
Keesokan harinya Asi6 menghampiri Angel lagi. Mereka memperbincangkan cara untuk membunuh para robot.
"Kau datang kemari? Apakah tidak ada yang mencurigaimu" Tanya Angel
"Tenanglah, aku sudah memikirkan hal itu jauh sebelum kau memikirkannya" Jawab Asi6
"Aku ingin memberitahukanmu satu hal" Ujar Asi6
"Apa itu" Tanya Angel kemudian berhenti melemparkan panah.
"Para robot memiliki kelemahan di belakang kepalanya" Ujar Asi6
"Maksudmu? Para robot memiliki sebuah kelemahan? Bu, bukannya seluruh robot memiliki satu tuas?" Tanya Angel dengan bingung
"Bukan satu tuas, tetapi satu kontrol. Setiap robot tidak memiliki panel kontrol seperti yang kau katakan" Tangkas Asi6
"Apa maksudmu, aku tidak paham" Tanya Angel dengan serius
"Setiap robot kehidupannya dikontrol oleh beberapa robot. Yaitu A1 sampai A12 dan Asi1 sampai Asi12. Merekalah yang mengontrol kehidupan para robot" Tangkas Asi6
"Jadi, apakah aku harus membunuh ke 24 robot itu lalu semua para robot mati?" Tanya Angel
"Tidak Angel" Jawab Asi6
"Lalu?" Tanya Angel
__ADS_1
"Kau harus membunuhnya satu persatu" Jawab Asi6
Mendengar hal itu Angel terlihat seperri putus asa sembari duduk di kursi
"Bagaimana aku bisa melakukan hal tersebut" Tanya Angel
"Aku sudah katakan kelemahan para robot ada di bagian belakang kepalanya, kau jarus menuruk kepala bagian belakangnya. Maka robot itu akan mati" Tangkas Asi6 sembari mengambil kursi dan duduk di depan Angel
Kemudian Asi6 menyusun sebuah rencana bahwa dia harus mendekati Mula kemudian mencurinya dan membawanya ke sebuah tempat yang jauh.
"Kau harus mendapatkan Mula kemudian membawanya pergi dari RSoM, agar RSoM menjadi sibuk. Semua sistem akan ber arah kepadanya, semua robot akan mencarinya" Ujar Asi6
"Apa rencanamu" Tanya Angel
Asi6 mengatakan bahwa dia akan membantu Angel dengan menciptakan robot petarung, tetapi kemampuan yang dimiliki robot itu tidaklah sebaik prajurit RSoM.
"Tidaklah mungkin aku menciptakan robot di RSoM" Tangkas Asi6
"Aku akan membawamu ke suatu tempat yang tidak kau ketahui. Tetapi apakah aku bisa mempercayaimu?" Ujar Angel
"Hanya aku yang kau punya" Jawab Asi6 hingga membuat Angel pasrah
"RSoM memiliki ketetapan, bahwa kerurunanya harus berhubungan denganwn keturunan Simula. Itu yang memberatkan hati Mula untuk bisa bersamamu" Ujar Asi6
Angel mengingat perkataan Mula sebelumnya.
__ADS_1
"Lantas bagaimana aku bisa berhubungan dengannya" Tanya Angel
"Aku akan membantumu, tetapi butuh waktu yang lama untuk mengubah sistem mikrochip yang ada di otaknya" Ujar Asi6 sembari berdiri
"Lakukan saja tugasmu dan aku akan mengusahakan tugasku semampuku" Ujar Asi6
"Butuh berapa lama kau mengubah sistem itu" Tanya Angel
"Butuh sekitar 3-8 tahun" Jawab Asi6
"Lama sekali" Jawab Angel terkejut dan berdiri menghampiri Asi6
"Mengapa begitu lama" Tanya Angel
"Mikrochip yang ada pada otak robot, memiliki serabut kabel yang begitu banyak, bahkan serabut itu membentuk sebuah pola yang terlihat seperti kusut. Untuk mengubah sistem pada otak Mula, aku harus memutuskan beberapa sistem yang telah lama, menggunakan cairan khusus" Jawab Asi6
"Mengapa kita tidak menonaktifkan robot atau membiusnya?" Ujar Angel
"Itu hanya berlaku pada para robot. Bukan pada robot penting dan keluarga Kerajaan" Ujar Asi6
"Kau harus membawanya keluar dari RSoM dengan keadaan sadar" Tangkasnya lagi
"Baiklah itu saja yang bisa aku sampaikan kepadamu. Mungkin Mula akan menghampirimu" Ujar Asi6
Setelah mendengarkan rencana Asi6, Angelpun berniat membawanya ke KNC atau Kerajaan Nusantara China. Untuk menciptakan ribuan robot yang dia maksud. Di sisi lain Angel juga merasa berat.
__ADS_1
Tetapi dia harus melakukannya, karena jika Asi6 melakukan dusta, maka dengan mudah dia membunuhnya. Seperti yang Asi6 katakan bahwa kelemahan robot ada di bagian belakang kepala robot