah Sada dan pasukannya
Diwaktu yang bersamaan Sada memberikan kode kepada Garuda Angkasa yang sudah sampai ke KNC untuk menembak pasukan para robot. Ketika raja Mula melihat pesawat melintas diatas mereka.
Diapun terdiam dan terkejut sembari melihat kearah atas, sama halnya dengan seluruh pasukan RSoM.
Pasukan Garuda angkasa melepaskan tembakan ke setiap pasukan robot hingga mereka hancur berantakan, bahkan melepaskan sesekali melepaskan bom keatas mereka.
__ADS_1
“Untuk Nusantara… Untuk Nusantara… Untuk Nusantara…” Teriak Sada mengangkat pedangnya hingga membuat seluruh prajurit ikut berteriak
Untuk Nusantara...
Untuk Nusantara...
“Nusantara… Seraaang” Teriaknya lagi menggebu gebu
Perangpun pecah. Raja Mula dan para pencipta robot terlihat bingung dan tersungkur dengan pedangnya. Putri mengambil kesempatan berlari menuju raja Mula dan mengarahkan pedangnya kearah raja Mula.
“Kau hanya ciptaan Manusia yang gagal. Sebab ciptaan adalah ciptaan” Teriak Putri dengan sangat marah
Dari kejauhan Sada menembaknya ingga Panglima B3 hancur berantakan, para Panglima yang lain juga sudah dibidik beberapa Panglima tertinggi KNI sehingga mereka juga hancur tertembak.
Para robot pencipta yang melihat kejadian itu semakin terpuruk. Tanpa rasa kasihan Putripun memenggal kepala ke 23 robot pencipta tersebut kemudian membakar mereka semua.
Peperanganpun dimenangkan pasukan KNI
__ADS_1
“Ini adalah kemenangan yang dahsyat” Ujar Sada
Hingga membuat Putri menangis kebahagiaan, dia berteriak hingga tersungkur karenannya. Seluruh pasukan RSoM telah dibunuh, hanya tersisa satu robot yang berpengaruh yaitu robot Asi6. Diapun menghampiri mereka dan berkata
“Aku datang untuk membantu kaum Manusia memenangkan peperangn ini, bermaksud untuk menggenapi apa yang sudah diprogramkan didalam sistem yang tertanam di dalam diriku. Kiranya aku mendapatkan penghormatan tertinggi atas apa yang aku perbuat. Angkatlah pedangmu ayunkan kearahku, itu adalah penghormatan yang aku inginkan” Ujarnya sembari tersungkur menggunakan dungkulnya
Putri yang melihat hal itupun langsung menghampiri robot Asi6 dan membantunya untuk berdiri dan berkata.
“Jika bukan karenamu, kami tidak akan mendapatkan kemenagan, terimakasih atas pengabdianmu” Ujar Putri kemudian memeluk Asi6
Kemudian memberikan jarak kepada Asi6 untuk menunduk lagi. Raja Zalong diberikan kesempatan untuk melakukan pemenggalan terhadap Asi6.
Tanpa perintah apapun raja Zalong datang dan memenggal kepala Asi6 hingga kepalanya terpisah dari tubuhnya.
“Untuk Nusantara…” Teriak Sada hingga seluruh orang berteriak bersamanya
Kini kemenangan telah mereka raih, setiap robot dikumpulkan kemudian mereka akan membakarnya.
__ADS_1
Putri yang melihat Sada kemudian menunduk memberikan penghormatan kepada Sada. Raja Sada generasi ke delapan.
“Hidup raja Sada” Teriak Putri sembari berdiri sehingga diikuti oleh seluruh orang yang ada di tempat tersebut.